Pebisnis Sukses

Ingin Menjadi Pebisnis Sukses? Ketahui 3 Hal Penting

Ingin menjadi pebisnis yang sukses? Ketahuilah 3 hal penting ini, memang terkadang dalam perjalanan karier setiap orang pastinya akan pernah merasa titik jenuh. Dengan adanya hal jam kerja yang padat dan untuk kebebasan waktu yang sedikit sehingga dapat membuat kita.

Cenderung dalam berpikir untuk menjadi pebisnis sukses. Menjadi seorang pebisnis selalu dianggap sebagai sebuah profesi yang dimana tentunya menyenangkan. Karena menjadi seorang pebinis sudah dapat mengatur sendiri dengan jam kerjanya. Pada umumnya menjadi seorang pebisnis sukses untuk langkah awalnya atau sekedar dalam mencoba.

Kebanyakan orang pastinya mulai menjadi pebisnis online terlebih dahulu. Dan tentunya akan mengeluarkan usaha terbaiknya agar menjadi seorang pebisnis yang sukses. Namun anda tidak perlu khawatir disini kami akan menerangkan 3 hal penting jika bagi anda yang ingin menjadi seorang pebisnis sukses.

Ingin Menjadi Pebisnis Sukses? Ketahui 3 Hal Penting tersebut

  1. Sebuah perencanaan

Dengan sebuah perencanaan yang matang pastinya pada bisnis anda akan dapat berjalan dengan lancar. Dan ketahuilah kemana arah bisnis yang dilakukan begerak kemana dan apa yang menjadi tujuan utama dari bisnis tersebut. Pada pebisnis sukses dengan menjalan dalam bidang satu tujuan pastinya yaitu harus berhasil.

Akan tetapi anda harus mengetahui berhasil seperti apa yang anda inginkan. Agar dapat berjalan dengan lancar untuk kedepannya dan juga ada seorang pebisnis yang tidak mengetahui hal seperti ini. Namun dengan secara nekat untuk langsung main terjun dengan mengikuti arus.

Dengan sebuah perencanaan yang matang adalah bagian yang terperting untuk guna kelancaraan dalam sebuah bisnis. Dalam hal tersebut, anda cukup untuk membuat sebuah perencanaan kunci dan utama yang dapat dijalankan dan dijadikan sebagai patokan untuk pengembangan bisnis kedepannya.

  1. Kerja Keras

Adanya sebuah perencanaan sebaik apapun tentunya tidak akan memberikan dampak apapun.Yang besar bagi pengembangan bisnis anda jika anda tidak berkerja dengan keras dan nyata. Setiap orang pastinya akan berpikir dengan panjang dan terlalu takut untuk mengambil tindakan.

Hal tersebut pada biasanya dapat dipengaruhi oleh banyak faktor yakni seperti malas bekerja dan takut tidak berhasil. Anda ingin menjadi seorang pebisnis sukses. Tentunya anda harus mempunya kepercayaan yang besar bahwa kerja keras tidak akan pernah menghianati hasil. Setiap kerja keras yang dilakukan pastinya akan mendapatkan sebuah bayaran sesuai dengan hasil kerja kerasnya.

  1. Belajar Dari Kesalahan

Pastinya anda mengetahui dengan hal ini, Setiap dari tokoh yang sukses pastinya mempunyai sebuah kesalahan. Dan juga setiap orang pastinya pernah membuat kesalahan maupun itu kecil atau fatal. Maka dari kesalahanlah anda untuk berjuang terus kearah yang lebih baik lagi dan mengetahui sesuatu dengan cara yang lebih dalam lagi.

Jika anda ingin menjadi seorang pebisnis sukses. Nah, dari hal tersebut maka anda jangan pernah untuk takut dengan sebuah kesalahan. Dan yang pastinya anda tidak berbuat kesalahan dengan cara yang sengaja.

Baca Juga : Ekonomi Pembangunan

Ekonomi Pembangunan

Ekonomi Pembangunan

Ekonomi Pembangunan adalah salah satu ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat bisa mengakolasi dari berbagai sumber daya. Seperti sumber daya alam, manusia, mogal, energi, teknologi dan lingkungan yang dimana jumlahnya terbatas.

