Sejak Berusia 4 Jam, Tak Pernah Lihat Perempuan Selama Hidupnya. Bahkan Ibu Kandungnya!

Sejak Berusia 4 Jam, Tak Pernah Lihat Perempuan Selama Hidupnya. Bahkan Ibu Kandungnya!

sahmitra.com — Percaya atau tidak, manusia diciptakan dengan berpasang-pasangan, pria dan wanita. Dimana ada pria disitu akan ada wanita yang selalu mendampinginya, setidaknya ibu kandungnya yang sudah melahirkan dirinya. Ternyata, tak semua pria cukup beruntung bisa hidup berdampingan dengan wanita karena ternyata ada seorang pria yang selama hidupnya tak pernah mengetahui wujud seorang wanita hingga ia meninggal dunia.

Mihailo Tolotos adalah seorang biksu ortodoks Yunani lahir pada tahun 1856. Ketika ia masih berumur 4 jam, ibunya sudah dinyatakan meninggal dunia. Karena tak ada sanak saudara yang lain, bayi ini pun ditinggalkan ditangga sebuah kuil yang ada di puncak Gunung Athos. Para biksu ini memberinya nama Michael Tolotos.

Sejak Berusia 4 Jam, Tak Pernah Lihat Perempuan Selama Hidupnya. Bahkan Ibu Kandungnya!
Sejak Berusia 4 Jam, Tak Pernah Lihat Perempuan Selama Hidupnya. Bahkan Ibu Kandungnya!

Selama hidupnya, ia selalu menuruti semua ajaran-ajaran baik dari kuil. Ia tak pernah sekalipun melewati gerbang biara jadi mustahil ia bisa melihat oranglain selain para biarawan yang ada dikuil tempat ia tinggal.

Selain itu juga, ada sebuah undang-undang yang disahkan pada tahun 1060, yakni perempuan dan juga hewan dilarang memasuki gunung. Para biarawan juga dilarang untuk bercukur, mandi, berkelahi serta bertanya tentang kehidupan diluar kuil.

Pada akhir hidupnya di usia 82 tahun, ia menjadi satu-satunya orang yang tak pernah melihat perempuan semasa hidupnya termasuk ibu kandungnya sendiri. Kasihan banget selama hidupnya ia belum pernah merasakan kasih sayang seorang ibu. Semoga dirinya dapat bertemu dengan ibunya di kehidupan selanjutnya ya.

Istri Menuntut Suami ke Pengadilan karena beri Miras ke 2 Bayinya

Istri Menuntut Suami ke Pengadilan karena beri Miras ke 2 Bayinya

sahmitra.com — Rumah tangga Abas dan istrinya yang telah berjalan lima tahun itu harus berakhir di pengadilan, usai ia dinyatakan bersalah dengan memberi anak-anaknya minuman berakohol. Menyadur laman Guardian.ng, pengadilan adat di Ibadan, Nigeria memutuskan untuk memberikan hak asuh kedua bocah itu berusia dibawah empat tahun ke istri Abas, Mufuliat Soremekun.

Majelis hakim yang mengabulkan permintaan Mufuliat yang merasa tak tahan lagi berumahtangga dengan pria yang disebutnya sadis dan pemabuk.

“Aku lelah memperingatkan Abas untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol yang ia warisi dari ayahnya. Saya memiliki tekanan darah tinggi karena stres yang saya alami bersamanya,” ujar Mufuliat.

Perempuan yang berprofesi sebagai perancang busana ini semakin memantapkan diri untuk mengakhiri rumah tangganya selepas mengetahui sang suami membuat anak-anaknya yang dibawah umur juga mengonsumsi miras (minuman keras).

“Yang terburuk, Abas memberikan dua anak kami minuman beralkohol atau bir, anak-anak berusia empat tahun ke bawah,” bebernya.

Menyetujui keputusan pengadilan, Abas yang menyangkal sebagian besar tuduhan yang dilayangkan sang istri. Ia menyebut Mufuliat sebagai pencuri dan telah mengeksploitasi dirinya.

“Memang benar jika aku terkadang menghajar Mufuliat dan itu karena dia terus melanggar perintahku,” kata Abas.

Abas menuduh istrinya itu telah mencuri uang sebesar 80 ribu naira atau setara dengan Rp 2,9 juta saat ia tak berada dirumah.

