Artis tato di Brazil terobsesi menjadi monster ‘Orc’

Artis tato di Brazil terobsesi menjadi monster ‘Orc’

SAHMITRA — Pernahkah anda mengidolakan tokoh atau karakter dalam cerita fiksi yang anda baca atau lihat di layar kaca dan terobsesi untuk menjadi serupa seperti mereka? Kalau jawabannya ya, berarti anda sama seperti Fernando Franco de Oliviera. Artis pembuat tato yang memiliki studio tato di Sao Paulo, Brazil ini rupanya adalah penggemar berat karakter ‘Orc’ yang merupakan musuh dari para peri dan manusia di kisah fantasi Lord of The Rings.

Karakter Orc sangat identik dengan setan, iblis, jahat dan monster. Mereka sering digambarkan memiliki tubuh yang ukurannya lebih besar, kulitnya berwarna hijau dan wajahnya tidak seperti manusia dengan dua taring panjang. Sifat mereka biasanya ganas, garang dan buas. Dalam kisah Lord of The Rings mereka adalah bangsa kanibal yag suka sekali makan daging.

Menyadur dari laman Mail Online, 99 persen dari tubuh Fenrnando dipenuhi oleh tato, termasuk bola mata yang sekarang sepenuhnya berwarna hitam, dan dia bahkan memasang implan-implan tanduk dikepalanya. Fernando mengaku bahwa dirinya kecanduan akan rasa sakit dari jarum.

Pria yang memilik gelar orang dengan tato terbanyak di Brazil tahun 2014 ini tidak ragu untuk melakukan hal- hal diluar nalar dan yang sebenarnya dapat membahayakan nyawanya sendiri untuk mendapatkan penampilan semirip mungkin dengan ‘Orc’. Seperti membelah ujung lidahnya hingga bercabang dan membuat gigi vampir. Namun menurutnya operasi yang paling menyakitkan dan ‘mengubah hidupnya’ adalah operasi memotong hidung.

Gambar sebelum dan sesudah ‘modifikasi’ tubuh Fernando Franco de Oliviera

Fernando memodifikasi hidungnya hingga batang hidungnya terlihat dan meskipun telah dilakukan perubahan drastis tersebut, dia masih bisa bernapas dengan normal. Pasca operasi dia mengatakan butuhkan waktu yang lebih lama dan perawatan ekstra untuk sembuh.

Namun hal tersebut tidak membuat Fernando jera ataupun puas dengan penampilannya. Dia mengatakan dia masih mau menambah beberapa implant tanduk dikepalanya dan berniat untuk ‘memodifikasi’ kedua telinganya agar menyerupai telinga ‘Orc’.

Luar biasa sekali ya dedikasi Fernando untuk membuat dirinya menyerupai karakter idolanya. Tidak hanya rasa sakit, uang dan waktu bahkan nyawapun rela dikorbankan olehnya.

Nike Gugat "Sepatu Setan" yang Mengandung Setetes Darah Manusia

Nike Gugat “Sepatu Setan” yang Mengandung Setetes Darah Manusia

SAHMITRA — Nike menuntut perusahaan MSCHF asal Brooklyn karena menjual sepasang “Sepatu Setan” kontroversial. Sepatu itu mengandung setetes darah manusia di solnya. Sepatu seharga 1.018 dollar AS (Rp 14,7 juta) itu menampilkan salib terbalik, pentagram, dan tulisan “Lukas 10:18”, dan dibuat dengan menggunakan modifikasi Nike Air Max 97s.

MSCHF merilis sepatu 666 pada Senin (29/3/2021) bekerja sama dengan rapper Lil Nas X dan mengeklaim bahwa sepatu-sepatu itu terjual habis dalam waktu kurang dari satu menit.

Nike mengeklaim telah terjadi pelanggaran merek dagang. Sepatu hitam dan merah itu “diluncurkan” oleh MSCHF pada hari Senin, bertepatan dengan peluncuran lagu terbaru Lil Nas X Montero (Call Me By Your Name), yang memulai debutnya di YouTube pada Jumat lalu. Dalam video musik itu, rapper tersebut terlihat meluncur dari tiang penari telanjang dari surga ke neraka, mengenakan sepasang sepatu trainer.

