Kereta Api Tabrak Bus di Pakistan

sahmitra.com — Terjadi kecelakaan antara kereta api dan bus di Provinsi Sindh, Pakistan pada Jumat 28 Februari 2020. Sedikitnya 18 orang yang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Insiden itu terjadi saat Pakistan Express (Kereta Api) dari Karachi ke Lahore menabrak bus, yang sedang menuju ke Sargodha di Provinsi Punjab.

“Kurang lebih ada 18 orang telah tewas dan ada 55 orang lainnya yang terluka,” kata Wakil Komisaris di Sukkur, Rana Adeel pada Sabtu (29/02/2020).

Dia menambahkan jumlah korban yang tewas akan meningkat karena adanya beberapa dari mereka yang terluka dengan keadaan yang cukup kritis.

Pejabat kereta api Pakistan, Tariq Kolachi, menginformasikan bahwa jumlah tewas dan mengatakan operasi penyelamatan sedang dilangsungkan tetapi mengalami kesulitan karena adanya kondisi yang gelap.

Kolachi yang mengatakan kecelakaan itu terjadi di persimpangan kereta api yang tak memiliki palang, dan bus yang ditabrak itu tebelah menjadi dua karena kekuatan kereta api yang menabraknya.

Kecelakaan kereta api sudah sering terjadi di Pakistan, mewarisi ribuan kilometernya lintasan, kereta api juga bekas dari kekuatan kolonial Inggris.

Kereta api yang telah mengalami penurunan selama empat puluh tahun karena adanya korupsi, salah urus dan penurunan investasinya.

BACA JUGA : Ritual dan Mitos : Tradisi Pernikahan India

Selain itu, admin juga menyediakan informasi mengenai ritual dan mitos tradisi pernikahan di India. Penasaran kan? Nih admin bocorin sedikit tentang tradisi penikahannya yang harus menggunakan Henna/Mahendi di tangannya, untuk lebih lanjut boleh di klik link nya yah 🙂

Antartika Diserbu Salju Merah

Antartika Diserbu Salju Merah

sahmitra.com – Sebuah pusat penelitian Vernadky Research di Antartika , yang menemukan fenomena aneh, yakni salju yang turun berwarna merah darah menyelimuti kawasan kutub yang terkenal dingin dalam pekan terakhir ini. Kementerian Pendidikan dan Sains Ukraina membagikan foto salju itu di Facebook.

Unggahannya mendapat reaksi yang heboh dari para pengomentar di sosial media. Terlihat pada foto, salju mengelilingi area penelitian yang warnanya merah dan ada juga yang bewarna merah jambu sehingga dijuluki salju raspberry.

Salju itu sudah terlihat di kawasan Pulau Galindez pinggir pantai Antartika yang sejak beberapa minggu terakhir. Fenomena ini yang diprakirakan disebabkan oleh sejenis ganggang berpigmen.

BACA JUGA :

Pohon Kamboja, Pemanggil Hantu?

Ganggang ini yang dianggap dapat tumbuh dengan baik didaerah dingin dan didaerah kutub serta kawasan pegunungan seluruh dunia. Karotenoid dalam kloroplas ganggang sendiri adalah zat yang memberi warna merah pada salju. Karotenoid yang merupakan pigmen yang sama, memberi warna labu dan wortel.

Terlihat indah, namun fenomena ini tak baik jika terjadi begitu lama. “Karena warna merah itu, salju memantulkan lebih sedikit cahaya matahari dalam arti salju itu akan mencair lebih cepat,” tulis Kementerian Pendidikan dan Sains dalam akun Facebook terkait hal ini.

Semakin banyak panas matahari diserap ganggang, maka semakin cepat juga es di Antartika ini mencair. Kejadian ini ditakutkan memperburuk perubahan iklim dunia. Adapun saksi mata yang melihat kejadian ini mengatakan terlihat seperti darah, namun sebenarnya bau saljunya itu seperti semangka.

