Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Sahmitra — Seekor anjing ditemukan terikat di bangku taman dengan secarik kertas berisi catatan yang memilukan. Di kertas catatan tertulis hewan peliharaan itu ditinggalkan untuk menyelamatkannya dari lingkungan kejam pemiliknya.

Sebuah video yang diunggah Mirror pada Rabu (25/11/2020) menunjukkan anggota asosiasi kesejahteraan hewan datang untuk menyelamatkan anjing tersebut, yang dalam catatan itu dinamai Max.

Secara perlahan mereka mendapat kepercayaan si anjing untuk melepas rantainya. Anjing itu lalu dibawa ke tempat aman, dan relawan mengatakan hewan yang gugup tersebut merespons dengan baik dan akhirnya mau disentuh orang-orang.

Tampaknya anjing itu tak mau ditinggal tapi dipaksa oleh orang yang melakukannya di ibu kota Meksiko, Mexico City, pekan ini.

Di catatan itu tertulis,

“Tolong, saya meminta Anda untuk mengadopsi anjing ini dan merawatnya dengan baik.”

“Meninggalkan anjing saya di sini sangat menyakitkan, tetapi saya memutuskannya karena kerabat saya menyiksanya dan menyakitkan melihatnya seperti itu.”

“Jadi, jika Anda membaca ini dan Anda merasa iba, mohon adopsi dia dan rawat dia.”

“Jika tidak, tinggalkan surat ini di sini agar orang lain dapat membaca dan mengadopsinya. Terima kasih,” demikian bunyi catatan tersebut.

Kabar catatan memilukan itu kemudian sampai ke Mascotas Coyoacan, yang langsung merespons untuk menyelamatkan Max.

Relawan mengatakan, Max adalah anak anjing dan mereka sekarang mencari orang yang mau mengadopsinya.

Mereka yakin catatan itu ditulis oleh seorang anak, karena beberapa kesalahan tulis dicoret dan ditulis dengan tangan.

Mascotas Coyoacan mengatakan, mereka juga akan mengganti nama si anjing dari Max jadi Boston untuk membuka lembaran baru dan melupakan masa lalunya yang kelam.

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, Tak Ada Murid yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, Tak Ada Murid yang Hadir

Sahmitra — Seorang guru di Malaysia yang bahagia akhirnya bisa membuka kelas mengajarnya di Zoom, langsung menghadapi kenyataan pahit karena tak ada satu pun dari para muridnya yang menghadiri kelas online itu.

Kisah pilu itu diungkap oleh anak sang guru, Nur Nuha Marisya Mustakim, di media sosial. Dilansir dari World of Buzz pada Kamis (26/11/2020), Nuha bercerita di Twitter tentang bagaimana tak ada satu pun murid ayahnya yang hadir di kelas online, sehingga guru itu menunggu sendirian.

“Kasihan ayahku, dia mengajar kelas dan tak ada satu pun muridnya yang hadir. Sampai dia harus menelepon mereka satu-satu, dan mereka tidak ada yang mengangkatnya.”

“Mereka tahu kalau ayahku akan menelepon pada hari-hari mereka di kelas, jadi mereka mematikan teleponnya.”

Nuha juga menuturkan bahwa kelas ayahnya seharusnya dimulai pukul 8.30 pagi, tetapi sampai jam 9 pagi tidak ada satu pun murid yang hadir.

“Setelah itu, ada yang bilang harus kerja, makanya mereka tidak ikut kelas.”

“Saya tidak bisa membayangkannya karena mereka harus mengambil SPM tahun ini tapi mereka bekerja,” ungkapnya.

Di Malaysia beberapa pelajar menyambi sekolah sambil bekerja untuk menghidupi keluarganya. Akhirnya, demi melihat senyum terukir di bibir sang ayah, Nuha sendiri yang hadir di kelas online itu.

“Dia hampir menangis karena dia sangat bersemangat saat meminta kami mengajarinya cara membuat Zoom/Google Meet.”

“Tapi ketika dia buat dan tidak ada yang ikut, dia terkejut, hanya kami yang tahu bagaimana wajahnya saat dia dengan semangat meminta kami untuk mengajarinya,” terang Nuha.

Rumah Berhantu di Taiwan Dijual Rp6,6 Miliar

Rumah Berhantu di Taiwan Dijual Rp6,6 Miliar

Sahmitra — Sebuah rumah di Taiwan yang disebut berhantu dijual dengan harga NT$13.5 juta (sekitar Rp6.6 miliar).

