Bolehkah Perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Dokter Ungkap Jawabannya

Bolehkah Perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Dokter Ungkap Jawabannya

Bolehkah perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Ini Ungkap Jawaban Dokter

Belakangan ini cuaca yang cukup terik, dokter memperingatkan perempuan untuk tidak memasukkan es krim ke dalam vagina sebagai alat alternatif untuk masturbasi.

Konsultan ginekolog Dr Anne Henderson mengatakan bahwa setiap benda dengan pewarna makanan, parfum, ataupun kadar gula yang tinggi akan berdampak negatif pada pH dan lactobacillus vagina.

Hal tersebut dapat meningkatkan resiko infeksi vagina seperti sariawan dan vaginosis bakteri.

Es juga dapat menempel pada kulit vagina yang halus dan menyebabkan trauma dan kerusakan nyata.

“Zat Aditif juga bisa berpotensi mengiritasi area sensitif seperti vagina yang menyebabkan peradangan dan ketidaknyamanan lokal,” kata dia,

Anne menjelaskan bahwa, tingkat yang lebih dasar prosesnya juga dapat sangat berantakan karena es meleleh dengan sangat cepat dan akan bocor saat larut.

Ilustrasi es krim yang ternyata dimanfaatkan sebagain perempuan untuk masturbasi. (Shutterstock)

“Ini juga merupakan latihan yang tidak ada gunanya karena suhu inti tubuh, termasuk organ dalam seperti vagina, diatur oleh otak dan tidak dapat diubah oleh dengan zat pendingin seperti es, yang paling baik akan memberikan bantuan yang sangat sementara sebelum suhunya naik sekali lagi,” kata dia.

Dr Sarah Jarvis, yakni dokter umum dan direktur klinis untuk Patient.info mengatakan bahwa hal itu pasti dapat merusak lapisan pada vagina.

“Meskipun Anda mungkin merasa panas di seluruh cuaca ini, tidak pernah ada alasan untuk menaruh es krim di vagina Anda,” kata Sarah.

Dirinya mencontohkan, pada saat orang mengambil es langsung dari freezer dan langsung memakannya hal itu dapat membuat lidah menjadi sakit, karena penutup lidah jauh lebih sensitif daripada kulit biasa.

“Lapisan vagina Anda masih lebih halus, dan es atau es krim pasti dapat merusak lapisan itu, yang menyebabkan rasa sakit dan bahkan merobek lapisan itu.”

Dr Sarah Welsh, merupakan salah satu pendiri merek kondom HANX, mengatakan bahwa ada banyak hal yang tidak boleh dimasukkan ke dalam vagina, dan es krim merupakan salah satunya.

“Es dapat menempel pada kulit vagina yang halus dan menyebabkan trauma dan kerusakan nyata.

Ia melanjutkan, terlebih lagi, memasukkan bahan makanan apapun kedalam vagina dapat menyebabkan mikroba, mengganggu keseimbangan normalnya dan memungkinkan akan membuat sekitar lingkungan vagina akan tumbuh bakteri dan berinfeksi.

Sebagai gantinya, para ahli yang merekomendasikan untuk mengenakan celana dalam katun yang longgar dan menghindari pakaian yang ketat untuk mencegah timbulnya iritasi atau dermatitis.

Ingin Kuasai Harta Warisan, Pria Bunuh Istri Pakai Ular Kobra

Ingin Kuasai Harta Warisan, Pria Bunuh Istri Pakai Ular Kobra

Seorang pria India bernama Sooraj, ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan pembunuhan berencana kepada istrinya, Uthra, dengan menggunakan ular kobra.

Pihak kepolisan yang menyebutkan bahwa pembunuhan ini dilakukannya adalah perihal finansial alias ingin menguasi harta warisan yang ada pada istrinya.

