Ngeri! Influencer Diberondong dengan 14 Tembakan karena Konten Seksi

Ngeri! Influencer Diberondong dengan 14 Tembakan karena Konten Seksi

Sahmitra — Seorang influencer berdarah Brazil diberondong dengan 14 tembakan oleh suaminya sendiri hingga tewas. Menyadur The Sun Jumat (29/01) pasangan ini ditemukan tak bernyawa di rumah mereka.

Influencer bernama Eliane Ferreira Siolin tewas dengan belasan luka tembak di tubuh dan suaminya, Alejandro Antonio Aguilera Cantallupi bunuh diri.

Jenazah wanita berusia 35 tahun dan suaminya yang berusia 41 tahun ditemukan di teras belakang sebuah properti di Ponto Pora, Brasil pada hari Minggu.

Tubuh Eliane ditemukan mengenaskan dengan lengan kanan patah dan penuh luka tembak, sementara Antonio ditemukan dengan satu tembakan di kepala.

Menurut polisi, pasangan itu sering berdebat, termasuk tentang konten seksi yang diunggah di media sosial Eliane.

Eliane Siolin. (TikTok/Eliane Siolin)

“Teman dekat mengatakan mereka sering bertengkar, bahkan di depan umum,” kata petugas Analu Ferraz yang menyita senjata dan sejumlah peluru cadangan di dekat mayat.

Putri mereka yang berusia 6 tahun dilaporkan melihat kejadian itu dan kini ada bersama kerabat. Berdasarkan laporan, Eliane adalah orang Brasil, namun tidak jelas apakah Alejandro juga warga negara Brasil atau Paraguay.

Halaman TikTok Eliane memiliki lebih dari 58.000 pengikut, dan influencer menggunakan platform tersebut untuk memposting konten seksi. Polisi kini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Curhat Pilot Jadi Kuli Bangunan, Dipecat karena Pandemi Covid-19

Sahmitra — Seorang mantan pilot maskapai penerbangan komersial, Patrick Pawelczak, banting setir menjadi kuli bangunan dan tenaga pengantar karena pandemi virus corona.

Mantan pilot asal Sant Andreu de Llavaneres, Barcelona, Spanyol, tersebut menceritakan kisahnya yang beralih profesi tersebut melalui LinkedIn. Unggahan tersebut kini menjadi viral dan telah dilihat hingga 15 juta kali dalam hitungan hari.

Dilansir dari laman Mirror, pada Rabu (20/1/2021), Pawelczak mengatakan dia terinspirasi untuk berbagi pengalamannya setelah sesama pilot melakukan hal yang sama untuk bertahan hidup.

Unggahan tersebut menjelaskan bagaimana tahun lalu dia mulai mengeluhkan jam terbangnya di maskapai penerbangan asal Slowakia, Go2Sky, yang menurun drastis.

Setelah virus corona benar-benar memukul bisnis penerbangan, dia menjadi salah satu pilot dan karyawan maskapai Go2Sky korban pemutusan hubungan kerja ( PHK).

Dia akhirnya memutar otak dan mencari jalan keluar untuk terus menafkahi keluarganya, termasuk seorang putrinya.

“Saya ingin berbagi pengalaman saya sendiri dalam bekerja di bidang konstruksi dan pengiriman untuk menunjukkan bahwa kita harus melanjutkan hidup sementara kami tidak dapat terbang,” kata Pawelczak kepada AeroTime.

Setelah menyelesaikan tugas di Turki yang melibatkan enam penerbangan, dia akhirnya kembali ke Barcelona, Spanyol, karena industri sedang terhenti.

Dia mengatakan kepada AeroTime, meski masa depan tidak pasti, dia sangat lega berada di rumah dan dapat bertemu dengan putrinya secara langsung.

“Mungkin ini memang dimaksudkan dan saya ditakdirkan untuk berada di sini bersama keluarga saya selama ini, mendukung istri saya dan berada di sana saat putri saya tumbuh,” imbuh Pawelczak.

“Saya percaya bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, jadi, meskipun ini masa yang sulit, mungkin ini memang yang seharusnya terjadi,” imbuh Pawelczak.

