Demi nikahi wanita lain pria di India bunuh istri menggunakan ular kobra

Demi nikahi wanita lain pria di India bunuh istri menggunakan ular kobra

SAHMITRA – Pada 1 Oktober 2021, pengadilan di Kollam – India menjatuhi hukuman ganda seumur hidup kepada Sooraj Kumar, pegawai bank lokal berusia 28 tahun. Sooraj terbukti bersalah telah membunuh istrinya, Uthra Sooraj yang berusia 25 tahun. Oleh penyelidik dan pihak kepolisian yang menangani, kasus ini disebut sebagai kasus yang ‘tidak biasa’ karena Sooraj membunuh dengan menggunakan senjata yang juga ‘tidak biasa’ yakni seekor ular kobra yang sangat berbisa.

Alasan yang membuat Sooraj nekad melakukan perbuatan bengis itu adalah agar dirinya bisa menikahi wanita lain dan dicurigai juga karena ingin menguasai harta milik istrinya.

Uthra yang ketika itu tengah berada di rumah kedua orangtuanya, ditemukan sudah tidak sadarkan diri diatas tempat tidur oleh ibunya, Manimeghalai. Uthra langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sayang nyawanya tidak dapat terselamatkan. Awalnya kematian Uthra itu dinyatakan sebagai kematian karena kecelakaan digigit ular berbisa.

Kerabat dan tetangga sekitar sangat bersimpati kepada Uthra dan keluarga yang ditinggalkan. Karena ternyata Uthra baru saja sembuh dari gigitan ular ketika dia tinggal di rumah suaminya pada bulan Maret sebelumnya. Karena insiden itu Uthra sakit dan tidak bisa turun dari tempat tidur selama 52 hari.

 

Namun kedua orangtua Uthra langsung mencurigai menantunya, Sooraj karena prilakunya yang mencurigakan. Dan tidak hanya kepada Sooraj, namun juga pada kedua orangtua Sooraj. Sooraj dan kedua orangtuanya terlihat tidak seperti sedang berduka dan terkesan tergesa-gesa untuk menyudahi pemakaman Uthra. Tak hanya itu, Sooraj juga segera ingin menguasai harta benda milik Uthra.

Karena itu, seminggu setelah pemakaman Uthra, Vijayasenan, ayah Uthra melaporkan pengaduan ke kantor polisi terdekat mengenai kecurigaannya atas kematian putrinya yang tidak wajar. Dengan mengatakan bahwa Uthra pernah membeitahu bahwa Sooraj memiliki keahlian menangani ular berbisa. Vijayasenan juga mengatakan bahwa kamar yang ditempati Uthra dan Sooraj memiliki AC dan karena itu tidak mungkin ular dapat masuk dari luar.

Ibu Uthra, Manimeghalai pun menambahkan dengan mengatakan bahwa sebelum masuk ke kamar dan menemukan putrinya sudah tak sadarkan diri, dia melihat Sooraj yang memiliki kebiasaan bangun siang, pagi itu sudah terbangun dan berdiri didepan kamar.

Menindak lanjuti laporan yang dibuat oleh orangtua Uthra, kepolisian melakukan penyelidikan tersembunyi dibalik kematian Uthra yang sedikit rumit karena tidak ada saksi mata. Namun tim kepolisian melakukan pekerjaan yang luar biasa. Antara lain melakukan autopsy atau bedah mayat dan pengujian DNA pada bangkai kobra yang mengigit Uthra dan bekerjasama dengan orang yang ahli ular berbisa.

Hasilnya,  pakar ular berbisa menginformasikan kepada kepolisian bahwa pada gigitan ular berbisa yang karena kecelakaan atau ketidaksengajaan, ular kobra akan meninggalkan tanda sekitar 1,7 cm; sementara pada gigitan yang dipaksakan akan meninggalkan tanda sekitar 2,8 cm pada tubuh korban. Dan dari hasil autopsi Uthra ditemukan 2 bekas gigitan kobra dengan tanda 2,5 cm dan 2,8 cm.

Akhirnya pada 23 Mei, kepolisian menangkap Sooraj beserta Vavarukavu Suresh, pawang ular yang menjual ular untuk membunuh Utrha. Terbongkar bahwa Sooraj telah memasukkan ular kobra kedalam tas dan memaksa kobra tersebut untuk mengigit Uthra yang tengah tertidur sebanyak dua kali untuk memastikan kali ini usahanya tidak gagal lagi. Setelah Uthra benar-benar mati, Sooraj mencuri perhiasan emas Uthra yang kemudian disembunyikan dengan cara dikubur dirumah orangtuanya. Kini, kedua orangtua Sooraj pun ikut terbawa-bawa dalam kasus ini karena  diduga menjadi kaki tangan yang membantu Sooraj dalam upaya pembunuhan Uthra.

Sooraj terbukti melanggar pasal 307 (pencobaan pembunuhan), 302 (pembunuhan), 328 (meracuni), dan 201 (merusak/menghilangkan barang bukti) dengan ganjaran hukuman ganda seumur hidup. Meski demikian, kedua orangtua Uthra merasa hukuman tersebut terlalu ringan dan dikabarkan akan mengajukan banding agar Sooraj mendapatkan hukuman mati.

 

Putera raja Bollywood Shah Ruhk Khan ditangkap terkait narkoba.

Putera raja Bollywood Shah Ruhk Khan ditangkap terkait narkoba.

SAHMITRA – Siapa yang tidak mengenal sosok Shah Rukh Khan? Aktor film, produser dan pembawa acara asal India yang sering disebut sebagai ‘Baadshah of Bollywood’, ‘King of Bollywood’ atau ‘King Khan’ ini memerankan lebih dari 80 film Bollywood dan telah mengantongi banyak sekali penghargaan dalam dunia perfilman India.

Meski usianya tidak lagi muda, yakni 65 tahun, raja Bollywood yang masih terlihat tampan dan berkharisma ini memiliki penggemar setia dengan jumlah yang signifikan, tidak hanya di India saja namun di seluruh dunia. Jadi tidak mengherankan apabila dia termasuk dalam daftar orang-orang India yang memiliki pengaruh di dunia.

