Industri Manufaktur Indonesia

Industri Manufaktur Indonesia

Industri Manufaktur Indonesia – Industri manufaktur di Indonesia sudah mulai meningkat. Dan juga ada sebagian produknya telah berhasil memasuki pasar dunia. Namun ada hal yang perlu anda ketahui yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan berada diposisi ketiga besar setelah dari china dan india.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh komisaris Indenpenden BCA dan Unilever dari Indonesia. Dan Cyrillus Harinowo dalam acara diskusi kebangkitan Industri manufaktur Indonesia dari Fakultas ekonomika dan Bisnia ( FEE ) Universitas Gadjah Mada ( UGM ). Bangkitnya dari hal tersebut ditunjukkan dengan mulai menguasai pasaran dunia.

Oleh sebab itu, kekuatan dari ekonomi Indonesia menjadi sebuah modal untuk menuju ke ASEAN economic Community pada tahun 2015. Kebangkitan dari ekonomi telah terjadi dan jauh melampaui laporan badan pusat statistik ( EPS ).

Serta juga industri makanan dan minuman yang mengalami pertumbuhan dengan capaian double digit dibidang industri otomotif mesin dan elektronika juga mengalami pertumbuhan yang pesat diatas rata rata 20%.

Namun dengan kenyataan industri manfaktur Indonesia kayu berada diluar jawa yang menggunakan jasa HPH justru mengalami penurunan. Sebaliknya pada industri kayu dipulau jawa berkembang atau bertumbuh dengan pesat.

Perkembangan Industri Manufaktur Indonesia

Di Indonesia sudah menjadi basis industri manufaktur terbesar se-ASEAN dengan mencapai konstribusi sebesar 20.27% pada perekenomian yang berskala nasional. Perkembangan Industri manufaktur Indonesia saat ini mampu menggeserkan peran commodity based menjadi manufacture based.

Namun pada pemerintah juga sedang berupaya untuk melakukan transformasi perekonomian agar dapat lebih fokus pada proses perkembangan industri non migas. Dari berbagai setor manufaktur Indonesia juga dikembangkan dinegara ASEAN lainnya. seperti negara Filipina dan Vietnam.

Hal tersebut tentunya akan mengefekkan pertumbuhan industri manufaktur Indonesia ekonomi secara nasional. Dan meningkatkan daya saing dengan menggunakan cara domestik, regional dan global.

Namun ada perbedaan lainnya yang dimiliki oleh perekonomian Indonesia adalah kekuatannya yang ada didalam pasar negeri dengan mencapai persentase sebesar 80%. Dan sisanya merupakan pasar ekspor, Lain lagi denganhalnya dengan singapura dan vietnam yang dimana sistem perekonomiannya sebagian besar berorientasi pada kegiatan ekspor.

Dan industri manufaktur indonesia ini semakin dikembangkan juga oleh pemerintah dengan melalui metode hilirisasi. Hal tersebut harus tetap didukung dengan peningkatan investasi dan kinerja dari ekspor untuk dapat mempertahankan industri manufaktur lebih baik lagi. Dan dapat dijadikan sebagai penyumbang pajak dan bea cukai yang terbesar.

Baca Juga : Industri Manufaktur

Industri Manufaktur

Industri Manufaktur

Industri manufaktur adalah sebuah industri yang kegiatan utamanya adalah mengubah bahan baku, komponen atau bagian lainnya. Yang telah menjadi barang jadi memenuhi standar spesifikasi industri manufaktur pada umumnya yang memproduksi dalam skala besar.

Manufaktur sendiri juga merupakan suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual.

Istilah ini bisa digunakan untuk aktivitas manusia, dari kerajinan tangan sampai ke produksi dengan teknologi tinggi, namun demikian istilah ini lebih sering digunakan untuk dunia industri, di mana bahan baku diubah menjadi barang jadi dalam skala yang besar.

Manufaktur ada dalam segala bidang sistem ekonomi. Dalam ekonomi pasar bebas, manufakturing biasanya selalu berarti produksi secara massal untuk dijual ke pelanggan untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa industri seperti semikonduktor dan baja lebih sering menggunakan istilah fabrikasi dibandingkan manufaktur.

