Rumah dp nol persen

Rumah DP Nol Persen, Pihak Swasta Turut Berkontribusi

Sahmitra.com – Rumah dp nol persen membuat kita ingat kembali dengan janji kampanye Anies sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta ? Sempat menjadi viral dan juga ada beberapa pengembang properti Pro dan kontra dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta.

Tetapi dengan kesungguhan dari janji kampanyenya tersebut. Pemprop DKI akan mendorol skema pembiayaan yang akan memudahkan untuk merealisasikan program rumah DP nol persen ini. Oleh karena itu, Anies Baswedan akan menggandeng pihak swasta untuk melanjutkan pembangunannya.

Untuk kedepan secara jangka panjang, program ini tidak disediakan lagi bangunannya oleh BUMD. Karena kami sudah mengundang private sector dan juga pemprov DKI akan menyediakan skema pembiayaan untuk pembelian rumah. Anies berkomitmen untuk segera menyelesaikan hudian subsidi agar segera bisa dihuni dan dirasakan oleh masyarakat yang tentunya banyak mengincar rumah dp nol persen ini.

Anies mengatakan bahwa pembangunan kontruksi tersebut sudah hampir 97% selesai. Sehingga ia menargetkan pada bulan Agustus tahun ini, proses akad dan teknis lain juga bisa dituntaskan. Jadi para pendaftar yang sudah lolos seleksi sudah tepat sasaran sesuai dengan segmen yang direncanakan sejak awal. Yaitu warga Jakarta kelas menengah bawah. Serta harus dengan kesanggupan mencicil juga benar-benar sangat membutuhkan rumah. Sehingga rumah dp nol persen ini pastas untuk mereka.

Mekanisme Rumah Dp Nol Persen

Dari data Sarana Jaya didapatkan informasi dimana Klapa Village akan dibangun di atas tanah seluas 1,4 hektare dan dibangun sebanyak 1 tower 20 lantai dengan total unit sebanyak 703 dan terdapat 2 tipe. Dari harga rumah dp nol persen ini terdapat 503 unit tipe 36 (2 kamar) dengan harga Rp. 320 juta. Kemudian sisanya sebanyak 190 unit tipe (21 (1 kamar) dengan harga Rp. 185 juta.

Anies akan menggunakan mekanisme dimana Pemda DKI akan memfasilitasi pembiayaan uang muka, maksimal 20% dari harga rumah yang didapat dari APBD DKI. Bagi anda yang menginginkan rumah dp nol persen ini bisa melakukan pendaftaran yang berlaku sejak 1 November 2018.

Dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran rumah dp nol persen adalah KTP DKI Jakarta, Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan juga surat nikah.

Baca Juga: Jasamarga Properti

Kemudian nama-nama para pendaftar yang direkomendasikan oleh UPT rumah dp nol persen atau rupiah ini akan ditindaklanjuti oleh bank DKI untuk memproses penyaringan sesuai dengan prosedur KPR dari Sistem Informasi Debitur (SID).

Bank DKI akan melihat dan menilai dari kesanggupan membayar para pendaftar melalui riwayat kredit mereka. Selain itu Bank DKI akan menyampaikan jumlah nominal angsuran kemudian para pendaftar harus mengisi form pengajuan KPR dp nol persen. Setelah melewati proses pengajuan KPR dari Bank DKI, maka para pendaftar bisa menempati hunian tersebut.

Baca Juga: Apartemen Puri8

UPT sendiri sudah melakukan proses seleksi lebih dari 2.481 pendaftar rumah dp nol persen, yang tersisa saat ini adalah 899 pendaftar yang akan direkomendasikan ke bank DKI sebagai penerbit Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Jasamarga Properti

Jasamarga Properti

Sahmitra.com – PT Jasamarga Properti yang merupakan anak perusahaan PT Jasa Marga Tbk mempunyai rencana membangun tiga hotel pada ruas jalan tol Trans-Jawa. Yang berjumlah tiga ruas itu dalam waktu dekat ini.