Pada tahun 1991, Shah Rukh Khan menikahi Gauri Chibber yang kini Gauri Khan, dalam sebuah upacara pernikahan Hindu tradisional setelah selama enam tahun menjalin hubungan asmara. Dari pernikahan yang bertahan hingga kini, mereka dikarunia 3 orang anak. Putra pertama yang lahir tahun 1997 bernama Aryan, seorang puteri yang diberi nama Suhana yang lahir tahun 2000 dan putra kedua dan yang paling kecil lahir tahun 2013 melalui ibu surogasi bernama Abram.

Selama karirinya di Bollywood, tidak banyak terdengar berita miring atau skandal yang membawa-bawa nama SRK. Kecuali isu tuduhan perselingkuhannya dengan Priyanka Chopra, mantan Miss World tahun 2000 dan artis Bollywood yang juga merambah ke Hollywod dan kini telah menikah dengan salah satu dari anggota band musik keluarga asal AS, The Jonas Brothers, yakni Nick Jonas.

Sampai akhirnya minggu lalu, tepatnya 4 Oktober 2021, tersebar kabar berita bahwa putra pertama Shah Rukh Khan ditangkap pihak kepolisian India terkait penggunaan narkoba. Dan berita tersebut dikonfirmasi Pengadilan Mumbai yang telah memberi Biro Pengendalian Narkotika wewenang untuk menahan Aryan Khan hingga 7 Oktober sehubungan dengan penggerebekan di pesta di atas kapal pesiar.

Biro Pengendalian Narkotika India melaporkan telah menahan delapan orang setelah menggeledah sebuah kapal pesiar yang digunakan untuk berlangsungnya pesta selama 2 hari dan menemukan beberapa dokumen dan beberapa bahan, yang diduga narkoba, setelah pencarian selama lebih dari enam jam di dalam kapal tersebut , kata pejabat Biro Pengendalian Narkotika India.

Penyidik ​​menyita 13-gram kokain, 5-gram MD, 21-gram charas dan 22 butir ekstasi. Juru bicara SRK tidak bersedia memberikan keterangan apapun, tapi seorang pengacara dari salah satu orang yang juga ditangkap menyatakan bahwa terdapat tuduhan penggunaan narkoba namun tidak ada bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.

Namun Biro Pengendalian Narkotika India mengklaim di depan pengadilan kota bahwa materi yang “mengejutkan dan memberatkan” telah ditemukan dalam obrolan WhatsApp Aryan Khan dengan 2 orang lain yang mengindikasikan perdagangan narkoba internasional. Dimana Aryan Khan membahas cara pembayaran untuk pengadaan obat-obatan dan beberapa kode-kode yang biasa digunakan.

Ditengah-tengah pemberitaan media yang bertubi-tubi atas kasus narkoba yang melibatkan puteranya, para penggemar dan pendukung setia SRK membanjiri media sosial dengan dukungan moral untuk raja Bollywood tersebut agar tetap kuat dan semangat menghadapi situasi saat ini.

Pengacara di AS bayar orang untuk membunuhnya supaya anaknya dapat uang asuransi

Pengacara di AS bayar orang untuk membunuhnya supaya anaknya dapat uang asuransi

SAHMITRA – Alex Murdaugh, 53, lahir dari keluarga hukum yang cukup terkenal di Carolina Selatan, Amerika Serikat. Selama tiga generasi, mulai dari kakek buyut, kakek, dan ayahnya semuanya pernah menjabat sebagai jaksa penuntut utama di negara bagian itu.

Drama di kehidupan Alex bermula pada bulan Juni 2021 lalu, ketika istrinya, Margaret, 52 tahun dan puteranya, Paul, 22 tahun ditemukan terbunuh didekat rumah mereka. Alex sendiri yang menemukan istri dan puteranya tewas tertembak dan lalu menelepon dan melapor ke 911. Hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan pelaku pembunuhan Paul dan Margaret Murdaugh dan enggan berkomentar mengenai kemungkinan bahwa Alex Murdaugh terlibat.

Tiga bulan kemudian, tepatnya 4 September kemarin, Alex Murdaugh ditembak di bagian kepalanya dipinggir jalan. Awalnya, pengacara Alex, Dick Harpootlian mengkalim bahwa kliennya tengah mengganti ban mobilnya yang kempes dan tiba-tiba seseorang yang tidak dikenal menyerang dan menembaknya. Dua hari kemudian Alex keluar dari rumah sakit dengan luka ‘dangkal’ dibagian kepalanya.

Setelah kepolisian mengusut insiden itu dan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti, kini Alex malah dituduh ‘mengatur pembunuhan’ atas dirinya sendiri sehingga puteranya yang lain yang masih hidup mendapatkan uang asuransi atas kematiannya. Yang akhirnya tuduhan itu diakui oleh Alex.

Menurut pengacaranya, kematian istrinya dan putranya memperburuk kecanduan opioid yang diderita Alex hingga membawanya ke dalam kesulitan keuangan yang mengerikan. Dan keyakinan yang salah bahwa putranya tidak akan bisa mendapatkan uang asuransi yang diperkirakan senilai US$ 10juta jika dia mengambil nyawanya sendiri ini lah yang menjadi motif utama Alex ‘merancang’ kematiannya.

Alex menyusun rencana dengan menyewa mantan kliennya, Curtis Edward Smith yang berusia 61 tahun untuk menembaknya. Sialnya rencananya tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Yang berakibat Smith, yang merasa telah dihianati oleh Alex malah kini ditahan dan menghadapi tuduhan kriminal, konspirasi untuk melakukan penipuan asuransi, penyerangan, membantu seseorang bunuh diri dan kepemilikan obat-obat terlarang.

Sementara Alex sendiri sudah menyerahkan diri dan ditangkap dengan dakwaan penipuan asuransi, konspirasi untuk melakukan penipuan asuransi, dan mengajukan laporan palsu. Tapi dia dibebaskan dengan membayar jaminan US$ 20.000 untuk melakukan rehab di pusat rehabilitasi di luar negara bagian, kata pengacaranya.