Di India Tewas Bertambah Kerusuhan Muslim-Hindu

Di India Tewas Bertambah Kerusuhan Muslim-Hindu

sahmitra.com – Di India sudah banyak yang tewas dan bertambah akibat dari kerusuhan Muslim-Hindu di wilayah pinggiran New Delhi. Dan sudah dilaporkan bahwa korban bertambah lagi menjadi 20 orang.

Kerusuhan antara umat Muslim dengan Hindu dipicu protes atas Undang-Undang Kewarganegaraan. Sedangkan korban luka-luka dalam kejadian itu yang mencapai 189 orang, 60 orang diantaranya tertembak oleh aparat.

Unjuk rasa itu sudah dimulai sejak Minggu pekan lalu. Namun, aksi itu berujung dengan bentrokan dan kerusuhan di wilayah timur laut New Delhi.

Kedua belah pihak yang saling serang dengan batu dan berbagai benda, serta merusak bangunan dan kenderaan antar satu dengan yang lain. Polisi juga ikut menjadi korban luka, ada laporan bahwa polisi melakukan kekerasan terhadap warga Muslim dan jurnalis yang sedang meliput.

Penduduk setempat yang khawatir karena polisi yang tak kunjung menutup jalan dan memisahkan kedua kelompok massa itu. Seorang pemadam kebakaran juga dilaporkan luka akibat diserang oleh massa. Lima truk pemadam kebakaran dirusak oleh pendemo.

Kerusuhan ini terjadi saat Donal Trump, Presiden Amerika Serikat melakukan kunjungan ke India. Selain Undang-Undang Kewarganegaraan, pertikaian antara 2 agama ini juga dipicu karena masalah mengonsumsi sapi. Umat Muslim yang menganggap sapi adalah hewan halal untuk dikonsumsi. Sedangkan umat Hindu yang menganut ajaran bahwa sapi adalah simbol dari kehidupan dan kekuatan yang harus dilindungi.

Sapi yang disebut sebagai titisan Aditi yang merupakan ibu dari seluruh dewa, tertera pada kitab Weda. Sejumlah negara bagian di India melarang perdagangan, penyembelihan, dan konsumsi daging sapi dan kelompok konservatif mendesak Modi mengesahkan aturan melarang penyembelihan sapi.

LIHAT JUGA :

Thomas Markle Kritik Meghan Tak Pantas di Kerajaan

Menteri Iran Terinfeksi Virus Corona

sahmitra.com – Yang di adakan konferensi pers pada 24 Februari 2020 menunjukkan juru bicara pemerintah Ali Rabiei (sebelah kanan) dan Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi.

Sehari setelah pers berakhir, Harirchi mengumumkan dia yang terkena virus corona, dia berkeringat dan terlihat sangat tidak nyaman. Iraj Harirchi sebagai wakil menteri kesehatan serta kepala satuan dalam suatu organisasi untuk memberantas penyebaran virus corona asal China.

Dia berjanji bahwa pemerintah Iran akan berjuang melawan Covid-19 dan bisa dikendalikan. Ada juga seorang anggota parlemen asal Teheran, terkena virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu. Rival Arab Saudi dan Israel di Timur Tengah ini telah melaporkan 16 korban meninggal dan 95 orang yang terinfeksi corona.

LIHAT JUGA :

“Rumah Kentang” : Bandung,Indonesia

Jumlah yang semakin meningkat membuat Iran menjadi negara kematian tertinggi di luar China, sejak wabah yang muncul Desember 2019. Teheran dengan tegas membantah klaim bahwa ada 50 orang korban yang meninggal di kota Suci Qom, yang dibantah oleh Ahmad Amirabadi Farahani.

Ahmad yang merupakan seorang politisi berasal dari kota Suci Syiah, dan juga merupakan penyebaran virus yang diyakini dari Pasar Seafood Huanan. Kepala Universitas Sains Medis Qom, mengungkapkan kekhawatiran jika virus tersebut menyebar ke seluruh kota. Dia menuturkan fakta bahwa pemerintah pusat melarang dirinya untuk membagikan informasi tentang virus corona.