Setelah itu, dia tak tahu apa-apa yang harus dilakukan. Hingga akhirnya, dia mengesampingkan gengsinya lalu bekerja sebagai tenaga pengantar dan kuli bangunan. Meskipun tidak pernah menjadi kuli bangunan, Pawelczak mengatakan bahwa dia beradaptasi dengan cepat.

“Saya akan terus melakukan apa pun yang perlu saya lakukan sampai saya dapat mulai terbang lagi dan saya sudah menantikan hari itu,” tambahnya.

Polisi Buru Orang yang Mencoba Bawa Lari Pasien Covid-19 Rumah Sakit

Polisi Buru Orang yang Mencoba Bawa Lari Pasien Covid-19 Rumah Sakit

Sahmitra — Polisi meminta bantuan untuk melacak seseorang yang menyangkal Covid-19, yang masuk ke rumah sakit dan ingin membawa pulang pasien lansia virus corona.

Rekaman mengerikan menunjukkan petugas medis di Rumah Sakit East Surrey dihadapkan dengan seorang pria yang menuduh mereka menyandera pasien lanjut usia, seperti yang dilansir dari Mirror pada Kamis (28/1/2021), Rekaman itu dibagikan secara luas di media sosial, yang menunjukkan seorang dokter memperingatkan bahwa pasien lansia dapat “mati dalam beberapa menit” karena level oksigen tubuhnya sangat rendah, sehingga membahayakan.

Keluarga Korban Polisi mengatakan sekelompok orang menerobos masuk ke bangsal perawatan kritis rumah sakit dan berkomentar kasar ketika staf rumah sakit menegur di antara mereka untuk menggunakan masker.

Orang asing itu kemudian terdengar mempertanyakan apakah virus corona “benar-benar ada”, tapi menolak penjelasan dari para dokter.

Seorang dokter mengatakan kepada orang yang tidak dikenal yang mau membawa pasien pulang, “Perhatian utamaku adalah keselamatannya dan saat ini Anda membuatnya tidak aman.”

“Dia mencabut oksigennya (pasien), dia akan mati jika kita tidak memasangnya kembali,” terdengar kata dokter dalam rekaman itu kepada timnya.

Orang itu mengatakan kepada para dokter bahwa pasien Covid-19 orang tua itu dapat diberikan vitamin C, vitamin D, dan zink. Dalih dia tidak mempercayai pengobatan yang berjalan di rumah sakit terbukti berhasil. Dia tidak peduli ketika diberi tahu bahwa pasien akan mati, jika oksigennya dicabut.

Leigh yang menyangkal Covid-19 itu ada, berkata, “Ya, teruslah berbicara. Ayo pergi,” sambil mengajak pasien lansia itu keluar rumah sakit.

Pria itu terdengar bersikeras bahwa pasien “baik-baik saja”. Namun, pasien lansia yang seorang pria itu berkata, “Bagaimana dengan keinginan saya?” Pasien yang “disandera” mengaku seorang petugas pengadilan.

“Saya seorang petugas pengadilan. Saya akan memberitahu Anda, jika Anda meletakkan satu tangana pada saya dan menyentuh saya, saya akan menganggap Anda melakukan penyerangan,” ujar pasien itu.

Dia berteriak, “Lepaskan aku”, ketika ia ditarik pergi. Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan pihaknya diberitahu tentang unggahan media sosial pada akhir pekan.

“Dalam penyelidikan, unggahan itu terkait dengan insiden sebelumnya di rumah sakit pada Kamis 21 Januari, ketika sejumlah orang, yang beberapa di antaranya tidak menggunakan masker, mendapatkan akses masuk ke bangsal perawatan kritis,” kata kepolisian.

Menurut laporan, mereka ke sana, “untuk mengunjungi anggota keluarga, tapi bersikap kasar terhadap staf rumah sakit ketika mereka diminta untuk menggunakan masker.”

Tobe Hayden Leigh (45 tahun) dari Maidstone di Kent dicari polisi sehubungan dengan pelanggaran publik yang terjadi di rumah sakit itu pada Kamis lalu (21/1/2021), kata polisi Surrey.