“Mufuliat dan keluarganya telah memeras saya dan saya memilliki banyak utang karena berusaha memuaskan mereka,” akunya.

Pria ini juga menuduh bahwa istrinya telah berbohong tengah hamil anak ketiga supaya mendapatkan uang.

“Dia tahu saya biasanya memberikan hadiang uang banyak setiap kali dia hamil.”

“Saya telah melakukan segalanya untuknya, tetpai dia terus mengatakan hal-hal buruk tentangku,” tandasnya.

Hasil Penelitian ini Sebut Pasien Sembuh Corona Alami Cacat Paru Permanen!

Hasil Penelitian ini Sebut Pasien Sembuh Corona Alami Cacat Paru Permanen!

sahmitra.com — Ratusan negara diseluruh dunia kini berperang melawan pandemi Virus Corona, virus yang pertama kali meledak di kota Wuhan, Tiongkok itu secara cepat tersebar di seluruh dunia, bahkan ada beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, dan beberapa negara di benua biru dibuat kelimpungan tak berdaya. Sampai berita ini dibuat, total jumlah manusia yang telah terinfeksi virus corona ini berjumlah sekitar 9,472,473 dari seluruh dunia.

Meskipun berbagai tindakan preventif telah dilakukan, faktanya virus ini masih saja terus menerus berkembang dan menyebar bahkan WHO selaku Badan Kesehatan Dunia juga akhirnya mengeluarkan statmen baru yang cukup mengejutkan, yakni meminta kepada agar semua negara bersedia hidup berdampingan dengan Virus Corona layaknya dulu saat HIV Aids pertama kali menyebar.

Pernyataan ini diperparah dengan temuan oleh salah seorang anggota komite eksekutif dari British Society of Thoracic Imaging dan penasihat untuk Royal College of Radiologists, Dr Sam Hare, menyebutkan bahwa mayoritas penyintas Virus Corona, mengalami kerusakan paru-paru permanen. Lebih lanjut menurut penuturan ahli medis, para pasien yang telah sembuh justru mengalami jaringan parut (fibrosis) pada paru-paru yang disertai dengan gejala ringan lainnya, seperti batuk dan kelelahan. Oleh sebab itu, jangan keburu senang dulu apabila ada yang berhasil sembuh dari Virus Corona itu karena, mereka juga wajib kembali melakukan pemeriksaan untuk mengecek keadaan paru-parunya.

“Dalam pemindaian selama enam minggu, sejauh ini saya melihat ada sekitar 20-30 persen pasien yang dirawat dirumah sakit menunjukkan kerusakan paru-paru permanen,” jelasnya. 

Dicurigai bahwa kerusakan ini terjadi pada paru-paru penyintas Virus Corona dipicu oleh respons imun yang terlalu berlebihan, sehingga berakibatkan pada banyaknya lendir dan cairan yang mengisi kantung permanen setelah keluar dari rumah sakit. Hal ini yang membuat pasien untuk susah bernafas sehingga harus dibantu dengan alat seperti ventilator.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh sebuah studi di Tiongkok yang juga mengungkapkan jika para pasien yang telah sembuh dari virus asal Wuhan ini juga mengalami kerusakan paru-paru permanen setelah keluar dari rumah sakit. Hal ini juga terjadi pada pasien SARS dan MERS yang 60 persennya pasien sembuhnya mengalami fibrosis paru.

“Kekhawatiran saya sebenarnya adalah tidak pernah menyangka sebelumnya dalam hidup kita, begitu banyak orang yang mengalami cidera paru-paru yang sama disaat yang bersamaan,” kata Prof Gisli Jenkins, dari National Institute for Health Research.

Penemuan Terbaru: Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 35 Menit

Penemuan Terbaru: Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 35 Menit

sahmitra.com — Penemuan baru yang dilakukan oleh seorang ilmuwan Jose-Luis Sagripanti dan David Lytle, yang masing-masing merupakan veteran Angkatan Darat AS dan mantan karyawan di Food and Drug Administration.

Dirinya mengklaim bahwa sinar matahari bisa membunuh Virus Corona (Covid-19) yang menempel pada permukaan hanya dalam waktu 35 menit.

