Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

SAHMITRA — Ratusan paus pilot dan lumba-lumba terdampar di Kepulauan Chatham, sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik dan kebanyakan dari mereka berakhir mati.

Menyadur The Hill, pada Kamis (26/11/2020) Departemen Konservasi Selandia Baru mengumumkan pada hari Rabu bahwa 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar.

Sebanyak 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba mati karena terdampar, yang diberitahukan kepada staf departemen konservasi hingga Minggu sore.

Upaya penyelamatan terhambat oleh lokasi pulau yang sangat jauh, yang berjarak sekitar 497 mil (800km) di lepas pantai timur Selandia Baru.

Selain itu sempat terjadi pemadaman listrik yang membuatnya terputusnya akses komunikasi dengan sejumlah pihak di pulau tersebut.

“Hanya 26 paus yang masih hidup pada saat ini, sebagian besar dari mereka tampak sangat lemah, dan di-eutanasia karena kondisi laut yang ganas dan hampir pasti ada hiu putih besar di air yang dibawa masuk oleh makhluk seperti ini,” kata penjaga keanekaragaman hayati Jemma Welch dalam sebuah pernyataan.

Dua paus kembali terdampar dan harus disuntik mati pada hari Senin ketika petugas melakukan kunjungan lanjutan ke pulau tersebut tersebut.

Perwakilan dari Pribumi Hokotehi Moriori Trust dan Ngti Mutunga o Wharekauri Iwi Trust bergabung dengan staf Departemen Konservasi pada hari Minggu menggelar doa untuk menghormati roh paus.

Paus pilot adalah salah satu spesies paus yang paling banyak di perairan Selandia Baru dan dapat tumbuh hingga sepanjang 20 kaki (6 meter).

Ikan besar yang tergolong mamalia tersebut hidup berkelompok lusinan, ratusan dan bahkan terkadang hingga ribuan.

Peristiwa terdampar massal di pulau-pulau terpencil seperti di Kepulauan Chatham memang tidak jarang terjadi. Pada tahun 1918 dilaporkan pernah terjadi peristiwa yang menyebabkan 1.000 ikan paus pilot mati.

Pada akhir September, lebih dari 450 paus pilot terdampar di lepas pantai barat Tasmania, kasus tersebut merupakan terburuk yang pernah ada di pulau Australia. Setidaknya sepertiga dari mereka mati selama upaya penyelamatan.

Kasus terdamparnya ratusan paus di Pulau Tasmania tersebut menarik perhatian pada fenomena alam yang menurut para ilmuwan tidak diketahui penyebabnya.

Pada tahun 1996, 320 paus pilot terdampar di pantai Australia Barat, yang kemudian dilaporkan sebagai terdampar massal terbesar di negara itu.

Sekitar 600 paus pilot terdampar di sekitar Selandia Baru sepanjang tahun 2017. Paus pilot adalah spesies lumba-lumba samudra yang tumbuh sepanjang 7 meter dan berat hingga 3 ton.

Presiden China Beri Selamat Biden Lewat Telepon

Presiden China Beri Selamat Biden Lewat Telepon

SAHMITRA — Presiden ChinaXi Jinping, mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, pada Rabu (25/11) kemarin.

Xi berharap dengan terpilihnya Biden kedua negara bisa mencari jalan keluar yang saling menguntungkan dari permasalahan perang dagang, teknologi dan keamanan yang membuat hubungan kedua negara terpuruk.

Seperti dilansir laman Associated Press yang mengutip kantor berita China, Xinhua, pada Kamis (26/11), Xi mengatakan kepada Biden melalui sambungan telepon bahwa hubungan kenegaraan yang sehat dan stabil adalah harapan dari masyarakat dunia.

“Kami berharap kedua belah pihak akan menegakkan nilai-nilai tanpa konflik dan konfrontasi, saling menghormati kerja sama yang saling menguntungkan, fokus kepada kerja sama, mengendalikan perbedaan dan menjunjung hubungan yang sehat dan stabil antara Amerika Serikat dan China,” kata Xi.

Wakil Presiden China, Wang Qishan, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kamala Harris yang terpilih menjadi Wapres AS.