Video itu mengacu pada ayat Alkitab Lukas 10:18 – “Jadi Dia mengatakan kepada mereka, ‘Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.” Setiap sepatu menampilkan sol dengan bantalan gelembung udara khas Nike, berisi tinta merah sebanyak 2,03 ons dan setetes darah manusia, yang disumbangkan oleh anggota kelompok seni.

Perusahaan sepatu raksasa, Nike, dalam gugatannya ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur New York bahwa mereka tidak menyetujui atau mengesahkan Sepatu Setan itu.

Sepatu Setan Lil Nas X dan MSCHF terjual habis dalam waktu kurang dari satu menit pada hari Senin (29/3/2021).

Nike meminta pengadilan untuk menghentikan MSCHF menjual sepatu itu dan mencegah mereka menggunakan tanda Swoosh khas Nike yang terkenal.

“MSCHF dan Sepatu Setannya kemungkinan besar akan menyebabkan kebingungan serta menciptakan keterkaitan yang keliru, antara produk MSCHF dan Nike,” kata Nike dalam gugatannya.

“Faktanya, sudah ada bukti kebingungan yang signifikan yang terjadi di pasar, termasuk seruan untuk memboikot Nike sebagai tanggapan atas peluncuran Sepatu Setan MSCHF, berdasarkan keyakinan yang keliru bahwa Nike telah mengizinkan atau menyetujui produk ini.”

Gugatan tersebut mengutip unggahan akun Twitter @Saint Jumat lalu, yang mempromosikan sepatu itu.

Beberapa Konservatif, termasuk Gubernur Dakota Selatan Kristi Noem, dan beberapa pengikut agama, tersinggung dengan desain sepatu yang kontroversial itu dan mengkritik Lil Nas X dan MSCHF di Twitter.


Lil Nas X membalas gubernur dan kritikus lainnya di Twitter, dan pada hari Senin ia mengunggah beberapa meme di profilnya sebagai tanggapan atas berita tentang gugatan Nike.

Cucu Kembar Curi Tabungan Hidup Sang Kakek dan Nenek, Dibebaskan dari Penjara tapi Tak Pernah Kembalikan Uang

Cucu Kembar Curi Tabungan Hidup Sang Kakek dan Nenek, Dibebaskan dari Penjara tapi Tak Pernah Kembalikan Uang

SAHMITRA — Sepasang saudara kembar mencuri tabungan hidup kakek-nenek mereka dan belum membayarkan kembali sepeser pun, meski dibebaskan dari hukuman penjara tiga bulan lalu.

Clair dan Louise Smith, keduanya berusia 25 tahun, sebelumnya diputus bersalah oleh pengadilan setelah mencuri 8.000 poundsterling (Rp 159,5 juta) dari rekening bank sang kakek dan nenek, saat menjalankan tugas untuk menjaga mereka.

Daily Record melaporkan keluarganya tercengang saat putusan pengadilan pada Desember memutuskan untuk tidak menerima perintah kompensasi, dan membiarkan keputusan untuk membayar kembali di tangan korban.

Keduanya juga malah diberi perintah pembatasan kebebasan selama tiga bulan, setelah pengacara mereka mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya ingin membayar kembali uang yang mereka peroleh.

Sekarang, kakek nenek mereka Crawford Pirrie (73 tahun), dan istrinya Marlene (75 tahun), mengungkap bahwa cucunya bahkan belum menerima permintaan maaf atau mengembalikan sepeserpun uang dari pasangan tersebut.

Mereka mengaku malu memiliki kerabat seperti dua kriminal itu, dan menggambarkan cucunya sebagai “makhluk tidak bermoral.”

“Tidak hanya si kembar menolak untuk membayar uang yang mereka curi dari kami tetapi mereka bahkan tidak meminta maaf,” kata Pirrie.

Menurutnya, sang cucu sudah bertindak seolah-olah menjadi korban sejak sidang pengadilan. Keduanya bersikeras bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apa pun.

“Mereka tahu persis apa yang mereka lakukan,” tegas kakek 73 tahun itu melansir Mirror pada Senin (29/3/2021).

Kini dua lansia itu hanya bisa berharap karma akan terjadi suatu hari nanti, jika hukum pengadilan gagal melakukannya.