Paedofil Berkedok Relawan yang Lecehkan 24 Anak Laki-laki Akan Diadili di Perancis

Paedofil Berkedok Relawan yang Lecehkan 24 Anak Laki-laki Akan Diadili di Perancis

Sahmitra — Seorang paedofil Perancis yang telah ditahan akan diadili atas tuduhan pelecehan seksual yang dia lakukan terhadap anak-anak laki-laki di Kamboja dan Nepal selama pekerjaan LSM-nya bertahun-tahun.

Philippe Gerard (51) diduga telah melecehkan 24 anak laki-laki yang terdiri dari 15 warga Nepal dan 9 warga Kamboja yang berusia antara 6-14 tahun antara tahun 2011 dan 2015.

Melansir kantor berita AFP, semua itu dilakukannya selama kedatangannya sebagai bagian dari asosiasi solidaritas “Philmy” untuk membantu anak-anak yang membutuhkan.

Gerard sudah ditahan selama 3 tahun dengan 18 bulannya ditangguhkan oleh Pengadilan di Thonon, Perancis Timur karena pada tahun 2005 melakukan pelecehan seksual terhadp anak laki-laki di sebuah kamp liburan.

Setelah itu, pada 2008, Gerard meninggalkan Perancis dan menghabiskan waktunya selama 6 bulan di Nepal, mendirikan LSM sekembalinya dia dengan bantuan dari keluarga dan teman.

Pada putusan terbaru Pengadilan 20 Januari lalu, Gerard diduga telah memaksa korbannya untuk melakukan masturbasi atau melakukan seks oral saat mandi atau ketika berbagi tempat tidur.

Sebuah LSM yang berbasis di Nepal, Saathi, memberi tahu pihak berwenang Perancis pada 2014 setelah mendokumentasikan beberapa kasus Gerard dengan anak-anak di berbagai hotel dan ruang publik lainnya di Kathmandu.

Para donor di Perancis mengetahui masa lalu Gerard setelah laporan AFP  tentang hukumannya pada 2005 dipublikasikan di halaman Facebook “Philmy”, dan penyelidikan Perancis pun dibuka pada Maret 2015.

Menurut putusan tersebut, mulanya Gerard membantah semua tuduhan terhadapnya tetapi kemudian mengakui banyak setelah diinterogasi oleh hakim.

Akibat perbuatannya itu, Gerard berisiko dipenjara hingga 20 tahun. Sampai berita ini ditayangkan, pengacaranya masih menolak berkomentar kepada AFP.

Pengemudi Becak di Kamboja Dapat Bantuan Unik, Nonton Film Gratis

Pengemudi Becak di Kamboja Dapat Bantuan Unik, Nonton Film Gratis

Sahmitra — Para pengemudi becak di Kamboja mendapat suguhan nonton film gratis dan menerima bantuan makanan, obat-obatan, hingga uang tunai di tengah pandemi Covid-19.

Menyadur laman The Straits Times, pada Rabu (27/1/2021) para pengemudi becak tersebut mendapat bantuan uang tunai 20 dolar (Rp 282.000), makanan, obat-obatan, dan nonton film gratis pada Sabtu (23/1).

Ratusan pengemudi yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan saat pandemi Covid-19 tersebut terlihat memenuhi bioskop darurat yang bermunculan di halaman berumput di ibu kota Phnom Penh.

Mereka diperlihatkan film baru berjudul Fathers yang disutradarai oleh Huy Yaleng, yang menceritakan perjuangan sehari-hari seorang pengemudi becak untuk menghidupi keluarganya.

“Saya menangis. Saya ingat bagaimana saya harus melakukan apa saja untuk menghidupi keluarga saya,” kata Sun Sokhorm (67), seorang pengemudi becak selama 34 tahun.

“Ceritanya terasa seperti ceritaku sendiri.” sambungnya.

Pengemudi becak Kamboja telah lama menjadi pilihan populer bagi turis yang ingin melihat-lihat dan menikmati hiruk pikuk Phnom Penh dengan santai.

Tetapi sejak pandemi virus corona yang menghancurkan perjalanan global membuat jumlah turis anjlok, meskipun Kamboja telah melaporkan kurang dari 500 kasus, tanpa kematian.

