Diduga Stres Terjebak di Thailand, Turis Ukraina Bunuh Diri

Diduga Stres Terjebak di Thailand, Turis Ukraina Bunuh Diri

Sahmitra.com — Seorang wisatawan asal Ukraina, Tomak Myokola (49), dilaporkan tewas bunuh diri di Surat Thani, Thailand, karena diduga frustasi tidak bisa kembali ke negaranya akibat pembatasan penerbangan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Seperti dilansir AsiaOne, Selasa (04/08/2020), insiden itu terjadi pada 30 Juli lalu. Myokola dilaporkan bunuh diri dengan cara melompat dari atap sebuah bangunan hotel yang tidak digunakan.

Menurut kepolisian setempat, mereka menemukan sebuah tas ransel berwarna cokelat, sebuah jaket berwarga abu-abu dan dua kaleng bir yang sudah kosong di atap bangunan itu.

Di dalam tas itu polisi menemukan kunci kamar hotel, sebungkus saus dan kunci sepeda motor.

Polisi menduga Myokola stres akibat tidak bisa pulang ke Ukraina. Sebelum terjun dia diduga menenggak dua kaleng bir.

Menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, kasus positif virus corona di Thailand sampai saat ini tercatat mencapai 3.321 orang. Dari jumlah itu sebanyak 3.142 orang dinyatakan sembuh dan 58 pasien meninggal.

Thailand juga perlahan melonggarkan pembatasan kegiatan, tetapi masih memperketat kedatangan dari luar negeri.

Pakai Masker Berlapis Emas Perkara Masker Perak

Pakai Masker Berlapis Emas Perkara Masker Perak

sahmitra.com  —  Seorang pria India bernama, Shankar Kurhade, mengaku membayar USD 4 ribu (sekitar Rp 60 juta) untuk masker berlapis emas. Emas yang melapisi maskernya itu disebut seberat 60 gram.

“Ini masker yang tipis dan memiliki pori-pori kecil yang membantuku bernapas,” ujar Shankar pada kantor berita AFP, pada Minggu (05/07/2020).

Shankar yang merupakan pengusaha dari kota Pune di India itu menyebutkan perajin membutuhkan 8 hari untuk membuat maskernya itu. Dia juga mengaku suka dengan perhiasan emas termasuk gelang, kalung, dan cincin di tiap jari kanannya.

“Saya tak yakin bila ini efektif untuk melindungi dari infeksi virus corona tapi saya memiliki langkah pencegahan lainnya,” imbuhnya.

Ide pembuatan masker lapis emas ini disebutnya ketika melihat pemberitaan media yang menyebut ada seorang pria yang menggunakan masker berlapis perak. Dia pun akhirnya membuat masker lain tetapi berlapis emas.

“Orang-orang memintaku untuk berswafoto,” ucapnya.

“Mereka terpesona ketika melihatku mengenakan masker berlapis emas di pasar-pasar,” imbuhnya.

Di sisi lain, India juga masih menjadi salah satu negara dengan kasus virus corona baru (Covid-19) yang cukup tinggi. Setidaknya saat ini telah dikonfirmasikan ada 650.000 kasus dengan lebih dari 18.600 kasus kematian.

Diperlakukan Tak Layak, Viral Video Diduga 8 Jenazah Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang

Diperlakukan Tak Layak, Viral Video Diduga 8 Jenazah Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang

sahmitra.com — Pandemi Virus Corona menyebar hampir diseluruh negara di dunia. Bahkan sampai saat ini belum adanya tanda-tanda bahwa Virus Corona akan segera mereda. Tak sedikit juga negara-negara yang merasa kewalahan menghadapi pandemi ini, karena adanya penularan yang begitu cepat hingga lonjakan kasus positif terus bergerak.

Salah satu negara yang kini masih disibukkan dengan pandemi ini adalah India. Ribuan nyawa yang sudah menjadi korbannya. Bahkan belum lama ini juga viral sebuah video yang membuat kita merasa geram.

Dilansir dari India Times, Tribunnews.com, pada Rabu (01/07/2020) melaporkan sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @ JanataDal_S, pada Selasa (30/06/2020) viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan orang-orang yang memakai baju hazmat yang diduga sedang membuang jenazah Virus Corona.