Dilansir AsiaOne yang mengutip Central News Agency Taiwan, pada Jumat (27/11), rumah yang dijual itu adalah milik keluarga Liu. Lokasinya berada di dekat Taman Pemakaman Gunung Yijian di Minxiong, Kabupaten Chiayi.

Rumah seluas 1.239 kilometer persegi dengan tiga lantai itu dibangun pada 1929, dengan gaya arsitektur baroque.

Temboknya menggunakan bata merah dan terlihat apik jika dilihat dari luar.

Akan tetapi, suatu ketika keluarga Liu yang menempati rumah itu mendadak memutuskan pindah. Alhasil, rumah itu pun tidak terawat dan bagian taman serta bangunannya perlahan rusak.

Menurut Biro Kebudayaan dan Wisata Chiayi, keluarga Liu dilaporkan meninggalkan rumah itu akibat lokasinya terlalu terpencil.

Selama bertahun-tahun, para penduduk sekitar meyakini rumah itu berhantu. Akibat rumor itu, rumah itu justru menarik minat wisatawan setempat.

Sejak beredar informasi rumah itu akan dijual, banyak calon pembeli mengajukan penawaran untuk membeli properti itu.

Dalang Pelecehan Seksual 'Chatroom' Dihukum 40 Tahun Penjara

Dalang Pelecehan Seksual ‘Chatroom’ Dihukum 40 Tahun Penjara

Sahmitra — Pengadilan Seoul menjatuhkan hukuman 40 tahun penjara pada dalang pelecehan seksual yang dikenal dengan nama ‘chatroom’ pada hari Kamis (26/11).

Menyadur Yonhap, chatroom adalah salah satu salah satu jaringan perdagangan seks online terbesar di Korea Selatan.

Dalang pelecehan seksual ini, Cho Ju-bin bersalah karena melanggar undang-undang perlindungan anak di bawah umur dari pelecehan seksual.

Cho Ju-bin juga didakwa atas kejahatannya mengoperasikan jaringan kriminal untuk mendapatkan keuntungan dengan memproduksi dan menjual video yang kasar.

“Terdakwa telah menyebarkan konten pelecehan seksual secara luas yang dia buat dengan memikat dan mengancam banyak korban,” kata pengadilan.

Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

Predator online ini didakwa atas 14 tuduhan kriminal di awal tahun. Dalang pelecehan seksual ini terlibat dalam lingkaran kriminal dari Mei lalu hingga Februari tahun ini.

Ia dan komplotannya memeras 74 wanita, termasuk 16 anak di bawah umur untuk merekam konten pelecehan seksual dan menjualnya kepada anggota Baksabang, ruang obrolan online di Telegram.

Cho Ju-bin adalah seorang lulusan perguruan tinggi. Pria 25 tahun itu juga diduga telah memerintahkan salah satu konspiratornya untuk memperkosa seorang gadis di bawah umur setelah memerasnya dengan video telanjang.

Hukuman 40 tahun ini kurang dari tuntutan seumur hidup yang diajukan oleh jaksa penuntut bulan lalu. Jaksa mengutip kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atas apa yang ia dilakukan pada korbannya.

Salah satu korban chatroom ini mengatakan dalam petisi bahwa Cho dan komplotannya pantas dipenjara selama 2.000 tahun.

Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

SAHMITRA — Ratusan paus pilot dan lumba-lumba terdampar di Kepulauan Chatham, sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik dan kebanyakan dari mereka berakhir mati.

Menyadur The Hill, pada Kamis (26/11/2020) Departemen Konservasi Selandia Baru mengumumkan pada hari Rabu bahwa 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar.

Sebanyak 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar, yang diberitahukan kepada staf departemen konservasi hingga Minggu sore.

Upaya penyelamatan terhambat oleh lokasi pulau yang sangat jauh, yang berjarak sekitar 497 mil (800km) di lepas pantai timur Selandia Baru.

Selain itu sempat terjadi pemadaman listrik yang membuatnya terputusnya akses komunikasi dengan sejumlah pihak di pulau tersebut.

“Hanya 26 paus yang masih hidup pada saat ini, sebagian besar dari mereka tampak sangat lemah, dan di-eutanasia karena kondisi laut yang ganas dan hampir pasti ada hiu putih besar di air yang dibawa masuk oleh makhluk seperti ini,” kata penjaga keanekaragaman hayati Jemma Welch dalam sebuah pernyataan.