Sokhorm berpenghasilan sekitar sepertiga dari apa yang dia hasilkan sebelum pandemi, kadang-kadang hanya Rp 40.000 sehari.

“Tidak banyak yang tersisa, tapi saya bisa bertahan,” katanya.

Bioskop dengan konsep pedal-in ini adalah ide dari siswa Taing Huang Hao (20) yang bertemu dengan Sokhorm bulan lalu dan telah membantu para pengemudi becak melalui media sosial.

Siswa 20 tahun tersebut kemudian bekerja sama dengan sutradara Yaleng dan mengumpulkan 5.000 dolar (Rp 70juta) untuk menjalankan bioskop tersebut.

“Mereka dapat melihat diri mereka sendiri di dalam kesulitan yang digambarkan dalam film, jadi mereka tidak merasa seperti melalui ini sendiri,” kata Taing Huang Hao.

“Mereka adalah pendongeng kota,” katanya.

Becak pertama kali muncul di negara bekas koloni Prancis itu pada tahun 1936.

Bikin Malu, Politisi Ini Ketahuan Main Candy Crush Saat Rapat Covid-19

Bikin Malu, Politisi Ini Ketahuan Main Candy Crush Saat Rapat Covid-19

Sahmitra — Pemimpin negara bagian Thuringia, Bodo Ramelow menjadi bulan-bulanan netizen karena ketahuan bermain Candy Crush saat rapat dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel.

Menyadur dari laman NDTV, pada Kamis (28/01), Bodo dan Merkel terlibat pertemuan penting di aplikasi audio chatroom Clubhouse pada akhir pekan yang membahas tentang krisis Covid-19.

Politisi dari partai sayap kiri Die Linke itu mengatakan bahwa main game sering dilakukan sebagai selingan ketika sesi rapat berlangsung berjam-jam.

“Beberapa orang bermain Sudoku, yang lain bermain catur atau Scrabble di ponsel mereka dan saya bermain Candy Crush,” menurut laporan media Jerman.

Pria ini juga dilaporkan telah menyebut kanselir sebagai “Merkelchen”, yang berarti “Merkel kecil”.

Kanselir Jerman Angela Merkel. [AFP]

Menanggapi kritik online dan media, Ramelow meminta maaf atas sebutannya pada Merkel dan menulis di Twitter bahwa “meremehkan nama kanselir adalah tindakan yang salah.”

Juru bicara Merkel Steffen Seibert menyindir Ramelow saat konferensi pers di Berlin pada hari Senin. Ia berkata bukti sudah “berbicara sendiri dan tidak memerlukan komentar lebih lanjut”.

Armin Laschet, ketua partai CDU konservatif Merkel mengatakan dia tidak bermain-main dalam konferensi pandemi karena itu tentang pertanyaan yang sangat penting.

“Kami sedang membahas pelanggaran pada hak-hak dasar di sekolah, pendidikan, ekonomi, dan Anda harus terlibat secara terfokus,” katanya kepada wartawan di Berlin, Senin.

Ramelow dan perdana menteri negara bagian lainnya menolak keras proposal Merkel untuk penguncian yang lebih ketat pada pertemuan pandemi bulan Oktober, beberapa minggu sebelum ledakan kasus virus corona baru.

Joe Biden Izinkan Transgender Masuk Militer, Patahkan Aturan Era Trump

Joe Biden Izinkan Transgender Masuk Militer, Patahkan Aturan Era Trump

Sahmitra — Presiden AS Joe Biden pada Senin (25/01) menandatangani perintah eksekutif yang membatalkan larangan Donald Trump terhadap transgender yang bertugas di militer AS.

Diapit oleh Wakil Presiden AS Kamala Harris, Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley, Biden menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval.

Menyadur Al Jazeera, langkah ini didukung sepenuhnya oleh pendukung LGBTQ. Dalam cuitannya di Twitter Biden mengatakan hal ini sebagai langkah sederhana yang mengubah banyak hal.

“Sederhana: Amerika lebih aman ketika semua orang yang memenuhi syarat dapat melakukannya secara terbuka dan dengan bangga,” tulisnya setelah penandatanganan.