Si kembar menawarkan untuk membantu merawat Pirrie dan istrinya yang terserang stroke, setelah mereka menjual rumah mereka untuk berhemat pada 2018. Putri Pirrie, Lyndsey Brown, menceritakan bagaimana Clair dan Louise Smith kadang-kadang diminta untuk menarik sedikit uang dan mengambil bahan makanan dari toko.

Tetapi ketika suami Lyndsey pergi ke mesin ATM dan meminta tanda terima, dia menemukan sebagian besar dari tabungan mereka telah lenyap. Ada banyak transaksi bernilai tinggi dan si kembar ditanyai dan didakwa.

Kakak beradik itu awalnya mengaku tidak bersalah di Pengadilan. Tapi akhirnya mengakui pelanggaran tersebut hanya beberapa hari sebelum persidangan pada Oktober. Keduanya mengaku menggunakan “kartu bank milik orang lain” untuk mencuri uang dari mesin ATM di Irvine antara September dan Oktober 2018.

Pengacara mereka mengatakan kliennya “sangat malu” dan juga menawarkan untuk membayar kembali uang yang diambil. Pengadilan kemudian menilai keduanya tampak benar-benar menyesal dan memerintahkan mereka untuk dipasangi label elektronik dan mematuhi jam malam pukul 7 malam hingga 7 pagi selama tiga bulan.

Mengenai masalah kompensasi, dia memberi tahu pasangan itu: “Itu terserah Anda (Crawford Pirrie dan istrinya).”

“Saya dan istri saya sekarang mencoba untuk menyatukan kembali hidup kami dengan bantuan putri dan menantu saya. Saya hanya berterima kasih kepada Tuhan bahwa kami setidaknya dapat mengandalkan mereka,” kata Pirrie.

Masak Rendang Terlalu Lama, Wanita Ini Ditampar dan Diludahi Suami

Masak Rendang Terlalu Lama, Wanita Ini Ditampar dan Diludahi Suami

SAHMITRA — Seorang wanita di Malaysia ditampar dan diludahi, setelah dia memasak rendang ayam terlalu lama. Kepala Polisi Distrik Ampang Jaya, Asisten Komisioner Mohamad Farouk Eshak berujar, insiden itu terjadi pada Minggu (28/3/2021).

Farouk dikutip media Malaysia Sinar Harian berujar, investigasi awal menunjukkan pertengkaran keduanya dimulai dari rendang. Korban dilaporkan ditampar di seluruh wajahnya, dengan penyiksaan itu kembali berlanjut di tempat tidur.

Si pelaku disebut meludahi istrinya, dan hendak membunuhnya sebelum korban berhasil berontak dan membuat mereka jatuh dari kasur. Dikutip dari laman World of Buzz, pada Senin (29/3/2021), Farouk menerangkan si suami menderita berbagai penyakit.

“Tersangka mengalami darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes yang membuatnya butuh suntikan insulin empat kali per hari,” jelasnya.

Farouk melanjutkan, korban yang berusia 66 tahun itu tinggal bersama suami dan ibu mertua yang berumur 86 tahun. Kepolisian Malaysia saat ini menginvestigasi kasusnya berdasarkan Artikel 323 UU Pidana dan Artikel 18A UU Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Dikira Selingkuh, Seorang Wanita Diputus Pacar, Ternyata Gegara Makanan Ini

Dikira Selingkuh, Seorang Wanita Diputus Pacar, Ternyata Gegara Makanan Ini

SAHMITRA — Seorang wanita diputuskan pacarnya yang mengira ia berselingkuh padahal sebenarnya ia pergi ke restoran cepat saji untuk menyantap nugget ayam.

Menyadur dari lamanWorld Of Buzz, pada Selasa (30/3/2021) perselingkuhan yang dia maksud sebenarnya adalah dia menyelinap ke McDonald tanpa sepengetahuan pacarnya hanya untuk memakan chiken nugget.

Wanita yang tidak menyebutkan namanya tersebut menceritakan pengalaman hubungan lucunya di media sosial Reddit.

Melalui sebuah unggahan ia menjelaskan kisah lucu yang membuat banyak warganet bertanya-tanya seberapa jauh mereka akan mencari makanan yang disukai.