Dengan rencananya tersebut Irwan Artigyo Sumadiyo sebagai Dirut PT Jasamarga Properti mengatakan bahwa. Semua pembangunan hotel tersebut hanya tinggal menunggu persetujuan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Basukit Hadimuljono. Beliau mengatakan bahwa ketiga hotel tersebut akan dibangun pada ruas tol Batang-Semarang, Solo-Ngawi dan juga Mojokerto-surabaya. Ketika sedang melakukan peninjauan jalan tol Trans-Jawa tersebut dengan menggunakan rute Surabaya-Jakarta.

3 Hotel Yang Akan Dibangun PT Jasamarga Properti

Beliau juga ditemani oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementarian Perhubungan Budi Setiyadi, Sugiyartanto sebagai Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR. Juga Desi Arryani sebagai Dirut PT Jasa Marga Tbk. Pembangunan hotel itu akan dilakukan di area peristirahan yang mempunyai luas minimal 6 hektare, sebagai tempat istirahat dan juga pelayanan dari PT Jasamarga Properti.

Dengan estimasi biaya pembangunan yang dibutuhkan PT Jasamarga Properti perhotel di ruas tol milik induk usahanya bisa mencapai 30 miliar. Kemudian akan dikenakan tarif sewanya sekitar Rp. 300.000 per 6 jam, tambah Hubby Ramdhani. Penggunaan hotel memang dibatasi per 6 jam karena diperuntukkan sebagai tempat beristirahat sementara untuk para pengguna jalan tol.

Baca Juga: Apartemen Puri8

Menurut PT Jasamarga properti apabila Menteri PUPR segera mengeluarkan surat persetujuannya. Maka Perusahaan bisa langsung mulai membangun ketiga hotel tersebut. Dengan rencana target setelah Lebaran tahun depan sebelum akhir 2019 sudah bisa beroperasi, kata Irwan. Sebelumnya Budi Setiyadi mengusulkan agar PT Jasamarga Tbk untuk membangun hotel di tempat istirahat pada ruas-ruas tertentu di jalan tol Trans-Jawa. Agar bisa membantu para pengguna jalan untuk beristirahat. PT Jasamarga Properti sendiri tahun ini akan membangun 25 tempat istirahat dan juga pelayanan tipe A diseluruh ruas jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga beserta kelompok usahanya.

Baca Juga: Rumah Rasa Apartemen

Tempat peristirahatan dan pelayanan yang akan dikelola oleh PT Jasamarga Properti di Pulau JAwa sebanyak 22 unit dengan rincian 15 unit tipe A dan 7 unit merupakan tipe B. Sedangkan untuk di luar Pulau Jawa, Contohnya pada dijalan toll Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Manado-Bitung (sulawesii Utara), Balikpapan-Samarinda (kalimantan Timur) akan dibangun tempat istirahat dengan pelayanan tipe A. Yang akan dikelola oleh masing-masing pengelola perusahaan tersebut.

Apatemen puri8

Apartemen Puri8

Sahmitra.com – Berita terbaru tentang pembangunan Apartemen Puri8 yang dimana akan dikerjkan oleh PT Adhi Persada Gedung (APG/Adhi Karya Group yang bekerja sama dengan Creed Group (Jepang) akan mengembangkan juga menara Himeri (400 unit). Kontrak yang sudah ditanda tangani oleh Greendwoods Group dengan nilai kontrak Rp. 700 miliar.

CEO Greendwoods Group, Okie Imanto mengatakan bahwa beliau ingin konsumen dapat melihat progres dan juga kecepatan yang terjamin untuk proyek apartemen puri8. Dengan kerjasama yang dilakukan dengan APG, Beliau percaya kompetensi perusahaan tersebut tidak diragukan lagi. Ketika ditanya saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan APG yang dilanjutkan dengan pembiayaan kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan bank BNI Syariah.

Dari informasi yang didapat bahwa apartemen puri8 ini akan dikembangkan dengan standar khas Negeri Sakura. Sesuai dengan konsepnya tersebut dinilai akan meningkatkan kawasan Duri Kosambi yang akan terus perbaharui tara ruang dan juga pembangunannya.