Kematian istrinya, Uthra ini diketahui oleh kedua orangtuanya pada 7 Mei 2020. Pada saat itu, ibu dan ayahnya datang kerumah untuk membangunkan Uthra. Uthra yang dikabarakan tengah malam pada proses penyembuhan setelah sebelumnya juga digigit oleh ular, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya itu.

Pada awalnya, keluargnya tak menaruh curiga dan menerima bahwa Uthra meninggal karena insiden gigitan ular yang memang kerap terjadi di India setiap tahun.

Namun, orangtua Uthra memiliki rasa keraguan atas kematian anak. Pasalnya, belum lama ini, Uthra sempat mengaku kerap melihat ular berkeliaran pada karangan rumahnya itu.

“Ini menimbulkan kecurigaan kepada saya. Karena dia juga pernah digigit ular pada pukul 08.30, dan kenapa baru di bawa ke rumah sakit pada pukul 3 pagi?,” kata ayah Uthra, Vijayasenan dikutip The News Minute, Selasa (26/05/2020).

“Kenapa begitu? selain itu saya tahu Sooraj (tersangka) menginginkan lebih banyak uang,” tambahnya.

Polisi yang akhirnya menemukan barang bukti terkait pembunuhan berencana itu. Seorang penangkap ular bernama Sanal, mengatakan bahwa Sooraj memang pernah membeli dua ekor ular kepada ayahnya, Suresh.

“Dia bilang ke ayah saya ular itu untuk membasmi tikus. Tapi dia tidak mengembalikan ularnya. Setelah itu, sebulan kemudian dia meminta ular kobra,” beber Sanal.

“Ketika saya baca tentang kematian Uthra di koran, saya katakan kepada ayah saya untuk memberi tahu informasi ini ke polisi. Tapi dia tidak melakukannya. Sekarang ayah saya dituduh jadi rekan pembunuhan itu,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengaku masih mendalami kasusnya itu, untuk mencari motif sesungguhnya dari pembunuhan yang dilakukan Sooraj kepada istrinya.

Saat ini, Wakil Inspektur Polisi Ashok Kumar, menyebutkan bahwa pihaknya menaruh keuntungan finansial sebagai motif pembunuhan, bukan niatan Sooraj untuk menikah lagi.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Saat ini, kami tidak memiliki bukti mengenai apakah ia akan menikah lagi dan jika ini yang mendorongnya untuk membunuh Uthra,” jelas Kumar.

Pengakuan Mengejutkan Remaja Perempuan 18 Tahun: Mau Menikahi Ayah Kandung

Pengakuan Mengejutkan Remaja Perempuan 18 Tahun: Mau Menikahi Ayah Kandung

Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun di Amerika Serikat membuat sebuah pengakuan mengejutkan. Dia berencana akan menikahi ayah kandungnya sendiri. Rencana tersebut sontak mengegerkan media sosial.

Remaja itu menggambarkan momen pernikahannya berjalan menuju altar bersama sang ayah sebagai pernikahan sempurna dan simbol keunikan cinta mereka.

Dengan berbagi ceritanya itu, remaja asal Paman Sam itu memberikan pandangannya tentang apa yang dinamakan sebagai ketertarikan seksual secara genetik alias genetic sexual attraction (GSA).

Dikenal juga sebagai inces konsensual, kasus GSA acapkali terjadi ketika orangtua kandung diasingkan dari anak-anak mereka selama beberapa waktu dan dipersatukan kembali ketika anak mereka sudah beranjak dewasa.

Dalam kasus itu, wanita yang tak ingin disebutkan namanya, hubungan romantis pertama kali dimulai setelah sang ayah memasuki kembali kehidupannya ketika dia berusia 16 tahun. Nah, selama 12 tahun mereka berdua tak berhubungan sama sekali.

Remaja itu mengakui tidak membutuhkan waktu lama bagi keduanya untuk menyadari bahwa mereka memiliki perasaan yang kuat antara satu sama lain.

“Kami mendiskusikan apakah itu salah atau benar, kemudian kami berciuman. Lalu kami bercumbu untuk kali pertama. Di saat itulah, aku kehilangan keperawananku,” ujar remaja tersebut.