Dia menjelaskan bahwa pacarnya dan dia telah bersama selama tiga tahun, dan mereka hidup bersama. Pacarnya menjadi vegan setelah mereka tinggal bersama.

Jadi ketika dia memutuskan untuk tinggal bersamanya, wanita itu juga memutuskan untuk menjadi vegan. Namun, itu tidak menghentikannya suka pada hidangan chicken nugget.

“Sejujurnya, saya berpikir untuk menjadi vegan sebelumnya, jadi saya pikir kenapa tidak. Pada awalnya, baik-baik saja tapi sial, saya mengidam McNuggets ayam,” ujar wanita itu dikutip dari The Sun.

“Saya benar-benar bermimpi di mana saya dikelilingi oleh chicken nugget,” sambungnya.

Dia kemudian menyerah untuk menjadi vegan dan memutuskan untuk makan makanan itu tanpa memberi tahu pacarnya.

“Jadi setidaknya dua kali seminggu saya menyelinap keluar rumah dan berkata saya pergi ke supermarket atau menjalankan tugas dan kemudian saya akan pergi ke McDonald’s dan makan nugget atau McChicken,” jelasnya.

Wanita tersebut juga mengungkapkan jika ia membeli barang-barang acak dari toko bahan makanan untuk membuat pacarnya percaya bahwa dia benar-benar ke supermarket.

“Saya melakukan ini selama berbulan-bulan tetapi mantan saya mulai curiga dan kemarin dia menuduh saya selingkuh karena seringnya saya meninggalkan rumah dan menolak dia ikut dengan saya,” katanya.

“Kami kemudian putus,” tambahnya.

Meskipun sudah terlambat, dia mencoba berterus terang tentang semuanya tetapi pacarnya tetap tidak mempercayainya.

“Dia pikir saya berbohong tentang pergi ke McDonald’s dan dia yakin saya hanya menutupi bahwa saya tidur dengan pria lain,” katanya.

“Saya tidak pernah mengira hubungan ini akan berakhir begitu bodoh.” pungkasnya.

Sadis! Tiga Petugas Medis Perempuan Ditembak Mati di Afghanistan

Sadis! Tiga Petugas Medis Perempuan Ditembak Mati di Afghanistan

SAHMITRA — Kelompok bersenjata menembak mati tiga tenaga medis perempuan yang melakukan vaksinasi polio di Kota Jalalabad, Afghanistan timur pada Selasa, menurut dua sumber pemerintah.

Belum diketahui pasti siapa pelaku dua penembakan terpisah itu, kata pejabat pemerintah setempat. Sementara itu, sumber pemerintahan pusat membenarkan insiden tersebut.

Sejumlah pembunuhan terjadi di pusat kota sejak pembicaraan damai antara kelompok Taliban dan pemerintah Afghanistan dimulai tahun lalu di Doha.

Tiga wartawan perempuan tewas di Kota Jalalabad Maret ini, sebuah serangan yang diklaim oleh ISIS.

Pemerintah menuding Taliban atas pembunuhan yang paling diincar itu, tuduhan yang dibantah oleh kelompok tersebut.

Keji! Pria Ini Perkosa Remaja Lalu Penggal Kepalanya untuk Direbus

Keji! Pria Ini Perkosa Remaja Lalu Penggal Kepalanya untuk Direbus

SAHMITRA — Seorang pria di Kazakhstan ditangkap polisi karena dicurigai melakukan kejahatan yang sangat keji pada remaja berumur 19 tahun. Pria ini diduga memperkosa, memenggal kepala korban dan mecabut giginya.

Menyadur dari laman Daily Star, pada Selasa (30/3/2021), ia juga dicurigai merebus kepala korban di atas kompor dan mencabut kuku-kuku korbannya. Polisi menemukan kepala  Ayazhan Edilova didalam air mendidih di atas kompor.

Selain itu, polisi menduga Ayazhan diperkosa sebelum dia dibunuh. Rekaman CCTV dari tempat kejadian menunjukkan Ayazhan memasuki lift dengan pelaku pembunuhan secara sukarela.