Diperlakukan Tak Layak, Viral Video Diduga 8 Jenazah Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang
Diperlakukan Tak Layak, Viral Video Diduga 8 Jenazah Covid-19 Dibuang Begitu Saja di Lubang

Hal tersebut juga dikarenakan penyimpanan jasad di Distri Ballari di Karnataka, India kewalahan untuk menampung semua jenazah. Dalam video itu memperlihatkan delapan jenazah yang sudah dibungkus plastik. Kemudian beberapa orang yang memakai hazmat mengangkat, lalu melemparnya kedalam sebuah lubang.

Menanggapi viralnya video tersebut, Wakil Komisaris Ballari Collector, SS Nakul mengatakan bahwa pemulasaran mayat-mayat tersebut sudah sesuai dengan prosedur Covid-19. Yakni, semuanya dibungkus rapat dengan plastik.

Nakul juga akan melakukan penyelidikan terkait video viral yang disebut membuang jenazah diduga korban Virus Corona. Hal tersebut dilakukannya demi nilai kemanusiaan.

“Kami sedang menyelidiki hal ini. Jika Anda melihat videonya, mayat tersebut dibungkus dengan benar. Kami perlu melihatnya (berdasarkan) alasan kemanusiaan. Itulah mengapa penyelidikan ini,” katanya.

“Kami perlu menciptakan kesadaran akan hal ini (penanganan jasad yang penuh hormat), itu benar, dan tindakan akan diambil,” lanjut Nakul.

Sementara itu, Ketua Menteri BS Yediyurappa , yang mengaku sangat geram melihat video tersebut. Sebab kejadian tersebut benar-benar tak manusiawi dan menyakitkan baginya. Yediyurappa pun mengimbau untuk semua staf pemulasaran bisa bekerja dengan hati-hati dan berempati saat menangani jenazah.

Kini kabarnya semua anggota yang tergabung dalam tim pemulasaran di video tersebut sudah dibubarkan. Sebagai gantinya, otoritas terkait telah mempekerjakan orang-orang yang sudah terlatih.

Mereka juga meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini, terutama kepada keluarga dari jenazah-jenazah itu.

Saat ini hampir 17.000 orang di India telah meregang nyawa akibat dari Virus Corona. Tentu saja situasi ini sangat sulit bagi pemerintah, tim medis ataupun warga India sendiri).

Namun, beban tim medis tentu saja sangat berisiko, karena berhadapan langsung dengan korban Virus Corona. Untuk tim pemulasaran, baiknya juga memperlakukan jenazah-jenazah itu secara hormat dan layak.

Istri Menuntut Suami ke Pengadilan karena beri Miras ke 2 Bayinya

Istri Menuntut Suami ke Pengadilan karena beri Miras ke 2 Bayinya

sahmitra.com — Rumah tangga Abas dan istrinya yang telah berjalan lima tahun itu harus berakhir di pengadilan, usai ia dinyatakan bersalah dengan memberi anak-anaknya minuman berakohol. Menyadur laman Guardian.ng, pengadilan adat di Ibadan, Nigeria memutuskan untuk memberikan hak asuh kedua bocah itu berusia dibawah empat tahun ke istri Abas, Mufuliat Soremekun.

Majelis hakim yang mengabulkan permintaan Mufuliat yang merasa tak tahan lagi berumahtangga dengan pria yang disebutnya sadis dan pemabuk.

“Aku lelah memperingatkan Abas untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol yang ia warisi dari ayahnya. Saya memiliki tekanan darah tinggi karena stres yang saya alami bersamanya,” ujar Mufuliat.

Perempuan yang berprofesi sebagai perancang busana ini semakin memantapkan diri untuk mengakhiri rumah tangganya selepas mengetahui sang suami membuat anak-anaknya yang dibawah umur juga mengonsumsi miras (minuman keras).

“Yang terburuk, Abas memberikan dua anak kami minuman beralkohol atau bir, anak-anak berusia empat tahun ke bawah,” bebernya.

Menyetujui keputusan pengadilan, Abas yang menyangkal sebagian besar tuduhan yang dilayangkan sang istri. Ia menyebut Mufuliat sebagai pencuri dan telah mengeksploitasi dirinya.