Remaja itu mengakui sang ibu tidak mengetahui soal hubungan pasangan inces itu. Yang terang, remaja tersebut mengaku tidak peduli jika keduanya tidak bisa menikah secara sah.

“Saya ingin itu mewakili keunikan kami, jadi kami tidak melakukan pernikahan serba putih,” katanya.

Kemudian, remaja itu membeberkan seperti apa pernikahannya nanti, dimulai busana yang akan dikenakan sampai pada dekorasi yang akan dipercantik.

“Warna pernikahan kami didominasi hitam dan ungu, dan kami berdua akan memakai sepatu Converse. Dia mengenakan celana jins dan kemeja yang bagus. Dia mengatakan dia tidak mengenakan dasi kupu-kupu, tetapi ini adalah pernikahan saya dan dia,” ujar remaja itu.

“Nenek dan kakek saya–orang tua tunangan saya–akan hadir dan kakek saya akan menjadi wali saya. Meja-meja akan memiliki karangan bunga pohon tanpa daun untuk mewakili pernikahan kita, yang akan seperti pohon yang tumbuh. Gaun saya akan hitam,” ungkap remaja itu.

Rencana pernikahan ini mendadak viral di Facebook. Banyak warganet yang merasa syok dengan cerita cinta dari satu pasangan ini dan menentang rencana pernikahan ini.
“Ini sangat salah, sangat sangat sangat salah. Saya berharap seseorang bisa ikut campur dan menyelamatkan gadis malang ini,” tulis salah seorang warganet.

“Tidak, tidak, tidak. Saya berharap kepada Tuhan agar dia (gadis itu) tidak menjalankan pernikahan ini dan dia kembali menyadari bahwa ini salah,” tulis warganet lainnya.

Istilah Genetic Sexual Attraction (GSA) diciptakan pada akhir 1980-an oleh pendiri kelompok pendukung untuk anak-anak adopsi yang baru-baru ini terhubung kembali dengan kerabat biologis mereka.

Dalam kasus ini, pendiri GSA mengklaim bahwa mengamati perasaan romantis dan seksual yang kuat kerap terjadi di banyak reuni ini. Para ahli memperkirakan bahwa perasaan tabu ini sudah terjadi pada sekitar 50 persen kasus dimana kerabat terasing disatukan kembali sebagai orang dewasa.

Ahli GSA telah menjadi tertarik pada putra yang di adopsinya ketika bertemu dengannya 26 tahun kemudian, namun sayangnya perasaan itu tak terbalaskan.

Masa Depan Dunia Usai Wabah Covid-19: Barbarisme atau Sosialisme

Masa Depan Dunia Usai Wabah Covid-19: Barbarisme atau Sosialisme

Pandemi Virus Corona menjadi salah satu bencana yang paling besar sejak bulan-bulan awal tahun 2020. Ratusan ribu nyawa sudah menghilang yang disebabkan oleh Virus Corona. Bukan hanya berdampak pada kesehatan, namun Virus Corona juga ikut mengguncang diseluruh dunia.

Banyak negara yang melakukan pembatasan wilayah ataupun lockdown untuk menekannya penyebaran virus, namun adanya kebijakan itu membuat orang tidak bisa bekerja.

Akibatnya, ada beberapa orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja karena perusahaan tempat ia mencari nafkah sudah hancur. Sebagian lain memiliki pekerjaan dengan hasil gaji yang tidak dibayar secara penuh.

Teka-teki yang mengenai sampai kapan Corona ini akan berakhir juga masih menjadi misteri.

Bahkan muncul adanya slogan ‘New Normal’ untuk segala lini kehidupan, termasuk ekonomi sebagai akibat dari pandemi Virus Corona.

Simon Mair, seorang Peneliti di bidang Ekonomi Ekologis, Pusat Pemahaman Kemakmuran Berkelanjutan, University of Surrey meneliti empat kemungkinan yang terjadi pada dunia setelah pandemi Virus Corona.