Dua paus kembali terdampar dan harus disuntik mati pada hari Senin ketika petugas melakukan kunjungan lanjutan ke pulau tersebut tersebut.

Perwakilan dari Pribumi Hokotehi Moriori Trust dan Ngti Mutunga o Wharekauri Iwi Trust bergabung dengan staf Departemen Konservasi pada hari Minggu menggelar doa untuk menghormati roh paus.

Paus pilot adalah salah satu spesies paus yang paling banyak di perairan Selandia Baru dan dapat tumbuh hingga sepanjang 20 kaki (6 meter).

Ikan besar yang tergolong mamalia tersebut hidup berkelompok lusinan, ratusan dan bahkan terkadang hingga ribuan.

Peristiwa terdampar massal di pulau-pulau terpencil seperti di Kepulauan Chatham memang tidak jarang terjadi. Pada tahun 1918 dilaporkan pernah terjadi peristiwa yang menyebabkan 1.000 ikan paus pilot mati.

Pada akhir September, lebih dari 450 paus pilot terdampar di lepas pantai barat Tasmania, kasus tersebut merupakan terburuk yang pernah ada di pulau Australia. Setidaknya sepertiga dari mereka mati selama upaya penyelamatan.

Kasus terdamparnya ratusan paus di Pulau Tasmania tersebut menarik perhatian pada fenomena alam yang menurut para ilmuwan tidak diketahui penyebabnya.

Pada tahun 1996, 320 paus pilot terdampar di pantai Australia Barat, yang kemudian dilaporkan sebagai terdampar massal terbesar di negara itu.

Sekitar 600 paus pilot terdampar di sekitar Selandia Baru sepanjang tahun 2017. Paus pilot adalah spesies lumba-lumba samudra yang tumbuh sepanjang 7 meter dan berat hingga 3 ton.

Presiden China Beri Selamat Biden Lewat Telepon

Presiden China Beri Selamat Biden Lewat Telepon

SAHMITRA — Presiden ChinaXi Jinping, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, pada Rabu (25/11) kemarin.

Xi berharap dengan terpilihnya Biden kedua negara bisa mencari jalan keluar yang saling menguntungkan dari permasalahan perang dagang, teknologi dan keamanan yang membuat hubungan kedua negara terpuruk.

Seperti dilansir laman Associated Press yang mengutip kantor berita China, Xinhua, pada Kamis (26/11), Xi mengatakan kepada Biden melalui sambungan telepon bahwa hubungan kenegaraan yang sehat dan stabil adalah harapan dari masyarakat dunia.

“Kami berharap kedua belah pihak akan menegakkan nilai-nilai tanpa konflik dan konfrontasi, saling menghormati kerja sama yang saling menguntungkan, fokus kepada kerja sama, mengendalikan perbedaan dan menjunjung hubungan yang sehat dan stabil antara Amerika Serikat dan China,” kata Xi.

Wakil Presiden China, Wang Qishan, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kamala Harris yang terpilih menjadi Wapres AS.

Pemerintah China secara langsung memberi selamat kepada Biden pada dua pekan lalu. Belum dijelaskan secara rinci alasan tertundanya ucapan selamat itu, tetapi sejumlah pihak menduga China melakukan hal itu karena ingin menghindari ketegangan baru dengan Presiden AS, Donald Trump.

Sebab, Trump masih bertugas sebagai presiden hingga Januari 2021.

Biden diperkirakan bakal mencoba membangun lagi kerja sama dengan China dan Korea Utara. Selain itu, dia juga diprediksi bakal kembali terlibat dalam mencari solusi ancaman perubahan iklim, serta penanganan virus corona.

Hubungan antara AS dan China memburuk akibat sikap Trump yang memilih berkonfrontasi dengan menerapkan perang tarif dan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan China.

Meski begitu, diperkirakan perubahan kebijakan AS terhadap China di kemudian hari tidak bakal banyak berubah akibat masalah perdagangan, dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan dugaan pencurian teknologi.

Hubungan dagang antara AS dan China adalah salah satu yang terbesar di dunia. Namun, hal itu terganjal masalah dugaan pencurian teknologi dan saling memata-matai, pandemi virus corona, polemik Hing Kong dan sengketa Laut China Selatan.