 Pada tahun 2016, mantan Presiden Demokrat Barack Obama mengizinkan warga transgender untuk masuk militer dan menerima perawatan medis untuk jenis kelamin transisi.

Tentara AS dikerahkan untuk menjaga keamanan. [AFP]

Namun kebijakan ini dibekukan oleh Donald Trump sambil membiarkan personel tetap bertugas.

Ketika Trump mengumumkan larangan pada tahun 2017 di Twitter, dia mengatakan militer perlu fokus pada “kemenangan yang menentukan dan luar biasa” tanpa dibebani oleh “biaya dan gangguan medis yang luar biasa”.

Sebuah laporan November 2020 oleh lembaga pemikir hak-LGBT Palm Center yang ditulis oleh mantan Jenderal Ahli Bedah militer mengatakan larangan transgender merusak kesiapan militer.

Austin dalam sebuah pernyataan mengatakan dia mendukung langkah Joe Biden dan akan mengambil tindakan untuk memastikan bahwa transgender memenuhi syarat masuk militer.

Mahkamah Agung AS memutuskan kebijakan transgender Trump tahun 2019 dapat bertahan sementara menghadapi tuntutan hukum terpisah di pengadilan yang lebih rendah.

Sementara itu data Departemen Pertahanan menunjukkan sekitar 1,3 juta personel aktif bertugas di militer AS.

Tidak ada angka resmi tentang jumlah anggota transgender, tapi Rand Corp, sebuah lembaga penelitian kebijakan AS memperkirakan sekitar 2.450 anggota aktif tahun 2016 adalah transgender.

Cleaning Service Diberi Hadiah Penthouse di New York, Videonya Viral

Cleaning Service Diberi Hadiah Penthouse di New York, Videonya Viral

Sahmitra — Seorang cleaning service bernama Rosa mendadak populer setelah videonya ketika diberi hadiah penthouse viral. Rosa, pembersih apartemen yang rajin dianggap layak menerima hadiah fantastis itu karena ketekunannya.

Menyadur dari laman News 18, pada Selasa (26/01), video ini pertama kali diunggah di Reddit. Dari keterangannya, diketahui bahwa Rosa sudah melayani warga di apartemen ini selama 20 tahun.

Sayang, semenjak pandemi virus corona Rosa kehilangan pekerjaannya dan warga yang sering berinteraksi dengannya merasa sangat kehilangan.

Hingga akhirnya, beberapa penghuni di apartemen itu sepakat ingin memberikan sesuatu untuk Rosa sebagai balasan atas kesetiannya selama dua dekade.

Awalnya Rosa sama sekali tidak mengetahui tentang hadiah ini. Dia terlihat membawa peralatan kebersihannya di lift dan berpikir bahwa dia dipanggil untuk membersihkan penthouse.

Cleaning service diberi hadiah penthouse. (Youtube/People are wholesome)

Saat tiba di apartemen, Rosa terlihat menjelajahi rumah. Selama tur, dia mengenali tempat-tempat cantik itu dan saat melihat dapur, dia berkata, “Saya harap orang-orang yang tinggal di sini suka memasak.”

Penthouse di apartemen itu memiliki empat kamar tidur dan tiga kamar mandi dan dilengkapi teras. Ketika berada di area teras, ia terpana melihat indahnya kota New York.

Rosa berkomentar tentang betapa indahnya saat sore hari yang cerah dan bagaimana orang yang bisa tinggal di sini dapat menikmati langit malam yang terbuka.

Setelah tur singkat selesai, Rosa kemudian diberitahu bahwa penthouse itu adalah miliknya selama dua tahun ke depan. Pria yang mendampinginya mengatakan ia tak perlu melakukan apa pun selain menandatangani dokumen sewa dan mengambil kunci.

Orang lain, yang menemaninya di lift, mengatakan kepadanya bahwa ini adalah tanda terima kasih dari penghuni gedung yang telah dia layani dengan setia selama 20 tahun.

“Ya Tuhan! Saya tidak percaya ini. Ini sangat tidak nyata”.

Dia juga menangis karena gembira dan bahagia dan terus-menerus berterima kasih kepada dua pria yang hadir di sana.