“Dari perspektif ekonomi, ada empat kemungkinan di masa depan: turun ke barbarisme, kapitalisme negara yang kuat, sosialisme negara radikal, dan transformasi menjadi masyarakat besar yang dibangun di atas bantuan bersama.”

Hal ini ada didalam artikel yang berjudul ‘What will the world be like after coronavirus? Four possible futures’ yang diterbitkan di The Conversation 30 Maret 2020.

Akibat Wabah Corona, India Krisis Pembalut Perempuan

Banyak pelajar perempuan di India yang mengalami kekurangan pembalut, yang selama ini menjadi tempat distribusi pembalut tutup selama pandemi Virus Corona. Ini membuat jutaan remaja di seluruh India merasa cemas, tulis wartawan BBC dari Delhi.

Selama beberapa tahun, Priya menerima 10 paket pembalut setiap bulannya dari sekolah.

Priya yang masih berumur 14 tahun ini tinggal di Badli, daerah kumuh di barat laut Delhi bersekolah di sekolah negeri yang membagikan pembalut kepada setiap murid perempuan dibawah skema kesehatan reproduksi pemerintah.

Ini merupakan kampanye dimana hanya 36% dari 355 juta perempuan menstruasi menggunakan pembalut. Sisanya menggunakan kain bekas ataupun abu hanya untuk menghentikan pendarahan.

Ditambah lagi adanya fakta bahwa 23 juta perempuan putus sekolah sesudah usia menstruasi mereka. Karena sekolah tutup, dan terhentikan pula pasokan pembalut.

“Paket terakhir saya bulan Februari,” kata Priya.

“Sesudah itu saya harus beli di apotek terdekat. Harganya 30 rupee untuk satu paket, berisi tujuh pembalut”.

Pelaku pemerkosaan ramai-ramai di India akan dieksekusi mati, apakah India jadi lebih aman bagi anak perempuan?

Tiga juta perempuan India membentuk rantai manusia sepanjang 620km untuk ‘kesetaraan gender’. Dimana perempuan India bunuh diri karena diejek ‘kulit gelap’ oleh suami.

Priya ini termasuk kedalam golongan yang beruntung karena orangtuanya mampu untuk membelikan pembalut. Banyak tetangga kehilangan pekerjaan bahkan tak mampu untuk membeli makanan. Perempuan di keluarga itu mulai menggantikan pembalut dengan kain.

Di Bhalaswa Daity, sebuah daerah kumuh tempat tinggal sekitar 1.900 keluarga, seorang pegiat bernama Madhu Bala, mengatakan kekurangan pembalut untuk perempuan usia sekolah.

“Menstruasi tidak berhenti di masa pandemi. Pembalut sangat penting buat perempuan, sama seperti makanan. Kenapa pemerintah mengabaikan permintaan kami,” tanyanya.

Kebanyakan anak gadis didaerah itu termasuk anaknya yang berusia 14 tahun tergantung pada pasokan dari sekolah karena mereka tak mampu membelikan pembalut.

“Anak-anak ini khawatir. Mereka tak mau memakai kain lagi karena sudah terbiasa dengan pembalut sekali pakai. Pemerintah harus memasok bersama dengan jatah makanan bulanan”.

Sesudah Madhu mengirimkan pesan, lembaga amal Womenite menyalurkan 150 paket pembalut ke Badli dan Bhalaswa Dairy pada bulan April lalu.

Harshit Gupta, pendiri Womenite mengatakan mereka telah mengumpulkan dana untuk menyalurkan 100.000 paket pembalut di Delhi dan daerah sekitarnya pada tanggal 28 Mei, seiring peringatakan Hari Menstruasi Internasional.

Pilu Bocah Penjual Kerupuk Menangis, Dibully sampai Dagangannya Berserakan

Seorang bocah menjual kerupuk menangis setelah menjadi korban perundungan atau bullying oleh orang tak bertanggung jawab. Bocah itu menangis melihat barang dagangannya hancur berserakan.