Sehari sebelum penembakan, Alex mengundurkan diri dari firma hukum yang mencurigainya telah melakukan penyalahgunaan dana, yang digunakan untuk mendanai kecanduan opioidnya. Pengacara Alex menambahkan bahwa Murdaugh bekerja sama dengan pihak berwenang dan tidak ingin “kejahatan palsu” yang disusunnya mengalihkan perhatian penyelidikian atas pembunuhan istri dan putranya.

Namun, secara terpisah, penyelidikan kematian Margaret dan Paul Murdaugh malah mendorong pihak berwenang untuk membuka kembali penyelidikan atas dua kematian lainnya dalam beberapa tahun terakhir yakni kasus Stephen Smith yang berusia 19 tahun pada tahun 2015, yang mayatnya ditemukan kurang dari 10 mil jauhnya dari rumah keluarga Murdaugh dan juga kasus kematian Gloria Satterfield, pengurus rumah tangga keluarga Murdaugh selama lebih dari dua dekade didalam rumah mereka.

Kematian Stephen Smith awalnya dianggap sebagai penembakan, tetapi kemudian diputuskan penyebab kematiannya adalah tabrak lari. Polisi belum mengatakan informasi apa yang ditemukan selama penyelidikan Murdaugh yang mengarahkan mereka untuk menyelidiki kasus Smith.

Pihak berwenang juga telah meluncurkan penyelidikan atas kematian pengurus rumah tangga keluarga Murdaugh, Gloria Satterfield, 57 tahun, pada tahun 2018. Ketika dimintai keterangan Alex menyatakan bahwa Mrs. Sttarerfield tersandung anjing-anjingnya dan kemudian jatuh dari tangga dan meninggal. Tetapi berwenang yang melakukan otopsi menyatakan bahwa yang terjadi pada Mrs. Satterfield bukanlah cedera terpeleset dan jatuh.

Dibalik semua peristiwa buruk yang mengelilingi keluarga Murdaugh, pihak kepolisian masih belum mau berkomentar. Baik itu penyebab atau orang yang dicurigai atas pembunuhan Margaret dan Paul atau apakah 2 kematian lain yang menguap kembali memiliki keterkaitan satu sama lain.

 

Misteri pembunuhan Gabby Petito, vlogger traveling cantik yang gemparkan AS

Misteri pembunuhan Gabby Petito, vlogger traveling cantik yang gemparkan AS

SAHMITRA – Gabrielle Venora Petito adalah seorang wanita Amerika 22 tahun yang tengah melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat menggunakan mobil van, yang dikenal dengan trend #vanlife bersama tunangannya, Brian Christopher Laundrie sejak awal Juli 2021.

Namun pada 11 September 2021, Nicole Schmidt, ibu dari Petito, melaporkan putrinya hilang setelah putrinya tersebut berhenti mengirim atau menanggapi pesan. 8 hari berselang selepas laporan tersebut, di dekat Grand Teton National Park di Wyoming sebuah mayat ditemukan dan dicurigai mayat tersebut adalah mayat Gabby Petito. Dan akhirnya pada 21 September kepolisian mengkonfirmasi bahwa yang ditemukan adalah benar mayat Gabby.

Sejak dilaporkan menghilang, kasus Petito menarik perhatian banyak orang dan bahkan FBI ikut turun tangan menangani kasus dan misteri dibalik kematian Petito.

Petito dibesarkan di Blue Point, yang terletak di bagian selatan Long Island di New York. Kegemarannya berkeliling dunia membuatnya terinspirasi menjadi seorang vlogger dan influencer yang gemar mengabadikan dan membagikan pengalaman dan momen-momen perjalanannya di media sosial seperti YouTube, Instagram dan TikTok pada 61,000 pengikutnya.

Petito dan Laundrie mulai berpacaran sejak Maret 2019 dan bertunangan pada Juli 2020. Setahun kemudian tepatnya 4 Juli 2021 kemarin pasangan ini memutuskan untuk meninggalkan New York untuk bersama-sama melakukan perjalanan lintas alam selama empat bulan, mengunjungi dan berkemah di taman nasional. Mereka berencana untuk tidur di van mereka dan mendokumentasikan perjalanan mereka sampai akhir.

Namun ditengah-tengah perjalanan, tepatnya 12 Agustus, sebuah panggilan 911 dilakukan oleh seseorang yang melaporkan melihat Petito dan Laundrie bertengkar dan menyaksikan Laundrie memukul Petito. Polisi di Moab, Utah, langsung dikerahkan dan akhirnya berhasil menepikan van yang ditumpangi pasangan itu. Sebuah video dari kamera yang dipasang dibadan polisi menunjukkan Petito menangis dan kesal, tetapi tidak terjadi penangkapan atas kejadian tersebut. Salah satu  polisi menyarankan pasangan ini untuk berpisah sementara untuk malam itu saja,  Laundrie tidur di hotel dan Petito tetap di dalam van.

Sepertinya sudah berdamai, pada 19 Agustus, Petito dan Laundrie memposting sebuah video di YouTube berjudul “Van Life: Beginning Our Van Life Journey.” Dalam video tersebut pasangan ini terlihat tertawa dan berciuman.

Lalu pada 29 Agustus, melalui sebuah postingan di TikTok oleh seorang pengguna bernama Miranda Baker, mengklaim bahwa dirinya dan pacarnya memberikan tumpangan pada Laundrie di Colter Bay, Wyoming. Namun dikatakan Baker ketika itu Laundrie hanya seorang diri saja dan menawarkan US$ 200 untuk tumpangan tersebut. Baker memposting di TikTok setelah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Dan kepolisian mengkonfirmasi adanya laporan tersebut.

Dan beberapa hari setelah postingan Miranda Baker itu viral di TikTok, tepatnya 1 September, Brian Laundrie dikabarkan pulang ke North Port, Florida kerumah orangtuanya yang ia tempati bersama Petito sejak mereka bertunangan. Yang kemudian berbuntut laporan resmi yang dibuat keluarga Petitio pada 11 September atas menghilangnya Gabby Petito setelah mereka tidak mendapatkan kabar berita dari Gabby sejak akhir Agustus dan mendengar berita bahwa Laundrie telah kembali tanpa Petito.