“Memang benar jika aku terkadang menghajar Mufuliat dan itu karena dia terus melanggar perintahku,” kata Abas.

Abas menuduh istrinya itu telah mencuri uang sebesar 80 ribu naira atau setara dengan Rp 2,9 juta saat ia tak berada dirumah.

“Mufuliat dan keluarganya telah memeras saya dan saya memilliki banyak utang karena berusaha memuaskan mereka,” akunya.

Pria ini juga menuduh bahwa istrinya telah berbohong tengah hamil anak ketiga supaya mendapatkan uang.

“Dia tahu saya biasanya memberikan hadiang uang banyak setiap kali dia hamil.”

“Saya telah melakukan segalanya untuknya, tetpai dia terus mengatakan hal-hal buruk tentangku,” tandasnya.

Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis

Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis

sahmitra.com — Nah, mungkin sebagian dari kita tidak tahu ternyata proses pembuatan bantal bulu angsa ini ada yang begitu sadis dan kejam!

Dilansir dari Detik.com (21/06/2020), sebuah akun Facebook Earth in Crisis ini membagikan sebuah postingan yang memilukan pada 11 Juni 2020 lalu. Dalam unggahannya itu, menunjukkan bagaimana proses pembuatan bantal bulu angsa yang begitu kejam.

Angsa-angsa ini dengan sengaja diternak untuk diambil bulunya. Netizen pun dibuat geram dan tak tega karena proses pembuatan bantal ini dilakukan. Bulu-bulu ini dicabuti dalam keadaan angsa masih hidup. Tentu saja ini sangat menyiksa mereka.

Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis
Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis

Akibat proses pencabutan paksa bulu-bulu ini, angsa itu mengalami pendarahan pada bagian kulit karena bulunya yang dicabuti paksa. Setelah itu mereka dibiarkan hidup. Kemudian bulu-bulu mereka akan dibuat bantal, guling, selimut, mantel musim dingin, dan berbagai barang lainnya.

“Harap dicatat – kekejaman terhadap binatang juga ditemukan pada kulit, wol, industri bulu dan produk kulit eksotis lainnya seperti produk kulit ular dan buaya,” tulis caption unggahan Facebook Earth in Crisis.

Namun ternyata kekejaman industri ini tak hanya itu saja, melainkan ada juga produk foie gras (hati angsa). Dalam proses ini para peternak akan memberikan minuman dan pakan khusus tanpa henti, agar hatinya lebih besar untuk dikonsumsi.

Netizen yang dibuat tak tega saat tahu betapa sadisnya proses pembuatan bantal bulu angsa. Salah satunya adalah akun Twitter @malegorgon. Ia mengunggah ulang berita ini dan tak menyangka bantal sebagai tempat tidur dibuat dengan keadaan angsa yang masih hidup.

“Selama ini gue pikir bantal/guling dibuat dari angsa yang udah mati. Ternyata…” tulis @malegorgon.

Namun bukan hanya @malegorgon saja yang merasa sangat sedih. Netizen lain juga berkomentar senada dalam unggahannya itu. Banyak dari mereka yang merasa tak tega saat melihat.

Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis
Terlalu Kejam! Dikenal Mahal dan Empuk, Proses Pembuatan Bantal Bulu Angsa Bikin Nangis

“Angsa hidup dong beb, sama kayak kelinci angora. Kan bulunya ditumbuhkan kembali untk dicabut lagi..bayangin dia circle hidupnya begitu terus,” tulis akun @rzkfd.

“Makanya aku hindari beli peralatan winter yg pake goose down. Udah tau soal ini sebelumnya lebih baik pake yg fill-nya pake polyester atau bamboo,” tambah akun @kindahmazing.

Perlu lebih diketahui, produk bulu angsa sebagai bagian dari fashion bukanlah hal baru. Banyak industri yang membuat mantel musim dingin, bantal, guling, dan lainnya dari bulu angsa.

Namun tak semua proses pembuatannya dengan cara menyiksa. Sebab banyak juga pelaku industri ini yang produknya sudah bersertifikat. Dalam arti, mereka membuatnya dari angsa yang sudah mati.

CEK FAKTA: Benarkah Cium Janda 1 Menit Bisa Perpanjang Umur 1 Tahun?

