Pembunuhan kejam perempuan Kuwait yang terjadi di bulan Ramadan

Pembunuhan kejam perempuan Kuwait yang terjadi di bulan Ramadan

SAHMITRA – Ramadhan adalah bulan suci. Bulan di mana umat Islam memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan berpuasa selama sebulan penuh. Bulan yang dinanti-nantikan oleh orang-orang beriman untuk menyucikan hati mereka, memperbaharui iman, mencari pengampunan, dan meningkatkan disiplin diri. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk fokus pada apa yang paling penting dan positif dalam kehidupan orang percaya.

Namun jauh dari makna bulan Ramadhan yang telah diperbuat oleh Fahad Subhi Mohammed. Melansir Alarabiya.net, pada bulan April 2021 lalu, Fahad Subhi Mohammed dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan kriminalitas negara di Timur Tengah, Kuwait atas tuduhan pembunuhan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Tindak pembunuhan tersebut dilakukan oleh Fahad pada bulan suci Ramadhan dan di siang hari bolong. Korbannya adalah seorang perempuan Kuwait bernama Farah Hamza Akbar. Fahad dengan sengaja menabrakkan mobilnya pada mobil yang tengah dikendarai oleh Farah dan anak perempuannya dan kemudian menculik mereka. Didalam mobil itu Fahad menikam dada Farah beberapa kali didepan anak Farah. Setelah itu Fahad mengendarai mobil dan menuju ke rumah sakit, meninggalkan Farah yang sekarat dan anaknya di depan pintu rumah sakit dan kemudian ia melarikan diri.

Tidak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil menangkap Fahad. Fahad mengakui perbuatannya dan menyatakan alasan ia membunuh Farah adalah karena perempuan itu telah menolak lamarannya.

Setelah diusut lebih lanjut ternyata Farah telah dua kali mengajukan surat pengaduan kepada pihak kepolisian terhadap Fahad atas tindak penculikan dan pengancaman. Fahad sempat ditahan oleh kepolisian namun kemudian dibebaskan dengan jaminan. Setelah bebas, Fahad memanfaatkan kebebasan itu dengan pergi untuk menghilangkan nyawa Farah.

Dana Akbar, saudari dari Farah mengunduh sebuah video di media sosial. Di video tersebut Dana menjelaskan bahwa kakaknya telah mengajukan dua kasus terhadap Fahad dan bagaimana dalam kedua kasus tersebut Fahad dibebaskan dengan jaminan. Dana menambahkan dia bahkan mengatakan pada jaksa berkali-kali bahwa Fahad sangat berbahaya bagi keluarganya. Namun sepertinya tidak ada seorang pun yang perduli dan mereka membiarkan Fahad bebas hingga akhirnya membunuh Farah.

Kesal kerap diteriaki istri, pria ini cekik, mutilasi dan buang mayat istrinya ke laut

Kesal kerap diteriaki istri, pria ini cekik, mutilasi dan buang mayat istrinya ke laut

SAHMITRA – Robert Bierenbaum adalah seorang ahli bedah plastik yang tinggal di kota New York  bersama istrinya, Gail Katz-Bierenbaum. Selain adalah seorang dokter “jenius”, Robert merupakan pilot berlisensi dan dapat berbicara 5 bahasa. Juga dikenal sebagai pemain ski yang terampil dan seorang koki rumahan. Keduanya pertama kali bertemu ketika Gail sedang berkuliah. Dari luar, banyak orang, termasuk orang tua Gail, mengira mereka adalah pasangan dengan kehidupan yang sempurna.

Pada awalnya Robert tampak seperti pasangan yang sempurna tetapi lama kelamaan topeng itu mulai terlepas dan jati diri Robert yang sebenarnya pun akhirnya terkuak. Robert adalah seorang yang penuh dengan kekerasan. Dia pernah mencekik Gail karena ketahuan merokok hingga pingsan sebagai sebuah hukuman.

Alayne Katz, adik kandung Gail pernah ditelepon dan diceritakan oleh Gail bahwa Robert berniat untuk menyingkirkan kucing peliharaan Gail dengan alasan Robert merasa cemburu terhadap kucing tersebut. Robert mencoba untuk menenggelamkan kucing peliharaan Gail di toilet.

Gail kemudian mengajak Robert untuk menemui seorang terapis sebagai bentuk usaha untuk membuat hubungan mereka lebih sehat dan harmonis. Namun terapis tersebut malah memberikan Gail sebuah surat peringatan untuk Gail agar berhati-hati atau meninggalkan Robert. Terapis tersebut menyebut Robert sebagai seorang psikopat berbahaya dan dia khawatir akan keselamatan dan nyawa Gail. Sejak itu barulah Gail menyadari bahwa dia harus segera meninggalkan Robert.

Pada 7 Juli 1985 Gail Katz-Bierenbaum menghilang. Tubuhnya tidak pernah ditemukan. Meski Robert menjadi tersangka dalam kasus tersebut, tetapi polisi tidak memiliki cukup bukti untuk mengajukan tuntutan terhadapnya.

Akhirnya, Robert pindah dari New York ke Las Vegas pada tahun 1990 untuk menghindari kontroversi sebagai satu-satunya tersangka dalam hilangnya Gail. Di Vegas, dia bertemu dengan seorang chiropractor bernama Dr. Stephanie Youngblood dan keduanya mulai berkencan. Anehnya, hubungan itu berkembang seperti yang terjadi pada Gail. Stephanie juga mengajak Robert untuk menemui terapis dan lagi-lagi terapis ini secara pribadi menyuruh Stephanie untuk meninggalkan hubungan demi keselamatannya. Stephanie berhasil mengakhiri hubungan tersebut dalam keadaan hidup.