Dilansir dari laman Mirror, pada Jumat (26/06/2020), studi tersebut menganalisis seberapa efektif sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan oleh matahari dapat membunuh Virus Corona dalam kurun waktu berbeda sepanjang tahunnya.

Analisis ini menunjukkan bahwa sinar matahari disebagian besar wilayah Amerika Serikat dan kota-kota dunia selama musim panas dapat menghapus 90 persen Virus Corona yang hidup di permukaan, hanya dalam waktu 35 menit.

Sebaliknya, dalam kurun waktu Desember hingga Maret, penelitian itu menyebutkan virus itu bernama ilmiah Sars-CoV-2 dapat bertahan hidup sehari atau lebih di permukaan.

“Sars-CoV-2 dapat dinonaktifkan lebih cepat (bahkan dari influenza A) selama musim panas di banyak kota padat di dunia,” tulis mereka dalam jurnal ilmiah yang terbit di Photochemistry and Photobiology.

“Hal itu menunjukkan sinar matahari punya peran dalam tingkat penyebaran dan durasi dari pandemi virus Corona.”

Meskipun demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah memperingatkan bahwa sinar matahari tak mencegah penyebaran Virus Corona.

Kasus infeksi Virus Corona di negara-negara tropis bisa menjadi bukti virus yang kali pertama muncul di Wuhan, China itu tetap dapat menyebar sekalipun di kawasan dengan intensitas sinar matahari tinggi.

“Anda tetap bisa terinfeksi covid-19, tidak peduli seberapa cerah atau panas cuacanya. Negara-negara bercuaca panas telah melaporkan kasus covid-19,” kata WHO.

Hampir Diperkosa Tetangga Saat Tidur di Rumah Mertua

Hampir Diperkosa Tetangga Saat Tidur di Rumah Mertua

sahmitra.com — YN (22), warga Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, melaporkan tetangganya sendiri berinisial HK (33) ke polisi, pada Kamis (25/06/2020). Pasalnya, saat dirinya sedang menginap dirumah mertua, ia nyaris menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh HK.

Diceritakan YN, saat kejadian tersebut dirinya sedang menginap dirumah mertua bersama dengan anaknya yang berlokasi di Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang. Sedangkan, suaminya diketahui sedang bekerja diluar.

Ketika sedang tertidur pulas pada tengah malam bersama anaknya, dirinya mengaku terkejut ketika ada yang meraba tubuhnya. Awalnya, ia mengira yang melakukan itu adalah suaminya. Namun, ketika dirinya tersadar ternyata bukan.

“Saya kira itu suami saya, ketika dilihat ternyata bukan. Dia bahkan bilang, ‘kamu diam saja, nanti saya kasih uang Rp 500.000,” kata YN saat menirukan ucapan HK kepadanya. 

Sadar dirinya akan diperkosa, sontak ia berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan itu, mertua dan kakaknya langsung terbangun. Mengetahui hal tersebut, pelaku yang terlihat panik dan langsung kabur untuk melarikan diri.

Tak terima dengan perlakuan di pelaku, ia bersama keluarga langsung melaporkannya ke polisi agar diproses secara hukum. Sementara saat dikonfirmasi, Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Herry mengatakan, bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.

Hanya saja, pelaku belum ditangkap karena masih perlu dilakukannya pemeriksaan terhadap saksi dan korban.

“Penyidik masih meminta keterangan dari korban untuk menangkap pelaku,” kata Herry.

Asyik Makan Pangsit Goreng, Mahasiswi Ini Temukan Hal Menjijikkan

Asyik Makan Pangsit Goreng, Mahasiswi Ini Temukan Hal Menjijikkan

sahmitra.com — Seorang mahasiswi sekolah farmasi di Thailand menemukan benda menjijikkan yang ia yakini sebagai gigi manusia saat memakan makanan ringan (snack).

Menyadur Asia One, mahasiswi Universitas Asia Timur mengatakan dia memakan sebuah snack yang berupa pangsit goreng dan menemukan adanya gigi manusia di dalamnya itu.

Ia membagikan foto-foto temuannya yang mengejutkan itu di akun Facebook Noei Wichitra dan langsung viral di Thailand.

Ia mengatakan tujuannya membagikan foto-foto itu sebagai peringatan agar orang berhati-hati dalam memilih makanan.