Dalam berpidato, Presiden Hassan Rouhani yang mencoba meyakini publik bahwa mereka akan memerangi dan mengalahkan Covid-19.

Botol Minuman Bekas Dihargai Seribu Agar Masyarakat Daur Ulang

Botol Minuman Bekas Dihargai Seribu Agar Masyarakat Daur Ulang

sahmitra.com – Dimulai pada tahun 2023, setiap warga di negara bagian Victioria yang bisa mendapatkan 10 sen dolar Australia dari setiap kemasan per botol yang didaur ulang. Pratikkan ini sudah dilakukan di negara-negara bagian yang lain.

Setiap botol minuman Australia, yang terdapat tulisan botol bisa dikembalikan ke tempat daur ulang serta setiap kaleng yang dihargai sekitar Rp 1.000,-

Di negara bagian Victoria ini dengan ibukota nya Melbourne yang akan menjadi negara bagian terakhir di Australia akan menerapkan, mengurangi pembuangan sampah sambil mendorong warga untuk belajar mendaur ulang.

“Kita yang akan menerapkan skema dari pembelian kaleng minuman di Victoria,” tulis Kepala Negara Bagian Victoria, Premir Daniel Andrews.

“Ini bertujuan untuk mengurangi sampah.”

Ketika membawa kemasan minuman ke tempat pendaur ulangan, maka warga akan mendapat 10 sen untuk setiap minuman.

“Merupakan satu bgagian untuk membuat perubahan yang besar dalam industri daur ulang di negara bagian,” lanjutnya.

Unggahan di Facebook, Menteri Energi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Victoria yang mengatakan skema akan dimulainya peraturan pada tahun 2023, setelah pemilihan umum negara bagian tahun 2022.

BACA JUGA :

Mae Nak atau Nak Phra Khanong

‘Harta Karun’ Indonesia di Puncak Monas

Tidak ada orang yang menolak untuk dihadiahkan emas yang bertengger di puncak Monumen Nasional (Monas).
Jika dipandangi dari bawah saja sudah terlihat WOW, jadi bagaimana jika bisa membawa pulang bongkahan berharga tersebut ?

Sempat terlintas sejenak di dalam benak; “apakah pernah ada yang berusaha mencuri emas Monas?”

Saat sedang berbincang pekan kemarin, Staff Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Endrati Fariani mengulas kembali sejarah emas Monas ‘Harta Karun’  yang bernama resmi Lidah Api Monas.

Dijelaskannya, Lidah Api merupakan pucuk filosofis pembangunan Monas sebagai pengobat semangat kebangkitan untuk Indonesia.

Lidah Api Monas yang tercipta dari perunggu seberat 14,5 ton dan terdiri dari 77 bagian yang dipersatukan, kemudian bagian luarnya yang dilapisi emas murni seberat 35 kg hampir sebagian besar merupakan pemberian dari pengusaha Aceh Teuku Arkam.

Kemudian ditahun 1995, yang memperingati 50 tahun ulangtahun Indonesia Merdeka, terjadi penambahan emas murni sebesar 50 kg yang diambil dari dana APBD DKI Jakarta.

Banyak orang yang tidak tahu tentang lapisan-lapisan emas, karena yang umum diketahui lapisan emas ada pada Lidah Api Monas.

Endrati yang juga menyebut beberapa atribut Ruang Kemerdekaan terletak dalam cawan Monas dilapisi emas murni, seperti lambang negara Indonesia.

“Tahun 17 Agustus 1965 Lidah Api yang dikatan sebagai Harta Karun ini sudah ada, cuma saja Ruang Kemerdekaannya belum ada,” jelas dirinya.

Sementara itu, terdapat buku “Panggung Indonesia” yang ditulis oleh Yuke Ardhiati, mengatakan Soekarno ingin Lidah Api ini sebagai simbol cita-cita bangsa Indonesia setinggi langit.

Perawatan Rumit ‘Harta Karun’ Indonesia di Puncak Monas

Tidak semua orang dapat menyentuh Lidah Api Monas ini.