Pada tahun 1996 Robert menikah dengan Dr. Janet Challot, seorang ginekolog yang ditemuinya di Vegas. Pasangan itu memiliki seorang bayi perempuan dan pindah ke Minot, North Dakota.

Pada tahun 1998 salah satu detektif yang menangani kasus hilangnya Gail sedang bersiap-siap untuk pensiun. Sebelum pensiun, dia ingin mengunjungi kembali dan mudah-mudahan menutup semua kasus yang masih menjadi beban pikirannya. Dia memutuskan untuk mewawancarai kembali semua orang yang dia ajak bicara tentang Gail dan melihat apakah dia bisa mempelajari sesuatu yang bisa membantunya menyelesaikan kasus ini. Dia terbang ke North Dakota dan Vegas untuk berbicara dengan Robert lagi serta mantannya, Dr. Stephanie Youngblood.

Akhirnya pada bulan November tahun 2000, lima belas tahun setelah Gail menghilang, Robert dinyatakan bersalah oleh dewan juri atas dakwaan pembunuhan tingkat dua dan dijatuhi hukuman dua puluh tahun seumur hidup. Izin praktik kedokterannya di New York dicabut. Lisensi medis New Jersey-nya dicabut pada 2002. Dan meskipun telah di dakwa dan dijatuhi hukuman, Robert bersikeras menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan dia bukan pembunuh Gail.

Hingga akhirnya pada Desember 2020, dua puluh tahun kemudian, Robert akhirnya mengakui bahwa dirinya lah yang telah membunuh Gail. Robert mengaku telah mendorong Gail yang sudah tidak bernyawa keluar dari pesawat yang kemudian terjatuh ke dalam lautan.

Robert menyatakan lebih rinci bagaimana dia telah membunuh Gail. Yakni pada bulan Juli 1985, dia membunuh Gail dengan cara dicekik di apartmen mereka di Manhattan. Kemudian dia menyewa sebuah pesawat dan menerbangkan pesawat tersebut selama dua jam dari Essex County, New Jersey ke lautan atlantik. Dimana kemudia dia membuka pintu pesawat untuk membuang jasad Gail yang sudah terpotong-potong.

Robert mengklaim alasan dia membunuh istrinya adalah karena Gail tidak berhenti berteriak padanya. Namun menurut adik Gail, Alayne Katz, alasan sebenarnya adalah karena Gail telah meminta cerai. Robert juga mengakui bahwa tindakannya adalah kekanak-kanakan dan karena dirinya tidak mengerti bagaimana menghadapi kemarahannya.

WNI yang terjerat hukum gara-gara “jualan” di OnlyFans

WNI yang terjerat hukum gara-gara “jualan” di OnlyFans

SAHMITRA – OnlyFans merupakan platform media sosial berbasis langganan. Pengguna dapat menjual dan membeli konten asli yang kebanyakan dalam kategori konten vulgar. Untuk dapat akses ke konten tersebut, seseorang harus membayar biaya berlangganan bulanan yang berkisar antara US$4,99 dan US$49,99 atau sekitar Rp73 ribu dan Rp730 ribu.

The Connell Twins adalah saudara kembar identik yakni Carly Connell dan Christy Connell yang berasal dari Indonesia, namun tinggal di Australia. Orang tua kandung kembar Connell keduanya adalah orang asli Indonesia yang kemudian bercerai dan ibu mereka menikah kembali dengan seorang WNA asal Australia, yang lalu memboyong mereka semua dan menetap di Australia hingga kini.

Pada tahun 2020 lalu kembar Connell sempat menuai kritikan karena bergabung di OnlyFans. Carly dan Christy dinilai netizen Indonesia telah mejual diri di situs tersebut atas persetujuan sang ibunda. Dalam video bertajuk QnA (Question and Answer) yang mereka unggah di kanal YouTube, mereka membocorkan penghasilan yang mereka dapatkan dari menjual konten-konten dewasa di OnlyFans bisa mencapai Rp. 300juta dalam 2 minggu. Mereka juga membeberkan penghasilan terbesar yang mereka dapatkan adalah sebesar Rp. 2miliar. Besar dan kecil pendapatan yang mereka terima tergantung pada seberapa rajin mereka mengunggah video dan gambar-gambar syur mereka di platform tersebut.

Mereka mengaku bahwa terpaksa bergabung di OnlyFans karena tuntutan ekonomi dan untuk mendukung gaya hidup. Semenjak COVID-19 melanda dan perceraian ibu dengan ayah tiri mereka, keluarga mereka sempat mengalami keterpurukan. Tapi OnlyFans ternyata tidak hanya menolong mereka keluar dari kesulitan ekonomi namun juga memberikan mereka kemampuan untuk hidup mewah dan nyaman di Australia. Mereka mengaku mampu membeli rumah dan mobil mewah dari uang yang mereka hasilkan dari OnlyFans.

Berbeda di Australia, kembar Connell bisa dengan leluasa menjual konten mereka dan mendulang kekayaan dari OnlyFans. Di tanah air, tercatat sudah ada beberapa oknum yang malah harus berurusan dengan pihak kepolisian karena kedapatan menjual konten asusila di OnlyFans.

Siskaeee atau Fransiska yang menetap di Yogyakarta diamankan oleh pihak kepolisian pada 4 Desember 2021 setelah video pamer payudara dan kemaluan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) miliknya viral di media sosial. Siskaeee mengaku menjual video pornografi ke OnlyFans demi mendapatkan uang. Selama periode 2 Maret hingga 6 Desember 2021, Siskaeee disebut telah mendapatkan penghasilan hingga miliaran rupiah dari unggahan video vulgarnya di OnlyFans.