Dalam postingannya itu menceritakan bahwa kronologi saat menemukan hal menjijikan tersebut.

“Ibu membeli snack ini. Aku lapar. Jadi saya ambil snack(untuk dimakan). Saat saya makan yang pertama Tidak apa-apa.” tulisnya dalam postingan.

Barulah ada suapan kedua yang ia temukan benda asing tersebut didalam snacknya.

“Halo!!!! ada tekstur yang berbeda di mulutku. Ketika saya mengunyah, saya pikir itu adalah tendon Babi. Ketika saya muntahkan, ternyata gigi manusia. Saya hampir muntah.” ungkapnya.

Kasus itu bukan menjadi hal pertama kali di negara Gajah Putih

Seorang warga Thaiand temukan lipan di dalam minumannya.[Facebook/Lalita Pollachom]

Dikutip dari The Nation Thailand, Lalita Pollachom mengunggah foto yang memperlihatkan temuannya yakni seekor lipan ada didalam minuman yang ia beli dari sebuah kedai.

Hewan itu ia temukan pada minuman yang baru dibelinya untuk anaknya. Ia melihat sedotan yang ada pada minumannya itu bergerak, setelah diperiksa keluarlah seekor hewan dari dalam sedotan.

Pollacham juga memposting temuannya itu di akun Facebook pribadinya. Dia mengatakan bahwa dia kembali ke kedai tersebut dan meminta ganti rugi.

Ia mengingatkan agar semua orang lebih berhati-hati dalam membeli minuman.

“Ada bahaya yang mengintai di dalam minuman yang saya beli.” pungkasnya.

Ngaku Alergi saat Hamil, Paras Wanita Ini Berubah Drastis usai Melahirkan

Ngaku Alergi saat Hamil, Paras Wanita Ini Berubah Drastis usai Melahirkan

sahmitra.com — Wanita asal Malaysia, Amma Malik kini bisa kembali ceria setelah menghadapi masa-masa sulit saat hamil. Pasalnya, ia mengaku sempat menderita alergi yang membuat wajahnya berubah drastis.

Kisahnya ini dibagikan Amma melalui akun Facebook pribadinya belum lama ini, sekaligus menjawab rasa penasaran orang tentang dirinya yang menghilang dari media sosial selama beberapa waktu.

Amma menceritakan saat dirinya hamil mengalami alergi aneh tanpa adanya diketahui penyebabnya. Alergi itu membuat wajahnya menjadi gelap dan gemuk. Bahkan hidung Amma yang juga berubah melebar beda dari sebelumnya.

Padahal sebelum dirinya hamil, ia memiliki kulit wajah yang putih dan bersih. Sebagai bukti, Amma lantas membagikan foto saat mengalami peristiwa itu. Terlihat saat itu Amma yang tengah memeluk bayinya yang baru lahir, namun raut wajahnya tak bersinar.

Semenjak itu, Amma mengaku terpukul sampai memutuskan untuk vakum dari media sosial baik Facebook ataupun Instagram. Apalagi, banyak orang yang menghinanya.

“Bagi orang yang mengejek (wajah saat melahirkan), aku maaafkan. Semoga istri kalian tak sepertiku. Mengapa menghilang dari FB IG? Karena aku sangat terpukul,” tulis Amma dalam bahasa Melayu seperti dikutip Suara.com, pada Selasa (24/06/2020).

Beruntung kisah pilu ibu muda itu tak berlangsung dengan lama. Terkini, Amma mengabarkan bahwa wajahnya telah kembali ke bentuk aslinya meskipun bertahap.Wajah wanita berubaha drastis saat hamil. (Facebook)

Hal ini ditunjukkan lewat potret terbarunya. Amma yang menunjukkan fotonya mengenakan hijab yang sama ketika melahirkan, terlihat wajahnya yang berseri. Ia juga menunjukkan beberapa pose.

Setelah wajahnya kembali jelita, Amma yang bisa melanjutkan hobinya itu berpose di depan kamera. Perempuan itupun kini mendapat sanjungan dari netizen.

Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta

Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta

sahmitra.com — Seperti kalimat klise yang sering terdengar, gadget adalah pedang bermata dua. Disatu sisi, ia memberikan sejuta kemudahan. Namun, disisi lain dia juga memberika efek yang buruk begitu banyak sehingga orang harus pandai mengatur waktu untuk menggunakannya.