Sektor Industri Manufaktur

Sektor manufaktur sangat erat terkait dengan rekayasa atau teknik. Namun sejak dari dahulu sampai sekarang manusia selalu berusaha memenuhi kehidupannya. Dengan memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam. Yang dimana mulai dari tanaman, air, hewan, udara, dan material yang ada diperut bumi.

Semuanya dapat dimanfaatkan secara langsung atau bisa juga melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Pada proses pengolahan inilah suatu bahan mentah yang dapat bertambah manfaat dari industri manufaktur.

Dalam melakukan pengolahan bahan mentah untuk dijadikan sebagai barang jadi diperlukan juga sumber daya lain seperti tenaga manusia, tenaga mesin, dan juga peralatan pendukung. Kegiatan pengolahan ini disebut juga dengan istilah manufaktur dan dimana yang dilakukan dalam skala besar.

Dengan tujuan untuk dijual kemasyarakat luas sehingga mendapatkan sebuah keuntungan dari industri manufaktur. Istilah dari arti manufaktur dapat digunakan dari pengolahan yang dimana sifatnya rentan sederhana sampai yang menggunakan teknologi tinggi. Untuk pengolahan bahan semikonduktor dan baja biasanya digunakan istilah fabrikasi.

Dari istilah tersebut merupakan sebuah kelompokk perusahaan yang melakukan pengolahan bahan mentah yang menjadi suatu jenis barang yang sudah jadi. Dan dapat diproduksi dalam jumlah besar dan dijual kemasyarakat.

Baca Juga : Industri Perekonomian

Industri Perekonomian

Industri Perekonomian

Industri perekonomian adalah suatu bidang yang menggunakan sebuah keterampilan dan ketekunan kerja. Serta juga ada penggunaan alat-alat dibidang pengolahan dari hasil bumi dan juga ada distribusinya sebagai dasarnya.

Maka Industri umumnya dikenal sebagai sebuah mata rantai selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan yang berhubungan dengan bumi. Yaitu seperti sesudah pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah. Kedudukan industri perekonomian semakin jauh dari tanah atau biasanya disebut dengan basis ekonomi, budaya dan politik.

Namun pada bidang industri perekonomian dibedakan menjadi dua, yaitu industri barang dan industri jasa:

Industri barang

Industri perekonomian barang merupakan usaha mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan industri ini menghasilkan berbagai jenis barang, seperti pakaian, sepatu, mobil, sepeda motor, pupuk, dan obatobatan.

Industri jasa

Industri perekonomian jasa merupakan kegiatan ekonomi yang dengan cara memberikan pelayanan jasa. Contohnya, jasa transportasi seperti angkutan bus, kereta api, penerbangan, dan pelayaran. Perusahaan jasa ada juga yang membantu proses produksi. Contohnya, jasa bank dan pergudangan. Pelayanan jasa ada yang langsung ditujukan kepada para konsumen. Contohnya asuransi, kesehatan, penjahit, pengacara, salon kecantikan, dan tukang cukur.

Sejarah Industri Perekonomian

Industri perekonomian berawal dari pekerjaan tukang atau juru. Sesudah mata pencaharian hidup berpindah-pindah sebagai pemetik hasil bumi, pemburu, dan nelayan di zaman purba, manusia tinggal menetap, membangun rumah, dan mengolah tanah dengan bertani, dan berkebun serta beternak.

Kebutuhan mereka berkembang misalnya untuk mendapatkan alat pemetik hasil bumi, alat berburu, alat menangkap ikan, alat bertani, berkebun, alat untuk menambang sesuatu, bahkan alat untuk berperang serta alat-alat rumah tangga. Para tukang, dan juru timbul sebagai sumber alat-alat, dan barang-barang yang diperlukan itu.

Dari hal itu mulailah sebuah berkembangnya kerajinan, dan pertukangan yang menghasilkan barang-barang kebutuhan industri perekonomian. Untuk menjadi pengrajin, dan tukang yang baik diadakan pola pendidikan magang, dan untuk menjaga mutu hasil kerajinan, dan pertukangan di Eropa.

Pertambangan besi, dan baja mengalami kemajuan pesat pada abad pertengahan. Selanjutnya pertambangan bahan bakar seperti batubara, minyak bumi, dan gas maju pesat pula. Kedua hal itu memacu kemajuan teknologi permesinan, dimulai dengan penemuan mesin uap yang selanjutnya membuka jalan pada pembuatan. Dan perdagangan barang secara besar-besaran, dan massal pada akhir abad 18, dan awal abad 19.

