Optimis Penjualan Properti

Sahmitra.com – Perkembangan dunia properti di Indonesia masih tetap berjalan dengan mulus walaupun ada desas desus akan menurunnya tingkat penjualan properti menjelang bulan Ramadan sampai dengan perayaan Idul Fitri. Tetapi banyak para pengembang masih optimis penjualan properti akan tetap meningkat

Optimis penjualan properti

Penjelasan Andreas Audyanto sebagai COO PT Cipta Harmoni Lestari yang yakin tetap bisa menjual produk-produk propertinya. Dia optimis penjualan properti terutama properti komersian terbarunya Marchand Hype Station tetap bisa terjual dan itu sudah terbukti.

Para Pengembang Optimis Penjualan Properti Tidak Berubah

Optimis pejualan properti ini sudah diterapkan sejak dua hari sebelum pemilihan umum tgl 15 April 2019 saat PT Cipta Harmoni Lestari. Melakukan Principal Agent Gathering dan mulai membuka kesempatan membukukan Nomor Urut Pendaftaran (NUP) kepada calon tenant. Sebanyak 250 unit yang terjual pada akhir bulan April. Sedangkan penawaran unit hanya 240 saja.

Sama halnya dengan Handoyo Lim sebagai General Manager Corporate Marketing Jababeka Residence yang masih optimis penjualan properti tidak akan berubah menjelang Ramadan dan Lebaran. Target pasar Jababeka Residence cukup beragam dari End-user sampai dengan investor. Dengan demikian periode seperti Ramadan dan Idul fitri tidak akan mempengaruhi jumlah transaksi, kata beliau

Baca Juga: Serpong Kawasan Elite Properti

Handoyo juga menjelaskan pada bulan Ramadan pihaknya akan tetap melakukan serah terima beberapa produk yang sudah selesai digarap sebagai bukti optimis penjualan properti. Diantaranya adalah produk Hollywod Boulevard dan Rodeo Drive, akan mulai diserah terimakan pada akhir mei ini.

Dengan penjelasan dari Handoyo Lim dan Andreas Audyanto dimana optimis penjualan properti. Terbukti tidak terpengaruh dengan adanya Ramadan dan Idul Fitri yang akan dirayakan. Beberapa analisa yang memprediksi akan turunnya nilai jual properti menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Akan membuat pasar properti bergerak lambat dan menurun sudah dibantahkan oleh beberapa pengembang properti di Jakarta. Karena memang Jakarta merupakan tempat yang paling dominan saat ini dan banyak perkembangan properti di berbagai tempat dan pelosok yang sudah digarap. Sampai saat ini saja sudah tidak terhitung jumlah pembangunan apartemen dan Perumahan-perumahan yang siap diisi oleh pemiliknya. Karena surat menyuratnya sedang diproses dan tinggal penyelesaiannya saja.