Insiden perundungan tersebut terjadi di Kota Putatan, di negara bagian Sabah, Malaysia pada Sabtu (23/05/2020), sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Seorang perempuan yang bernama Daylirn Lim Siew Fong membagikan kisah miris melalui akun Facebook pribadinya itu.

Ia bercerita, kala itu dirinya dan sang suami sedang berbelanja kebutuhan dapur, disebuah toko dekat tempat bocah penjual kerupuk menjajakkan dagangannya.

Saat berbelanja, tiba-tiba saja mereka mendengar ada seorang anak kecil yang berteriak disekitaran lokasi sampai membuat beberapa orang penasaran.

Setelah mengecek, benar saja mereka melihat seorang bocah penjual kerupuk tengah ditindas oleh seorang anak laki-laki sebayanya.

Bocah penjual kerupuk yang hanya dapat menangis, karena beberapa plastik dagangannya disebar oleh sang penganggu, sampai isinya semua berantakan kelantai.

Melihat kejadian tersebut, Darylin dan suaminya pun dibuat iba. Mereka langsung memberikan pertolongan kepada bocah penjual kerupuk yang terus menerus menetaskan air mata.

Bocah penjual kerupuk menangis usai dibully sampai dagangannya berserakan. (Facebook)

Namun saat mereka berusaha mengejar pelaku, sayangnya tidak membuahkan hasil karena anak itu melarikan diri dengan sangat cepat. Alhasil, Daylirn pun kembali menghampiri bocah penjual kerupuk tersebut.

Anak kecil itu mengaku setiap harinya harus berjualan dari jam 8 pagi sampai dengan pukul 5 sore.

Tapi, ia kerap mendapatkan perundungan dari anak-anak lain. Bahkan perundungan itu terjadi setiap hari.

Karena merasa tak tega melihat penderitaan bocah itu, Daylirn memutuskan untuk membeli semua barang dagangannya dengan jumlah uang 64 ringgit malaysia (sekitar Rp 212 ribu).

Mereka juga mengantarkan bocah itu untuk pulang kerumahnya.

Meskipun sempat menangis dengan histeris karena barang dagangannya hancur, bocah itu akhirnya tersenyum karena bisa pulang dengan membawa uang untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Kisah bocah penjual kerupuk yang ditolong itu pun viral di media sosial dan menggungah kepedulian banyak orang.

Virolog China Klaim Kelelawar Tapal Kuda Sebagai Inang Virus Corona

Ahli virologi asal China, Shi Zhengli memberikan perhatian terhadap kelelawar jenis tapal kuda sebagai inang dari Virus Corona alias Covid-19. Dalam penelitiannya itu, dia menemukan adanya sebuah ras hasil evolusi antara Virus Corona dan inangnya.

Evolusi itu, sebut Shi, dapat menimbulkan beragam genetik didalam virus tersebut.

Pada saat dunia sedang berusaha keras untuk mencari kesimpulan asal virus dan menuduh China atas lepasnya virus corona dari sebuah laboratorium di Lembaga Virus Wuhan (WIV), Shi memublikasikan temuan barunya yang menegaskan bahwa Rhinolophidae merupakan salah satu jenis kelelawar yang merupakan inang dari COVID-19.

Penilitian tersebut mendapati kelelawar jenis itu membawa banyak virus corona dengan keragaman yang genetik tinggi, terutama dalam protein lonjakan yang menempel pada sel manusia dan menginfeksinya.

Beberapa virus didalam kelelawar yang dapat memanfaatkan ortolog protein manusia, disebut dengan angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor SARS-CoV untuk bisa merasuki dan menginfeksi sel manusia.

SARS-CoV merupakan SARS yang sangat berkaitan kuat dengan Virus Corona.