Sedangkan Dea, wanita berusia 23 tahun ditangkap pada Kamis, 24 Maret 2022 di kediamannya di Malang. Dea ditangkap karena menjual foto-foto seksi di situs OnlyFans. Sebelum ditangkap Dea sempat viral setelah tampil di podcast milik Deddy Corbuzier. Dea dikabarkan mendapat pemasukan sebesar Rp15 juta hingga Rp20 juta dari unggahan video porno dengan kekasihnya ke situs OnlyFans. Setelah melalui pemeriksaan, Dea tidak ditahan dan diberi ganjaran wajib lapor oleh kepolisian karena statusnya yang masih mahasiswa.

Baik Siskaeee dan Dea OnlyFans dianggap telah melanggar hukum dan aturan UU pornografi di Indonesia yang bunyinya:

  1. Dilarang memproduksi dan menyebarluaskan konten pornografi

Berikut bunyi aturan itu dalam Pasal 4 ayat (1),

“Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat antara lain: persenggamaan (termasuk yang menyimpang), kekerasan seksual, masturbasi (onani), ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, atau pornografi anak.”

  1. Dilarang menyediakan jasa pornografi

Aturan itu masuk dalam Pasal 4 ayat (2), berikut bunyinya:

 “Setiap orang dilarang menyediakan jasa pornografi yang antara lain menyajikan secara eksplisit poin-poin di atas termasuk menawarkan atau mengiklankan, baik langsung maupun tidak langsung layanan seksual.”

  1. Dilarang mengunduh konten pornografi

Dalam Pasal 5 tertera:

 “Setiap orang dilarang meminjamkan atau mengunduh pornografi sebagaimana dimaksud di Pasal 4 ayat (1) dan Pasal 6 mengatakan setiap orang dilarang sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (1) kecuali yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan.”

Kasus penelantaran anjing di Bali. Tiga ekor selamat yang lainnya tinggal tulang belulang

Kasus penelantaran anjing di Bali. Tiga ekor selamat yang lainnya tinggal tulang belulang

SAHMITRA – Kasus ini bermula dari laporan warga yang mengatakan bahwa ada empat ekor anjing yang tinggal di dalam rumah kosong dan kumuh di Banjar Dukuh, Tabanan, Bali. Pelapor menceritakan bahwa anjing-anjing tersebut semuanya dalam keadaan kurus kering. Ada seorang perempuan yang biasanya datang pada malam hari, namun selama beberapa bulan belakangan ini perempuan tersebut tidak lagi muncul. Bau kurang sedap yang menyengat pun mulai tercium dari rumah tersebut.

Atas dasar pelaporan warga tersebut, Yayasan Bali Animal Wellfare Association (BAWA) yang merupakan organisasi non-profit khususnya unuk penyelamatan dan perlindungan terhadap hewan-hewan di Bali ini pun akhirnya segera berindak. Tim dari Yayasan Bawa bersama polisi dan bendesa, sebutan soriang pemimpin sebuah desa di Bali yang mengurusi bagian adat, pergi ke lokasi rumah tersebut untuk melakukan investigasi. Atas izin kepolisian dan Bendesa, mereka masuk ke dalam properti tersebut. Ternyata hasil temuannya jauh lebih mengerikan dan menakutkan dari yang dilaporkan oleh warga.

Isi rumah kosong tersebut penuh dengan barang-barang yang sudah ridak terpakai, kendang-kandang anjing kosong dan lantainya penuh dengan sisa-sisa kotoran, bahkan ada kursi roda untuk anjing. Belum diketahui secara pasti apakah rumah tersebut adalah tempat penampungan atau tempat peternak anjing. Dan ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut, ditemukan tiga jasad anjing yang sudah tinggal tulang belulang yang masih terkurung di dalam kendang. Sepertinya hewan-hewan malang tersebut mati kelaparan. Empat tulang belulang anjing lainnya ditemukan di dalam ruangan tertutup, yang diduga adalah kamar mandi. Dan ternyata lebih banyak lagi tulang-belulang anjing ditemukan setelah tim memeriksa lebih lanjut. Hanya ada tiga ekor anjing yang ditemukan hidup namun dalam keadaan yang sangat memprihatinkan.

Tidak butuh waktu lama setelah laporan warga yang prihatin dan hasil temuan tim Yayasan Bawa, polisi dan Bendesa, kasus ini pun langsung viral dan gempar di media sosial. Banyak warga Bali sendiri yang mulai mengusut lebih jauh perihal kasus kekerasan terhadap anjing-anjing malang tersebut. Alhasil, sebuah nama pun terungkap. Ayu Ning Tyas Mastura, warga asli Palu yang diduga sebagai pelaku penelantaran yang mengakibatkan meninggalnya anjing-anjing di dalam sebuah rumah di Kawasan Tabanan.

Menurut Informasi, Ayu Ning Tyas Mastura adalah seseorang yang berkediaman di Bali yang diberikan kepercayaan oleh pemilik anjing-anjing tersebut yang merupakan warga asing untuk dititipkan dan dipelihara selama pemiliknya kembali ke negara masing-masing dengan imbalan sejumlah uang yang ditransfer setiap bulannya. Dugaan sementara adalah Ayu telah mangkir dari tanggung jawabnya dan keberadaannya hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun ada kabar yang mengatakan bahwa Ayu masih berada di Bali. Bahkan beberapa pihak ada yang mengadakan sayembara berhadiah uang bagi siapa saya yang bisa menemukan Ayu. Sementara beberapa pihak yang lain mendorong Ayu untuk segera menyerahkan diri untuk menjelaskan duduk perkara sebenarnya hingga ia tega menelantarkan anjing-anjing yang seharusnya ia jaga dan urus dengan baik.