Pelaku diidentifikasi sebagai pria 28 tahun bernama Ruslan dan ia dilaporkan  mengenyam pendidikan kedokteran juga seorang apoteker terlatih.

Pelaku mencoba bunuh diri saat polisi masuk ke apartemennya, tapi dokter berhasil menyelamatkannya dan dia sekarang ditahan di bawah penjagaan bersenjata.

Kerabat menyalahkan polisi karena tak mau memulai pencarian ketika korban pertama kali dilaporkan hilang. Polisi mengatakan pada seorang kerabat untuk tidak khawatir karena gadis itu “mungkin sedang berjalan-jalan di kota”.

Keluarga mengatakan korban mungkin masih hidup jika polisi segera bertindak.

“Dia membunuhnya dan memotong-motong tubuhnya untuk menyembunyikan bukti.”

“Tapi ketika kami melihat foto-foto bagian tubuh, kukunya dipotong, giginya dicabut dan dimasukkan ke dalam kantong plastik terpisah.”

“Mengapa dia perlu melakukan ini jika dia bukan seorang maniak. Mengapa dia perlahan-lahan memenggal kepalanya dan mendidih dalam air?”

Ngeri-ngeri Sedap, Orang-orang Ini Bermain Voli di Dekat Gunung Meletus

Ngeri-ngeri Sedap, Orang-orang Ini Bermain Voli di Dekat Gunung Meletus

Sahmitra — Sekelompok orang membuat jagat medis sosial heboh dengan aksinya saat bermain bola voli, namun di belakangnya ada sebuah gunung yang sedang mengeluarkan lahar panas.

Menyadur dari laman Russian Today, pada Selasa (31/3/2021) sekelompok orang yang bermain voli tersebut terekam di ibu kota negara Islandia, Reykjavik.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial Twitter terlihat sekelompok orang dengan mengenakan pakaian hangat lengkap bermain voli.

Namun yang membuat geger adalah di saat mereka asyik bermain bola, gunung berapi di belakangnya sedang memuntahkan lahar yang terlihat merah membara.

Video tersebut direkam dan diunggah oleh seorang warga bernama Rut Einarsdottir. Postingannya hingga kini telah dilihat oleh lebih dari 1 juta pengguna.

“Orang-orang dengan santai bermain bola voli di gunung berapi di Fagradalsfjall,” buka Rut yang ia tulis dalam sebuah caption.

Gunung berapi tersebut dilaporkan tidak aktif selama 6.000 tahun, dan merupakan letusan pertama di daerah setempat selama 800 tahun.

Fenomena tersebut adalah kejadian yang sangat langka di Islandia sehingga sekarang disediakan siaran langsung yang menampilkan letusan gunung tersebut.

“Gunung berapi itu sendiri adalah pemandangan yang spektakuler dan memesona,” kata Einarsdottir, dan mustahil untuk tidak setuju.

Postingan tersebut langsung mengundang beragam komentar yang sebagian tidak sepakat dengan pendapat Rut di postingannya.

“‘Bermain sambil lalu'”? Sebaliknya, [lokasi] yang sangat terencana untuk bermain bola voli agar bisa membuat video viral,” tulis seorang warganet.

“Haha suka yang skeptis,” jawab Einarsdottir dengan dingin.

“Tapi saya baru saja mendaki dengan teman saya (terlihat di video lain di thread) ketika kami melihat orang-orang ini bermain. Saya tidak pernah membayangkan akan meledak seperti ini.”

“Secara virtual ini seperti dunia lain,” tulis seorang warganet yang meragukan keaslian video tersebut.

Salah satu warganet dengan bijak mengatakan bahwa tidak lama lagi seseorang akan datang dan memasang tanda “No Ball Games”.

Sehari Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Putin Mengeluh Nyeri Otot

Sehari Setelah Suntik Vaksin Covid-19, Putin Mengeluh Nyeri Otot

SAHMITRA — Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluh nyeri otot sehari setelah menerima suntikan vaksin virus corona. Pada wartawan, ia mengatakan efek samping itu ringan dan tak mengganggu aktivitasnya.

Menyadur dari laman Times of India, pada Senin (29/03), Vladimir Putin menerima suntikan pertama pada hari Selasa pekan lalu di bawah pengawasan tim dokter.