Pemerintah China secara langsung memberi selamat kepada Biden pada dua pekan lalu. Belum dijelaskan secara rinci alasan tertundanya ucapan selamat itu, tetapi sejumlah pihak menduga China melakukan hal itu karena ingin menghindari ketegangan baru dengan Presiden AS, Donald Trump.

Sebab, Trump masih bertugas sebagai presiden hingga Januari 2021.

Biden diperkirakan bakal mencoba membangun lagi kerja sama dengan China dan Korea Utara. Selain itu, dia juga diprediksi bakal kembali terlibat dalam mencari solusi ancaman perubahan iklim, serta penanganan virus corona.

Hubungan antara AS dan China memburuk akibat sikap Trump yang memilih berkonfrontasi dengan menerapkan perang tarif dan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah perusahaan China.

Meski begitu, diperkirakan perubahan kebijakan AS terhadap China di kemudian hari tidak bakal banyak berubah akibat masalah perdagangan, dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan dugaan pencurian teknologi.

Hubungan dagang antara AS dan China adalah salah satu yang terbesar di dunia. Namun, hal itu terganjal masalah dugaan pencurian teknologi dan saling memata-matai, pandemi virus corona, polemik Hing Kong dan sengketa Laut China Selatan.

Trump juga melarang perusahaan AS membeli peralatan teknologi dari perusahaan telekomunikasi China, Huawei. Dia menaikkan tarif impor barang dari China pada 2018, setelah menuduh China mencuri teknologi AS, serta meminta para perusahaan Negeri Tirai Bambu mengembalikan kekayaan intelektual AS.

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Sahmitra — Seorang ibu di Ukraina diselidiki polisi setelah disebut menenggelamkan bayi yang baru dilahirkan di kotoran manusia sebelum dikubur. Perempuan yang hanya diidentifikasi bernama Hanna ini dilaporkan melahirkan secara diam-diam di toilet sempit yang berada dekat rumah.

Polisi menerangkan, mereka yakin Hanna sengaja membiarkan si bayi jatuh ke dalam kubangan berisi kotoran manusia dan berusaha menyingkirkannya.

Dalam video yang viral di Ukraina, Hanna awalnya berusaha menjelaskan kepada penyidik bahwa perutnya sakit sehingga dia pergi ke toilet. Ibu berusia 35 tahun itu kemudian mengungkapkan bahwa dia sedang duduk setelah menyadari ada yang keluar dari dalam perutnya.

Setelah melahirkan bayi laki-laki, dia mengaku pulang ke rumah dan memotong tali pusarnya. Sementata si bayi yang baru lahir tenggelam dalam kotoran.

Detektif yang menangani kasus itu seperti dikutip Daily Mail Selasa (24/11/2020) yakin, si bayi lahir dalam keadaan hidup sebelum ditenggelammkan. Jasad bayi itu dilaporkan dibiarkan di sana selama satu hari, di mana si ibu meminta bantuan tetangga untuk membantunya menguburkannya di hutan.

Dalam video yang beredar, nampak polisi sampai di gundukan tanah dengan kayu menyilang, yang menjadi tanda dari kuburan si bayi. Si tetangga yang mengaku bernama Ivan menuturkan, Hanna datang kepadanya dan mengaku bahwa dia melahirkan anak yang sudah mati.

“Kepada saya, dia mengaku bahwa anak yang dilahirkannya sudah mati. Jadi dia meminta saya untuk menguburkannya,” jelas Ivan.

Pria 61 tahun itu kepada media Ukraina menuturkan, dia segera mengangkat jenazah anak itu, mencucinya, kemudian membungkusnya. Ivan melanjutkan, mereka segera pergi ke hutan di mana dia menggali kuburan dangkal untuk membaringkan jenazah si bayi baru lahir.

Tetangga Hanna yang lain di Region Sumy melapor ke polisi setelah mengetahui perutnya kempis, sementara tidak ada bayi di rumahnya. Kepala Polisi Distrik Seredyno-Budsky Sergey Titenko menuturkan, pihaknya segera bergerak setelah mendapat laporan dari warga sekitar.