Apes! Niat Berlibur di Resor, Perempuan Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Apes! Niat Berlibur di Resor, Perempuan Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Sahmitra — Seekor gajah liar menginjak-injak seorang perempuan berusia 26 tahun hingga tewas, di Negara Bagian Kerala, India selatan.

Perempuan itu tewas pada Sabtu (23/1) malam waktu setempat di sebuah resor wisata di Distrik Wayanad, sekitar 446 km sebelah utara Thiruvananthapuram, ibu kota Kerala.

“Tadi malam, seekor gajah liar di sebuah resor terpencil di Meppadi menyerang orang-orang di dalam sebuah tenda,” jelas seorang petugas polisi dilansir laman Xinhua, pada Selasa (26/1/2021).

Tiga orang termasuk perempuan di tenda itu lari untuk menyelamatkan diri.

“Saat kejadian, perempuan itu jatuh dan diinjak-injak oleh gajah tersebut,” katanya.

Dia dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Menurut polisi, korban bersama dua anggota keluarganya datang mengunjungi resor tersebut untuk menghabiskan akhir pekan.

Pihak otoritas telah mengirim jenazah korban untuk dilakukan pemeriksaan postmortem.

Sejumlah laporan mengatakan gajah liar kerap terlihat menyambangi resor tersebut.

Pengunjung Kafe Tinggalkan Uang Tip Jutaan, Alasannya Kesal Ada Covid-19

Pengunjung Kafe Tinggalkan Uang Tip Jutaan, Alasannya Kesal Ada Covid-19

Sahmitra — Seorang pelanggan toko roti memberikan uang tip Rp 25 juta kepada pelayan toko dan menyematkan sebuah pesan yang mengungkapkan kekesalan pada Covid-19.

Menyadur dari laman Daily Mirror, pada Selasa (26/1/2021) seorang pengunjung Notchtop Bakery and Cafe di Colorado meninggalkan tip besar 1.800 dolar (Rp 25 juta) kepada pelayan.

Menurut sebuah laporan, saat itu, ia hanya membeli makanan yang harganya cuma 25 dolar atau sekitar Rp 350.000.

Bersamaan dengan tipnya, dia menulis sebuah catatan di tanda terima yang berbunyi: “Covid menyebalkan! 200 dolar (Rp 2,8 juta) untuk setiap karyawan hari ini.”

Gloria Fuentes, seorang pelayan di kafe tersebut menemukannya pada hari Rabu dan kemudian melaporkan kepada bosnya.

“Saya tidak percaya ketika saya melihat tagihan itu. Saya terkesan,” kata Fuentes.

“Saya seperti, ‘Ya Tuhan, apakah saya sedang bermimpi atau apa yang terjadi?'” sambungnya.

Notchtop Bakery & Cafe kemudian memposting pengalamannya tersebut di akun Facebook-nya dan mengucapkan terimakasih.

“Terima kasih ‘Covid Bandit’ atas hadiah dermawan Anda kepada staf kami. Hadiahmu telah menyentuh banyak kehidupan.” tulisnya.

Nailya Khametvalieva, selaku pemilik kafe mengatakan bahwa pelanggan yang baik hati tersebut, yang hanya ingin diidentifikasi sebagai David, pernah ke tempat itu dua kali.

“Itu membuat orang-orang saya hampir menangis dan mereka sangat, sangat bahagia, dan mereka ingin berterima kasih padanya … itu sangat murah hati,” kata Khametvalieva kepada CBS4 di Denver.

Melihat unggahan tersebut, banyak dari warganet yang tersentuh oleh siap David tersebut. Sebagian besar ikut bahagia.

“Senang sekali mendengar hal-hal bagus! Anda menuangkan air ke mataku! Terima kasih, David karena menyebarkan kebaikan !!!!” tulis seorang warganet.

Warganet lain menuliskan: “Luar biasa! Sekelompok pekerja keras yang luar biasa di sini.”

“Betapa hebatnya itu !! Senang melihat masih ada orang-orang hebat di dunia ini. Saya memberi tahu anak saya sepanjang waktu … Jadilah yang terbaik di dunia,” timpal warganet lainnya