Umat Muslim di Ukraina kesulitan menjalani ibadah puasa di tengah-tengah gempuran Rusia

Umat Muslim di Ukraina kesulitan menjalani ibadah puasa di tengah-tengah gempuran Rusia

SAHMITRA – Meski mayoritas warganya memeluk agama Kristen Ortodoks, namun ada sekitar satu persen dari populasi Ukraina yang beragama Islam. Sebelum perang, Ukraina adalah rumah bagi lebih dari 20.000 warga negara Turki yang dikenal dengan kaum minoritas muslim Tatar Krimea. Kaum minoritas ini sudah lama tidak dapat menikmati keamanan dan kenyamanan dan meski sudah tidak asing dengan penindasan dan pelecehan, namun Ramadan kali ini terasa kian berat bagi mereka.

Lima minggu setelah Rusia menginvasi Ukraina, lebih dari 10 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Menurut PBB ada sekitar empat juta orang yang melarikan diri ke luar negeri. Melansir Aljazeera.com, melalui panggilan telefon dengan seorang kaum Tatar Krimea yang juga menjabat sebagai ketua Liga Muslim Ukraina, Niyara Mamutova.

“Banyak umat Muslim Ukraina mengungsi ke luar negeri dan mereka yang masih di Ukraina membutuhkan dukungan.”

Pada hari pertama bulan puasa, Mamutova menyiapkan Iftar dengan sekelompok keluarga pengungsi yang tinggal bersamanya di Islamic Central di Chernivtsi.

Bulan Ramadhan tahun ini sulit dan emosional bagi muslim yang masih berada di Ukraina karena bom berjatuhan di negara itu dan jam malam yang diberlakukan, membatasi pergerakan mereka ketika banyak keluarga hendak berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Banyak juga umat Muslim yang jauh dari rumah, komunitas dan teman-teman,  namun mereka bertekad untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.

“Kita harus siap melakukan yang terbaik untuk mendapatkan pengampunan Allah, berdoa untuk keluarga kita, jiwa kita, negara kita, Ukraina,” kata Mamutova lagi.

Mamutova juga menceritakan bahwa mereka harus mengatur ulang kebiasaan-kebiasaan beribadah dan berpuasa mereka, misalnya beribadah secara online dan memberi makan para tunawisma.

Sumber lainnya yang dihubungi oleh Aljazeera.com adalah Isa Calebi, seorang Turkish pedagang tirai yang tinggal di Ukraina sejak 2010 mengatakan bahwa banyak orang yang terpaksa harus meninggalkan rumah mereka. Bahkan banyak yang tinggal di dalam mobil mereka. Calebi mengatakan bahwa rumahnya selalu terbuka bagi siapapun yang membutuhkan dan ia akan berbagi makanan yang ia miliki untuk mereka. Meskipun dampak perang yang berlangsung membuat kenaikan harga bahan pokok.

Pada awal perang, Calebi telah membantu mengevakuasi 400 orang-orang Turki, umat muslim dan orang Ukraina dari kota tempatnya tinggal, Vinnitsya, bagian barat Ukraina keluar dari negara itu. Sekarang ia membantu 1,000 yatim piatu yang tinggal di dekat Chernivtsi’s Holy Ascension Monastery Banchenskyy. Tidak lupa Calebi juga mengajak orang-orang di dunia untuk membantu meringankan beban dan penderitaan warga Ukraina dibawah gencatan invasi Rusia.

“Anak-anak ini penuh dengan air mata. Saya ingin memberi mereka semua zakat kita tahun ini. Saya menyerukan kepada yang lain, tolong bantu tempat ini di mana anak-anak menangis, ”

“Orang Ukraina adalah orang baik. Kita harus membantu mengangkat beban mereka – saya meminta semua orang untuk mendukung Ukraina.”

Peratuan baru soal toa masjid di Indonesia. Dukung atau tidak setuju?

Peratuan baru soal toa masjid di Indonesia. Dukung atau tidak setuju?

SAHMITRA – Pada 18 Februari 2022 lalu, Mentri Agama Yaqut Cholil Quomas menandatangani Surat Edaran (SE) Menag 05 Tahun 2022 terkait pedoman pemasangan dan penggunaan toa masjid, yang bunyinya:

  1. Pemasangan pengeras suara dipisahkan antara pengeras suara yang difungsikan ke luar dengan pengeras suara yang difungsikan ke dalam masjid/musala
  2. Untuk mendapatkan hasil suara yang optimal, hendaknya dilakukan pengaturan akustik yang baik;
  3. Volume pengeras suara diatur sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 dB (seratus desibel);
  4. Dalam hal penggunaan pengeras suara dengan pemutaran rekaman, hendaknya memperhatikan kualitas rekaman, waktu, dan bacaan akhir ayat, selawat/tarhim.

SE ini diterbikan dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan ketentraman, ketentraman dan keharmonisan antar warga. Tentu saja penerbitan SE ini dengan cepat menjadi topik hangat untuk dijadikan bahan pembicaraan di segala lapisan masyarakat dan menimbulkan pro dan kontra.

Orang-orang yang mendukung atau pro atas diterbitkannya SE ini menyambut baik dan melihat hal ini sebagai suatu bentuk toleransi antar umat beragama. Sementara yang kurang mendukung atau kontra beranggapan bahwa SE ini terlalu mencapuri urusan keagamaan secara teknis yang sebenarnya bisa diatur oleh masyarakat sendiri lewat musyawarah dan tradisi.

Merupakan bagian dari syiar agama, penggunaan pengeras suara masjid memang dibutuhkan khususnya untuk umat muslim yang merupakan mayoritas di negara ini. Namun disisi lain, masyarakat Indonesia memiliki keberagaman agama dan latar belakang. Dan ternyata tidak sedikit pula umat muslim yang juga mengeluhkan penggunaan toa masjid yang terlalu berlebihan.