“Saya bangun keesokan paginya setelah vaksinasi dan saya sepertinya merasakan sedikit nyeri pada otot,” ujarnya pada saluran TV Rusia, Rossiya 1.

“Saya mengambil termometer, suhu tubuh saya normal,” lanjutnya sembari mengatakan merasa sakit di area tempatnya disuntik. Selebihnya, Putin merasa baik-baik saja.

Menariknya, ia mengatakan tak tahu yang mana dari tiga vaksin Covid-19 Rusia yang diambil, hanya dokter yang menyuntiknya yang tahu

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Menyadur Sky News, peluncuran vaksin Sputnik V tahun lalu mengejutkan komunitas internasional dan memicu kekhawatiran tentang kualitas penelitiannya.

Namun hasil sementara dari uji coba fase tiga yang diterbitkan dalam jurnal medial Inggris The Lancet tampaknya menunjukkan bahwa itu aman dan efektif.

Meski begitu, lembaga survei independen Levada Center menyebut hampir dua pertiga orang Rusia tidak mau menerima vaksin Sputnik V karena khawatir tentang efek sampingnya.

Kampanye vaksinasi Rusia dimulai pada bulan Desember dan Putin mengklaim bahwa 4,3 juta dari 144 juta orang Rusia sejauh ini telah menerima suntikan dosis kedua.

Dorr! Polisi Myanmar Bubarkan Pelayat di Upacara Pemakaman

Dorr! Polisi Myanmar Bubarkan Pelayat di Upacara Pemakaman

Sahmitra — Polisi Myanmar membubarkan pelayat saat upacara pemakaman Thae Maung Maung berlangsung. Menyadur Insider Senin (29/03) aksi itu melukai beberapa pengunjung yang tak sempat menyelamatkan diri.

Thae Maung Maung adalah salah satu domenstran yang tewas di tangan aparat kala mempertahankan demokrasi di tanah kelahirannya. Pria 20 tahun ini meninggal hari Minggu (28/03).

Teman dan keluarga sedang berkumpul untuk upacara pemakamannya di kota Bago, dekat Yangon, ketika aparat mulai meletuskan tembakan untuk membubarkan para pelayat.

“Saat kami menyanyikan lagu revolusi untuknya, pasukan keamanan datang dan menembak kami,” kata pelayat bernama Aye. “Orang-orang lari saat mereka melepaskan tembakan.”

AP melaporkan bahwa pemakaman kini menjadi titik baru dalam protes Myanmar seperti yang terjadi pada upacara kematian Shwe Myint, demonstran yang ditembak mati oleh polisi pada hari Sabtu.

Sejumlah orang menghadiri proses pemakaman Kyal Sin (19) alias Angel, seorang pengunjuk rasa yang tewas tertembak oleh pihak militer saat berunjuk rasa menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar, Kamis (4/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.

Kerumunan orang turun ke jalan dengan para pelayat meneriakkan slogan-slogan demokrasi dan memberikan hormat tiga jari, yang telah menjadi simbol pemberontakan terhadap junta militer.

Diperkirakan sekitar 114 orang tewas pada hari Sabtu yang kini disebut sebagai salah satu hari paling berdarah di Myanmar. Total. lebih dari 440 warga sipil dibunuh sejak kudeta dimulai.

Pada hari Sabtu, pelayat memberi penghormatan tiga jari pada peti mati Sai Wan Yan yang berusia 13 tahun. Bocah ini dibunuh oleh pasukan keamanan saat bermain di luar rumah.

Kekerasan ini meningkat saat perayaan Hari Angkatan Bersenjata militer Myanmar di mana parade diadakan di ibu kota Naypyitaw. Pada kesempatan itu,  Min Aung Hlaing berkata akan melindungi rakyat dan berjuang demi demokrasi.

“Militer merayakan Hari Angkatan Bersenjata dengan melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang yang seharusnya dibelanya,” cuit Tom Andrews, pelapor khusus HAM PBB di Myanmar.

Andrews menambahkan sumber pendanaan junta, termasuk pendapatan minyak dan gas juga akses senjata harus segara dihentikan. Komentar kecaman atau keprihatinan “terdengar hampa” untuk situasi saat ini.