Penelitian Shi ini pertama kali dipublikasikan dalam platform bioRxiv yang  berjudul “Evolusi antara virus dan inangnya memicu beragam genetika dalam kelelawar SARS” pada 14 Mei 2020.

Penemu itu menyebutkan bahwa protein spike SARSr-CoV dan kelelawar tapal kuda ACE2 yang mungkin telah berevolusi dan mengalami seleksi yang erat satu sama lainnya.

Selanjutnya studi itu mengarah pada pembuktian bahwa kelelawar tapal kuda ini menjadi inang alami SARSr-CoVs.

Pengawasan berkelanjutan terhadap kelompok virus ini pada kelelawar sangat diperlukan untuk mencegah penyakit serupa SARS berikutnya, demikian penelitian Shi.

Kota Judi Las Vegas Dibuka Kembali 4 Juni, Manager Langsung Menyambut

Wisatawan yang kembali mengunjungi kota judi Las Vegas akan melihat banyaknya perubahan, sejak tempat-tempat judi tutup di pertengahan Maret untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Resikonya yang besar, Robert Lang, Ditektur Eksekutif lembaga think tank Brookings Mountain West di University of Nevada, Las Vegas.

“Las Vegas tidak dikenal sebagai tempat wisata dimana pengunjungnya jatuh sakit,” katanya.

Gubernur Nevada Steve Sisolak menetapkan tanggal  4 Juni untuk membuka kembali kasino. Gubernur dari partai Demokrat itu mengatakan dalam saat menyatakan pernyataan pada hari Jumat, penurunan penularan virus corona dan rawat inap Virus Corona di Nevada sudah mulai menurun, ketika beberapa pembatasan mulai dilonggarkan hampir dua minggu lalu.

Banyak bisnis properti berupaya untuk memulai membuka kembali bisnis pada awal Juni di kota judi yang ditutup mendadak di tengah bisnis judi yang sedang sangat laris, meraup keuntungan 1 miliar dolar AS dalam 3 bulan berturut-turut disebuah negara bagian. Kota Las Vegas menarik banyak perhatian lebih dari 40 juta pengunjungnya per tahun.

Begitu mendapat lampu hijau, menejer tempat-tempat judi itu kembali menyambut orang ke “kota yang tidak pernah tidur”, yang dibangun untuk orang yang ingin bersenang-senang. Tetapi tidak setiap sarana resor akan dibuka. Klub-klub malam dan klub siang, restoran prasmanan, dan tempat-tempat besar tetap ditutup.

Heboh! Kakak-Adik Temukan Emas Batangan 2 Kg di Belakang Rumah

Heboh! Kakak-Adik Temukan Emas Batangan 2 Kg di Belakang Rumah

Mungkin kebanyakan anak-anak merasa bosan saat harus lockdown dirumah selama pandemi Virus Corona dan orangtua juga sulit membuat anak-anak terhibur. Namun, bagi kedua kakak beradik ini masa karantina merupakan penemuan yang sangat berharga.

Penemuan kakak beradik di Prancis ini bermula ketika orangtua mereka memutuskan untuk meninggalkan ibu kota Paris ketika Prancis memberlakukan karantina wilayah. Pria Australia menemukan bongkahan emas senilai Rp 1 miliar selundupkan emas Rp 1,1 miliar di sepatu, perempuan ditangkap di perbatasan Rusia-China toilet emas 18-karat dicuri dari pameran seni di Inggris.

Mereka kemudian pindah ke rumah keluarga yang terletak di kota Vendome, ke arah selatan Paris. Kedua anak laki-laki yang berusia sekitaran 10 tahun ini hendak membuat gubuk dihalaman belakang dengan menggunakan batang, daun, dan sprei.

Ayah mereka, seorang pengusaha berusia 60-an tahun, memberitahukan bahwa ada sprei-sprei lama milik nenek yang dapat digunakan untuk membuat gubuk. Sprei itu disimpan di kamar yang tidak ditempati.