Seperti misalnya pada tahun 2013, kakek berusia 75 tahun bernama Sayed Hasan warga Banda Aceh yang sempat melayangkan gugatan yang kemudian dicabut mengenai keluhan dan ketidaknyamanan yang ia rasakan terhadap 10 buah pelantang suara masjid disekitar rumahnya. Kakek Sayed Hasan mencabut gugatannya dan memilih jalur damai. Dan ada juga seorang Muslimah berusia 31 tahun yang tinggal di pinggiran Jakarta yang menderita insomnia atau gangguan tidur dan kecemasan karena kerap terbangun dari tidur secara tiba-tiba karena suara pengeras suara yang begitu kencang yang berasal dari masjid didekat rumahnya setiap pukul 03:00 WIB. Meski seorang muslim, dirinya tidak berani menyampaikan keluhannya tersebut pada pihak manapun dengan alasan mengingat banyak sekali kasus yang sama berujung permasalahan yang lebih besar, belum lagi perundungan dan ancaman bui yang bisa mengintai si pelapor.

Mungkin hal-hal ini juga yang menjadi salah satu pertimbangan SE tersebut dibuat. Selain itu tidak hanya di Indonesia saja yang sudah mengatur soal penggunaan toa masjid ini. Negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Mesir, Malaysia, Arab Saudi ternyata sudah lebih dulu mengeluarkan peraturan tentang penggunaan toa masjid ini.  Kebanyakan alasan yang menyebabkan peraturan tersebut dibuat adalah karena maraknya keluhan warga akan bisingnya volume pengeras suara yang digunakan masjid yang justru malah menganggu kekushyukan warga ketika beribadah. Selain itu suara yang perasal dari pengeras suara tersebut kerap menganggu warga lansia, balita dan pasien rumah sakit.

Hewan-hewan aneh dan tidak umum yang pernah ditemukan. Bikin bulu kuduk merinding!

Hewan-hewan aneh dan tidak umum yang pernah ditemukan. Bikin bulu kuduk merinding!

SAHMITRA – Menurut Sensus Kehidupan Laut atau Census of Marine Life yang dilansir dari Alarabiya News, di alam bebas terdapat sekitar 8,7 juta spesies – dengan 6,5 juta spesies di darat dan 2,2 juta di lautan. Namun banyak ilmuwan mengatakan bahwa angka sebenarnya bisa lebih.

Selain dari jumlah yang mengejutkan tersebut, beberapa dari spesies yang ditemukan, tidak sedikit yang tampilan dan bentuknya lebih aneh daripada hewan darat dan kerajaan bawah laut lainnya. Entah itu penampilan mereka yang terlihat lucu atau janggal, bertingkah aneh, beradaptasi dengan tidak biasa atau tidak pada tempatnya.

Berikut ini adalah beberapa hewan-hewan aneh tersebut.

  1. Ikan kembar siam

Seorang petugas pembersih pantai Itarare di Sao Paulo, Brazil bernama Claudinei Antonio, yang telah membersihkan pantai selama 25 tahun, belum lama ini menemukan sebuah penemuan yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Yakni ikan mutan berkepala dua yang sangat langka berbentuk hati.

Ahli biologi kelautan Eric Comin mengungkapkan: “Sama halnya dengan manusia, kembar bisa lahir siam, dan ini juga bisa terjadi pada ikan. Sudah ada catatan tentang ini di Akuarium Espirito Santo. Sangat jarang, tetapi mereka bertahan hidup.”

Comin menambahkan, “Itu sama pada manusia, tidak ada duplikasi organ. Jadi, ada satu organ untuk keduanya, mereka hidup bersama dan belum ada teknologi saat ini untuk memisahkan mereka.”

  1. Tikus Mondok hidung bintang

Spesies yang hampir buta yang ditemukan di Amerika ini adalah pemakan tercepat di dunia, mereka dapat menemukan dan melahap serangga atau cacing dalam seperempat detik. “hidung” bintang mereka mengandung 100.000 serabut saraf yang memberikan mereka kemampuan untuk beroperasi dengan sangat efisien karena merupakan organ sentuhan paling sensitif pada mamalia mana pun. Mereka juga satu-satunya mamalia yang diketahui mampu mencium bau di bawah air.

  1. Belut satu jari

Lebih dikenal sebagai Amphiuma atau sejenis belut berjari satu. Tetapi, menurut Divisi Sumber Daya Satwa Liar dari Departemen Sumber Daya Alam Georgia, Amerika Serikat, spesies ini adalah jenis salamander memanjang yang sangat langka dengan dua pasang anggota badan kecil yang tampaknya tidak berguna dengan satu jari di masing-masingnya.Mereka tidak memiliki insang eksternal, dan meskipun memiliki celah insang, mereka bernafas dengan mengangkat hidungnya secara berkala dari lumpur atau air.

  1. Lalat kalajengking

Spesies ini bukanlah seekor kalajengking melainkan serumpun lalat. Hanya saja mereka memiliki ekor yang terlihat seperti penyengat kalajengking, namun mereka tidak menyengat dan juga bukan ekor. Ini sebenarnya adalah bagian dari alat kelamin yang digunakan dalam perkawinan. Perkawinan bisa berbahaya bagi pejantan karena betina diketahui bisa membunuh pasangan mereka. Kepalanya terdapat paruh panjang yang digunakan untuk memberi makan.

  1. Tardigrade

Tardigrades adalah makhluk mikroskopis berkaki delapan dengan faring seperti pengisap di wajah mereka, dapat hidup lebih lama dari manusia hingga 10 miliar tahun karena dapat bertahan hidup dalam kondisi ekstrem seperti dehidrasi, pembekuan, autoklaf, paparan ruang hampa, dan penyinaran oleh menggunakan kriptobiosis untuk mematikan metabolisme mereka. Mereka hidup di air dan di lumut.