Dimana tujuan dari ilmu tersebut adalah untuk dapat menghasilkan sarjana ekonomi pembangunan yang mampu bersaing dipasar Internasional. Serta juga berkemampuan untuk menganlisis dan memecahkan permasalahan dalam ekonomi makro dan tingkat sektoral.

Ekonomi Pembangungan sendiri juga merupakan salah satu bagian dari ilmu yang secara spesifik untuk mempelajari hal atau persoalan sebuah bangunan yang sudah atau sedang terjadi pada negara yang sedang berkembang untuk menjadi sebuah negara yang maju.

Dari pembangunan tersebut dapat mencakup industri, perbankan, keuangan dan berbagai jenis bisnis. Selain itu, program studi tersebut kamu akan dapat menganalisis dari berbagai persoalan ekonomi pembangunan secara krisis, kreatif, dan inovatif.

Dan juga pada progam studi tersebut kami dipersiapkan untuk menjadi sebuah perencana pada bidang ekonomi pembangunan sehingga dapat turut membantu terciptanya kesejahteraan bersama.

Prospek Kerja Ekonomi Pembangunan

Pada ekonomi pembangunan termasuk dalam golongan program studi yang terfavorit dan dimana banyak sekali para peminatnya. Dan punya peluang berkarir yang cukup bagus dalam bidang perekonomian. Bahkan sampai bisa menduduki dalam posisi yang strategis karena memang sudah dipersiapkan menjadi pemikir dan perancang dalam bidang ekonomi.

Saat ini Indonesia adalah negara yang sedang berkembang dan sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan disetiap daerah atau dimanapun itu. Pembangunan tersebut tentunya memengaruhi perekonomian, begitupun sebaliknya.

Lulusan dari prodi ekonomi pembangunan banyak berkecimpung diinstansi oleh pemerintah atau lembaga negara, lembaga penelitian, organisasi publik, sektor swasta, perbankan, dan BUMN. Banyak juga sekali orang yang memiliki pendapat yang berbeda dalam hal mengenai jurusan tersebut.

Tidak memiliki potensi apapun untuk dapat mengembangkan perekonomian. Karena seseorang tersebut dapat memilih jurusan akutansi ataupun manajemen untuk jurusan tersebut. Karena pada jurusan perekonomian tidak begitu banyak peminatnya sehingga peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

Dan setelah lulus dari sebuah perguruan tinggi dengan jurusan ekonomi pembangunan semakain tinggi. Dan semakin merebak ataupun berkembang luas dikalangan ekonomi biasa. Sehingga dengan hal tersebut dapat diketahui bahwa banyak sekali potensi yang dimiliki oleh berbagai macam orang karena usahanya yang lancar.

Baca Juga : Politik Ekonomi

Politik Ekonomi

Politik Ekonomi

Politik Ekonomi adalah suatu rumpunan ilmu sosial yang berhubungan sangat erat. Namun politik tersebut juga terkait dengan dinamika tentang siapa pemegang kekuasaan dari suatu bangsa atau masyarakat. Di Indonesia pemegang kekuasaan itu ditentukan oleh partai atau sekelompok partai.

Pada kekuasaan yang dimiliki pemegang kekuasaan memberikaan sebuah hak atau wewenang kepada yang memengaruhi perilaku individu yang berada didalam masyarakat. Politik ekonomi juga terkait dengan sumber daya yang tersedia disuatu negara atau wilayah.

Seperti yang sudah diketahui adalah sumber daya itu bersifat terbatas sehingga ilmu politik ekonomi fokus kepada bagaimana dengan mengalokasikan sumber daya yang terbatas tersebut untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Sumber daya yang dimaksud adalah sumber daya yang meliputi alam yakni seperti hutan, tanah, air, dan lain sebagainya. Namun beberapa literatur memasukkan teknologi dan kemampuan entrepreneurship atau kewirausahaan sebagai sumber daya.