“Berdasarkan keterangan penyidik, perempuan itu melahirkan bayi laki-laki di toilet dan menenggelamkannya di kotoran manusia,” jelasnya.

Tim forensik kemudian melakukan pemeriksaan pasca-kematian ke mayat anak itu, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Adapun Hanna dilaporkan sengaja menyimpan rapat-rapat kehamilannya, di mana dia tidak melaporkannya ke otoritas kesehatan setempat.

“Saya tidak ingin anak ini. Saya bahkan tidak tahu siapa ayahnya,” kata dia.

Hanna terancam lima tahun penjara jika terbukti membunuh anaknya.

Model Ini Ogah Potong Rambut Selama 15 Tahun, Sampai Dibilang Mirip Monster

Model Ini Ogah Potong Rambut Selama 15 Tahun, Sampai Dibilang Mirip Monster

SAHMITRA — Seorang gadis muda menggegerkan publik lantaran memiliki rambut yang super panjang hingga menjulur ke lantai. Ia mengaku sudah 15 tahun tak memotong rambutnya. Ia bahkan sampai menerima beragam julukan, dari Rapunzel hingga dibilang mirip monster.

Memiliki rambut panjang merupakan idaman beberapa wanita. Demi rambut panjang, seorang model dan penari asal Jepang menghabiskan 15 tahun tanpa potong rambut.

Rin Kambe dijuluki sebagai Rapunzel dari Jepang. Panjang rambutnya mencapai sekitar 1,7 meter.

Melansir Oddity Central, Rin sebelumnya tidak boleh memanjangkan rambut saat masih kecil. Penyebabnya, Rin bergabung dalam tim sepak bola dan harus punya rambut pendek.

Begitu menginjak dewasa, Rin pun memutuskan untuk mulai memanjangkan rambut. Setelah lima belas tahun, panjang rambut Rin kini melebihi tinggi badannya.

Penampilan Rin yang memiliki rambut panjang pun kerap dijuluki Rapunzel. Sayanganya, tidak semua orang menyukai rambut panjang ini.

“Aku tumbuh besar dengan orangtua yang tegas dan ketika kecil, aku bergabung di tim sepak bola perempuan dan harus selalu potong pendek,” ungkap Rin.

Rin Kambe, Rapunzel dari Jepang (instagram.com/rin_rapunzel)

“Aku memanjangkan rambut ketika serius menjadi penari di umur 20, dan rambutku sekarang sudah sepanjang lantai. Aku memanjangkan rambut karena ingin bersinar dengan caraku sendiri,” imbuhnya.

Rin sendiri mengaku bahwa dia sering kesulitan saat harus memakai baju. Namun, hal tersebut tidak membuatnya ingin memotong rambut.

Tidak hanya itu, ada beberapa orang yang menganggap bahwa tekad Rin berlebihan. Bahkan, dia sering menerima kritikan karena penampilannya.

“Aku mendapat banyak reaksi karena rambutku. Ada pria yang mengpresiasinya, dan ada juga yang berpikir ini mirip monster.”

“Aku pikir wajar ada pendapat berbeda di dunia dan jika aku tidak percaya diri, aku akan mudah terpengaruh opini negatif,” tambahnya.

Rin Kambe, Rapunzel dari Jepang (instagram.com/rin_rapunzel)

Selain menunjukkan kecantikan orang Asia, Rin Kambe juga menemukan cara untuk menggunakan rambutnya saat menari. Wanita ini pun mengatakan bahwa rambutnya adalah “senjata untuk berekspresi”.

Rin bukanlah satu-satunya wanita yang ingin memiliki rambut panjang ala Rapunzel. Di Ukraina, seorang wanita bernama Alena Kravchenko juga menolak memotong rambutnya selama 30 tahun.

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Sahmitra — Seorang playboy di Nigeria menjadi perbincangan setelah datang ke pesta pernikahan sambil membawa enam wanita yang tengah hamil. Pemilik kelab malam bernama Mike Eze-Nwalie Nwogu, atau dikenal dengan julukannya Pretty Mike, mengeklaim dia adalah ayah dari enam jabang bayi.