Trump juga melarang perusahaan AS membeli peralatan teknologi dari perusahaan telekomunikasi China, Huawei. Dia menaikkan tarif impor barang dari China pada 2018, setelah menuduh China mencuri teknologi AS, serta meminta para perusahaan Negeri Tirai Bambu mengembalikan kekayaan intelektual AS.

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Sahmitra — Seorang ibu di Ukraina diselidiki polisi setelah disebut menenggelamkan bayi yang baru dilahirkan di kotoran manusia sebelum dikubur. Perempuan yang hanya diidentifikasi bernama Hanna ini dilaporkan melahirkan secara diam-diam di toilet sempit yang berada dekat rumah.

Polisi menerangkan, mereka yakin Hanna sengaja membiarkan si bayi jatuh ke dalam kubangan berisi kotoran manusia dan berusaha menyingkirkannya.

Dalam video yang viral di Ukraina, Hanna awalnya berusaha menjelaskan kepada penyidik bahwa perutnya sakit sehingga dia pergi ke toilet. Ibu berusia 35 tahun itu kemudian mengungkapkan bahwa dia sedang duduk setelah menyadari ada yang keluar dari dalam perutnya.

Setelah melahirkan bayi laki-laki, dia mengaku pulang ke rumah dan memotong tali pusarnya. Sementata si bayi yang baru lahir tenggelam dalam kotoran.

Detektif yang menangani kasus itu seperti dikutip Daily Mail Selasa (24/11/2020) yakin, si bayi lahir dalam keadaan hidup sebelum ditenggelammkan. Jasad bayi itu dilaporkan dibiarkan di sana selama satu hari, di mana si ibu meminta bantuan tetangga untuk membantunya menguburkannya di hutan.

Dalam video yang beredar, nampak polisi sampai di gundukan tanah dengan kayu menyilang, yang menjadi tanda dari kuburan si bayi. Si tetangga yang mengaku bernama Ivan menuturkan, Hanna datang kepadanya dan mengaku bahwa dia melahirkan anak yang sudah mati.

“Kepada saya, dia mengaku bahwa anak yang dilahirkannya sudah mati. Jadi dia meminta saya untuk menguburkannya,” jelas Ivan.

Pria 61 tahun itu kepada media Ukraina menuturkan, dia segera mengangkat jenazah anak itu, mencucinya, kemudian membungkusnya. Ivan melanjutkan, mereka segera pergi ke hutan di mana dia menggali kuburan dangkal untuk membaringkan jenazah si bayi baru lahir.

Tetangga Hanna yang lain di Region Sumy melapor ke polisi setelah mengetahui perutnya kempis, sementara tidak ada bayi di rumahnya. Kepala Polisi Distrik Seredyno-Budsky Sergey Titenko menuturkan, pihaknya segera bergerak setelah mendapat laporan dari warga sekitar.

“Berdasarkan keterangan penyidik, perempuan itu melahirkan bayi laki-laki di toilet dan menenggelamkannya di kotoran manusia,” jelasnya.

Tim forensik kemudian melakukan pemeriksaan pasca-kematian ke mayat anak itu, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Adapun Hanna dilaporkan sengaja menyimpan rapat-rapat kehamilannya, di mana dia tidak melaporkannya ke otoritas kesehatan setempat.

“Saya tidak ingin anak ini. Saya bahkan tidak tahu siapa ayahnya,” kata dia.

Hanna terancam lima tahun penjara jika terbukti membunuh anaknya.

Model Ini Ogah Potong Rambut Selama 15 Tahun, Sampai Dibilang Mirip Monster

Model Ini Ogah Potong Rambut Selama 15 Tahun, Sampai Dibilang Mirip Monster

SAHMITRA — Seorang gadis muda menggegerkan publik lantaran memiliki rambut yang super panjang hingga menjulur ke lantai. Ia mengaku sudah 15 tahun tak memotong rambutnya. Ia bahkan sampai menerima beragam julukan, dari Rapunzel hingga dibilang mirip monster.

Memiliki rambut panjang merupakan idaman beberapa wanita. Demi rambut panjang, seorang model dan penari asal Jepang menghabiskan 15 tahun tanpa potong rambut.

Rin Kambe dijuluki sebagai Rapunzel dari Jepang. Panjang rambutnya mencapai sekitar 1,7 meter.

Melansir Oddity Central, Rin sebelumnya tidak boleh memanjangkan rambut saat masih kecil. Penyebabnya, Rin bergabung dalam tim sepak bola dan harus punya rambut pendek.