Dalam penerapannya, politik ekonomi antara satu negara dan negara yang lain tidak sama, tergantung pada sistem ekonomi mereka anut. Meskipun berbeda dalam penerapan politik ekonomi, namun tujuannya sama yaitu menciptakan kemakmuran rakyat.

Beberapa sarana politik ekonomi sumber daya yakni sebagai berikut :

  1. Politik moneter : sebuah kebijakan pemerintah dalam mengatur keuangan dan perkreditan dalam sebuah negara. Misalnya seperti kebijakan dalam mengenai sejumlah uang yang beredar, pemberian kredit dan tinggi rendahnya suku bunga dari jumlah uang.
  2. Politik Fiskal : sebuah kebijakan pemerintah dalam mengatur sejumlah keuangan negara. Baik itu dari segi bidang anggaran maupun dari segi bidang perpajakan.
  3. Politik Produksi : Sebuah kebijakan dari pemerintah yang berkenaan dengan peningkatan produksi yang berada didalam negeri. Dan selalu menggunakan sumber sumber efisien yang berasal dari alam. Politik ekonomi adanya tujuan agar dapat melindungi dan memajukan industri dalam negeri untuk kebijaksaan dalam proteksionisme.
  4. Politik perdagangan : sebuah kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan barang ekspor dan impor. Seperti neraca pembayaran, utang luar negeri, kurs valuta asing, dan kerja sama di ajang internasional.
  5. Politik sosial : Politik ekonomi dalam kebijakan pemerintahan dan berkenaan dengan penciptaan kesempatan dalam kerja. Juga termasuk dalam hubungan tenaga kerja dan kesejahteraan para pekerja dalam UMR.

Baca Juga : Infrastruktur Politik

Infrastruktur Politik

Infrastruktur Politik

Infrastruktur Politik adalah suatu organisasi masyarakat yang dimana didalamnya terdapat tujuan politik. Dari hal tersebut juga ada meliputi hal seperti partai, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, kelompok penekan, media massa dan kelompok kepentingan.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa hal tersebut mempunyai keterkaitan yang erat. Tidak hanya keterkaitan, akan tetapi kedua kelembagaan tersebut memang harus berjalan beriringan untuk dapat saling menyeimbangkan demi tercapainya tujuan nasional.

Tidak hanya itu saja berbeda dengan prinsip ideologi, infrastruktur politik juga berpengaruh pada fungsi dan kekuasaan dari setiap lembaga- lembaga kenegaraan dimana mereka dengan mudah menyalurkan aspirasi maupun kepentingan rakyat dalam menjalankan kekuasaan serta pemerintahan Negara. Dalam ketatanegaraan Indonesia dapat disimpulkan bahwa hal tersebut merupakan sebuah pondasi dalam politik informal.

Fungsi Infrastruktur Politik

  1. Pendidikan politik

Adanya sesuatu hal untuk terjun dalam dunia infrastruktur politik adalah dengan melalui pengalaman tersebut. Yang seperti keterlibatan dalam partai politik, media masa, organisasi masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat. Atau sekedar mengikuti berbagai pemilu mulai dari daerah hingga nasional. DAn dimana dengan hanya bertindak sebagai pendidikan politik secara tidak langsung sudah tertanam.

  1. Media penyalur kepentingan

Hadirnya dari interest group atau kelompok kepentingan dalam birokrasi pemerintahan bukan lagi sebuah rahasia yang selalu ditutup tutupin. Namun memang seperti ada sebuah paket yang khusus. Bahwasannya setiap pengambilan keputusan pemerintah infrastruktur politik pastilah merupakan penyaluran dari beberapa kelompok kepentingan. Yang digunakan sebagai ajang timbal balik dalam suatu misi demi kelancaran proses pemilu.

  1. Seleksi kepemimpinan

Infrastruktur politik ini juga dimanfaatkan sebagai ajang penyeleksian kepemimpinan tingkat desa sampai nasional. Yang dapat dilihat dari partai politik atau kelompok kepentingan yang mendukungya sampai saat ini.