Dijelaskan Endriati, hal yang cukup riskan, baik untuk keselamatan orang karena ketinggian disertakan angin kencang maupun kelestarian Lidah Api berlapis emas.

Terjadi korosi hingga penjamuran pada bagian tubuh Lidah Api Monas karena terpapar matahari setelah lebih kurang setengah abad.

Endriati yang mengaku perawatan dalam koridor konservasi pertama kali yang dilakukan oleh Pempro Jakarta pada tahun 1995 sekaligus ditambah jumlah lapisan emas.

Di tahun 2014 dan 2016 yang sempat ada proses perawatan Monas nya oleh salah satu perusahaan melalui program CSR-nya, hanya saja produk yang dipakai itu ternyata meninggalkan efek yang buruk.

“Pembersihan yang berbeda dengan konservasi. Bagian luar yang pernah dibersihkan oleh CSR produk, namun ada dua kali dibersihkan memakai air panas. Penggunaan air panas yang membuat dampak yang kurang baik, pasalnya nat pada tubuh marmer tugu Monas yang semakin merenggang, hingga membuat adanya celah sampai jamur tumbuh, ditambah adanya terpaan sinar matahari, angin dan hujan. Jadi sejak saat itu Monas muncul jamur,” katanya.

Endriati mengaku pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertahanan (Citata) terkait rencana pemeliharaan konservasi monas secara keseluruhan.

Endriati yang menyebut bahsa itu sudah dibahas sejak tahun 2018 dan akan direalisasikan dengan target selesai pada tahun 2021.

“Kita yang masih menunggu kajian dari Dinas Citata untuk perawatan emas ini,” jelasnya

“Seharusnya 2021 harus selesai, tapi di dalam perjalanannya ada saja, kita pelan tapi pasti, permintaan dari Gubernur 2021 selesai,” lanjutnya.

Perunggu yang dilapisi dengan emas murni itu mulai menurun kualitasnya.

“Lidah api pertama kali dilapisi, dicelup atau disemprot ya saya kurang tahu, cuma yang jekasnya dia melekat dengan erat. Dengan berat 32 kg emas yang sampai sekarang melekat dengan erat. Namun penambahan yang dilakukan dengan sistem berbeda, emasnya dibuat seperti kertas kemudian ditempel, nah itu yang perlu perbaikan khusus,” paparnya.

BACA JUGA :

Tewas Corona Capai 2.360

Tingkat Kematian Corona Mencapai 2.465 Jiwa

Tewas Corona Capai 2.360

Tewas Corona Capai 2.360

Korban yang tewas akibat Corona sekarang sudah mencapai 2.360, sampai WHO yang memberikan peringatan keras. Sebab banyak kasus kematian dengan total 2.345 kasus kematian akibat dari corona terjadi di Tiongkok dan kasus lainnya berasal dari luar Tiongkok. Banyak pekerja medis yang memakai baju pelindung untuk merawat pasien di dalam ruang isolasi Rumah Sakit Palang Merah di Wuhan, Tiongkok.

Jumlah korban meninggal akibat dari virus corona hingga Sabtu 22 Februari 2020 kembali meningkat lagi menjadi 2.360 jiwa diseluruh dunia. Dimana 2.345 kasus kematian terjadi di Tiongkok dan 15 kasus kematian lain terjadi di luar kawasan tersebut. Jumlah kasus kematian terbanyak ialah 2.250 orang di Provinsi Hubei.

Penyebaran Virus Corona Tewas

Seperti yang kita tahu, dimana provinsi tersebut memang yang paling dekat dengan wabah dimana kasus kematian pertama kali terjadi (Wuhan). Adapun akumulasi infeksi diseluruh Tiongkok sampai saat ini menjadi 76.288 jiwa. Dengan adanya total 20.659 pasien yang telah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Penyebaran wabah juga makin meningkat hingga ke Timur Tengah. Yang dikutip dari CNN International, Libanon yang mengungkapkan kasus virus corona pertama di negara itu. Menteri Kesehatan Lebanon yang mengatakan pasien itu merupakan seorang wanita berusia 45 tahun yang baru kembali dari kota Qom,Iran.