Nuansa Jepang Apartemen Puri8

Hingga saat ini ternyata penjualan tower pertama apartemen puri8 sudah mencapai 25 persen. Dengan beberapa tipe mulai dari studio 25,3 m2, satu kamar tidur (KT) 38 m2 dan juga 2-3 KT 51 m2 dengan harga 400-900 jutaan / unit. Dengan penampilan yang dibalut dengan nuansa negeri Sakura tentunya akan menambah peminat sebagai orang yang ingin menempati dan juga daya tarik tersendiri untuk para investor yang ingin menyewakan apartemen tersebut.

Baca Juga: Rumah Rasa Apartemen

Selain itu juga promosi-promosi akan mendorong daya tarik dan nilai jual dari apartemen puri8 yang diberikan oleh Bank BNI Syariah. Karena APG sendiri sudah bekerja sama untuk memberikan fasilitas tambahan. Seperti bebas biaya administrasi, biaya provisi, biaya appraisal dan juga denda. Dengan promosi yang menarik lagi yaitu sebuah cicilan tetap dengan tenor sampai 20 tahun.

Baca Juga: Proyek Perumahan Baru Ciputra

Beberapa kelebihan dan keuntungan dari lokasi apartemen puri8 ini adalah diapit oleh beberapa kawasan perumahan yang sudah eksisting seperti Green Lake City, ada juga Taman Semanan dan juga Taman Kosambi Baru yang merupakan perumahan yang sudah berdiri lebih dulu. Selain itu dengan lokasi yang sangat dekat dengan jalan tl lingkar luar Jakarta (JORR) bisa langsung masuk ke pusat bisnis CBD Jakarta Barat, dan juga fasilitas transportasi umum melalui stasiun kereta duri kosambi dan juga terminal Kalideres. Targetnya apartemen tower pertamam akan selesai akhir 2021 dan langsung berlanjut untuk kontruksi tower dua dan tiga yang sudah menunggu.

Rumah rasa apartemen

Rumah Rasa Apartemen

Sahmitra.com – Rumah rasa apartemen hal yang baru menjadi tawaran dari Paramount Land yang akan dibangun di daerah Gading serpong, Tangerang. Gaya hidup menjadi hal yang tren saat ini dengan pernikahan mudah dan anak yang banyak. Sehingga menjadi tren juga untuk pembelian hunian residensial dipasar properti.

Sebagai seorang pengamat tata kota Universitas trisakti memprediksi bahwa generasi milenial lebih memilih hunian kompak dari pada rumah yang berukuran besar. Yang bisa dikatakan dengan rumah rasa apartemen, dimana sebuah rumah yang tidak besar layaknya sebuah apartemen saja, menurut Yayat Supriatna.

Keunggulan Rumah Rasa Apartmen

Seseorang yang memiliki sebuah rumah merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi pemilik rumah. Tetapi satu hal yang terpenting dalam hidup mereka. Dimana gaya hidup, jalan-jalan, trending merupakan hal yang utama pada saat ini. Dimana rumah rasa apartemen menjadikan sebuah pilihan yang bisa dikatakan murah dibandingkan dengan rumah yang besar. Masyarakat dulu lebih memilih rumah mempunyai rumah besar agar bisa menampung anak yang mereka miliki.

Melihat perkembangan zaman dan tren masa kini banyak masyarakat menunda pernikahan dan lebih menyukai memiliki satu atau dua anak saja. Sehingga rumah rasa apartemen bisa menjadi pilihan pertama untuk mereka. Selain itu juga kedua orang tua yang bekerja akan memilih untuk menitipkan anaknya di tempat penitipan anak yang saat ini mulai terkenal seperti daycare, home care dan masih banyak lagi jenisnya.

Rumah rasa apartemen1

Baca Juga: MDLN&TOD di Tangerang

Alvin Andronicus sebagai Marketing Direktur Paramount Land mengatakan bahwa persiapan proyek untuk segmentasi para generasi muda yang mengikuti trend tersebut. Dengan membangun sebuah rumah rasa apartemen yang pastinya akan menjadi pilihan mereka. Proyek tersebut berada di Gading Serpong dengan memiliki bentuk rumah compact dengan fasilitas yang lengkap layaknya sebuah apartemen.