Begitu menginjak dewasa, Rin pun memutuskan untuk mulai memanjangkan rambut. Setelah lima belas tahun, panjang rambut Rin kini melebihi tinggi badannya.

Penampilan Rin yang memiliki rambut panjang pun kerap dijuluki Rapunzel. Sayanganya, tidak semua orang menyukai rambut panjang ini.

“Aku tumbuh besar dengan orangtua yang tegas dan ketika kecil, aku bergabung di tim sepak bola perempuan dan harus selalu potong pendek,” ungkap Rin.

Rin Kambe, Rapunzel dari Jepang (instagram.com/rin_rapunzel)

“Aku memanjangkan rambut ketika serius menjadi penari di umur 20, dan rambutku sekarang sudah sepanjang lantai. Aku memanjangkan rambut karena ingin bersinar dengan caraku sendiri,” imbuhnya.

Rin sendiri mengaku bahwa dia sering kesulitan saat harus memakai baju. Namun, hal tersebut tidak membuatnya ingin memotong rambut.

Tidak hanya itu, ada beberapa orang yang menganggap bahwa tekad Rin berlebihan. Bahkan, dia sering menerima kritikan karena penampilannya.

“Aku mendapat banyak reaksi karena rambutku. Ada pria yang mengpresiasinya, dan ada juga yang berpikir ini mirip monster.”

“Aku pikir wajar ada pendapat berbeda di dunia dan jika aku tidak percaya diri, aku akan mudah terpengaruh opini negatif,” tambahnya.

Rin Kambe, Rapunzel dari Jepang (instagram.com/rin_rapunzel)

Selain menunjukkan kecantikan orang Asia, Rin Kambe juga menemukan cara untuk menggunakan rambutnya saat menari. Wanita ini pun mengatakan bahwa rambutnya adalah “senjata untuk berekspresi”.

Rin bukanlah satu-satunya wanita yang ingin memiliki rambut panjang ala Rapunzel. Di Ukraina, seorang wanita bernama Alena Kravchenko juga menolak memotong rambutnya selama 30 tahun.

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Sahmitra — Seorang playboy di Nigeria menjadi perbincangan setelah datang ke pesta pernikahan sambil membawa enam wanita yang tengah hamil. Pemilik kelab malam bernama Mike Eze-Nwalie Nwogu, atau dikenal dengan julukannya Pretty Mike, mengeklaim dia adalah ayah dari enam jabang bayi.

Peristiwa yang kemudian viral itu terjadi setelah Pretty Mike menghadiri pesta pernikahan temannya, aktor Nigeria bernama Williams Uchemba. Mengenakan setelan tanpa kerah fuchsia berwarna pink, si playboy diapit oleh para perempuan yang tengah hamil tua. Semuanya mengenakan pakaian perak.

Dalam video yang diunggah ke Instagram, si pengusaha flamboyan menyambut kekasihnya dengan ciuman, dan mengecup perut mereka.

“PM (Pretty Mike) dan enam calon ibu. Bukan trik film. Kami hanya menjalani hidup terbaik kami #ABetterTime #HappyHome #Familyiseverything #babybum,” ujar dia.

Penampilan Mike yang menghebohkan itu menjadi viral di media sosial, dengan netizen menuduhnya malah menenggelamkan acara bahagia Uchemba.

“Inilah salah satu alasan saya harus tegas nantinya di pesta pernikahan saya. Orang seperti Anda jelas tak diterima di tempat saya,” kata salah satu warganet.

Dilansir The Sun, pada Selasa (24/11/2020), Pretty Mike, salah satu pemilik kelab malam Club Uno di Lagos memang doyan menarik perhatian khalayak. Di media sosialnya, dia selalu tampil menarik antara lain mengenakan sayap putih, memakai topi bertanduk, hingga payung dalam berbagai warna.

Kemudian dalam unggahan terbarunya di Instagram, lulusan teknik komputer itu merekam momen di berada di tempat tidur dengan empat perempuan yang nampaknya telanjang.

Mike dikenal sebagia playboy di Nigeria, di mana dia sangat terbuka dalam kisah asmaranya. Meski mengaku dia bakal menikah pada tahun ini. Sosoknya juga penuh kontroversi.

Pada 2017, dia ditahan setelah ada video yang memerlihatkan dia berjalan diiringi wanita memakai tali kekang anjing. Kemudian dalam penampilan tahun lalu, dia pernah tiba di suatu acara dengan ditandu enam pria setengah telanjang yang hanya memakai celana putih.