Hassan, Menteri Kesehatan mengatakan  bahwa semua pelancong yang baru ke kembali dari Iran akan dikarantina selama 14 hari. Sebab, Iran sempat mengumumkan 18 kasus virus corona, dimana empat orang diantaranya meninggal. Dengan  demikian, jumlah kematian akibat wabah corona diluar Tiongkok ini menjadi 15 orang, dimana Iran memiliki 4 korban meninggal, Jepang dengan 3 orang, HongKong dan Korea Selatan bermasing-masing dua sedangkan Taiwan, Prancis, Italia, Filipina masing-masing berjumlah satu.

WHO yang sudah memperingatkan virus corona menimbulkan kekhawatiran yang besar lantaran penularan virus yang terjadi di negara di luar Tiongkok. WHO menyerukan sejumlah negara untuk melanjutkan langkah karantina.

“Langkah mengarantina di Wuhan dan beberapa tempat yang lainnya, mampu menahan penyebaran virus dan dapat membantu pengendalian,” katanya. Wabah itu masih bisa mengarah kemana saja. Oleh karena itu, berbagai negara lainnya perlu bersiap menghadapi segala kemungkinan.

BACA :

Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Internasional

Kemiskinan di Australia? Masyarakat Pengangguran

 

 

 

 

Kemiskinan di Australia? Masyarakat Pengangguran

Banyak penduduk Australia saat ini hidup dibawah garis kemiskinan. Atas penghasilan mereka yang tidak mencapai kegaris batas kemiskinan yaitu 457 Australia Dolar ( sekitar dengan Rp 4,1 juta per pekannya).

ACOSS dan UNSW yang berada di Sydney itu mengeluarkan data baru yang menyebutkan satu dari delapan warga dewasa Australia sedang hidup dalam kemiskinan.

Sedikitnya 3,2 juta orang atau sekitar dengan 13,6 persen total penduduk Australia. Termasuk dari 3,2 juta orang tersebut adalah anak-anak dengan total lebih dari 700 ribu. Yang artinya dimana dari enam anak Australia dikategorikan masuk dalam kemiskinan.

Laporan ACOSS ini yang turut memperhitungkan biaya tempat tinggal, makan dan biaya yang lainnya.

Menurut dari ACOSS, Cassandra Goldie yang seroang warga Australia terperangkap kedalam kemiskinan akibat dari rendahnya tunjangan sosial, mahalnya tempat tinggal, dan kurangnya lapangan pekerjaan.

“Perekonomian tak menyentuh sebagian orang, tingkat kemiskinannya yang tinggi, padahal padahal pertumbuhan ekonominya tak terganggu selama beberapa dekade,” ucap Goldie.

BACA JUGA :

Produksi iPhone Menurun Akibat Virus Corona

“Tak bisa dibenarkan bila di Australia, satu dari negara terkaya di dunia, ada lebih dari 3 juta orang termasuk 750 ribu anak-anak hidup didalam kemiskinan,” lanjut Goldie.

Peneliti dari UNSW, Prof.Bruce Bradbury yang menjelaskan, tingkatan kemiskinan Australia lebih buruk dibandingkan Jerman dan Irlandia.

Perhitungan garis kemiskinan dari laporan melihat penghasilan sebesar 457 Australia Dolar setelah pajak perorangan atau 960 Australia Dolar untuk pasangan, minimal dua anak.

Bagi yang tidak membayar rumah sewa atau tidak memiliki rumah sendiri, penentuan garis kemiskinannya lebih rendah, yaitu 370 Australia Dolar per minggu untuk perorangan atau 776 Australia Dolar per minggu untuk pasangan dengan dua anak.

Lantas, Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah Australia?

Goldie mengatakan, pemerintah dapat mengurangi kemiskinan dengan cara yang mendorong pertumbuhan lapangan kerja, meningkatkan tunjangan generasi muda.

Tunjangan generasi muda yang ada saat ini, menurut ACOSS sendiri adalah jumlah 289 Australia Dolar di per minggunya.