Mulanya timbul pabrik-pabrik tekstil (Lille, dan Manchester) dan kereta api, lalu industri baja (Essen) dan galangan kapal, pabrik mobil (Detroit), pabrik alumunium. Dari kebutuhan akan pewarnaan dalam pabrik-pabrik tekstil berkembang industri kimia, dan farmasi.

Sejak itu gelombang industrialisasi berupa pendirian pabrik-pabrik produksi barang secara massal, pemanfaatan tenaga buruh, dengan cepat melanda seluruh dunia, berbenturan dengan upaya tradisional di bidang pertanian (agrikultur). Sejak itu timbul berbagai penggolongan ragam industri perekonomian.

Baca Juga : Sektor Industri

Sektor Industri

Sektor Industri

Sektor Industri adalah sebutan ekonomi dari hipotesis tiga sektor ekonomi yang ditujukan untuk memproduksi barang. Sektor industri juga disebut sebagai produk sekunder atau produk manufaktur. Sektor industri mengambil bahan baku dari bahan primer dan mengubahnya menjadi produk pengguna akhir.

Contoh bisnis sektor industri termasuk produsen mobil, perusahaan elektronik, tekstil, energi, farmasi dan manufaktur kedirgantaraan. Ekonomi yang menganggap bahwa produk yang kuat menjadi tanda perekonomian berfungsi dengan baik dengan PDB (produk domestik bruto) yang tinggi dan kualitas hidup yang tinggi.

Ditengah hiruk pikuknya tuntutan kenaikan Upah Minimun Propinsi (UMP) yang perlu dicarikan solusi cepat oleh Pemerintah, Dunia Usaha dan Pekerja, sehingga tidak mengganggu kinerja sektor industri dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Industri Pengolahan Non Migas masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional selama tahun 2012.

Peran Sektor Industri dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan industri tersebut didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat, dan meningkatnya investasi disektor industri. Secara sangat signifikan sehingga menyebabkan tetap terjaganya kinerja sektor industri manufaktur hingga saat ini. Beberapa investasi yang menonjol pada Januari-September 2012 nilai investasi PMA pada Industri Non Migas mencapai sekitar US$ 8,6 milyar, atau meningkat besar terhadap nilai investasi pada periode yang sama tahun 2011.

Program dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan industri yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi program prioritas yaitu Program Hilirisasi Industri Berbasis Agro, Migas, dan Bahan Tambang Mineral. Program Peningkatan Daya Saing Industri Berbasis SDM, Pasar Domestik, dan Ekspor. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dan lain sebagainya.

Tantangan dan peluang industri tahun 2013 masih sangat tergantung pada kondisi perekonomian Amerika Serikat dan Uni Eropa yang masih diwarnai ketidakpastian. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan. Akan tetapi, dengan terus membaiknya kinerja sektor industri non migas dan pesatnya peningkatan investasi disektor ini

Pengertian industri diatas adalah pengertian industri atau penggolongan industri pada perusahaan-perusahaan yang sama. Dan juga pengertian industri atau penggolongan industri dalam produksi yang serupa.

Disamping ada juga pengertian industri pada perusahaan-perusahaan  yang  pemakaian  bahan  mentahnya  sama.  Misalnya  industri besi dan baja yang meliputi industri paku, kawat, setrika dan sebagainya.

Baca Juga : Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian

Sektor Perekonomian adalah sebuah pengelompokan ekonomi yang menjadi beberapa bagian. Secara tradisional sektor ekonomi dibagi menurut sesuai aktivitas. Yaitu seperti sektor primer, sekunder dan tersier. Namun pada abad ke-20 keluar sector kuartemer yang ditambahkan sebagai kelompok sektor baru.

Pada sektor perekonomian di Indonesia juga dipengaruhi oleh berbagai bidang. Biasanya bidang – bidang tersebut berdasarkan letak geografis pulau – pulau yang ada di Indonesia. Adapun beberapa bidang – bidang tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Sektor perekonomian pertanian dan perternakan

Negara Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar rakyat Indonesia bermata pencaharian sebagai petani dan perternak. Namun adapun juga konstribusi sektor perekonomian pertanian dan perternakan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia. Pada sektor tersebut mencakup tanaman, bahan makanan, perkebunan, perternakan, kehutanan dan perikanan. Sampai saat ini sektor pertanian masih merupakan andalan dalam membentuk perkenomian.