CEK FAKTA: Benarkah Cium Janda 1 Menit Bisa Perpanjang Umur 1 Tahun?

sahmitra.com — Beredarnya salah satu artikel dimedia online yang mengklaim mengungkapkan fakta cium janda dapat memperpanjang umur. Artikel itu ramai menjadi sorotan publik.

Artikel tersebut dimuat di laman Suarapublik.site dengan judul artikel ‘Ternyata Cium Janda 1 Menit Dapat Perpanjang Umur 1 Tahun, Ini Faktanya’.

Apakah benar dalam judul artikel mencium janda dapat memperpanjang umur 1 tahun?

Cek Fakta: Cium janda bisa perpanjang umur (Tirnbackhoax.id)

PENJELASAN :

Berdasarkan penelusuran turnbackhaox.id, pada Jumat (12/06/2020), klaim dalam judul artikel yang menyebut mencium janda dapat memperpanjang umur adalah klaim yang salah. Tidak ada keterkaitan pasti antara judul dengan isi artikel

Pada isi artikel hanya dibahas mengenai manfaat berciuman secara umum. Tidak ada penjelasan spesifik mengenai manfaat ciuman dengan janda.

Cek Fakta: Cium janda bisa perpanjang umur (Tirnbackhoax.id)

Isi artikel itu dimuat dalam laman yang sama dengan artikle yang tayang pada laman klikdokter.com dengan judul ‘Manfaat Ciuman’ yang dipublikasikan pada 20 September 2010. Selain itu juga, bertuliskan artikel yang sama di Tribunnews dengan judul ‘Ciuman Mesra Dapat Memperpanjang Umur’ yang dipost pada 5 Agustus 2010.

Dalam kedua artikel tersebut tidak ditemukannya pembahasan detail manfaat ciuman bersama janda. Kedua artikel hanya membahas manfaat ciuman secara umumnya.

  Cek Fakta: Cium janda bisa perpanjang umur (Tirnbackhoax.id)

KESIMPULAN :

Dari penjelasan yang diterakan, dapat disimpulkan bahwa artikel yang mengklaim cium janda dapat memperpanjang umur adalah klaim yang salah. Sebab, diantara judul dengan isi artikel tak ada hubungan keterkaitan.

Klaim tersebut masuk dalam kategori false connection atau koneksi yang salah.

Gagal Kawin, Wanita Ini Salahkan Alat Kelamin Tunangannya HAHA

Gagal Kawin, Wanita Ini Salahkan Alat Kelamin Tunangannya HAHA

sahmitra.com — Pesta pernikahan batal tentunya bukan menjadi masalah sepele. Hal itu terlebih jika semuanya karena ada yang tak beres dengan calon pasangan.

Melansir Daily Star, pada Senin (8/6/2020), seorang perempuan bernama Cherie Blanchard-Wood seharusnya menikah dengan tunangannya, Michael Whiteman di Gibraltar, beberapa waktu lalu. Namun, pesta itu harus berakhir batal karena salah satu dari mereka ketahuan berselingkuh.

Saat pandemi Virus Corona memang membuat orang menunda pernikahannya. Ada juga yang mulai berani menggelar pesta pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan, termasuk jarak sosial.

Namun, berbeda dengan Cherie yang tak ada hubungannya dengan itu. Dia tak menjadi menikah karena tunangannya yang berselingkuh dengan wanita lain.

Pada hari dimana dirinya akan melangsungkan pernikahannya itu, Cherie memasang status galau karena tak jadi melepas masa lajangnya. Temannya yang menelfon saat itu tapi dia abaikan. Tak disangka-sangka, temannya itu malah datang kerumahnya untuk memberikan dukungan dan semangat.

BACA JUGA : Seram! Viral Cerita Ojol Antar Penumpang yang Sudah Meninggal 4 Tahun Lalu

Ketika Cherie menyambut sang pengiring pengantin, Amanda Minnie dan pasangannya itu, Leon De La Huliniere di depan rumah, anak temannya itu mengucapkan sebuah kalimat penyemangat dengan nada yang begitu menggemaskan.

“Selamat hari lajang,” kata si kecil.

Mereka juga membawa karangan bunga dan poster special untuk Cherie yang bertuliskan pesan untuk sang mantan tunangan.