  1. Geoduck

Adalah kerang intertidal terbesar di dunia yang hidup di pantai yang dingin dan lumpur. Pada geoduck dewasa, katup cangkangnya tetap terbuka karena badan dan sifonnya terlalu besar untuk ditarik kembali. Fitur ini yang lalu mengilhami orang Cina untuk menyebut mereka sebagai kerang belalai gajah. Mereka dapat meregangkan lehernya hingga 24 inci dari tubuhnya. Geoducks dianggap sebagai salah satu makanan laut terlezat di kalangan kuliner.

  1. Blobfish

Hewan laut yang memiliki nama ilmiah Psychrolutes marcidus  ini tinggal di kedalaman antara 600–1,200 m (2,000–3,900 ft) di mana tekanan beberapa lusin kali lebih tinggi daripada permukaan laut. Memiliki julukan hewan paling jelek karena bentuknya yang tampak seperti bengkak, lebar dan malas. Sebenarnya bentuknya tidak seperti itu jika di kedalaman laut. Tubuh ikan ini sangat licin dengan tulang lunak dan sangat sedikit otot. Bila terjaring dan diangkat ke permukaan, dekompresi dapat membuat ikan ini melebar dan kulitnya melentur. Di darat atau saat diangkat ke kapal, jaringan gelatin ikan ini tak mampu menopang tubuh sehingga menjadi seperti tidak berbentuk lagi.

Turis asal Rusia terancam jadi gembel karena tidak bisa tarik uang

Turis asal Rusia terancam jadi gembel karena tidak bisa tarik uang

SAHMITRA – Pulau Dewata, Bali adalah destinasi liburan paling populer bagi turis internasional, termasuk Rusia. Menurut data dari biro statistik, ada sekitar 1.150 orang Rusia yang masuk ke Indonesia pada Januari 2022. Seminggu belakangan, para turis asal Rusia ini mengalami masalah akibat imbas dari invasi militer ke negara Ukrania yang dimulai oleh presiden mereka, Vladimir Putin.

Pada dini hari Kamis, 24 Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan “operasi militer khusus” terhadap Ukraina. Sedikitnya 136 warga sipil tewas, termasuk 13 anak-anak, dan 400 lainnya terluka menurut badan PBB pada Selasa, 1 Maret. Seluruh dunia bereaksi dan menentang keras keputusan yang diyakini sebagai serangan terbesar di negara Eropa sejak Perang Dunia II ini.

Sanksi melumpuhkan yang dijatuhkan oleh AS, UE, dan negara lainnya terhadap Rusia tampaknya berdampak tidak hanya pada warga yang tengah berada di negara itu, tetapi juga pada warganya yang saat ini tengah berada di luar negeri.

Melansir dari reuters.com, seorang turis asal Rusia, Konstantin Ivanov mencoba menarik uang dari rekeningnya di salah satu mesin ATM di Bali, transaksi tersebut gagal karena diblokir. Hal yang sama juga dialami oeh turis-turis Rusia lainnya yang tidak dapat melakukan pembayaran di hotel, restoran dan lain-lain dengan menggunakan kartu mereka hingga mereka terpaksa membayar dengan uang tunai. Masalahnya menurut mereka, mereka tidak akan mungkin bertahan dengan uang tunai yang tersisa yang mereka miliki saat ini.

Dan ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Setidaknya ada lebih dari 7.000 orang Rusia yang saat ini terdampar di destinasi  pantai populer di Thailand karena pembatalan penerbangan, mata uang yang terjun bebas dan masalah pemblokiran pembayaran.

Di Kerala dan Goa, India yang merupakan tujuan paling dicari turis Rusia, banyak turis yang dilaporkan kehabisan uang karena mereka tidak dapat mengakses rekening bank mereka.

Dibalik kematian tragis aktris papan atas Thailand, Tangmo Nida yang menghebohkan

Dibalik kematian tragis aktris papan atas Thailand, Tangmo Nida yang menghebohkan

SAHMITRA – Jasad aktris Thailand, Nida Patcharaveerapong yang tak bernyawa, yang lebih dikenal dengan nama panggilan Tangmo, ditemukan oleh tim penyelamat di Sungai Chao Phraya Bangkok pada Sabtu, 26 Februari setelah pencarian selama 38 jam.

Menurut Thai PBS World, polisi provinsi mengkonfirmasi pada konferensi pers Selasa, 1 Maret bahwa Tangmo, 37, meninggal karena tenggelam. Otopsi yang dilakukan di Institut Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Polri menyatakan bahwa pada paru-paru Tangmo terdapat pasir yang menandakan bahwa ia masih bernafas saat terjatuh ke sungai.

Nida dilaporkan naik speedboat dalam perjalanan dari Jembatan Krung Thon ke Jembatan Rama VII di Nonthaburi bersama lima rekannya – manajernya, pemilik speedboat, dan tiga temannya yang kemudian menjadi saksi dalam kasus kematian Nida ini. Mereka memberikan pernyataan ke kantor polisi Muang Nonthaburi pada hari Jumat, 25 Februari.

Para saksi melaporkan bahwa sekitar pukul 10 malam, Nida yang tidak mengenakan jaket pelampung diduga duduk di belakang perahu untuk buang air kecil karena toilet perahu rusak. Dia kemudian dikatakan jatuh ke sungai. Menurut pernyataan saksi yang sekaligus juga adalah manajernya, begitu Nida jatuh, dia meminta bantuan dari penyelamat yang tiba di tempat kejadian pada tengah malam. Pencarian terbukti sulit karena arus sungai yang kuat dan kurangnya pencahayan.

Dari hasil otopsi juga dilaporkan bahwa Nida mengalami “luka parah” di kaki kirinya, yang mungkin berasal dari sayatan baling-baling kapal sebelum dia jatuh atau setelah kematiannya. Belum bisa dipastikan apakah dia benar-benar jatuh atau ‘didorong’ dari speedboat. Jasad Nida ditemukan sekitar satu kilometer dari tempat ia diduga jatuh.