BACA : Virus Corona Berakhir? 

Pensiunan mendapatkan tunjangan bernasib sedikit lebih baik, karena penghasilan mingguan hanya kurang 10 Australia Dolar dari garis kemiskinan.

ACOSS yang menyebutkan, mayoritas generasi muda Australia yang menerima tunjangan telah hemat konsumsi makan, sebagiannya berhenti kuliah karena kurang biayanya.

Dikatakan pemerintah harus menaikkan tunjangan sedikitnya, 95 Australia Dolar per minggu ditambah 20 Australia Dolar per minggu untuk tempat tinggal.

Sementara CEO Mission, yaitu sebuah yayasan sosial yang menyebutkan naiknya biaya perumahan mendorong orang jatuh kedalam yang namanya kemiskinan.

Produksi iPhone Menurun Akibat Virus Corona

Meningkatnya Virus Corona

Produksi iPhone menurun akibat Virus Corona. Hal ini setelah pabrik Apple yang berada di China ditutup akibat virus corona.

Kondisi ini membuat Apple memperingatkan mungkin akannya berkurang pemasokkan iPhone ke pasar global.

Apple yang gagal memenuhi target pendapatannya sebesar USD 63-67 miliar atau sekitar Rp 857-911 triliun karena pemasokan iPhone yang terbatas.

Selain itu juga, permintaan pembelian ponsel mereka juga mengalami penurunan yang sangat besar di China akibat virus corona.

Seperti yang kita ketahui, perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu membuat sebagian iPhone dan produk lainnya di China.

Persebaran virus yang bernama Covid-19 telah menyebabkan perusahaan sementara waktu menghentikan produksi dan menutup beberapa toko retail di China.

Toko Apple ditutup dan dibuka kembali pekan lalu dengan jam yang terbatas.

“Akibatnya, kami tidak bisa memenuhi pendapatan yang kami harapkan untuk bulan Maret,” ucap pihak Apple.

Baca juga :  China Dan India Mengendalikan Ekonomi Global?

Apple yang mengatakan sementara ini semua pabrik produksi iPhone menurun akibat virus corona di luar provinsi Hubei, telat dibuka kembali.

Kekurangannya produksi iPhone di China dalam sementara waktu akan mempengaruhi pendapatan teknologi di seluruh dunia.

“Semua toko di China telat ditutup. Selain itu juga, toko yang buka telah beroperasi kunjungan pelanggannya yang rendah,” lanjut pihak Apple.

CEO Apple, Tim Cook mengatakan kalau perusahaan kemungkinan jauh memenuhi target USD  63-67 miliar karena ketidakpastian tetntang seberapa dampaknya virus corona ini memengaruhi produksinya.

“Seperti yang dapat dilihat dari penurunan, mengantisipasi beberapa tingkat masalah di sana. Kalau tidak, kami tidak akan memiliki penurunan USD 4 miliar,” kata Tim Cook.

BACA JUGA :  Aisyah Peneror Driver Online ?

Awal bulan Ming Chi Kuo, yaitu seorang analis di TF Internasional Securities yang menyebut bahwa Apple dipaksa untuk mengurangi pengiriman sebesar 10% karena wabah virus corona.

“Survei terbaru adalah menunjukkan bahwa pasokan iPhone yang sedang dipengaruhi virus corona, dan oleh karena itu kami memperkirakan pengiriman iPhone yang berkurang 10 persen,” kata Chi Kuo di sebuah catatan analisnya pada 2 Febuari lalu.

Dari pihak Apple sendiri tidak ada mengungkapkan berapa banyak iPhone yang akan dikirimkan, tetapi Chi Kuo memperkirakan bahwa perusahaan mengirim sekitar kurang lebih 38 juta selama kuartal pertama tahun lalu.

Ini, kali kedua dalam setahun bahwa Apple ini harus mengurangi target pendapatan. Karena kekhawatiran yang terjadi di negara China itu.

Pada Januari 2019, Apple yang terpaksa memangkas target pendapatan karena penjualan iPhone yang melemah di negara itu.