Peristiwa yang kemudian viral itu terjadi setelah Pretty Mike menghadiri pesta pernikahan temannya, aktor Nigeria bernama Williams Uchemba. Mengenakan setelan tanpa kerah fuchsia berwarna pink, si playboy diapit oleh para perempuan yang tengah hamil tua. Semuanya mengenakan pakaian perak.

Dalam video yang diunggah ke Instagram, si pengusaha flamboyan menyambut kekasihnya dengan ciuman, dan mengecup perut mereka.

“PM (Pretty Mike) dan enam calon ibu. Bukan trik film. Kami hanya menjalani hidup terbaik kami #ABetterTime #HappyHome #Familyiseverything #babybum,” ujar dia.

Penampilan Mike yang menghebohkan itu menjadi viral di media sosial, dengan netizen menuduhnya malah menenggelamkan acara bahagia Uchemba.

“Inilah salah satu alasan saya harus tegas nantinya di pesta pernikahan saya. Orang seperti Anda jelas tak diterima di tempat saya,” kata salah satu warganet.

Dilansir The Sun, pada Selasa (24/11/2020), Pretty Mike, salah satu pemilik kelab malam Club Uno di Lagos memang doyan menarik perhatian khalayak. Di media sosialnya, dia selalu tampil menarik antara lain mengenakan sayap putih, memakai topi bertanduk, hingga payung dalam berbagai warna.

Kemudian dalam unggahan terbarunya di Instagram, lulusan teknik komputer itu merekam momen di berada di tempat tidur dengan empat perempuan yang nampaknya telanjang.

Mike dikenal sebagia playboy di Nigeria, di mana dia sangat terbuka dalam kisah asmaranya. Meski mengaku dia bakal menikah pada tahun ini. Sosoknya juga penuh kontroversi.

Pada 2017, dia ditahan setelah ada video yang memerlihatkan dia berjalan diiringi wanita memakai tali kekang anjing. Kemudian dalam penampilan tahun lalu, dia pernah tiba di suatu acara dengan ditandu enam pria setengah telanjang yang hanya memakai celana putih.

Pengakuan Anak Amerika yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS

Pengakuan Anak Amerika yang Dipaksa Ancam Trump dalam Video ISIS

Sahmitra — Seorang anak laki-laki mengaku merasakan “kelegaan yang memuaskan” dapat kembali ke Amerika Serikat setelah ia dipaksa mengancam Presiden Donald Trump dalam sebuah video yang dibuat oleh kelompok ISIS.

Matthew, nama anak itu, dibawa oleh ibu dan ayah tirinya ke Suriah. Ia berusia 10 tahun ketika ia direkam dalam sebuah video yang ditujukan kepada Trump dan mengatakan kepada presiden untuk bersiap-siap menghadapi pertempuran di AS.

Sekarang Matthew sudah berusia 13 tahun dan tinggal bersama ayahnya setelah ia dibawa pulang oleh militer AS pada tahun 2018.

“Semuanya sudah terjadi dan sudah selesai. Semuanya sudah berlalu sekarang,” kata Matthew kepada BBC.

“Saya masih sangat muda saat itu sehingga saya tidak benar-benar mengerti semua yang terjadi.”

Matthew menjalani konseling untuk membantunya beradaptasi dan proses itu berjalan lancar.

Ayah tirinya, Moussa Elhassani, meninggal dalam kejadian yang diduga merupakan serangan pesawat tak berawak pada musim panas 2017. Sementara ibunya, Samantha Sally, divonis pada awal bulan ini atas pendanaan terorisme dan dijatuhi hukuman penjara selama enam setengah tahun.

Pada April 2015, keluarga yang tampak seperti keluarga Amerika pada umumnya itu, menyeberang ke wilayah ISIS dari provinsi perbatasan Turki, Sanliurfa.

“Kami berlari melintasi wilayah yang sangat gelap. Saat itu malam hari, ada banyak titik-titik dengan kawat berduri… Tidak banyak yang terpikirkan saat itu kecuali, ‘Aku harus lari’,” kata Matthew saat menceritakan cobaan yang dihadapinya itu untuk pertama kalinya kepada acara Panorama di BBC dan Frontline, sebuah acara yang ditayangkan PBS-lembaga penyiaran publik AS.