Pencarian dan penyelidikan atas menghilangnya Gabby Petitio pun dimulai. Keluarga Petito menuduh keluarga Laundrie menutupi informasi keberadaan Gabby selama pencarian berlangsung. Menyusul, dengan alasan menolak untuk bekerja sama, pada 15 September Polisi North Port mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan Brian Laundrie sebagai orang penting terutama atas menghilangnya Gabby Petito.

Joe Petito, ayah Gabby yang hadir dan bicara di konfrensi pers yang diselenggarakan oleh kepolisian North Port pada 16 September memohon bantuan semua orang untuk menemukan puterinya.

“Saya meminta bantuan pada orang tua Brian dan saya meminta bantuan anggota keluarga dan teman-teman dari keluarga Laundrie juga,” katanya.

“Apa pun yang dapat Anda lakukan untuk memastikan putri saya pulang, saya meminta bantuan itu. Tidak ada hal lain yang penting bagi saya sekarang.” Imbau Joe Petito.

Setelah mendapat laporan dari orangtua Brian kepada pihak kepolisian bahwa sudah tiga hari putranya itu tidak pulang kerumah, pada 18 September, pencarian Laundrie dimulai di Carlton Reserve seluas 24.000 hektar di Sarasota, Florida.

Keesokan harinya, pihak berwenang mengabarkan mereka menemukan mayat di dekat Grand Teton National Park di Wyoming. Di area yang sama di mana van pasangan Petito dan Laundrie dilaporkan terakhir terlihat dan mendukung klaim Miranda Baker yang mengangkut dan memberikan tumpangan pada Laundrie di Wyoming.

Surat pengeledahan akhirnya terbit. Kepolisian langsung mengeledah rumah keluarga Laundrie, menyisir seisi rumah, menyita mobil Ford Mustang milik Brian dan sebuah hard drive yang mungkin berisi bukti kejahatan.

Seorang koroner yang bertugas menganalisa mayat yang ditemukan di Wyoming beberapa hari sebelumnya menegaskan bahwa mayat tersebut adalah Gabby Petito dan menyatakan penyebab kematiannya adalah pembunuhan pada 21 September. Setelah itu FBI mengumumkan bahwa mereka akan mengambil alih penyelidikan kriminal, dan pihak berwenang akan terus mencari Brian Laundrie di Carlton Reserve.

Pengadilan federal di Wyoming mengeluarkan surat perintah penangkapan Brian Laundrie. Dia didakwa atas tuduhan penggunaan kartu debit yang tidak sah karena telah melakukan penarikan tidak sah senilai lebih dari $1.000 selama Petito menghilang. Namun hingga hari ini status Laundrie masih buron dan kepergian Gabby Petito untuk selamanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan orang terdekatnya.

4 memorabilia bintang dunia yang unik dan cerita dibaliknya

4 memorabilia bintang dunia yang unik dan cerita dibaliknya

SAHMITRA – Memorabilia diartikan sebagai benda yang disimpan karena memiliki nilai sentimental atau karena dikaitkan dengan beberapa peristiwa atau orang penting. Bagi seorang kolektor atau pengemar, memorabilia memungkinan mereka untuk lebih dekat dan pribadi dengan kenangan akan peristiwa tertentu atau siapapun sosok yang dikagumi.

Berikut adalah daftar memorabilia dari tokoh dan pesohor terkenal dan cerita dibalik benda-benda tersebut.

  1. Gigi John Lennon

Suatu hari di tahun 1960an, John Lennon yang baru saja pulang dari dokter gigi memberikan gigi tanggalnya kepada Dot Jarlette, asisten rumah tangganya. Lennon mengatakan pada Jarlette untuk membuang gigi itu atau memberikannya pada puterinya dirumah sebagai kenang-kenangan. Gigi itulah yang lalu bertahun tahun kemudian dibeli oleh seorang dokter gigi asal Kanada bernama Michael Zuk. Selain berprofesi sebagai dokter gigi, Zuk juga adalah seorang penulis sebuah buku yang membahas tentang gigi para selebriti terkenal. Zuk membeli gigi tanggal Lennon itu disebuah lelang di Stockport seharga Rp. 382juta dan memajang gigi tersebut di ruang praktiknya.

 

 

  1. Sampel darah mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan

Sebuah botol kaca yang digunakan untuk menyimpan sampel darah mantan Presiden Ronald Reagan setelah upaya pembunuhan pada tahun 1981 tampil sebagai salah satu benda yang akan dilelang di rumah lelang PFC Auctions Inggris. Namun upaya pelelangan itu gagal setelah mendapat kritik dari Yayasan Kepresidenan Ronald Reagan.

Melalui situs web PFCauctions.com, rumah lelang tersebut mengumumkan bahwa mereka telah menghubungi Yayasan Kepresidenan Ronald Reagan mengenai pelelangan botol darah laboratorium Ronald Reagan. Mereka menjelaskan bahwa pemilik awal membeli barang tersebut di lelang umum di Amerika Serikat pada Februari 2012 seharga Rp. 51juta. Sementara penawaran di situs web Lelang PFC telah mencapai Rp. 428juta. Pihak rumah lelang menyatakan bahwa telah bernegosiasi dengan pemilik awal agar barang tersebut ditarik dari lelang dan disumbangkan ke Ronald Reagan Presidential Foundation. Namun keputusan dan kesepakatan antara ketiga pihak tersebut tidak dijelaskan secara gamblang kemudian.

 

 

  1. Rambut terbakar milik Michael Jackson

12 helai rambut yang diselamatkan dari kepala mendiang Michael Jackson yang terbakar ditengah-tengah proses pembuatan iklan Pepsi yang ikonik di tahun 1984 itu dilelang pada 17 Oktober 2009 dan diperkirakan terjual hingga Rp. 23juta oleh pembeli yang hingga saat ini tidak diketahui identitasnya.