  1. Komunitas politik

Fungsi dari adanya komunitas ini dapat dijadikan sebuah sosialisasi masyarakat agar dapat bertukar pemikiran mengenai situasi infrastruktur politik yang ada. Dari sekedar komunitas nantinya akan dituntun pada institusi yang resmi. Sehingga dapat juga mengarah pada pembentukan organisasi dari masyarakat tersebut.

Baca Juga : Perusahaan Multinasional

Perusahaan Multinasional

Perusahaan Multinasional

Ciri Perusahaan Multinasional atau biasanya disebut juga dengan PMN merupakan sebuah perusahaan yang berkembang dibanyak negara. Dan biasanya selalu akan berkembang dengan sangat besar. Baik itu seperti Kantor, pabrik, maupun cabang cabang yang didirikan diberbagai negara. Indonesia sendiri juga memiliki ciri perusahaan multinasional dengan sistem manejemen yang global.

Keberadaan perusahaan tersebut memberikan pengaruh pada berbagai bidang politik dan ekonomi. Ciri perusahaan multinasional yang sangat besar juga memiliki dana yang melewati dana banyak negara. Mereka dapat memiliki pengaruh yang kuat dalam politik global.

Karena pengaruh dari ekonomi mereka yang sangat besar dari berbagai para politisi. Dan juda dari sumber finansial yang sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi dari politik. PMN juga seringkali memanfaatkan subkontraktor untuk memproduksi barang tertentu yang mereka butuhkan.

Namun ada suatu hal yang perlu anda ketahui adalah ciri perusahaan multinasional ini memiliki fungsi dan pengaruh yang spesifik karena adanya perusahaan multinasional disebuah negara. Dan menjadi salah satu perusahaan yang akan menyumbangkan dan membayar pajak tinggi untuk sumber pendatapan dari negara yang ditempati oleh perusahan tersebut.

Dimana sebagai faktor perkembangan ekonomi negara dan perusahaan multinasional ini juga menjadi sebuah karya baru. Yang akan selalu hadir dan tidak dapat dihindari sebagai bentuk dari adanya era globalisasi.

Ciri Ciri Perusahaan Multinasional

Ciri ciri perusahaan Multinasional berbeda dengan perusahaan lain dalam beberapa aspek. Terlebih dengan ruang lingkupnya yang mencakup banyak benua. Maka perusahaan tersebut memiliki karakteristiknya tersendiri. Beberapa ciri ciri dari perusahaan multinasional yakni sebagai berikut.

Perusahaan Multinasional Dalam Negeri

Banyak perusahaan Indonesia yang sudah berhasil masuk pasar global. Dengan produk yang banyak dikonsumsi warga dunia. Beberapa diantaranya sudah masuk ketaraf multinasional seperti sebagai berikut :

  1. Semen Indonesia : BUMN pertama yang sudah memiliki status ciri perusahaan multinasional corporation. BUMN ini sudah berhasil mengakusisi perusahaan asing dan berhasil memasuki pasar ASEAN dan asia selatan.
  2. Freeport Indonesia : Perusahaan multinasional ini sudah menambang dan mengeksplorasi bijih yang mengandung tembaga, perak, emas dengan wilayah operasi di Papua.
  3. Garuda Food : Produk makanan atau snack dari perusahaan ini sudah banyak diterima oleh dari berbagai negara. Namun perusahaan multinasional ini berhasil mengekspansi perusahaan asing dan berhasil mengakusisi pabrik gula Fuhua JingJiang Yonghe.
  4. Unilever Indonesia : Perusahaan multinasional ini merupakan perusahaan corporation dengan banyak kantor cabang. Dan manajemen didunia serta juga hampir seluruh produk rumah tangga diproduksi oleh Unilever ini dan sudah sangat dikenal oleh seluruh masyarakat.

Itulah beberapa contoh ciri perusahaan multinasional yang berkembang di Indonesia hingga kini. Setiap perusahaan selalu berusaha melakukan ekspansi dan juga memperluas pasar mereka. Dengan hal tersebut perekonomian Indonesia juga akan turut berkembang dengan pesat.