“Lockdown 2020 tidak menghentikan pernikahanku, hasratnya yang melakukan itu.”

Poster penyemangat untuk calon pengantin yang gagal menikah. (Facebook/CheRie Blanchard-Wood)

Cherie yang merasa jauh lebih baik setelah dihibur teman-temannya itu. Cherie pun menempelkan spanduk itu didepan rumah selama beberapa hari dan membagikan beberapa potretnya di Facebook.

“Teman-temanku lebih baik daripada milikmu,” kata dia melalui unggahan media sosial, seolah merujuk pada alat kelamin mantan tunangannya.

Pesta penikahan impiannya itu memang sudah dibatalkan sehingga sempat membuat dirinya begitu sedih. Namun, untungnya dia punya orang-orang yang selalu ada untuk dirinya.

Soal unggahannya, Cherie juga mengungkapkan, “Itu membuatku merasa jauh lebih baik. Orang-orang berkomentar mengatakan betapa lucu dan cemerlang itu.”

Bocah 9 Tahun Tewas Setelah Dikurung di Koper Selama 7 Jam oleh Ibu Tiri

Bocah 9 Tahun Tewas Setelah Dikurung di Koper Selama 7 Jam oleh Ibu Tiri

sahmitra.com — Seorang perempuan asal Chungcheong, Korea Selatan ditangkap dengan tuduhan membunuh anak tirinya dengan cara dimasukkan ke dalam koper selama tujuh jam.

Menyadur Joongang Daily, ibu ini ditangkap oleh pihak kepolisian pada Rabu (03/06/2020) lalu, dua hari setelah ia mengurung anak tirinya di dalam koper.

Kepada kepolisian, perempuan ini mengaku bahwa dirinya sengaja menyuruh anak laki-laki yang berusia 9 tahun itu masuk kedalam koper sebagai hukuman karena telah mengabaikan larangannya.

Ia mengatakan bahwa mengurung anaknya di dalam koper pada Senin (01/06/2020). Awal mulanya, koper yang dipakai berukuran panjang 15,6 inci, lebar 23,6 inci. Kemudian, si anak dipindahkan ke koper yang lebih besar lagi dengan ukuran panjang 17,3 inci, lebar 23,6 inci.

Saat kejadian ini, dua anak kandung perempuan tersebut sedang berada di rumah. Sementara, ayahnya sedang bekerja.

Malamnya, ibu ini memanggil layanan ambulans dan melaporkan bahwa ia menemukan anaknya tak sadarkan didalam koper. Mobil ambulans datang sekitar pukul 19.25 waktu setempat.

BACA JUGA : Tersadar yang Dinikahi Adalah Laki-laki, Akhirnya Lapor Polisi

Tim medis yang datang, mennyatakan bahwa sang anak dalam kondisi koma dan langsung dilarikan ke rumah sakit universitas di Cheonan.

Setelah dirawat selama dua hari, anak malang tersebut tak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal pada pukul 18.50 malam, dengan penyebab kematian yakni kegagalan di beberapa organ.

Polisi kemudian melakukan penangkapan berdasarkan kecurigaan kematian sang anak kemungkinan akibat dari tindakan kekerasan yang terjadi padanya.

Aksi kejam ibu tiri ini ternyata bukan pertama kalinya. Satu bulan sebelumnya, ia dan sang suami (ayah kandung) dari korban juga menjalani penyelidikan kepolisian atas dugaan penganiayaan anak.

Pada tanggal 5 Mei lalu, yang dikenal sebagai Hari Anak di Korsel, pasangan ini malah memeriksakan anaknya ke rumah sakit.

Melihat adanya bekas luka memar, pihak rumah sakit kemudian melaporkan bahwa adanya dugaan pelecehan anak ke pihak berwajib.

Ketika ditanya soal luka memar anak tirinya oleh pihak kepolisian, ibu ini menjawab,

“Saya baru saya memukulnya karena ia tidak mau mendengarkan saya.” Pun ia menyebut, juga akan melakukan hal yang sama jika dua anak kandungnya ketahuan berbuat nakal.