Orang yang menyelamatkan rambut terbakar itu ternyata adalah sang produser eksekutif dari iklan Pepsi yang terkenal itu, Ralph Cohen. Ketika rambut penyanyi yang dijuluki King of Pop atau Raja music pop itu terbakar setelah kembang api meletus di belakangnya, Cohen membantu memadamkan api dengan mantelnya. Ada kabar yang beredar, akibat dari kecelakaan tersebut Jackson menderita luka bakar tingkat tiga sehingga dirinya harus diberi resep obat pereda nyeri yang akhirnya membuatnya kecanduan terhadap obat tersebut.

 

 

  1. Cek terakhir yang ditandatangani oleh Marilyn Monroe

Pada tahun 2012 selembar kertas cek dari buku cek pribadi dengan tandatangan Marilyn Monroe dilelang dengan banderol harga Rp. 143juta.

Cek yang diberikan kepada Marilyn untuk perusahaan Pilgrim’s Furniture yang beralamat di Wilshire Boulevard di Los Angeles ini bertanggal 4 Agustus 1962. Jadi tampaknya Pilgrim melakukan pengiriman ke rumah Monroe dan aktris legendaris tersebut membayar “Chest Roman white” di tempat dengan cek dari buku cek pribadinya. Menariknya, pada faktur itu, petugas pengiriman ketika itu terbukti menulis “Rec’d Check #281 dalam jumlah $228,80 / Pembayaran penuh / Earl Shero. Yang diyakini adalah cek terakhir yang pernah ditandatangani Marilyn sebelum dia meninggal malam itu, 4 Agustus 1962.

Dr. S. David Bernstein, seorang Psikolog Forensik terlatih dari Harvard dan pendiri Konsultan Forensik, LLC – yang tidak menerima kompensasi untuk memberikan analisisnya – mengatakan bahwa cek itu tampaknya menunjukkan kemungkinan bunuh diri yang rendah.

“Beberapa orang, ketika mereka sangat tertekan, memiliki kecenderungan untuk menghabiskan uang terus menerus untuk membuat diri mereka merasa lebih baik.

“Namun, hanya satu barang? — terutama sesuatu yang bernilai rendah seperti ini —ini lebih konsisten dengan kerangka pikir seseorang yang tidak ingin bunuh diri.”

Kisah pria yang selamat setelah tertelan ikan paus bungkuk selama 40 detik

Kisah pria yang selamat setelah tertelan ikan paus bungkuk selama 40 detik

SAHMITRA – Namanya Michael Packard, pria 56 tahun yang tinggal di Massachusettes, Amerika Serikat dan berprofesi sebagai petani lobster ini dapat dikatakan sebagai salah satu orang paling beruntung. 10 tahun lalu, diperjalananya menuju ke Costa Rica, Packard adalah salah satu dari 5 penumpang pesawat kecil yang jatuh di hutan. Kecelakaan itu memakan korban sang pilot, co-pilot dan satu orang penumpang. Packard mengalami beberapa luka serius di perut dan tubuh bagian atasnya. Dia dan 4 penumpang lainnya mengabiskan dua malam didalam hutan tersebut sebelum akhirnya ditemukan dan diselamatkan oleh tim penyelamat yang mengatakan bahwa apabila terlambat satu malam saja, Packard dan korban lainnya tidak akan selamat.

Menjalani profesi sebagai petani lobster membutuhkan nyali besar dan ketangguhan karena mereka harus menantang perairan dingin, terutama di Provicetown dan arus yang begitu kuat tempat munculnya lobster-lobster tersebut. Kapanpun saja terdapat kemungkinan terjadinya bahaya dan tidak jarang arus yang kuat itu bisa menggulung petani lobster yang sedang menyelam dan berakibat fatal. Dan Packard pernah mengalami hal tersebut, terseret arus laut dan mengapung ditengah lautan selama berjam-jam sebelum akhirnya diketemukan. Dia juga pernah menemukan mayat sesama petani lobster.

Entah pengalaman-pengalaman lolos dalam bahaya tersebut dapat membuktikan bahwa Packard adalah orang yang sangat beruntung atau tidak. Namun kisahnya yang satu ini mungkin bisa menjadi alasan kuat untuk membenarkan.

Di bulan Juli 2021 lalu, seperti hari-hari sebelumnya, pagi-pagi betul Packard dengan kapalnya yang dinamai “Ja’n J” dan seorang awak kapal, Josiah Mayo, sudah berlayar di suhu air 60 derajat dan jarak pandang sekitar 20 kaki untuk menangkap buruannya. Pada penyelamanya yang kedua kali yakni sebelum jam 8 pagi, tiba-tiba saja dari arah belakangnya sesuatu menghantam tubuhnya dan sesaat kemudian semuanya menjadi gelap total.

“Tiba-tiba saja, saya merasakan dorongan yang sangat kuat dan kemudian semuanya menjadi hitam.”

“Saya bisa rasakan bahwa saya bergerak dan paus itu menekan saya dengan otot-otot yang ada dimulutnya.” Ingat Packard setelah keluar dari rumah sakit Cape Cod.

Alwanya Packard pikir dia berada dalam ikan hiu putih besar, namun dia tidak merasakan adanya gigi-gigi yang tajam dan dia tidak mengalami luka yang kentara pada tubuhnya. Dengan cepat dia sadar bahwa dia telah ditelan oleh ikan paus.

“Saya benar-benar sudah berada didalam; semuanya gelap dan aku begumam dalam hati, ‘tidak mungkin ada jalan keluar. Habislah aku. Mati aku.’ Dan aku mulai membayangkan kedua puteraku – mereka baru berumur 12 dan 15 tahun.”

Didalam mulut paus itu, Packard masih berkostum selam lengkap, dia berjuang dan sang paus mulai menggerakkan kepalanya sehingga Packard menduga paus itu tidak menyukainya. Dia memperkirakan dia berada di dalam paus selama 30 hingga 40 detik sebelum paus itu akhirnya muncul ke permukaan.

“Lalu aku melihat ada cahaya, dan paus itu mulai menggelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Dan kemudian aku sudah berada diluar (di air).” Lanjut Packard mengisahkan.

