Sektor Industri

Sektor Industri adalah sebutan ekonomi dari hipotesis tiga sektor ekonomi yang ditujukan untuk memproduksi barang. Sektor industri juga disebut sebagai produk sekunder atau produk manufaktur. Sektor industri mengambil bahan baku dari bahan primer dan mengubahnya menjadi produk pengguna akhir.

Contoh bisnis sektor industri termasuk produsen mobil, perusahaan elektronik, tekstil, energi, farmasi dan manufaktur kedirgantaraan. Ekonomi yang menganggap bahwa produk yang kuat menjadi tanda perekonomian berfungsi dengan baik dengan PDB (produk domestik bruto) yang tinggi dan kualitas hidup yang tinggi.

Ditengah hiruk pikuknya tuntutan kenaikan Upah Minimun Propinsi (UMP) yang perlu dicarikan solusi cepat oleh Pemerintah, Dunia Usaha dan Pekerja, sehingga tidak mengganggu kinerja sektor industri dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Industri Pengolahan Non Migas masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional selama tahun 2012.

Peran Sektor Industri dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pertumbuhan industri tersebut didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat, dan meningkatnya investasi disektor industri. Secara sangat signifikan sehingga menyebabkan tetap terjaganya kinerja sektor industri manufaktur hingga saat ini. Beberapa investasi yang menonjol pada Januari-September 2012 nilai investasi PMA pada Industri Non Migas mencapai sekitar US$ 8,6 milyar, atau meningkat besar terhadap nilai investasi pada periode yang sama tahun 2011.

Program dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan industri yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi program prioritas yaitu Program Hilirisasi Industri Berbasis Agro, Migas, dan Bahan Tambang Mineral. Program Peningkatan Daya Saing Industri Berbasis SDM, Pasar Domestik, dan Ekspor. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah dan lain sebagainya.

Tantangan dan peluang industri tahun 2013 masih sangat tergantung pada kondisi perekonomian Amerika Serikat dan Uni Eropa yang masih diwarnai ketidakpastian. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran banyak kalangan. Akan tetapi, dengan terus membaiknya kinerja sektor industri non migas dan pesatnya peningkatan investasi disektor ini

Pengertian industri diatas adalah pengertian industri atau penggolongan industri pada perusahaan-perusahaan yang sama. Dan juga pengertian industri atau penggolongan industri dalam produksi yang serupa.

Disamping ada juga pengertian industri pada perusahaan-perusahaan  yang  pemakaian  bahan  mentahnya  sama.  Misalnya  industri besi dan baja yang meliputi industri paku, kawat, setrika dan sebagainya.

Baca Juga : Sektor Perekonomian