Haru! Korbankan Masa Kecil, Bocah Rawat Orangtuanya Lumpuh Bertahun-tahun

Haru! Korbankan Masa Kecil, Bocah Rawat Orangtuanya Lumpuh Bertahun-tahun

Babil, bocah berusia 12 tahun merupakan sosok anak yang berbakti kepada orangtuanya meskipun harus mengorbankan masa kecilnya. Sudah sepatutnya anak untuk berbakti pada orangtua.

Hal ini lah yang dilakukan oleh seorang bocah berusia 12 tahun ini. Di usianya yang masih sangat muda, ia harus merawat kedua orangtuanya yang terbaring lumpuh.

Ia rela melakukan semua pekerjaan rumah semenjak ibu dan ayahnya hanya bisa terbaring di tempat tidur. Babil yang bahkan tidak merasa keberatan karena tak memiliki waktu bermain layaknya anak-anak lain seusianya.


  • Rawat kedua orangtua

Kisah hidup Babil ini menjadi viral usai sebuah video yang memperlihatkan bocah 12 tahun itu sedang merawat kedua orangtuanya yang lumpuh. Video itu diunggah kembali oleh akun Instagram @ndorobeii pada hari Rabu (03/06/2020) lalu.

“Ini Babil umur 12 tahun, kelas 6 SD ya nak. Babil hanya ingin orang tuanya sembuh biar Babil bisa sekolah. Semoga orangtuanya bisa cepat sembuh,” ujar wanita yang merekam video tersebut.

Tampak didalam video lain, Babil yang sedang merawat kedua orangtuanya. Di usia Babil, ia seharusnya sibuk belajar dan menghabiskan waktu bermain bersama teman-teman. Namun, Babil harus mengorbankan masa kecilnya itu demi merawat kedua orangtuanya.


  • Kedua orangtua alami lumpuh

Babil menceritakan jika sang ibu sudah menderita penyakitnya sejak 8 tahun lalu. Saat itu usia Babil masih 4 tahun, ia juga dirawat oleh sang ayah yang saat itu masih sehat. Namun, tak disangka pada akhir tahun 2019 lalu, sang ayah tiba-tiba mengalami penyakit yang serupa dengan sang ibu.

Babil yang tinggal di Dusun Topejawa Lama, Desa Topejawa, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ini akhirnya harus merawat kedua orangtuanya seorang diri. Bukan hanya itu, Babil yang bahkan mengerjakan pekerjaan rumah mulai dari mencuci sampai bersih-bersih.

Untuk makan, Babil dan kedua orangtuanya hanya mengandalkan belas kasihan pada tetangganya. Bukan hal yang mudah, Babil mengaku tak pernah marah atau mengeluh atas apa yang menimpa orangtuanya.


  • Banjir bantuan

Setelah kisah Babil ini viral, Babil mendapatkan bantuan dari pemerintah hingga penggalangan dana dari masyarakat. Babil mendapatkan banyak bantuan uangtunai maupun sembako.

Bukan hanya itu, akun @ndorobeiimengunggah sebuah foto yang memperlihatkan orangtua Babil telah dirawat dirumah sakit.

“Alhamdullilah sudah dibawa ke Rs , adek babil semangat ya,” tulis @ndorobeii dalam keterangan fotonya.

Kedua orangtuanya ini dibawa ke Rumah Sakit Pelamonia untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Sementara soal biaya pengobatan seluruhnya akan ditanggung oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin.

Babil merasa bahagia akhirnya kedua orangtuanya bisa mendapat perawatan medis yang layak. Babil berharap orangtuanya bisa segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

Masa Benar, Anjing Bisa Mengendus Bau Khas Infeksi COVID-19?

Masa Benar, Anjing Bisa Mengendus Bau Khas Infeksi COVID-19?

Universitas Helsinki di Finlandia melakukan riset dengan memanfaatkan anjing yang sudah dilatih sebagai pembantu diagnosa medis. Hewan ini dilanjutkan untuk dilatih mengenali sidik jari bau virus corona jenis baru SARS-CoV-2 pemicu penyakit Virus Corona.

Hasilnya yang cukup menjanjikan. Setelah beberapa minggu, anjing ini dapat melacak dengan tempat sampel air seni dari pasien Virus Corona dan membedakannya dari sampel air kencing orang yang sehat.