Di kota yang diklaim ISIS sebagai ibukotanya, Raqqa, ayah tiri Matthew, Elhassani, dikirim untuk pelatihan militer dan menjadi penembak jitu ISIS.

Matthew yang saat itu baru berusia 8 tahun berusaha sebisanya untuk beradaptasi dengan rumah barunya.

“Saat kami pertama kali di Raqqa, kami berada di bagian perkotaan. Cukup berisik, biasanya dari suara tembakan,” katanya. “Kadang-kadang ada ledakan tidak beraturan, terdengar seperti jauh sekali. Jadi kita tidak perlu terlalu khawatir.”

Namun pada awal 2017, ibunda Matthew mengirim email kepada saudara perempuannya di AS dan meminta uang untuk membantu keluarganya melarikan diri, sambil melampirkan video Matthew yang sangat mengganggu.

Di dalam satu video, Elhassani memaksa Matthew untuk memasang sabuk bom bunuh diri. Atas perintah ayah tirinya itu, Matthew memainkan peran bagaimana ia akan menyambut otoritas Amerika yang akan menyelematkannya, tetapi kemudian membunuh mereka dengan meledakkan bom.

Dalam video lain, Matthew terlihat membongkar senjata AK-47 yang berisi amunisi, setelah ditantang oleh ayah tirinya untuk melakukannya dalam waktu kurang dari satu menit.

Ketika koalisi yang dipimpin AS meningkatkan serangan udaranya di Raqqa, sebuah bom menghantam rumah tetangga mereka yang runtuh ke rumah keluarga itu, Matthew harus mencari jalan keluar sendiri di tengah puing-puing dan debu.

Pada Agustus 2017, Raqqa akhirnya hancur, tetapi kelompok ISIS masih memprediksi kemenangan pihaknya dan memaksa Matthew untuk menyampaikan pesan pembangkangan. Kelompok itu merilis video Matthew, yang saat itu berusia 10 tahun, untuk mengancam presiden Amerika Serikat.

“Pesan saya kepada Trump, boneka yang dikontrol orang-orang Yahudi: Allah telah menjanjikan kemenangan kepada kami dan dia menjanjikan Anda kekalahan,” kata Matthew, menuturkan kalimat yang telah ia hafalkan.

“Pertempuran ini tidak akan berakhir di Raqqa atau Mosul. Ini akan berakhir di tanahmu… Jadi bersiaplah, karena pertempuran baru saja dimulai.”

Dalam wawancaranya, Matthew mengatakan ia tidak diberi pilihan selain mengambil bagian dalam video tersebut, akibat luapan amarah ayah tirinya.’

“Dia mulai kehilangan akal sehat, seperti tidak stabil secara mental, sangat tidak stabil secara mental,” katanya.

Tak lama kemudian, Elhassani meninggal dalam kejadian yang diduga merupakan serangan pesawat tak berawak.

“Saya senang karena saya tidak menyukai ayah tiri saya,” kata Matthew.

‘”Saya pikir seharusnya tidak begitu, aku senang karena seseorang meninggal. Tapi kami semua menangis karena gembira.”

Ibu Matthew, Samantha Sally, kemudian dapat membayar penyelundup manusia untuk mengeluarkan dirinya dan keempat anaknya dari wilayah ISIS. Matthew disembunyikan di dalam tong di belakang truk saat melewati pos pemeriksaan ISIS.

Ketika mereka mencapai wilayah yang dikuasai Kurdi, mereka ditahan di kamp penahanan, dan di musim dingin 2017, Panorama pertama kali berbicara dengan Sally.

Sally mengatakan ia telah ditipu oleh suaminya untuk membawa keluarga ke Suriah dan mengaku tidak mengetahui rencana suaminya.

Pada suatu saat di Raqqa, Sally mengatakan bahwa suaminya bertindak kasar terhadapnya. Sally juga mengaku bahwa mereka telah membeli dua gadis remaja Yazidi sebagai budak, dan suaminya sering memperkosa mereka.