Baca Juga: Proyek Perumahan Baru Ciputra

Pengelolaan pada cluster permium akan dikelola oleh pengembang untuk meningkatkan keamanan, pengeloaan sampah, air dan listrik yang akan menjadi bagian biaya yang harus dibayarkan penghuni setiap bulan. segmentasi pasar yang akan dituju oleh Paramount Land adalah generasi milenial yang berusia 27 sampai 37 tahun. Rumah rasa apartemen ini akan menjadi tempat yang efisien, sehingga penghuni tidak memerlukan lahan besar. Karena penghuni akan sibuk berangkat kerja pagi pulan malam.

Baca Juga: Peraturan Rumah Diatas Mall

Hal yang terpenting dari rumah rasa apartemen ini adalah efektivitas penggunaan bangunan. Sehingga menyediakan tipe compact dua lantai yang sudah mulai masuk ke pasar.

Proyek Perumahan Baru Ciputra

Proyek Perumahan Baru Ciputra

Sahmitra.com – Pembangunan properti yang semakin melejit pada tahun 2019. Sebuah Perusahaan PT Ciputra Development Tbk sudah menyiapkan proyek perumahan baru yang akan dikembangkan dalam tahun ini.

Ciputra Tetap optimis bisa mencapai target dalam penjualannya pada tahun ini. KArena selama kuartal 1/2019 penjualan itu sudah mencapai Rp. 1,1 triliun berkisar 19 persen dari total target 2019. Yang bisa dikatakan belum mencapai target perusahaan. Pada Tahun ini akan membangun proyek perumahan baru Ciputra yang akan dibangun dilahan seluas 18,2 hektare dengan pangsa pasar menengah sampai menengah atas.

Proyek perumahan baru Ciputra ini rencananya akan mulai diluncurkan pada semester II/2019. Dengan banderol harga per unit di harga Rp. 900 juta-Rp. 2 miliar. Targer dari pra penjualannya di angka Rp. 300 miliar. Ungkap Tulus Santoso sebagai Direktur Ciputra.

Pengembangan Proyek Perumahan Baru Ciputra

Kemudian dilanjutkan kembali proyek perumahan baru Ciputra yang kedua yaitu proyek residensial skala kota, tepatnya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Proyek tersebut berada tahap 1 diatas lahan seluas 11r hektare dari total lahan 1.000 hektare. Untuk Target pangsa pasar dari proyek ini adalah kelas menengah dan menengah kebawah inii akan diluncurkan pada semester II/2019.

Pengembangan proyek perumahan baru Ciputra yang di Sentul akan diberi harga sebesar Rp. 600 juta-Rp. 1,6 miliar. Karena akses yang bagus, selain itu apabila LRT sudah ada maka perjalanan dari stasiun dan pintu tol di Sirkuit Sentul hanya memakan waktu 5 menit. Sedangkan dari target penjualan proyek kedua ini adalah Rp. 200 miliar.

Proyek Perumahan Baru Ciputra

Baca Juga: MDLN&TOD di Tangerang

Proyek perumahan baru Ciputra yang ketiga merupakan pengembangan apartemen di Ciracas, Jakarta Timur. Progres pengembangan di Ciracas ini dalam tahap 1 seluas 2 hektare dari total lahan seluas 7 hektare. Target pangsa pasar adalah menengah bawah dan bawah dengan harga Rp. 320 juta -Rp. 800 juta. Dengan target prapenjualan sebesar Rp. 250 miliar yang akan di launching pada semester II/2019. Akses nya dari stasiun LRT Ciracas hanya memakan waktu 5 menit saja.

Proyek perumahan baru Ciputra yang keempat yaitu proyek mix-used residensial di Driyorejo, Gresik, Jawa Timur. Rengcana pengembangan properti multiguna ini akan dibangun diatas lahan seluas 12 hektare dan pangsa pasar menengah dan kebawh.