Sekalipun peranannya sendiri cenderung mengecil namun juga ada konstribusi dimana sebesar 42.05 % dan pada akhirnya mengecil menjadi 38.16 %. Subsektor yang terbesar dalam membentuk sebuah PDRB sector pertanian adalah subsector bahan makanan dengan memberikan peran sebesar 27.83 % terhadap PDRB. Sedangkan subsektor lainnya seperti tanaman perkebunan, perternakan, kehutanan dan perikanan masing masing memberikan peran sebesar 3.89 %.

  1. Sektor Pertambangan dan Penggalian

Hal tersebut juga sudah diketahui oleh sebagai besar rakyat Indonesi. Yaitu negara Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Pada Indonesia dapat menjadi negara yang maju, apalagi memiliki sumber daya manusia yang unggul dalam menangani masalah sumber daya alam. Sayangnya, Banyak pertambangan di Indonesia dimiliki oleh perusahaan asing sehingga kurang membantu untuk sebagai penambahan devisa sektor perekonomian negara. Peran industri pertambangan semakin penting bagi perekonomian negara – negara di dunia termasuk dinegara kita sendiri yaitu Indonesia.

  1. Sektor Perekonomian Industri

Sektor perekonomian industry yang berkembang sampai saat ini ternyata masih didominasi oleh industry pada tenaga kerja. Yang pada biasanya memiliki mata rantai relative pendek sehingga penciptaan nilai tambah juga relative kecil dan rendah. Akan tetapi karena besarnya populasi unit usaha maka konstribusi terhadap perekonomian tetap tinggi dan besar. Namun terdapat 3 unsur pelaku ekonomi yang mendukung perkembangan sektor perekonomian industry yaitu Badan Usaha Milik Swasta ( BUMS ). Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) dan pengusaha kecil atau menengah serta koperasi ( PKMK ).

Baca Juga : Investasi dan Pembangunan Ekonomi

Investasi dan Pembangunan Ekonomi

Investasi dan Pembangunan Ekonomi

Investasi dan pembangunan ekonomi adalah penanam modal pada suatu perusahaan dalam rangkat untuk menambah barang modal. Dan perlengkapan produksi yang sudah ada agar dapat menambah jumlah produksi. Penanam modal dalam bentuk investasi ini dapat berasal dari 2 sumber yaitu penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal dari luar negeri.

Investasi dan pembangunan ekonomi yang meningkat tiap tahunnya akan menyebabkan penyerapan angkatan kerja yang bekerja. Akan semakin besar karena dengan tingginya investasi maka proses produksi naik dan semakin banyak membutuhkan angkatan kerja yang berkerja.

Namun salah satu faktor untuk menaikan investasi dan pembangunan ekonomi daerah adalah dengan adanya tersedia modal. Dalam bentuk pembangunan yang merupakan faktor penghambat terhadap pertumbuhan ekonomi dari suatu bangsa.

Pada peningkatan investasi juda diyakini memiliki konstribusi sebagai pengungkit terhadap bergeraknya investasi dan pembangunan ekonomi oleh suatu bangsa. Dalam ekonomi makro investasi juga berperan sebagai sebuah komponen dari pendapatan nasional.

Investasi dan Pembangunan Ekonomi Indonesia Meningkat

Namun dengan cara yang sederhana pengaruh investasi terhadap perekonomian suatu negara tercermin dari pendapatan nasional dari negara tersebut. Dan ada juga sebagian ahli ekonomi memandang pembentukan investasi dan pembangunan ekonomi merupakan faktor penting.

Dan dimana yang memainkan peran strategis terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi disuatu negara. Ketika sebuah perusahaan individu atau pemerintah melakuakn investasi maka juga akan ada sejumlah modal yang ditanam.

Pada suatu negara yang akan berkembang secara dinamis jika investasi dan pembangunan ekonomi yang dikeluarkan jauh lebih besar daripada nilai penyusutan faktor produksinya. Namun negara yang memiliki investasi yang lebih kecil daripada penyusutan faktor produksinya akan cenderung mengalami perekonomian yang stagnasi.