Ibu Nida, Panida Sirayutthayothin, mengatakan bahwa dia telah mencoba menghubungi putrinya sejak Jumat malam, dan mencurigai bahwa ada ada yang tidak beres dalam kematian puterinya tersebut. Katanya, tidak mungkin aktris sekelas Nida bertindak tidak pantas seperti buang air kecil dibelakang perahu dan Nida adalah seorang perenang ulung.

Spekulasi atas kematian tragis yang dialami oleh Nida ini telah beredar di media sosial, bersamaan dengan beberapa foto-foto jasadnya setelah ditemukan oleh tim penyelamat. Banyak orang, terutama penggemar Nida mengecam pihak yang telah menyebar-luaskan foto-foto tersebut yang dianggap sebagai sebuah tindakan yang sangat menyinggung dan tidak pantas untuk dilakukan oleh siapa pun.

 

Aktris yang lahir di Bangkok pada 13 September 1984 ini dilahirkan dengan nama asli Nida Patcharaveerapong. Pataratida Patcharawirapong, Tangmo Pataritda dan Melon juga adalah nama-nama yang pernah digunakan oleh aktris ini. Nida tercatat sebagai seorang pelajar di Pensmith School dan kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi di Ramkhamhaeng University. Dia juga merupakan lulusan dari School of Social Innovation di Rangsit University dan lulus dengan gelar Bachelor Degree di jurusan Social Leadership. Selain itu juga Nida pernah menjalani pelatihan asisten kebidanan sebelum akhirnya terjun ke dunia hiburan Thailand.

Dilansir dari Wikipedia, Nida terlahir di keluarga yang mapan. Kedua orangtuanya memutuskan untuk berceraia ketika dirinya baru berusia tiga tahun. Nida kemudian tinggal bersama dan dibesarkan oleh ayahnya, Sophon Patcharawirapong. Nida sering membagikan kedekatan hubungan dengan ayahnya di akun media sosial pribadinya.

Nida memulai karir di dunia hiburan sejak duduk di sekolah menengah atas, setelah agen pencari bakat menemukannya ketika dirinya tengah berada di pusat perbelanjaan. Dia menerima tawaran sebagai model iklan tersebut dan bergabung dengan sebuah agency bernama Channel 7 selama 11 tahun sejak 1998.

Sebelum terjun ke dunia akting, Nida pernah merilis sebuah single musik dan menjadi penyanyi pada tahun 2002. Dia pernah mengeluarkan sebuah klip video musik berjudul In One. Pada tahun 2003 adalah debut pertama Nida membintangi sebuah drama berjudul Benja Keta Kwarm Ruk. Tahun 2014, Nida memutuskan kontrak Kerjasama dengan agensinya dan menjadi artis mandiri. Semenjak itu karir Nida semakin melesat. Selama 24 tahun Nida aktif di dunia hiburan Thailand dengan catatan membintangi 38 judul drama dan film layar lebar yang membuat namanya populer tidak hanya di negaranya saja namun juga di seputaran Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ghost of Mae Nak (2006), Love The Thirteen (2018) dan The Last Heroes (2018) adalah beberapa dari film layar lebar yang dibintangi oleh artis ini.

Membahas kehidupan pribadinya, Nida tercatat telah menikah dengan aktor Thailand, Tono Pakin Kumwilaisuk pada tahun 2013, namun dua tahun kemudian bercerai. Nida diketahui memiliki seorang puteri dari hasil adopsi dan sering memposting kebersamaannya dengan putri tercintanya di akun media sosial pribadinya. Sebelum kematiannya, Nida dirumorkan tengah berkencan dengan Ken Kasper.

Kisah Simon Leviev: Tinder Swindler penipu ulung yang membuat korban wanitanya jatuh miskin, terlilit hutang dan depresi

Kisah Simon Leviev: Tinder Swindler penipu ulung yang membuat korban wanitanya jatuh miskin, terlilit hutang dan depresi

SAHMITRA – Belakangan ini marak diperbincangkan oleh banyak orang seorang pria bernama Simon Leviev. Bahkan kisahnya diangkat dalam bentuk sebuah film dokumenter yang tayang di Netflix dengan judul Tinder Swindler. Apa yang membuat pria ini begitu spesial? Artikel ini akan membahsanya lebih lanjut.

Simon Leviev memiliki nama asli Shimon Yehuda Hayut.  Dia mengubah namanya pada tahun 2017 untuk mengaitkan dirinya dengan miliarder Lev Leviev, seorang pengusaha Israel, filantropis dan investor yang dikenal sebagai “Raja Berlian” yang memiliki hubungan baik dengan Vladimir Putin. Tapi tentu saja di kehidupan yang sesungguhnya Simon tidak memiliki hubungan apapun, apalagi keluarga dengan sang filantropis.

Tidak lain dan tidak bukan, Simon hanyalah seorang penipu ulung yang mengaku sebagai putra dari sang “Raja Berlian”. Simon kebanyakan melancarkan aksi penipuannya di Tinder, aplikasi kencan online. Begitu mereka “match” atau cocok di Tinder dan bertemu di kehidupan nyata, Leviev akan menjebak korbannya dengan menghabiskan ribuan dolar dan memamerkan gaya hidup mewah.

Namun setelah beberapa bulan mengenal mereka, dia memberi tahu setiap korbannya bahwa dia dalam bahaya, karena betapa “kerasnya” industri berlian. Dia akan menunjukkan kepada mereka foto-foto seorang temannya yang dipukuli hingga babak belur hingga nyaris dibunuh.