Perusahaan Multinasional Luar Negeri

Dengan ada terbukanya pasar global saat ini dan membuka pula kesempatan bagi para perusahaan corporation. Dan akan turut berkembang lebih luas lagi berikut ini ada beberapa ciri perusahaan multinasional luar negeri :

  1. Google : suatu ciri perusahaan multinasional global yang saat ini berkembang pesat seiring dengan berkembangnya dunia digital. Namun perusahaan tersebut yang berbasis di Amerika Serikat ini khusus untuk membuat produk internet.
  2. Net App : Sebuah perusahaan penyimpanan komputer dan dalam bidang manajemen data yang berbasis di California, Amerika Serikat.
  3. Microsoft : Sebuah produk yang dihasilkan oleh microsoft dan hal ini terkait dengan komputer. Dan juga merupakan sebuah perusahaan global yang berbasis di Washington, Amerika Serikat.

Itulah beberapa ciri perusahaan multinasional yang saat ini telah mendunia. Berbagai produk yang dimiliki mampu membantu setiap orang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mereka yang juga turut berkembang bersama dengan teknologi yang ada. Sehingga produk dan layanan lebih inovatif dari yang lainnya.

Baca Juga : Industri Manufaktur Indonesia

Industri Manufaktur Indonesia

Industri Manufaktur Indonesia

Industri Manufaktur Indonesia – Industri manufaktur di Indonesia sudah mulai meningkat. Dan juga ada sebagian produknya telah berhasil memasuki pasar dunia. Namun ada hal yang perlu anda ketahui yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan berada diposisi ketiga besar setelah dari china dan india.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh komisaris Indenpenden BCA dan Unilever dari Indonesia. Dan Cyrillus Harinowo dalam acara diskusi kebangkitan Industri manufaktur Indonesia dari Fakultas ekonomika dan Bisnia ( FEE ) Universitas Gadjah Mada ( UGM ). Bangkitnya dari hal tersebut ditunjukkan dengan mulai menguasai pasaran dunia.

Oleh sebab itu, kekuatan dari ekonomi Indonesia menjadi sebuah modal untuk menuju ke ASEAN economic Community pada tahun 2015. Kebangkitan dari ekonomi telah terjadi dan jauh melampaui laporan badan pusat statistik ( EPS ).

Serta juga industri makanan dan minuman yang mengalami pertumbuhan dengan capaian double digit dibidang industri otomotif mesin dan elektronika juga mengalami pertumbuhan yang pesat diatas rata rata 20%.

Namun dengan kenyataan industri manfaktur Indonesia kayu berada diluar jawa yang menggunakan jasa HPH justru mengalami penurunan. Sebaliknya pada industri kayu dipulau jawa berkembang atau bertumbuh dengan pesat.

Perkembangan Industri Manufaktur Indonesia

Di Indonesia sudah menjadi basis industri manufaktur terbesar se-ASEAN dengan mencapai konstribusi sebesar 20.27% pada perekenomian yang berskala nasional. Perkembangan Industri manufaktur Indonesia saat ini mampu menggeserkan peran commodity based menjadi manufacture based.

Namun pada pemerintah juga sedang berupaya untuk melakukan transformasi perekonomian agar dapat lebih fokus pada proses perkembangan industri non migas. Dari berbagai setor manufaktur Indonesia juga dikembangkan dinegara ASEAN lainnya. seperti negara Filipina dan Vietnam.

Hal tersebut tentunya akan mengefekkan pertumbuhan industri manufaktur Indonesia ekonomi secara nasional. Dan meningkatkan daya saing dengan menggunakan cara domestik, regional dan global.

Namun ada perbedaan lainnya yang dimiliki oleh perekonomian Indonesia adalah kekuatannya yang ada didalam pasar negeri dengan mencapai persentase sebesar 80%. Dan sisanya merupakan pasar ekspor, Lain lagi denganhalnya dengan singapura dan vietnam yang dimana sistem perekonomiannya sebagian besar berorientasi pada kegiatan ekspor.