Baiknya gadget memang hanya digunakan untuk orang dewasa. Namun, aturan dasar itu kini sudah dilanggar. Anak-anak yang masih terlalu muda juga sudah banyak yang mahir menggunakan gadget, bahkan kecanduan.

Efeknya bukan hanya saja menghambar perkembangan sosial dan emosional si bocah, tetapi juga pada gangguan fisik. Salah satu buktinya yakni putri Dachar Nuysticker menyukai dan selalu memainkannya. Dia benar-benar kecanduan.

Seandainya, jika Dachar tak memberikan gadget yang diminta putrinya itu, si bocah akan menangis kencang. Tak ingin putrinya rewel, Dachar pun mengalah dan memberikan kepada putrinya. Sayangnya, kebiasaan buruk ini terus menerus dilakukan sehingga penglihatan putrinya terus menurun.

Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta
Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta

Ia pun memeriksakan putrinya ke dokter. Dokter menyarankan kepada sang putri untuk menggunakan kacamata. Namun, setelah mengenakannya, penglihatan putrinya itu tak kunjung membaik.

Setelah dilakukan pemeriksaan ulang, ternyata putrinya itu menderita mata malas atau amblyopia. Jika ini terus menerus dibiarkan maka akan membuat mata sang putri buta.

Mata malas adalah kondisi ketika salah satu mata tak berkembang secara sempurna. Misalnya ada mata yang rabun jauh atau dekat, sementara mata lainnya itu normal. Kondisi maka akan membuat otak menangkap dua gambar yang berbeda, satu jelas dan satunya buram.

Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta
Duh, Kasian! Karena Keseringan Main Gadget, Bocah Ini Sampai Hampir Buta

Akibat dari ini, otak akan bekerja keras untuk memilih gambar yang paling jelas dan mengabaikan gambar yang buram tersebut. Efek buruknya, otak akan mengabaikan rangsangan yang dikirimkan oleh mata. Semakin lama, maka hal ini bisa menjadi gangguan penglihatan permanen sehingga mengakibatkan kebutaan.

Putri Dechan menurut diagnosis dokter mengalami mata malas dengan satu mata juling. Bukan hanya diagnosis dokter, penelitian di Korea Selatan juga menunjukkan jika anak yang suka bermain gadget lebih rentan mengalami mata juling.

Jika terus menerus dibiarkan, maka gangguan mata malas ini bisa menyebabkan kebutaan pada putrinya itu. Oleh karena itu, tindakan operasi pun dilakukan. Dechan berpesan kepada setiap orang tua agar tidak memperkenalkan gadget terlalu dini kepada anak jika tak ingin mengalami hal seperti itu.

Tragis! Ibu Ini Tewas Bersimbah Darah Gara-Gara Tabrak Pintu Kaca di Bank

Tragis! Ibu Ini Tewas Bersimbah Darah Gara-Gara Tabrak Pintu Kaca di Bank

sahmitra.com — Tak banyak orang dapat mengetahui kematian, meskipun diprediksi dengan benar dan rinci. Siapa menyangka salah seorang wanita India yang terlihat sehat saja bisa mati tertiba saat tak sengaja menabrak pintu kaca.

Kejadian mengenaskan ini dialami oleh Beena Jiju Paul (46), saat dirinya hendak keluar dari Bank Baroda di Perumbavoor, India. Dirinya malah menabrak pintu kaca dan mengalami luka yang cukup serius. Bahkan pintu tersebut juga sampai pecah dan salah satu potongannya itu menusuk perutnya. Sungguh malang jika dibayangkan.

Dilansir wartakoralive.com (17/06/2020), sebagaimana yang telah diberitakan oleh dailymail.co.uk, peristiwa ini ditunjukkan oleh rekaman CCTV di bank tersebut.

Awal Mula Kejadian

Paul dikatakan mendekati konter sebelum akhirnya berlari lantaran kunci kendaraannya tertinggal di luar. Mungkin karena dirinya terburu-buru ia memutuskan untuk mendobrak pintu kaca yang ada didepannya alih-alih membukanya. Naas, tubuh wanita itu tak bisa membuat pintu terbuka namun malah membuatnya terhuyung ke kiri pintu.