Pengakuan Anak Amerika yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS

Pengakuan Anak Amerika yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS

Sahmitra — Seorang anak laki-laki mengaku merasakan “kelegaan yang memuaskan” dapat kembali ke Amerika Serikat setelah ia dipaksa mengancam Presiden Donald Trump dalam sebuah video yang dibuat oleh kelompok ISIS.

Matthew, nama anak itu, dibawa oleh ibu dan ayah tirinya ke Suriah. Ia berusia 10 tahun ketika ia direkam dalam sebuah video yang ditujukan kepada Trump dan mengatakan kepada presiden untuk bersiap-siap menghadapi pertempuran di AS.

Sekarang Matthew sudah berusia 13 tahun dan tinggal bersama ayahnya setelah ia dibawa pulang oleh militer AS pada tahun 2018.

“Semuanya sudah terjadi dan sudah selesai. Semuanya sudah berlalu sekarang,” kata Matthew kepada BBC.

“Saya masih sangat muda saat itu sehingga saya tidak benar-benar mengerti semua yang terjadi.”

Matthew menjalani konseling untuk membantunya beradaptasi dan proses itu berjalan lancar.

Ayah tirinya, Moussa Elhassani, meninggal dalam kejadian yang diduga merupakan serangan pesawat tak berawak pada musim panas 2017. Sementara ibunya, Samantha Sally, divonis pada awal bulan ini atas pendanaan terorisme dan dijatuhi hukuman penjara selama enam setengah tahun.

Pada April 2015, keluarga yang tampak seperti keluarga Amerika pada umumnya itu, menyeberang ke wilayah ISIS dari provinsi perbatasan Turki, Sanliurfa.

“Kami berlari melintasi wilayah yang sangat gelap. Saat itu malam hari, ada banyak titik-titik dengan kawat berduri… Tidak banyak yang terpikirkan saat itu kecuali, ‘Aku harus lari’,” kata Matthew saat menceritakan cobaan yang dihadapinya itu untuk pertama kalinya kepada acara Panorama di BBC dan Frontline, sebuah acara yang ditayangkan PBS-lembaga penyiaran publik AS.

Di kota yang diklaim ISIS sebagai ibukotanya, Raqqa, ayah tiri Matthew, Elhassani, dikirim untuk pelatihan militer dan menjadi penembak jitu ISIS.

Matthew yang saat itu baru berusia 8 tahun berusaha sebisanya untuk beradaptasi dengan rumah barunya.

“Saat kami pertama kali di Raqqa, kami berada di bagian perkotaan. Cukup berisik, biasanya dari suara tembakan,” katanya. “Kadang-kadang ada ledakan tidak beraturan, terdengar seperti jauh sekali. Jadi kita tidak perlu terlalu khawatir.”

Namun pada awal 2017, ibunda Matthew mengirim email kepada saudara perempuannya di AS dan meminta uang untuk membantu keluarganya melarikan diri, sambil melampirkan video Matthew yang sangat mengganggu.

Di dalam satu video, Elhassani memaksa Matthew untuk memasang sabuk bom bunuh diri. Atas perintah ayah tirinya itu, Matthew memainkan peran bagaimana ia akan menyambut otoritas Amerika yang akan menyelematkannya, tetapi kemudian membunuh mereka dengan meledakkan bom.

Dalam video lain, Matthew terlihat membongkar senjata AK-47 yang berisi amunisi, setelah ditantang oleh ayah tirinya untuk melakukannya dalam waktu kurang dari satu menit.

Ketika koalisi yang dipimpin AS meningkatkan serangan udaranya di Raqqa, sebuah bom menghantam rumah tetangga mereka yang runtuh ke rumah keluarga itu, Matthew harus mencari jalan keluar sendiri di tengah puing-puing dan debu.

Pada Agustus 2017, Raqqa akhirnya hancur, tetapi kelompok ISIS masih memprediksi kemenangan pihaknya dan memaksa Matthew untuk menyampaikan pesan pembangkangan. Kelompok itu merilis video Matthew, yang saat itu berusia 10 tahun, untuk mengancam presiden Amerika Serikat.

“Pesan saya kepada Trump, boneka yang dikontrol orang-orang Yahudi: Allah telah menjanjikan kemenangan kepada kami dan dia menjanjikan Anda kekalahan,” kata Matthew, menuturkan kalimat yang telah ia hafalkan.