Perekonomian negara yang stagflasi sangat dihindari bagi para perencana negara. Untuk itulah formulasi kebijakan ekonomi yang pro investasi didorong untuk terus meningkat guna mengatasi masalah stagnasi, sekaligus membalik pelambatan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi terus menggeliat

Meningkatnya investasi akan menjamin kontinuitas pembangunan ekonomi, menyerap tenaga kerja dari menekan kemiskinan, yang muaranya akan memacu perbaikan tingkat kesejahteraan rakyat secara keseluruhan, sebagaimana cita-cita didirikannya suatu negara.

Baca Juga : Investasi Ekonomi

Investasi ekonomi

Investasi Ekonomi

Investasi ekonomi adalah sebuah istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan suatu keuangan atau ekonomi. Dari istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan yang mendapatkan sebuah keuntungan untuk masa depan. Namun pada investasi ekonomi juga bisa disebut sebagai penanaman modal.

Berdasarkan investor, investasi ekonomi berarti sebagai pembelian dari suatu modal barang yang tidak dikonsumsi akan tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang. Contohnya seperti membangun rel kereta api atau sebuah pabrik. Namun juga ada fungsi investasi ekonomi pada aspek yang dibagi pada non residential yang dimana seperti pabrik dan mesin. dan juga investaor residential atau yang seperti rumah baru.

Dan ada juga suatu fungsi dari pendapatan dan tingkat bunga yang dilihat dari suatu pertambahan pada pendatangan yang akan mendorong investasi yang lebih besar. Namun dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan menjadi lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang.

Faktor Yang Mempengaruhi Tinggi Rendahnya Investasi Ekonomi

Pada jumlah investasi yang akan terjadi dalam perekonomian tidaklah selalu menetap. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Karena banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya investasi ekonomi. Faktor faktor tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Tingkat keuntungan diramalkan akan diperoleh

Jika semakin besar tingkat keuntungan yang diramalkan akan diperoleh maka akan semakin tinggi investasi ekonomi yang ditanamkan. Maka juga sebaliknya, jika semakin rendah tingkat keuntungan yang diramalkan akan diperoleh maka akan semakin rendah pada investasi yang ditanamkan.

  1. Suku Bunga

Namun ada satu patokan yang digunakan oleh para penanam modal yang dilakukan. Yaitu dengan persentase keuntungan yang diperoleh dari hal tersebut harus lebih besar dari persentase bunga yang sedang berlaku. Persentase bunga disebut juga suka berasal dari suku bunga.

  1. Adanya Kemajuan Ekonomi

Seperti yang anda ketahui pada umunya banyak tekonologi baru yang ditemukan. Akan semakin banyak pula para pengusahauntuk memanfaatkan teknologi tersebut. Dalam proses produksi untuk melaksanakan proses produksi dengan menggunakan teknologi baru. Dengan pengusaha harus membeli mesin baru dan sering kali juga harus mendirikan pabrik baru. Hal tersebut berarti pengusaha melakukan investasi ekonomi. Dengan demikian semakin tinggi kemajuan teknologi semakin juga jumlah investasi.

  1. Tingkat pendapatan Nasional

Dengan pendapatan nasional yang tinggi akan memperbesar pendapatan masyarakat. Adanya pendapatan masyarakat yang besar akan meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa. Peningkatan permintaan terhadap barang dan jasa akan mendorong para investor untuk melakukan investasi ekonomi. Dengan memenuhi peningkatan permintaan tersebut. Dengan demikian, dapat anda simpulkan sendiri bahwa semakin tinggi pendapatan maka akan juga semakin tinggi jumlah investasi yang anda tanamkan tersebut.

  1. Keuntungan Perusahaan

Jika semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan akan memberikan kesempatan yang lebih besar.  Dan banyak kepada para pengusaha untuk memperluaskan usahanya. Dalam rangka memperluas usaha maka perlu dilakukan investasi ekonomi.

Baca Juga : Perusahaan Sekuritas

Perusahaan Sekuritas

Perusahaan Sekuritas adalah broker atau pialang yang melakukan sebuah transaksi jual beli saham antara klien dengan pembeli saham. Broker hanya menjadi perantara saja dalam hal transaksi dan tidak ada pengaruh pada membeli atau menjual saham investor secara langsung.