Saat itu, ia berusaha berdiri sambil memegang perutnya dengan kesakitan. Beberapa orang didalam video terlihat menghampiri Paul dan berusaha membantunya.

Sayangnya, wanita yang telah memiliki dua anak itu terjungkir dan dipenuhi darah ketika salah seorang pelanggan membantunya duduk disebuah kursi.

Pihak kepolisian juga segera datang setelah mendapat laporan tentang kejadian itu, mereka lalu membawa korban ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa wanita itu tak dapat tertolong lantaran luka yang diterimanya itu cukup parah.

“Setelah sekitar empat menit, orang-orang di bank terlihat membawa wanita itu ke rumah sakit dan seorang polisi terlihat masuk ke dalam bank. Wanita tersebut, tampaknya pingsan, dibawa keluar dari bank,” ucap salah seorang sumber.

Menurut keterangan polisi Perumbavoor, wanita malang itu dibawa ke Rumah Sakit Perumbavoor Taluk, namun beberapa saat kemudian ia meninggal dunia. Polisi dikatakan telah mendaftarkan kasus kematian yang tak biasa tersebut.

Bawa Uang Receh Sekarung ke Konter, Kakek Pemulung Ini Beli HP Untuk Cucunya!

Bawa Uang Receh Sekarung ke Konter, Kakek Pemulung Ini Beli HP Untuk Cucunya!

sahmitra.com — Sebuah video yang merekam seorang kakek hendak membeli ponsel viral di dunia maya, alasan video tersebut banyak menyedot perhatian netizen adalah karena si kakek membeli ponsel dengan uang koin sekarung.

Kakek yang diketahui bernama Yatmin, warga Damanhuri, Gang 5, Samarinda itu mendadak menarik simpati netizen karena sehari-hari berprofesi sebagai pemulung, dan saat membeli ponsel si kakek yang terlihat mengenakan pakaian lusuh menghampiri sebuah konter dengan bawa uang koin sekarung.

Dari penelusuran Kompas.com, kejadian itu diduga terjadi pada Sabtu (20/06/2020), disalah satu konter ponsel di Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat kakek tersebut menghampiri toko, beberapa karyawan toko mengira kalau kakek itu hanya sekadar berteduh, karena kondisi kala itu lagi hujan, namun apa yang dipikirkan salah, kakek itu malah masuk dan mencoba melihat satu per satu HP yang terpajang di etalase.

Salah seorang karyawan kemudian melaporkan kepada si bos, dan reaksi si bos sungguh kaget saat mendengar kalau seorang kakek datang ke konternya dengan membawa sekarung uang koin.

“Saya awalnya kaget, pegawai saya panggil katanya ada kakek datang bawa uang recehan mau beli ponsel,” ungkap pemiliki konter, Rahman (26).

Mendengarkan hal itu, Rahman merasa iba atas usaha kakek tersebut, terlebih karena membeli ponsel buat cucunya bermodal uang recehan sekarung.

Setelah dihitung ulang, uang receh yang dibawa kakek itu diperkirakan sebanyak Rp 600 ribu, namun oleh Rahman, kakek tersebut malah diberikan ponsel seharga Rp 1,9 juta. Bukan hanya itu, Rahman juga masih memberikan uang saku senilai Rp 200 ribu kepada Yatmin.

“Saya bilang ya sudah enggak masalah, terima saja. Terus kami kasih ponsel baru dan uang Rp 200.000,” kata dia.

Ditempat terpisah, Yatmin saat dihubungi awak media, membenarkan jika kakek didalam video yang viral ini adalah dirinya, Yatmin mengatakan jika uang receh dalam karung untuk membeli ponsel itu tabungan cucunya.

Jauh sebelum video ini viral, Yatmin menjelaskan jika cucunya memang sudah lama menginginkan sebuah ponsel, karena tak memiliki cukup banyak uang, ia lantas meminta cucunya untuk menabung setiap harinya.

“Setiap hari dia (cucu) tabung Rp 1.000, Rp 2.000, sampai Rp 3.000, sisa jajannya,” ungkap Yatmin.

“Awalnya saya berniat kalau kurang nanti saya tambah,” kata Yatmin.