“Kami punya banyak pengalaman dengan pelatihan anjing untuk mengenali berbagai penyakit”, ujar Anna Hielm-Björkman, dosen untuk riset klinis pada binatang peliharaan di fakultas kedokteran hewan Universitas Helsinki.

“Tapi sangat fantastis bisa melihat, bagaimana anjing itu dengan cepat belajar mengenali bau penyakit baru tersebut”, tambah Hielm-Björkman.

Dalam waktu relatif singkat, hewan ini dapat mengidentifikasi air kencing dari orang yang sudah terinfeksi SARS-CoV-2 dengan ketepatan setara dengan tes PCR yang lazim digunakan.

Negara Eropa lainnya mengikuti ujicoba

Para ilmuwan di Finlandia yang kini sudah memulai riset tahap kedua, berskala lebih besar dengan metode acak pada sampel pasien yang lebih banyak. Jika setelah dilakukan ujicoba ini sukses, barulah test bau khas Virus Corona akan diterapkan dalam praktik klinis.

Hasil riset yang menjanjikan dari Finlandia ini juga amat penting bagi ilmuwan di negara Eropa lainnya yang melakukan ujicoba serupa. Misalnya, bagi para periset dari Inggris dan Prancis yang juga telah melakukan pelatihan bagi anjing pelacak untuk mengendus dan mengenali infeksi Virus Corona (COVID-19).

Sementara para pelatih anjing pelacak di Jerman yang bersikap menahan diri, walaupun memuji hasil riset dari Firlandia.

“Kami mula-mula akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Pasalnya para pakar virologi Jerman menyarankan tidak melakukan ujicoba. Alasannya, sejauh ini mereka hanya tahu sedikit mengenai virus ini”, ujar Luca Barrett dari pusat asistensi dan pelatihan anjing di Jerman.

Terbukti dengan akurat untuk penyakit lain

Sampai kini para ahli belum mengetahui, substansi apa dalam air kencing yang memicu bau khas Virus Corona. Pasalnya virus mematikan ini bukan hanya menyerang bagian paru-paru pada tubuh, melainkan juga orang penting lainnya seperti ginjal ataupun pembuluh darah. Perubahan bau air seni pasien ini yang diduga akan dikenali oleh anjing dengan organ penciumannya yang sangat tajam (peka).

Sudah sejauh ini juga, dunia medis menarik banyak manfaat dari anjing pelacak yang mampu mengendus bau khas yang ditimbulkan dari berbagai penyakit. Contohnya saja, kanker yang dapat diendus dengan ketepatan sangat tinggi.

“Kanker payudara bisa diendus dengan ketepatan hingga 93 persen. Sementara kanker paru-paru, akurasinya lebih tinggi lagi, hingga 97 persen bisa diendus oleh anjing pelacak medis”, ujar Barrett.

Bahkan, penyakit parkinson dapat diendus beberapa tahun sebelum gejalanya muncul.

“Kuota endusan tepat yang tinggi, tentu saja menjadi kriteria utama dalam pelatihan anjing pelacak penyakit”, tambah pendiri pusat pelatihan anjing di Jerman itu.

Pasalnya, akan sangat berbahaya bagi anjing apabila yang dilatih khusus ternyata gagal mengenali orang yang terinfeksi Virus Corona.

Kemungkinan tugas anjing pengendus corona

Akan terjadi kontribusi penting untuk mencegah penyebaran Virus Corona, jika ujicoba fase kedua dengan sampel yang lebih besar dan bersifat acak di Finlandia sukses, maka akan terbuka kemungkinannya pengerahan satuan anjing pelacak untuk mengendus infeksi COVID-19.

Misalnya, anjing pengendus dapat dikerahkan di bandara untuk mengenali orang yang terdeteksi terinfeksi Virus Corona, baik dengan ataupun tanpa gejala. Tentu saja jika ada orang yang terendus (ketahuan terinfeksi), tetap harus dilakukan tes kedua dengan peralatan standar medis untuk corona.

Selain itu juga, anjing yang sudah dilatih untuk mengendus Virus Corona bisa dikerahkan di rumah-rumah perawatan manula (panti jompo) untuk mengendus kemungkinan adanya sumber penularan dilingkungan sekitar. Seperti diketahui, panti jompo mencatatkan korban meninggal terbanyak untuk saat pandemi Virus Corona sekarang ini.