Dan industri manufaktur indonesia ini semakin dikembangkan juga oleh pemerintah dengan melalui metode hilirisasi. Hal tersebut harus tetap didukung dengan peningkatan investasi dan kinerja dari ekspor untuk dapat mempertahankan industri manufaktur lebih baik lagi. Dan dapat dijadikan sebagai penyumbang pajak dan bea cukai yang terbesar.

Baca Juga : Industri Manufaktur

Industri Manufaktur

Industri Manufaktur

Industri manufaktur adalah sebuah industri yang kegiatan utamanya adalah mengubah bahan baku, komponen atau bagian lainnya. Yang telah menjadi barang jadi memenuhi standar spesifikasi industri manufaktur pada umumnya yang memproduksi dalam skala besar.

Manufaktur sendiri juga merupakan suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual.

Istilah ini bisa digunakan untuk aktivitas manusia, dari kerajinan tangan sampai ke produksi dengan teknologi tinggi, namun demikian istilah ini lebih sering digunakan untuk dunia industri, di mana bahan baku diubah menjadi barang jadi dalam skala yang besar.

Manufaktur ada dalam segala bidang sistem ekonomi. Dalam ekonomi pasar bebas, manufakturing biasanya selalu berarti produksi secara massal untuk dijual ke pelanggan untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa industri seperti semikonduktor dan baja lebih sering menggunakan istilah fabrikasi dibandingkan manufaktur.

Sektor Industri Manufaktur

Sektor manufaktur sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik. Namun sejak dari dahulu sampai sekarang manusia selalu berusaha memenuhi kehidupannya. Dengan memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam. Yang dimana mulai dari tanaman, air, hewan, udara, dan material yang ada diperut bumi.

Semuanya dapat dimanfaatkan secara langsung atau bisa juga melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Pada proses pengolahan inilah suatu bahan mentah yang dapat bertambah manfaat dari industri manufaktur.

Dalam melakukan pengolahan bahan mentah untuk dijadikan sebagai barang jadi diperlukan juga sumber daya lain seperti tenaga manusia, tenaga mesin, dan juga peralatan pendukung. Kegiatan pengolahan ini disebut juga dengan istilah manufaktur dan dimana yang dilakukan dalam skala besar.

Dengan tujuan untuk dijual kemasyarakat luas sehingga mendapatkan sebuah keuntungan dari industri manufaktur. Istilah dari arti manufaktur dapat digunakan dari pengolahan yang dimana sifatnya rentan sederhana sampai yang menggunakan teknologi tinggi. Untuk pengolahan bahan semikonduktor dan baja biasanya digunakan istilah fabrikasi.

Dari istilah tersebut merupakan sebuah kelompokk perusahaan yang melakukan pengolahan bahan mentah yang menjadi suatu jenis barang yang sudah jadi. Dan dapat diproduksi dalam jumlah besar dan dijual kemasyarakat.

Baca Juga : Industri Perekonomian

Industri Perekonomian

Industri Perekonomian

Industri perekonomian adalah suatu bidang yang menggunakan sebuah keterampilan dan ketekunan kerja. Serta juga ada penggunaan alat-alat dibidang pengolahan dari hasil bumi dan juga ada distribusinya sebagai dasarnya.

Maka Industri umumnya dikenal sebagai sebuah mata rantai selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan yang berhubungan dengan bumi. Yaitu seperti sesudah pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah. Kedudukan industri perekonomian semakin jauh dari tanah atau biasanya disebut dengan basis ekonomi, budaya dan politik.

Namun pada bidang industri perekonomian dibedakan menjadi dua, yaitu industri barang dan industri jasa:

Industri barang

Industri perekonomian barang merupakan usaha mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan industri ini menghasilkan berbagai jenis barang, seperti pakaian, sepatu, mobil, sepeda motor, pupuk, dan obatobatan.