Dari permukaan, dari atas kapal, Josiah Mayo  menyaksikan ada sebuah semburan air yang sangat kuat dan besar, yang semula dia pikir adalah hiu putih besar namun ternyata adalah paus yang beberapa saat lalu menegak rekannya dalam satu tegukan. Mayo menambahkan, kemudian paus itu memuntahkan Packard kembali ke laut. Mayo pun segera menjemput rekannya itu, menelepon pantai melalui panggilan radio dan melesat kembali ke dermaga. Ambulan lalu segera membawa Packard ke rumah sakit Cape Cod.

“Berdasarkan apa yang dijelaskan, ini pasti kesalahan di pihak sang paus bungkuk,” kata Jooke Robbins, direktur Studi Paus Bungkuk di Pusat Studi Pesisir di Provincetown.

Robbins menjelaskan paus bungkuk bukanlah hewan yang agresif, terutama terhadap manusia.

Mayo mendeskripsikan sang paus berukuran sedang dan Robbins menduga itu adalah paus bungkuk remaja. Ketika seekor paus bungkuk membuka mulutnya untuk makan, ia mengepul seperti parasut, menghalangi pandangan di depannya, itulah sebabnya apapun mungkin terjerat dalam alat tangkap di mulut dan rahang mereka, kata Robbins.

Robbins juga menjelaskan bahwa insiden paus bungkuk melukai perenang atau penyelam, terutama menelan mereka, sangat jarang terjadi hingga tidak ada karena kerongkongan pada paus yang tidak bergigi terlalu kecil untuk benar-benar menelan manusia.

Seusai dibebaskan dari Rumah Sakit Cape Cod, Packard yang mengalami beberapa kerusakan jaringan lunak tetapi tidak ada tulang yang patah, mengatakan dia akan kembali menyelam segera setelah dia sembuh.

 

Dicap ibu terburuk karena minta jatah bulanan

Dicap ibu terburuk karena minta jatah bulanan

SAHMITRA – Di beberapa negara di Asia, anak yang telah melewati usia remaja namun masih tinggal dirumah orangtua adalah sesuatu yang sangat wajar dan lumrah. Contohnya di budaya ketimuran orang Indonesia. Orangtua akan membiarkan atau lebih memilih  anak-anaknya yang belum menikah, terutama anak perempuan, untuk tinggal bersama dirumah sampai akhirnya mereka memiliki keluarga sendiri. Dan bahkan tidak sedikit juga yang meskipun sudah dewasa dan sudah berkeluarga sekalipun masih tetap tinggal atau menumpang di rumah orangtua mereka. Tentunya dengan berbagai macam alasan seperti masalah ekonomi dan finansial, tradisi atau kondisi tertentu yang memaksa mereka tetap harus tinggal dan lain-lain.

Berbeda hal nya dengan di negara Eropa seperti Denmark, Belgia dan Italia, rata-rata usia orang keluar dari rumah orangtua mereka adalah di usia 19-26 tahun. Sebuah penelitian memprediksi apabila seseorang terlalu lama tinggal dirumah orangtua mereka, dampak negatif yang ditimbukan adalah orang tersebut cenderung ‘tertinggal’. Dengan kata lain mereka tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, disaat bersamaan seperti orang lainnya. Orang tersebut telah ‘gagal’ dalam fase transisi memenuhi peran sebagai orang dewasa.  Dampak negatif lainnya adalah mereka menjadi ‘beban’ bagi orangtua.

Seorang ibu di Amerika Serikat menceritakan pengalamannya seusai berbincang dengan anak perempuan yang masih tinggal dirumah. Dia justru merasa tertekan karena putrinya menolak mentah-mentah permintaannya untuk berkontribusi dengan menyetor sejumlah uang yang dianggap layak setelah putrinya tersebut diterima bekerja.

Putrinya yang telah genap berusia 17 tahun ini mendapatkan upah US$ 17,176 atau Rp. 245juta per tahun dari pekerjaannya. Namun menolak dan bersikap seolah ia adalah seorang ibu yang jahat karena meminta kontribusi sebesar US$ 237 atau Rp. 3,4juta per bulan yang mencakup didalamnya adalah tempat tinggal, makanan, pakaian bersih, air panas, tumpangan mobil untuk pergi ke kantor dan kemanpun yang putrinya itu inginkan.

Ibu ini juga menceritakan lebih jauh, alih-alih turut menyumbang, putrinya itu malah memilih menghamburkan uang dengan memesan makanan online setiap hari daripada memasak sendiri dan menabung untuk memberi IPhone terbaru.

“Dengan sikapnya yang seperti sekarang, anak itu akan benar-benar menyulitkan dirinya sendiri di tahun-tahun mendatang. “ Salah satu yang mengomentari pengalaman ibu ini.

“Anak itu terdengar sangat manja dan dia jelas butuh pelajaran tentang kemandirian dan tanggung Jawab.” Komentar ibu yang lain.

Tapi tidak sedikit yang membela sang putri dengan berkomentar: “Bagaimana bisa seorang ibu meminta anak berusia 17 tahun membayar sewa untuk tinggal dirumahnya sendiri? Anda seharusnya tidak usah punya anak kalau tidak mampu membiayai.”

Singkatnya orang-orang yang telat hidup mandiri sering dicap sebagai orang-orang yang manja, pemalas dan serakah. Namun ibarat selalu ada dua sisi dalam satu koin uang, ada penelitian lain yang mengungkapkan bahwa orang-orang yang tinggal dengan orangtua lebih lama memiliki hubungan dan koneksi yang lebih erat sehingga menimbukan rasa tanggung jawab mutual lebih tinggi dan memberikan waktu bagi anak tersebut untuk ‘mengumpulkan modal’.

 

 

 

Model di album band Nirvana layangkan gugatan pelecehan seksual

Model di album band Nirvana layangkan gugatan pelecehan seksual

SAHMITRA – Bagi anda yang lahir di era 90’an pastinya mengenal band asal Amerika Serikat, Nirvana. Band yang mengusung genre music grunge, beranggotakan vokalis mendiang Kurt Cobain, drumer Dave Grohl dan basis Krist Novoselic ini sangat populer pada masanya dan bahkan melegenda sampai saat ini.