Setelah kembali ke AS, sambil menjalani proses pengadilan, Sally terus berpegang pada cerita bahwa ia telah ditipu.

Meskipun Sally telah mendukung suaminya “dalam upaya-upaya bodohnya”, Sally bersikeras bahwa ia tidak berperan dalam mendukung suaminya untuk bergabung dengan ISIS.

Namun, investigasi Panorama/Frontline mengungkap bukti yang sebaliknya dalam kasus ini.

Seorang anggota keluarga Elhassani mengatakan bahwa Moussa telah terobsesi dengan ISIS sejak berbulan-bulan sebelum keluarganya meninggalkan AS, dan bahwa dia melihat Moussa menonton propaganda ISIS, termasuk video eksekusi, di rumah.

Seorang teman Samantha Sally juga teringat percakapan dengannya di mana Sally mengatakan suaminya telah memberi tahunya bahwa ia dipanggil untuk bergabung dengan “perang suci”.

Investigasi Panorama/Frontline menemukan bahwa Sally telah melakukan serangkaian perjalanan ke Hong Kong pada minggu-minggu sebelum keluarganya meninggalkan AS, menyimpan setidaknya $30.000, atau sekitar Rp425 juta, dalam bentuk uang tunai dan emas di brankas.

Setelah hampir 12 bulan di penjara, Sally mengubah ceritanya dan mengaku bersalah atas tindakan pendanaan terorisme sebagai bagian dari kesepakatan pembelaan dalam kasus hukumnya. Sally kesulitan menerima kesalahannya itu dan berkata, “Itu satu-satunya kesepakatan yang ditawarkan dengan kata “T” itu yang tidak menempatkan pedoman-pedoman pada hukuman seumur hidup.”

Jaksa penuntut mengatakan penemuan mereka atas tindakan Sally yang membantu merekam video putranya, Matthew, yang dipaksa untuk memasang sabuk bom bunuh diri dan membongkar AK-47, sebagai “mengerikan”.

Mereka mengatakan kemungkinan tidak akan pernah diketahui mengapa Sally membantu suaminya bergabung dengan ISIS. Sally mengklaim bahwa ia telah dipaksa oleh suaminya yang dominan.

Saat berbicara tentang bagaimana rasanya melangkah kembali ke tanah AS, Matthew berkata, “Ini seperti mengenakan pakaian ketat atau kaus kaki dan sepatu ketat sepanjang hari dan kemudian melepasnya serta merasa nyaman dan santai di bak mandi air panas. Seperti itulah rasanya. Seperti kelegaan yang memuaskan. Rasanya menyenangkan.”

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sahmitra — Para arkeolog di Italia baru-baru ini menermukan dua jasad pria korban letusan Gunung Vesuvius sekitar 2.000 tahun lalu di kota Pompeii Romawi kuno. Kedua jasad tersebut diyakini sebagai tuan dan budaknya yang mencoba melarikan diri dari letusan gunung berapi tersebut.

Dua jasad tersebut ditemukan para arkeolog dalam posisi bersebelahan di sebuah ruang bawah tanah di villa sebagaimana dilansir dari New York Post. Pengumuman temuan dua jasad tersebut diumumkan otoritas arkeologi Italia pada Sabtu (21/11/2020).

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Para arkeolog percaya bahwa kedua jasad itu sebenarnya lolos daru hujan abu awal. Namun, keduanya meninggal keesokan harinya karena terkubur material vulkanik dari ledakan kedua Gunung Vesuvius yang dahsyat.

Sementara itu, villa tersebut terletak di pinggiran Pompeii dan telah luluh lantak akibat ledakan kedua dari Gunung Vesuvius pada 78 Masehi. Di dekat villa tersebut terdapat kandang. Pada 2017, di kandang itu, para arkeolog menemukan tiga mayat kuda yang masih terikat.

Dilansir dari Associated Press, dilihat dari tulang tengkorak dan giginya, salah satu jasad pria tersebut diperkirakan berumur 18 hingga 25 tahun ketika tewas. Para arkeolog beranggapan jika dia adalah budak yang melakukan kerja kasar karena dilihat dari tulang belakangnya yang cukup terkompresi.