Simon kemudian akan meminta para wanita untuk memberinya kartu kredit atas nama mereka, sehingga dia bisa bersembunyi. Dan setiap wanita percaya bahwa dia benar-benar punya uang, dan percaya dia benar-benar dalam bahaya, jadi memeberikan dia kartu kredit seperti permintaannya. Leviev kemudian akan mengumpulkan tagihan besar di bawah nama setiap Wanita tersebut.

Seperti yang dialami oleh salah satu korban yang bernama Cecilie Fjellhøy. Pada kencan pertama mereka, Januari 2018, setelah bertemu di Tinder, Simon membawa Cecile dengan pesawat pribadi dari London ke Bulgaria hanya untuk satu malam. Setelah kencan di hotelnya, Simon menyatakan penyesalannya bahwa dia harus pergi untuk perjalanan bisnis dan menanyakan apakah Cecile ingin bergabung dengannya. Cecile pun langsung mencari Informasi mengenai Simon di Google dan menemukan nama belakang yang sama dengan “raja berlian”. Cecile pun segera pulang dan mengemasi barang-barangnya untuk bergabung dengan Simon di “perjalanan bisnis” gadungannya. Itu adalah awal dari bencana terburuk dalam hidup Cecile yang pada akhirnya membuatnya patah hati, tertipu, dan berhutang lebih dari $200,000.

Terlahir sebagai Shimon Hayut di Bnei Brak, sebuah kota di sebelah timur Tel Aviv, Simon Leviev awalnya melarikan diri dari Israel ke Finlandia pada tahun 2011 untuk kabur dari tuduhan kejahatan terkait penipuan yang dia lakukan di awal usia 20-an. Pada 2015, ia menjalani hukuman 2 tahun di penjara Finlandia setelah menipu tiga wanita, dan setelah dibebaskan pada 2017, dia kembali ke Israel. Sebelum berhasil ditangkap, dia melarikan diri lagi ke Eropa.

Seorang Wanita yang mengaku sebagai korban pertama dari Simon Leviv, Courtney Simmonds-Miller, 31, berasal dari Cambridge, Inggris, bertemu dengan penipu itu pada 2008, ketika dia berusia 19 tahun dan tinggal di Siprus bersama kakek-neneknya. Meski Courtney dan Simon tidak pernah terlibat hubungan asmara, tetapi mereka berteman karena sama-sama bekerja di sebuah pusat perbelanjaan di kota pesisir Limassol, menjual rambut palsu dan alat pengeriting rambut. Selepas bekerja, mereka bersosialisasi ke klub dan bar.

Tidak butuh waktu lama, Simon pun mulai berbohong kepada Courtney. Setelah perjalanan pulang ke Israel, dia mengatakan kepada Courtney bahwa dia adalah ‘jutawan rahasia’ yang bekerja di Siprus karena ayahnya yang kaya ingin dia belajar tentang nilai uang yang akan segera menerima warisannya dan berencana untuk membuka bisnis.

Ketika Leviev memintanya untuk menjadi asisten pribadinya, dengan gaji yang jauh melebihi apa yang bisa dia dapatkan di mal, Courtney langsung setuju. Terbuai oleh iming-iming dan mulut manis Simon, tidak hanya membuatnya kehilangan ribuan pound tetapi juga membuatnya terlibat dalam penipuan kartu kredit internasional yang membuatnya berakhir di penjara Siprus yang dipenuhi kecoa.

Setelah menerima pekerjaan itu, salah satu tugas pertama Courtney adalah menyewa BMW untuk Simon sehingga dia bisa menghadiri pertemuan bisnis dan terlihat sangat sukses. Dia menyewa mobil mewah tersebut atas namanya sendiri, karena Simon mengatakan dia tidak memiliki SIM internasional. Dan membayarnya dengan kartu kredit Simon. Namun ternyata kartu kredit tersenut dilaporkan telah dicuri di Israel. Baik Courtney maupun Leviev akhirnya ditangkap dan harus menghabiskan tiga minggu dalam tahanan. Courtney menggambarkan penjara sebagai ‘tidak manusiawi’.

Menjadi buronan Interpol di Israel, Swedia, Inggris, Jerman, Denmark, dan Norwegia, Leviev akhirnya ditangkap oleh polisi karena menggunakan paspor palsu di Yunani pada Juli 2019 dan diekstradisi ke Israel. Simon membantah semua tuduhan terhadapnya.

“Saya memiliki hak untuk memilih nama apa pun yang saya inginkan, saya tidak pernah menampilkan diri saya sebagai anak dari siapa pun, tetapi orang-orang menggunakan imajinasi mereka.”

 “Mungkin mereka sakit hati… Tapi saya tidak pernah mengambil sepeser pun dari mereka; para wanita ini menikmati waktu ketika bersama saya, mereka bepergian dan melihat dunia dengan uang saya.” Katanya kepada berita Channel 12 Israel.

Cecilie Fjellhøy, Pernilla Sjöholm dan Ayleen Charlotte—hanya tiga dari banyak korban Simon Leviev, mulai mengenali satu sama lain, dan media berita lokal mulai meliput cerita ini.  Ayleen Charlotte, wanita yang Simon “kencani” pada saat itu, memperhatikan cerita-cerita ini dan menjadi semakin curiga. Ketika Simon dalam penerbangan yang dia bayar, Charlotte menghubungi pihak berwenang dengan memberikan rinciannya. Polisi langsung menunggu Simon di bandara ketika dia mendarat.

Pada Desember 2019, ia dihukum karena pencurian, penipuan, dan pemalsuan dokumen di Israel dan dijatuhi hukuman 15 bulan penjara. Setelah menjalani lima bulan penjara, dia dibebaskan dengan perilaku yang baik. Saat ini berusia 31 tahun, Simon Leviev hidup sebagai orang bebas di Israel.