Single pertama dari album kedua mereka Nevermind yang rilis tahun 1991, “Smells Like Teen Spirit”, meledak dan disebut sebagai sebuah kesuksan yang tidak terduga bagi Nirvana sendiri. Album ini terjual 400.000 eksemplar hanya dalam kurun waktu seminggu di Amerika Serikat saja. Dan tidak hanya album dan lagu-lagunya saja yang mendunia, namun sampul atau cover dari album Nevermind sendiri menjadi salah satu gambar ikonik sepanjang masa. Yaitu gambar seorang bayi laki-laki yang tengah berenang didalam air tanpa pakaian dengan selembar mata uang Dollar Amerika tidak jauh darinya.

Lalu, 30 tahun kemudian, Spencer Elden, bayi laki-laki yang menjadi model sampul album Nevermind milik Nirvana tersebut baru-baru ini melayangkan gugatan dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap anak kecil. Spencer dikabarkan menuntut banyak pihak seperti rumah produksi yang merilis atau menditribusikan album tersebut dan juga termasuk anggota band yang hingga kini masih hidup, Grohl, Novoselic dan janda Cobain, Courtney Love.

Spencer menuduh para terdakwa memproduksi pornografi anak dengan gambar yang menampilkan dia berenang telanjang dengan bagian tubuh sensitifnya terlihat. Gugatan itu berisi tuduhan bahwa para terdakwa mengeksploitasi seksual anak untuk tujuan komersial terhadap Spencer sejak dia masih di bawah umur hingga hari ini. Bahwa para terdakwa dengan sengaja memproduksi, memiliki, dan mengiklankan pornografi anak komersial yang menggambarkan Spencer.

Dia menuntut ganti rugi materi setidaknya sebesar US$ 150.000 dari masing-masing 15 terdakwa. Para terdakwa belum menanggapi gugatan itu atau mengomentari secara publik. Spencer, yang berusia empat bulan ketika gambar itu dibuat, mengatakan bahwa selama ini dia menderita “kerusakan seumur hidup”, tekanan emosional yang ekstrem dan permanen dengan manifestasi fisik, dan alasan lainnya.

Spencer mengatakan bahwa gambar itu menurutnya mengandung unsur seksual, dan membuat citra dirinya seperti ‘pekerja seks – meraih uang dollar.’ Spencer mengaku tidak pernah dibayar untuk tampil di sampul, dan bahwa orang tuanya tidak pernah menandatangani apapun.

Saat berita ini muncul, banyak orang berpendapat bahwa Spencer hanyalah seorang putus asa dan kehabisan akal yang memanfaatkan situasi demi uang. Dan mengingat hal ini bukanlah upaya yang pertama kali bagi Spencer untuk mendapatkan keuntungan dari dirinya yang tampil di sampul album band legenda Nirvana. Beberapa wawancara dengan surat kabar dan majalah ternama di Amerika Serikat pernah dilakukan Spancer sebelumnya.

“Sepertinya sangat keren menjadi bagian dari sesuatu yang begitu besar dan penting namun aku tidak bisa ingat apapun tentang hari itu.” Ungkap Spencer pada surat kabar New York Post pada perayaan ulangtahun ke 25 album Nevermind. Bersama majalah Rolling Stone, Spencer juga pernah ‘membuat ulang’ gambar sampul yang ikonik tersebut ketika usianya 10 tahun.

“Saya masih berkomunikasi dengan Spencer. Saya selalu berpikir bahwa kelak Spencer beranjak remaja dia akan membenciku. Tapi nyatanya tidak. Spencer bertentangan dengan gambar tersebut karena dia merasa semua orang mendapatkan keuntungan materi dari gambar tersebut namun dirinya sendiri tidak. Saya pikir dia layak mendapatkan sesuatu. Tapi selalu pihak yang memproduksi dan menditribusikan album yang mendapatkan uang dari gambar itu.” Kirk Weddle, juru foto yang mengambil gambar Spencer mengatakan pada The Guardian pada wawancara tahun 2019.

Negara kacau, presiden Afghanistan kabur ke Dubai

Negara kacau, presiden Afghanistan kabur ke Dubai

SAHMITRA — Seperti pepatah populer dari buku komik Spider-Man yang ditulis oleh penulisnya Stan Lee, ‘With great power there must also come great responsibility” – yang artinya sama seperti barangsiapa memegang kekuasaan tertinggi begitu pula tanggung jawabnya. Namun sepertinya pepatah itu tidak berlaku pada Ashraf Ghani, mantan presiden Afghanistan ini malah kabur meninggalkan negara yang dia pimpin ditengah-tengah kisruh penyerangan Taliban dan kekacauan pasca Joe Biden menarik semua tentaranya untuk kembali pulang ke Amerika Serikat.

Menurut salah seorang pengawal istana kepresidenan kepada Fox News, keputusan itu dibuat dengan cepat dan tanpa bantuan dari AS dengan alasan ingin menghindari pertumpahan darah setelah Taliban mengepung ibu kota dan berhasil merebut semua kota hanya dalam 10 hari.

Dengan helikopter berisi uang tunai sebanyak $169juta atau sekitar  Rp. 2.434.445.000.000 beserta empat buah mobil yang akhirnya terpaksa harus meninggalkan beberapa dari uang tersebut karena sudah tidak ada tempat, Ghani melarikan diri ke Dubai setelah mendapatkan suaka dari Dubai dengan alasan ‘kemanusian’.

Sebelum itu ada laporan yang mengatakan bahwa Ghani kabur ke Uzbekistan, mengutip sumber dari kedutaan besar Rusia. Juga di klaim, Ghani terbang ke Tajikistan, tetapi dialihkan ke Oman setelah izin mendaratnya ditolak oleh pejabat Dushanbe. Dan kedutaan besar Afghanistan di Tajikistan yang dikabarkan menolah Ghani itu telah menurunkan foto Ghani dan menggantinya dengan foto wakilnya, Amrullah Saleh.