Ketika anak-anak itu mengambil sprei “dua benda yang cukup berat” terjatuh, tutur seoang juru lelang setempat, Philippe Rouillac.

“Mereka tidak memperhatikan benda-benda itu dan mengembalikannya.”

Tetapi anak-anak itu kemudian menceritakan apa yang telah terjadi kepada orangtua mereka.

“Sang ayah meminta mereka untuk mengambilnya,” jelas Rouillac.

“Namun pada mulanya ia mengira barang itu adalah tempat pisau milik nenek.”

Lalu kemudian Ia menghubungi perusahaan Rouillac untuk mengeceknya, dan setelah mengirimkan beberapa foto, ia pun mendapatkan kabar gembira.

Benda-benda itu ternyata bukan tempat pisau melainkan dua batang emas dengan masing-masing seberat 1 kilogram.

Kedua emas batangan itu sekarang ditawarkan lewat situs lelang yang dijalankan oleh Philippe Rouillac. Masing-masing ditaksing dengan nilai 40.000 euro (sekitar Rp 630 juta).

Dalam perkembangannya terungkap bahwa emas batangan itu dibeli oleh sang nenek pada saat tahun 1967 dan bahkan masih lengkap dengan kwitansinya.

Selain itu, harga emas untuk sekarang yang telah naik meningkat karena pandemi Virus Corona.

“Kami akan menunggu sampai harga emas naik lagi,” kata Rouillac. “Emas itu sekurang-kurangnya akan laku 100.000 euro (Rp1,6 miliar).”

Akan tetapi kakak beradik itu mengajukan syarat apabila barang-barang yang mereka temukan akan dijual.

“Kepada ayah mereka, mereka mengatakan: ‘Kami akan mempunyai kolam renang,'” kata Rouillac menirukan permintaan anak-anak itu.

Anti Mainstream, Ucapan Idul Fitri Bikin Kepala ‘Cenat-Cenut’

Anti Mainstream, Ucapan Idul Fitri Bikin Kepala ‘Cenat-Cenut’

Kreativitas warganet yang tak pernah habis bahkan disaat hari raya Idul Fitri sekalipun. Kali ini, warganet di Twitter berlomba-lomba mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dengan cara yang sulit.

Pelopornya tak lain yakni selebtwit dan influencer Jerome Polin. Lewat akun twitternya, @JeromePolin, ia membagikan rumus matematika yang menghasilkan ucapan ‘Selamat hari raya Idul Fitri’.

“Mohon maaf lahir batin jiwa,” tulisnya via Twitter disertai rumus algoritma.

Dalam cuitan disertakan hitung-hitungan persamaan algoritma yang terlihat sangat rumit. Walaupun, ia juga melampirkan jawabannya.

Sementara, hasil dari hitungannya tersebut berbunyi, “Eid Mubarak 1441 H”.

Persamaan logaritma yang menghasilkan ucapan selamat Idul Fitri (Twitter).

Melihat hal ini, warganet yang kaget dan memberikan beragam reaksi. Sebagian masyarakat yang mengaku bingung dengan persamaan yang telah dibuat oleh Jerome, namun mereka juga merasa kagum.

“Niat banget. Yang pintar mah beda. Maaf juga ya bang kalau ada salah. Sehat-sehat ya di sana,” kata @sibambanggg.

“Niat banget, untung ada hasil, kalau disuruh ngerjain mati aja aku ,” tulis @Wikprsty.

“Matematika pun merayakan lebaran,” kata akun @rgilhamsyah.

Demikian, ada juga beberapa warganet yang mulai mengikuti jejak Jerome dengan memberikan ucapan selamat Idul Fitri bertema pelajaran, salah satunya akun @minseungchoi2.

“Sebelum HCL menjadi basa, sebelum NaOH menjadi asam. Sebelum NaCl menjadi manis, sebelum Glukosa menjadi asin. Tanganku tengadah mengharapkan titrasi maaf dari biuret hatimu. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” tulisnya.