Industri jasa

Industri perekonomian jasa merupakan kegiatan ekonomi yang dengan cara memberikan pelayanan jasa. Contohnya, jasa transportasi seperti angkutan bus, kereta api, penerbangan, dan pelayaran. Perusahaan jasa ada juga yang membantu proses produksi. Contohnya, jasa bank dan pergudangan. Pelayanan jasa ada yang langsung ditujukan kepada para konsumen. Contohnya asuransi, kesehatan, penjahit, pengacara, salon kecantikan, dan tukang cukur.

Sejarah Industri Perekonomian

Industri perekonomian berawal dari pekerjaan tukang atau juru. Sesudah mata pencaharian hidup berpindah-pindah sebagai pemetik hasil bumi, pemburu, dan nelayan di zaman purba, manusia tinggal menetap, membangun rumah, dan mengolah tanah dengan bertani, dan berkebun serta beternak.

Kebutuhan mereka berkembang misalnya untuk mendapatkan alat pemetik hasil bumi, alat berburu, alat menangkap ikan, alat bertani, berkebun, alat untuk menambang sesuatu, bahkan alat untuk berperang serta alat-alat rumah tangga. Para tukang, dan juru timbul sebagai sumber alat-alat, dan barang-barang yang diperlukan itu.

Dari hal itu mulailah sebuah berkembangnya kerajinan, dan pertukangan yang menghasilkan barang-barang kebutuhan industri perekonomian. Untuk menjadi pengrajin, dan tukang yang baik diadakan pola pendidikan magang, dan untuk menjaga mutu hasil kerajinan, dan pertukangan di Eropa.

Pertambangan besi, dan baja mengalami kemajuan pesat pada abad pertengahan. Selanjutnya pertambangan bahan bakar seperti batubara, minyak bumi, dan gas maju pesat pula. Kedua hal itu memacu kemajuan teknologi permesinan, dimulai dengan penemuan mesin uap yang selanjutnya membuka jalan pada pembuatan. Dan perdagangan barang secara besar-besaran, dan massal pada akhir abad 18, dan awal abad 19.

Mulanya timbul pabrik-pabrik tekstil (Lille, dan Manchester) dan kereta api, lalu industri baja (Essen) dan galangan kapal, pabrik mobil (Detroit), pabrik alumunium. Dari kebutuhan akan pewarnaan dalam pabrik-pabrik tekstil berkembang industri kimia, dan farmasi.

Sejak itu gelombang industrialisasi berupa pendirian pabrik-pabrik produksi barang secara massal, pemanfaatan tenaga buruh, dengan cepat melanda seluruh dunia, berbenturan dengan upaya tradisional di bidang pertanian (agrikultur). Sejak itu timbul berbagai penggolongan ragam industri perekonomian.

Baca Juga : Sektor Industri

Sektor Industri

Sektor Industri

Sektor Industri adalah sebutan ekonomi dari hipotesis tiga sektor ekonomi yang ditujukan untuk memproduksi barang. Sektor industri juga disebut sebagai produk sekunder atau produk manufaktur. Sektor industri mengambil bahan baku dari bahan primer dan mengubahnya menjadi produk pengguna akhir.

Contoh bisnis sektor industri termasuk produsen mobil, perusahaan elektronik, tekstil, energi, farmasi dan manufaktur kedirgantaraan. Ekonomi yang menganggap bahwa produk yang kuat menjadi tanda perekonomian berfungsi dengan baik dengan PDB (produk domestik bruto) yang tinggi dan kualitas hidup yang tinggi.

Ditengah hiruk pikuknya tuntutan kenaikan Upah Minimun Propinsi (UMP) yang perlu dicarikan solusi cepat oleh Pemerintah, Dunia Usaha dan Pekerja, sehingga tidak mengganggu kinerja sektor industri dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Industri Pengolahan Non Migas masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional selama tahun 2012.

Peran Sektor Industri dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan industri tersebut didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat, dan meningkatnya investasi disektor industri. Secara sangat signifikan sehingga menyebabkan tetap terjaganya kinerja sektor industri manufaktur hingga saat ini. Beberapa investasi yang menonjol pada Januari-September 2012 nilai investasi PMA pada Industri Non Migas mencapai sekitar US$ 8,6 milyar, atau meningkat besar terhadap nilai investasi pada periode yang sama tahun 2011.

