Anak sapi ‘suci’ berwajah manusia lahir di India

SAHMITRA – India menempati urutan pertama negara dengan populasi beragama Hindu terbanyak di dunia (78,9%).  Dalam kepercayaan Hindu, sapi merupakan hewan yang dianggap suci dan disembah. Alasan utama penganut Hindu menyembah sapi adalah karena mereka menganggap hewan ternak tersebut sebagai hadiah dari para dewa. Sapi menghasilkan susu, mentega, keju, bahan bakar, penyubur, dan banyak lagi tetapi tidak membutuhkan imbalan apa pun. Sapi adalah hewan paling berjasa untuk manusia daripada hewan lainnya.

Dan ketika sebuah video yang menampilkan anak sapi yang lahir dengan fitur manusia seperti mata, hidung, dan telinga yang berasal dari di sebuah penampungan hewan di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh, India utara mucul di media, warga yang tinggal di sekitar atau mungkin hampir seluruh penduduk India dan bahkan dunia pun dikejutkan dengan video tersebut.

Sayangnya, seperti kebanyakan anak hewan yang terlahir cacat, anak sapi tersebut tidak dapat bertahan hidup dan mati hanya satu jam setelah dilahirkan oleh induknya. Tetapi itu tidak menghentikan penduduk setempat untuk merayakan kelahiran anak sapi tersebut, yang mereka yakini sebagai ‘Gokaran’, 24 inkarnasi Dewa Wisnu.

Seperti yang terlihat di video yang viral tersebut, penduduk setempat berbondong-bondong datang sambil membawa persembahan bunga, dan membungkuk dengan harapan mendapatkan berkah di depan mayat anak sapi yang telah disimpan di dalam sebuah kotak kaca. Bahkan, mereka berencana untuk membangun sebuah kuil untuknya.

Raja Bhaiya Mishra, pengelola kandang penampungan sapi tempat dimana anak sapi ‘suci’ itu dilahirkan, menceritakan bahwa karena sapi adalah hewan suci bagi umat Hindu, ia sering menerima sapi yang diselamatkan dari tukang jagal. Ibu dari anak sapi ‘suci’ itu datang pada akhir tahun 2021 dan didapati hamil segera setelah kedatangannya. Awal bulan Juni 2022 anak sapi ‘suci’ itu pun kemudian lahir. Ia sendiri menganggap adalah sebuah keajaiban anak sapi ‘suci’ itu lahir di kandangnya.

Sementara Mahesh Kathuria, 50, seorang pengusaha lokal yang ikut mendatangi anak sapi ‘suci’, mengatakan bahwa dewa telah lahir dari tubuh sapi. Ia datang ke sana untuk meminta berkahnya dan percaya secara agama, anak sapi itu adalah avatar Wisnu.

Namun para ahli seperti, Dr. Ajay Deshmukh, dokter senior di Wildlife SOS di Uttar Pradesh, menyebut kelahiran itu sebagai anomali genetik. Dia menolak sepenuhnya gagasan bahwa ada makna religius di balik kelahiran anak sapi tersebut.

Sama seperti yang ditegaskan oleh Prof. Parthangkar Choudhary dari Universitas Assam yang pernah diwawancarai untuk kasus kelahiran anak kambing dengan kepala menyerupai manusia, yang juga terjadi di India pada Desember 2021 di distrik Cachar, Assam. Beliau mengatakan bahwa orang cenderung bereaksi takhayul. Prof. Choudhary menjelaskan lebih lanjut bahwa hal tersebut kemungkinan besar terjadi karena cacat bawaan seperti cyclopia. Prof. Choudhary juga menyatakan bahwa beberapa orang berpikir bahwa kejadian seperti itu adalah hasil dari bestiality atau aktivitas seksual dengan binatang. Tercatat dalam kurun waktu 2015 – 2017 terdapat 11 kasus bestiality yang dilaporkan terjadi di India. Mayoritas hewan yang menjadi korban adalah sapi, kambing dan anjing. Dengan profil pelaku manusia berusia 19 – 50 tahun.  Tetapi hingga kini belum ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim bahwa hewan yang terlahir cacat dengan anggota tubuh menyerupai manusia merupakan hasil dari bestiality.