Perusahaan Sekuritas

Secara garis besar, perusahaan sekuritas adalah sebuah hal yang merupakan anggota bursa efek yang bergerak dalam bidang transaksi. Namun hal yang perlu anda ketahui adalah dalam perusahaan sekuritas di Indonesia terdiri dari 2 jenis yaitu konvensional dan syariah.

Keduanya memiliki tugas yang sama yaitu sebagai pialang ( perantara ) antara investor dan pusat pasar modal dengan tujuan dengan memudahkan investor. Rekomendasi yang diberikan broker pada kliennya bukan berdasarkan asumsi pribadi.

Perusahaan sekuritas memiliki riset analis, yang melakukan analisa aktivitas pasar, reputasi dari pemilik saham, analisa ekonomi, dan analisa pasar. Hasil dari analisa inilah yang menjadi dasar rekomendasi yang diberikan kepada klien, berserta dengan informasi-informasi lainnya mengenai saham di pasar atau bursa efek.

Namun ada juga sekuritas yang memiliki riset analis yang seadanya, namun mereka memanfaatkan riset dari berbagai sumber dan merangkumnya menjadi rekomendasi bagi klien. Rekomendasi yang diberikan oleh sebuah sekuritas juga mempengaruhi reputasi sekuritas itu sendiri. Jika rekomendasi yang diberikan selalu menguntungkan, klien akan lebih percaya dan nilai jual sekuritas tersebut akan ikut naik.

Jenis Broker Atau Perusahaan Sekuritas

Nah, setelah memahami tentang perusahaan sekuritas. Berikutnya adalah menentukkan perusahaan atau broker mana yang tepat untuk kamu. Sama dengan broker lainnya, pada perusahaan tersebut juga memiliki kinerja dan layanan yang berbeda. Namun secara umum pada perusahaan sekuritas terdapat 3 jenis broker dengan berbagai masing masing layanan. Disini kami akan langsung memjelaskan apa saja jenis dari perusahan tersebut.

  1. Full Service Broker ( Jasa Penuh )

broker ini menawarkan jasa lengkap, mulai dari memberikan informasi, nasihat dan hasil analisis hingga pelaksanaan amanah dari para investor. Walaupun harga broker perusahaan sekuritas ini cenderung mahal, tetapi jenis broker ini sangat sesuai untuk para investor yang sibuk. Dan tidak memiliki waktu untuk melakukan analisis atau yang tidak mengerti mengenai analisis tersebut.

  1. Discount Broker ( Jasa Tidak Penuh )

Memberikan sebuah layanan layaknya broker namun tidak sepuas seperti full service broker. Namun pada harganyapun lebih murah dibandingkan dengan full service broker. Broker jenis ini sesuai untuk investor yang memiliki pengetahuan sedang mengenai terhadap pasar modal.

  1. Deep Discount Broker

Pada jenis broker yang ini hanya menyediakan pelayanan untuk pemeliharaan pada rekening nasabah dan eksekusi jual beli. Pada biaya broker perusahaan sekuritas tersebut tentunya yang paling murah dibandingkan jenis broker lainnya.

Baca Juga : Sukses Bisnis Kuliner

Sukses Bisnis Kuliner

Sukses Bisnis Kuliner

Sukses Bisnis Kuliner jaman saat ini memang dimana lagi sedang maraknya dan meriah yang dijalankan oleh banyaknya orang. Dengan pasar yang besar dan jumlah peminatnya yang terus meningkat. Sehingga membuat banyak orang kemudian memutuskan untuk serius dalam melakukan sukses bisnis kuliner. Dari sekian banyaknya orang yang menjalankan bisnis kuliner yang ada di Indonesia. Kini telah muncul beberapa dari pengusaha sukses bisnis kuliner.

Namun tetapi adapun juga hal yang menarik dengan mereka para pengusaha sukses ini. Yang telah menjalankan bisnis kulinernya dengan hal yang bertema dan berkonsep sesuatu yang unik. Pastinya anda membutuhkan riset, perencanaan, modal, dan ketekunan dalam menjalankan. Atau meraih sukses bisnis kuliner anda dengan berikut ini ada beberapa tips. Yang dapat membantu anda dalam memulai atau menjalankan bisnis tersebut dengan sukses.