Program dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan industri yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi program prioritas yaitu Program Hilirisasi Industri Berbasis Agro, Migas, dan Bahan Tambang Mineral. Program Peningkatan Daya Saing Industri Berbasis SDM, Pasar Domestik, dan Ekspor. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dan lain sebagainya.

Tantangan dan peluang industri tahun 2013 masih sangat tergantung pada kondisi perekonomian Amerika Serikat dan Uni Eropa yang masih diwarnai ketidakpastian. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan. Akan tetapi, dengan terus membaiknya kinerja sektor industri non migas dan pesatnya peningkatan investasi disektor ini

Pengertian industri diatas adalah pengertian industri atau penggolongan industri pada perusahaan-perusahaan yang sama. Dan juga pengertian industri atau penggolongan industri dalam produksi yang serupa.

Disamping ada juga pengertian industri pada perusahaan-perusahaan  yang  pemakaian  bahan  mentahnya  sama.  Misalnya  industri besi dan baja yang meliputi industri paku, kawat, setrika dan sebagainya.

Baca Juga : Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian adalah sebuah pengelompokan ekonomi yang menjadi beberapa bagian. Secara tradisional sektor ekonomi dibagi menurut sesuai aktivitas. Yaitu seperti sektor primer, sekunder dan tersier. Namun pada abad ke-20 keluar sector kuartemer yang ditambahkan sebagai kelompok sektor baru.

Pada sektor perekonomian di Indonesia juga dipengaruhi oleh berbagai bidang. Biasanya bidang – bidang tersebut berdasarkan letak geografis pulau – pulau yang ada di Indonesia. Adapun beberapa bidang – bidang tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Sektor perekonomian pertanian dan perternakan

Negara Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar rakyat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani dan perternak. Namun adapun juga konstribusi sektor perekonomian pertanian dan perternakan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia. Pada sektor tersebut mencakup tanaman, bahan makanan, perkebunan, perternakan, kehutanan dan perikanan. Sampai saat ini sektor pertanian masih merupakan andalan dalam membentuk perkenomian.

Sekalipun peranannya sendiri cenderung mengecil namun juga ada konstribusi dimana sebesar 42.05 % dan pada akhirnya mengecil menjadi 38.16 %. Subsektor yang terbesar dalam membentuk sebuah PDRB sector pertanian adalah subsector bahan makanan dengan memberikan peran sebesar 27.83 % terhadap PDRB. Sedangkan subsektor lainnya seperti tanaman perkebunan, perternakan, kehutanan dan perikanan masing masing memberikan peran sebesar 3.89 %.

  1. Sektor Pertambangan dan Penggalian

Hal tersebut juga sudah diketahui oleh sebagai besar rakyat Indonesi. Yaitu negara Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Pada Indonesia dapat menjadi negara yang maju, apalagi memiliki sumber daya manusia yang unggul dalam menangani masalah sumber daya alam. Sayangnya, Banyak pertambangan di Indonesia dimiliki oleh perusahaan asing sehingga kurang membantu untuk sebagai penambahan devisa sektor perekonomian negara. Peran industri pertambangan semakin penting bagi perekonomian negara – negara di dunia termasuk dinegara kita sendiri yaitu Indonesia.

  1. Sektor Perekonomian Industri

Sektor perekonomian industry yang berkembang sampai saat ini ternyata masih didominasi oleh industry pada tenaga kerja. Yang pada biasanya memiliki mata rantai relative pendek sehingga penciptaan nilai tambah juga relative kecil dan rendah. Akan tetapi karena besarnya populasi unit usaha maka konstribusi terhadap perekonomian tetap tinggi dan besar. Namun terdapat 3 unsur pelaku ekonomi yang mendukung perkembangan sektor perekonomian industry yaitu Badan Usaha Milik Swasta ( BUMS ). Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) dan pengusaha kecil atau menengah serta koperasi ( PKMK ).

Baca Juga : Investasi dan Pembangunan Ekonomi