Infrastruktur Politik

Infrastruktur Politik adalah suatu organisasi masyarakat yang dimana didalamnya terdapat tujuan politik. Dari hal tersebut juga ada meliputi hal seperti partai, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, kelompok penekan, media massa dan kelompok kepentingan.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa hal tersebut mempunyai keterkaitan yang erat. Tidak hanya keterkaitan, akan tetapi kedua kelembagaan tersebut memang harus berjalan beriringan untuk dapat saling menyeimbangkan demi tercapainya tujuan nasional.

Tidak hanya itu saja berbeda dengan prinsip ideologi, infrastruktur politik juga berpengaruh pada fungsi dan kekuasaan dari setiap lembaga- lembaga kenegaraan dimana mereka dengan mudah menyalurkan aspirasi maupun kepentingan rakyat dalam menjalankan kekuasaan serta pemerintahan Negara. Dalam ketatanegaraan Indonesia dapat disimpulkan bahwa hal tersebut merupakan sebuah pondasi dalam politik informal.

Fungsi Infrastruktur Politik

  1. Pendidikan politik

Adanya sesuatu hal untuk terjun dalam dunia infrastruktur politik adalah dengan melalui pengalaman tersebut. Yang seperti keterlibatan dalam partai politik, media masa, organisasi masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat. Atau sekedar mengikuti berbagai pemilu mulai dari daerah hingga nasional. DAn dimana dengan hanya bertindak sebagai pendidikan politik secara tidak langsung sudah tertanam.

  1. Media penyalur kepentingan

Hadirnya dari interest group atau kelompok kepentingan dalam birokrasi pemerintahan bukan lagi sebuah rahasia yang selalu ditutup tutupin. Namun memang seperti ada sebuah paket yang khusus. Bahwasannya setiap pengambilan keputusan pemerintah infrastruktur politik pastilah merupakan penyaluran dari beberapa kelompok kepentingan. Yang digunakan sebagai ajang timbal balik dalam suatu misi demi kelancaran proses pemilu.

  1. Seleksi kepemimpinan

Infrastruktur politik ini juga dimanfaatkan sebagai ajang penyeleksian kepemimpinan tingkat desa sampai nasional. Yang dapat dilihat dari partai politik atau kelompok kepentingan yang mendukungya sampai saat ini.

  1. Komunitas politik

Fungsi dari adanya komunitas ini dapat dijadikan sebuah sosialisasi masyarakat agar dapat bertukar pemikiran mengenai situasi infrastruktur politik yang ada. Dari sekedar komunitas nantinya akan dituntun pada institusi yang resmi. Sehingga dapat juga mengarah pada pembentukan organisasi dari masyarakat tersebut.

Baca Juga : Perusahaan Multinasional