“Pertempuran ini tidak akan berakhir di Raqqa atau Mosul. Ini akan berakhir di tanahmu… Jadi bersiaplah, karena pertempuran baru saja dimulai.”

Dalam wawancaranya, Matthew mengatakan ia tidak diberi pilihan selain mengambil bagian dalam video tersebut, akibat luapan amarah ayah tirinya.’

“Dia mulai kehilangan akal sehat, seperti tidak stabil secara mental, sangat tidak stabil secara mental,” katanya.

Tak lama kemudian, Elhassani meninggal dalam kejadian yang diduga merupakan serangan pesawat tak berawak.

“Saya senang karena saya tidak menyukai ayah tiri saya,” kata Matthew.

‘”Saya pikir seharusnya tidak begitu, aku senang karena seseorang meninggal. Tapi kami semua menangis karena gembira.”

Ibu Matthew, Samantha Sally, kemudian dapat membayar penyelundup manusia untuk mengeluarkan dirinya dan keempat anaknya dari wilayah ISIS. Matthew disembunyikan di dalam tong di belakang truk saat melewati pos pemeriksaan ISIS.

Ketika mereka mencapai wilayah yang dikuasai Kurdi, mereka ditahan di kamp penahanan, dan di musim dingin 2017, Panorama pertama kali berbicara dengan Sally.

Sally mengatakan ia telah ditipu oleh suaminya untuk membawa keluarga ke Suriah dan mengaku tidak mengetahui rencana suaminya.

Pada suatu saat di Raqqa, Sally mengatakan bahwa suaminya bertindak kasar terhadapnya. Sally juga mengaku bahwa mereka telah membeli dua gadis remaja Yazidi sebagai budak, dan suaminya sering memperkosa mereka.

Setelah kembali ke AS, sambil menjalani proses pengadilan, Sally terus berpegang pada cerita bahwa ia telah ditipu.

Meskipun Sally telah mendukung suaminya “dalam upaya-upaya bodohnya”, Sally bersikeras bahwa ia tidak berperan dalam mendukung suaminya untuk bergabung dengan ISIS.

Namun, investigasi Panorama/Frontline mengungkap bukti yang sebaliknya dalam kasus ini.

Seorang anggota keluarga Elhassani mengatakan bahwa Moussa telah terobsesi dengan ISIS sejak berbulan-bulan sebelum keluarganya meninggalkan AS, dan bahwa dia melihat Moussa menonton propaganda ISIS, termasuk video eksekusi, di rumah.

Seorang teman Samantha Sally juga teringat percakapan dengannya di mana Sally mengatakan suaminya telah memberi tahunya bahwa ia dipanggil untuk bergabung dengan “perang suci”.

Investigasi Panorama/Frontline menemukan bahwa Sally telah melakukan serangkaian perjalanan ke Hong Kong pada minggu-minggu sebelum keluarganya meninggalkan AS, menyimpan setidaknya $30.000, atau sekitar Rp425 juta, dalam bentuk uang tunai dan emas di brankas.

Setelah hampir 12 bulan di penjara, Sally mengubah ceritanya dan mengaku bersalah atas tindakan pendanaan terorisme sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan dalam kasus hukumnya. Sally kesulitan menerima kesalahannya itu dan berkata, “Itu satu-satunya kesepakatan yang ditawarkan dengan kata “T” itu yang tidak menempatkan pedoman-pedoman pada hukuman seumur hidup.”

Jaksa penuntut mengatakan penemuan mereka atas tindakan Sally yang membantu merekam video putranya, Matthew, yang dipaksa untuk memasang sabuk bom bunuh diri dan membongkar AK-47, sebagai “mengerikan”.

Mereka mengatakan kemungkinan tidak akan pernah diketahui mengapa Sally membantu suaminya bergabung dengan ISIS. Sally mengklaim bahwa ia telah dipaksa oleh suaminya yang dominan.

Saat berbicara tentang bagaimana rasanya melangkah kembali ke tanah AS, Matthew berkata, “Ini seperti mengenakan pakaian ketat atau kaus kaki dan sepatu ketat sepanjang hari dan kemudian melepasnya serta merasa nyaman dan santai di bak mandi air panas. Seperti itulah rasanya. Seperti kelegaan yang memuaskan. Rasanya menyenangkan.”