Tips Membantu Menjalankan Sukses Bisnis Kuliner

Hal yang pertama anda lakukan adalah melakukan riset secara mendalam. Dengan hal tersebut usaha dari kuliner tersebut pada umumnya sangat kompetitif. Sehingga hal ini menjadi penting bagi anda untuk melakukan riset sebelum anda memulainya. Ikuti seminar even yang dibuat oleh komunitas sukses bisnis kuliner untuk dapat menggali informasi yang dalam. Dan coba untuk mencari tahu alasan atau pengetahuan apa saja yang dapat membuat bisnis ini sukses dan gagal.

Hal yang kedua yang perlu anda lakukan  adalah memperjelas dengan konsep yang anda bangun dalam sukses bisnis kuliner. Namun anda harus tahu bagaimana cara untuk produk anda bisa terkesan dengan masyarakat sekitar. Dan juga disertai dengan terdengar menjadi suatu hal yang unik atau lebih baik daripada produk yang lainnya. Sehingga anda juga memerlukan suatu kebijakan atau kreativitas lebih untuk memikirkan seperti apa produk yang unik yang anda ingin tawarkan kepada para pelanggan.

Dan hal yang terakhir adalah hitung modal yang akan dikeluarkan ketika menjalan sukses bisnis kuliner dengan rinci dan tepat. Untuk memulai atau menjalan sebuah bisnis pastikan dengan modal yang cukup atau lebih. Jika anda sudah memiliki modal yang lebih untuk menjalankan sebuah usaha tersebut. Maka anda bisa menjalankan dengan aman dan lancar. Sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Baca Juga : Saham Bumi

Saham Bumi

Saham Bumi

Saham Bumi – Dari pihak emiten pertambangan batu bara grup telah membidik produksi batu bara. Perseroan dapat mencapai seberat 94 juta ton pada tahun ini. Pada tahun lalu hanya memcapai sebesar 90 juta ton saja. Selain itu, perseroan juga telah membidik target untuk mencapai sebesar 96 ton sepanjang 2019. Dan hal itu belum dapat diketahui tentang efeknya terhadap kinerja saham perseroan pada tahun ini.

Emiten dengan hal tersebut tersebut bisa dibilang agresif meski kondisi pasar batu bara pada global masih fluktuatif. Dengan adanya proyek dari pasokan Australia kepasar global yang tidak akan meningkat. Namun saham bumi juga berambisa untuk mengambil pasar emas hitam dari produsen asal negeri kanguru.

Namun Berdasarkan data, Harga saham bumi tercatat telah menguat selama sepanjang tahun ini berjalan. Pada penutupan perdagangan harga saham melemah selama per lembar. Pada harga bumi juga sempat menyentuk pada titik terendah pada tahun 2019 dibulan januari. Dan dari berbagai informasi yang didapatkan saham bumi telah tercatat memiliki kenaikan harga sebesar 68 persen. Dibandingkan penutupan akhir dari tahun lalu. Pada Direktur independen tersebut juga memiliki fundamental yang sangat kuat.

Investasi Saham Bumi

Ekspektasi akan kembali meningkatnya impor batubara dari China tahun ini, membuat BUMI berpotensi menerima manfaat yang positif. Dengan adanya prospek tersebut mereka juga merekomendasikan investor untuk dapat membeli saham bumi dari sekarang dengan adanya sebuah target untuk mencapat jangka waktu yang panjang.

Selain hal tersebut, pada saham bumi juga sudah berinvestasi untuk kapasitas produksi tahunan sekitar 100 juta ton. Sehingga pada belanja modal yang dibutuhkan tahun ini tidak meningkat. Sehingga dari yang ditujukan untuk pemeliharaan dan pengendalian. Menurut analisis Bareksa secara teknikal pada hal tersebut menggambarkan bahwa saham ini bergerak positif dalam rentang cukup lebar sehingga berakhir pada satu titik dibawah level tertinggi.

Apabila diperhatikan, pergerakan saham bumi juga terlihat sangat baik pada bulan Januari ini. Dengan terus merangkak naik sejak awal tahun. Yang menandakan adanya sinyal uptrend yang kuat dalam jangka pendek dan masih akan berlanjut. Yang dimana dilihat dari upper bollinger band yang juga terpantau bergerak naik secara terus menerus.

Baca Juga : Saham Bangunan