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sedangkan jasad pria kedua kemungkinan berusia antara 30 hingga 40 tahun ketika tewas. Jasad ini tampaknya memiliki mantel di bahu kirinya selain tunik. Direktur Jenderal Arkeologi Kementerian Kebudayaan Italia, Massimo Osanna, mengatakan Kedua jasad itu ditemukan di ruang samping di sepanjang koridor bawah tanah, atau lorong.

Ruang bawah tanah tersebut pada zaman Romawi kuno dikenal sebagai cryptoporticus.

“Para korban mungkin mencari perlindungan di cryptoporticus, di ruang bawah tanah ini, di mana mereka pikir mereka lebih terlindungi,” kata Osanna.

Berdasarkan kesan lipatan kain yang tertinggal di lapisan abu, jasad pria yang lebih muda itu tampak mengenakan tunik pendek berlipit, kemungkinan dari wol.

Selamat Ulang Tahun Joe Biden, Presiden Tertua Dalam Sejarah AS

Selamat Ulang Tahun Joe Biden, Presiden Tertua Dalam Sejarah AS

Sahmitra — Presiden AS terpilih, Joe Biden merayakan ulang tahun ke-78 pada Jumat (20/11/2020). Menyadur The Guardian, Joe adalah presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat mengalahkan Donald Trump dan Ronald Reagan.

Sebelum Joe Biden, presiden sebelumnya, Donald Trump yang berusia 70 tahun adalah presiden paling sepuh yang pernah memimpin Gedung Putih.

Sebelum Trump ada Ronald Reagan yang berusia 69 tahun ketika ia terpilih sebagai Presiden AS. Usia Reagen yang menginjak 73 tahun saat terpilih kembali menjadi presiden tak termasuk hitungan.

Sementara itu, Presiden AS termuda ditujukan pada John F Kennedy, yang berusia 43 tahun pada saat pelantikannya. JFK berusia 46 tahun saat dibunuh tanggal 22 November 1963.

Sedangkan yang termuda untuk menjabat sebagai presiden, setelah pembunuhan William McKinley pada tahun 1901, adalah Theodore Roosevelt pada usia 42.

Joe Biden di balik kemudi Chevrolet Corvette Stingray 1967 [Instagram: joebiden].

Meskipun mencatat sejarah sebagai presiden tertua, Joe Biden memiliki kesehatan yang prima dan dinyatakan sehat, kuat, bugar untuk menjalankan tugas kepresidenan.

Berdasarkan penilaian medis terbarunya yang dirilis pada Desember 2019, Joe Biden dianggap ideal sebagai pemimpin negara, kepala eksekutif dan panglima tertinggi.

“Dia terdaftar dengan tinggi 5 kaki 11 inci, berat 178 pon, dan memiliki tekanan darah 128/84 pada saat itu. Dia menderita dua aneurisma otak pada tahun 1988. Pada tahun 2009, dia mengalami fibrilasi atrium episodik. Biden tidak merokok atau minum alkohol dan berolahraga lima hari seminggu,” jelas dokternya.

Pakar ilmu politik di Universitas Rutgers, Ross Baker mengatakan Joe Biden harus membangun kredibilitas bahwa dia secara fisik dan mental siap untuk pekerjaan itu.

Menurut Baker, usia Joe Biden lebih menekankan pada kualitas pilihan stafnya. Sebagai contoh, ia memilih Kamala Harris yang 20 tahun lebih muda sebagai Wakil Presiden yang diterjemahkan sebagai pengakuan diam-diam atas usianya.

Biden sendiri menggambarkan perannya sebagai ‘transisi’ untuk masa depan partai Demokrat.

Sebuah kandidat vaksin non-aktif Covid-19 buatan China telah diklaim aman dan dapat ditoleransi, serta mampu menghasilkan respons imun yang cepat.

Studi Sebut Vaksin Covid-19 Buatan China Hasilkan Respons Imun yang Cepat

Sahmitra — Sebuah kandidat vaksin non-aktif Covid-19 buatan China telah diklaim aman dan dapat ditoleransi, serta mampu menghasilkan respons imun yang cepat.