Tidak seperti Ghani, Saleh tetap tinggal dan kembali ke kampung halamannya di lembah Panjshir, satu-satunya wilayah yang belum ditaklukan oleh Taliban, dan mengumpulkan pasukan untuk melakukan perlawanan.

Meski Taliban bersikeras menyatakan bahwa mereka sudah berubah dan tidak akan memaksakan pembatasan kejam yang sama seperti terakhir kali mereka memerintah Afghanistan, namun banyak warga Afghan yang sangat meragukan pernyataan mereka tersebut. Karena itulah kekacauan pun terjadi di bandara Hamid Karzai di Kabul dimana ribuan warga Afghanistan mencoba melarikan diri. Dan banyak lainnya yang bersembunyi di dalam rumah mereka, ketakutan setelah penjara dan gudang senjata dikosongkan selama Taliban menyerang.

” Mereka mencoba memasukkan empat mobil penuh dengan uang ke dalam helikopter, tetapi tidak semuanya muat. Dan sebagian dari uang itu lalu dibiarkan tergeletak di aspal’. Nikita Ishchenko, juru bicara kedutaan Rusia di Kabul, mengatakan.

Perwakilan khusus Presiden Vladimir Putin di Afghanistan Zamir Kabulov mengatakan tidak jelas berapa banyak uang yang ditinggalkan oleh presiden yang melarikan diri itu.

‘Saya berharap pemerintah yang melarikan diri tidak mengambil semua uang dari APBN. Ini akan menjadi landasan anggaran jika ada yang tersisa,” kata Kabulov kepada stasiun radio Ekho Moskvy di Moskow.

 

 

Meski dicibir orang nenek 61 tahun pacari pemuda 24 tahun.

Meski dicibir orang nenek 61 tahun pacari pemuda 24 tahun.

SAHMITRA — Pasangan yang berbeda usia 37 tahun ini pertama kali bertemu pada tahun 2012 di restoran cepat saji Diary Queen di Georgia, Amerika Serikat tempat Quran McCain yang ketika itu baru berusia 15 tahun bekerja. Putra dari Cheryl McGregor adalah manajer di restoran tempat Quran bekerja. Karena itulah Cheryl sering mampir untuk mengunjungi putranya atau sekedar untuk makan. Namun tidak ada ketertarikan atau hubungan spesial diatara keduanya karena Quran masih dibawah umur.

Suatu ketika Quran berhenti bekerja di restoran cepat saji itu, dan mereka pun lalu hilang kontak. Sampai akhirnya November tahun lalu keduanya kembali dipertemukan ketika Quran pergi ke sebuah toko serba ada dan menemukan Cheryl bekerja disana sebagai kasir.

Cheryl yang saya kenal adalah seorang yang selalu ceria dan bahagia. Tapi hari itu dia terlihat sedih, lalu saya bertanya padanya apa yang terjadi dan dia langsung menangis. Quran menceritakan.

Ternyata yang membuat Cheryl bersedih adalah karena vidio dirinya berjoget yang diunggah di akun Tik Tok miliknya malah dihujani oleh komentar- komentar jahat yang melukai perasaannya. Dan Quran yang saat itu ada disana, mendengarkan dan  membuatnya merasa lebih baik.

Sejak itu keduanya menjadi dekat dan akhirnya kedekatan itu tumbuh dengan cepat menjadi sebuah hubungan romantis dan seksual. Keduanya merasa yakin mereka memiliki koneksi secara spiritual yang kuat dan merupakan pengalaman seksual terbaik yang pernah mereka alami. Mereka bahkan tidak ragu-ragu ataupun merasa malu untuk memamerkan kemesraan mereka di situs web khusus dewasa, OnlyFans mereka meskipun hujatan dan cibiran orang-orang terus berdatangan.

Untuk urusan di tempat tidur, Quran kerap kali melemparkan pujian dan mengatakan bahwa bercinta dengan perempuan seusia Cheryl memang tidak ‘biasa’ namun memiliki sensasi tersendiri. Ia mengakui Cheryl sangat berpengalaman dan paham betul apa yang dilakukan.

“Meski umur kami terpaut jauh, Cheryl memiliki jiwa dan hati yang muda.”

“Pandangan yang sangat salah terhadap saya adalah ketika orang pikir saya hanya memanfaatkan Cheryl dan menantikan Cheryl menuliskan nama saya di surat wasiatnya.” Jelas Quran

Cheryl yang berusia 61 tahun, yang hanya 6 tahun lebih muda dari nenek Quran dan memiliki seorang putri paling muda yang 3 tahun lebih tua dari Quran itu  membela pernyataan Quran tadi dengan menjelaskan betapa tulus dan sangat perhatian Quran terhadap dirinya. Dia mengatakan juga bahwa apa yang dia miliki dengan Quran tidak pernah dia dapatkan dengan laki-laki manapun sebelumnya.

“Tidak ada yang bisa menerima hubungan kami. Semua orang pikir ini hanya lelucon dan permainan belaka. Bahkan beberapa dari 7 orang anak-anak Cherly menolak dia karena bertunangan dengan laki-laki yang jauh lebih muda darinya dan berkulit hitam.

Kenyataan itu sangat melukai hati Cheryl terlebih karena dia tidak membesarkan anak-anaknya untuk menjadi orang-orang seperti itu.”

Kini sepasang kekasih ini bertekad untuk menghiraukan kebencian yang tertuju pada mereka dan akan terus mengunggah foto-foto atau vidio-vidio kemesraan mereka di setiap akun media sosial yang mereka miliki. Karena mereka menemukan bahwa hubungan mereka yang dinilai ‘tidak biasa’ itu ternyata menarik perhatian banyak orang. Bahkan tidak sedikit dari orang-orang yang pada awalnya mengkritik atau yang hanya penasaran, sekarang malah menjadi pengikut setia mereka dan menghasilkan banyak keuntungan bagi pasangan ini. Hal itu terbukti dengan salah satu vidio yang menampilkan mereka tengah berjoget diiringi lagu rap yang mereka unggah di salah satu platform media sosial mereka telah ditonton oleh ratusan bahkan ribuan orang.