Hal itu dilaporkan dalam sejumlah temuan dari uji klinis tahap awal dan menengah yang dipublikasikan di jurnal The Lancet Infectious Diseases.

Melansir Xinhua, meski level antibodi yang dihasilkan oleh vaksin itu lebih rendah dibandingkan level pada orang yang sembuh dari Covid-19, namun vaksin itu mampu melindungi manusia dari infeksi corona.

Vaksin tersebut, yang dinamai CoronaVac, dikembangkan oleh produsen biofarmasi China, Sinovac Biotech. Vaksin itu diuji melalui uji klinis tahap 1 dan tahap 2 secara acak, double-blind dan plasebo terkontrol yang melibatkan lebih dari 700 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 59 tahun.

Vaksinasi dilakukan dengan dua dosis yang diberikan dalam rentang waktu 14 hari. Salah satu penulis temuan itu, Zhu Fengcai mengatakan, “Kandidat vaksin itu terbukti efektif, yang menjadikannya cocok untuk penggunaan darurat di tengah pandemi.”

Dia menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi durasi respons imun yang dihasilkan oleh vaksinasi tersebut. Saat ini, kandidat vaksin itu sedang menjalani uji klinis tahap 3 untuk mengonfirmasi keefektifannya.

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Sahmitra — Vatikan meluncurkan penyelidikan terkait insiden akun Instagram resmi Paus Fransiskus nge-like foto model seksi Brasil yang bertelanjang dada. Dilansir dari laman New York Post, pada Kamis (19/11/2020) para pejabat sedang menyelidiki bagaimana foto yang dibagikan oleh seseorang bisa terjadi.

Menurut Catholic News Agency, pihak Vatikan akan melakukan penyelidikan tentang orisinal tangkapan gambar yang memperlihatkan akun Paus nge-like postingan model seksi tersebut.

Terungkap bahwa akun Instagram resmi Paus Fransiskus memberikan ‘like’ pada foto seksi model bikini Natalia Garibotto pada 13 November, bersama 143.000 penggemar lainnya.

Foto yang di-like tersebut menunjukkan model berusia 27 tahun tersebut berdiri di loker sekolah dengan setumpuk buku pelajaran, sambil mengenakan kaos cropped putih dan rok mini merah.

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Model tersebut mengatakan bahwa akun Franciscus yang diverifikasi termasuk di antara ribuan yang nge-like foto dirinya pada 5 Oktober.

“Ibuku mungkin membenci foto pantatku tapi Paus mengetuk dua kali,” katanya kepada blog Barstool Sports, yang juga mengaku telah melihat segel persetujuan kepausan sebelum dihapus.

“Setidaknya saya akan masuk surga,” canda Garibotto kepada 124.000 pengikut Twitternya.

Sumber mengatakan kepada Catholic News Agency bahwa penyelidikan internal sedang dilakukan setelah ‘like‘ itu dihapus pada 14 November, setelah CNA meminta komentar dari kantor pers Vatikan.

Menurut CNA, Akun media sosial Paus dikelola oleh sebuah tim. Warganet juga menuntut pihak pengelola untuk lebih berhati-hati dan menghapus like tersebut.

Bulan lalu Paus mendukung persatuan sipil sesama jenis yang kemudian membuat heboh dan dikatakan pertama kali dalam sejarah seorang Paus mengatakan hal tersebut.

Pada sebuah film dokumenter, Paus Fransiskus mengatakan bahwa kaum homoseksual adalah “anak-anak Tuhan dan berhak berada dalam sebuah keluarga”.

“Apa yang harus kita buat adalah undang-undang serikat sipil. Dengan cara itu mereka dilindungi undang-undang. Saya membela diri untuk itu.”ujar Paus dalam film yang disutradarai Francesco.

Dan di awal tahun dia memperingatkan para pengikutnya bahwa bergosip adalah wabah yang lebih buruk daripada virus corona.

Saat ia berpidato di depan orang banyak di Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa bergosip dapat memecah belah Gereja Katolik.