Berkata Rasial kepada Pejalan Kaki, Agen Real Estat Ini Langsung Dipecat

Sahmitra — Seorang pria asal Amerika Serikat ( AS) dipecat dari pekerjaannya karena berkata-kata kasar, rasial, dan misoginis terhadap seorang pejalan kaki.

Kejadian itu bermula ketika seorang wanita sedang berjalan kaki di sebuah persimpangan jalan di Brentwood, Los Angeles (LA), California, AS, pada Kamis (11/2/2021).

Tiba-tiba saja, seorang pria yang membawa anjingnya menyerang korban secara verbal sebagaimana dilansir dari New York Post.

“Dia mendekati saya, tanpa masker. Saya memintanya untuk menjauh. Dia memanggilku ‘gadis Asia berambut biru bodoh’,” kata korban.

Korban lantas merekam ujaran kebencian dari si pria menggunakan kamera ponselnya. Dalam rekaman video tersebut, korban diteriaki secara kasar oleh si pria.

Video tersebut sempat diunggah di Twitter, tetapi saat ini telah dihapus. Peristiwa yang terjadi sebelum korban merekam ujaran kebencian itu tidak jelas, tetapi pria tersebut terlihat memusuhi korban.

“Tidak ada yang akan memperhatikanmu karena kamu bodoh dan kamu adalah gadis berambut biru Asia yang bodoh,” ujar pria itu kepada korban.

Pria itu berkata kasar sebanyak empat kali kepada korban sebelum akhirnya mengeluarkan ponselnya dan berjalan ke arah korban.

Pria yang marah itu kembali membentak korban hingga akhirnya rekaman berdurasi sekitar 70 detik tersebut berhenti.

Pengguna Twitter berusaha mengidentifikasi pria itu.

Netizen akhirnya berhasil menemukan identitas si pria yang bernama Mike Dalcin. Tak hanya itu saja, netizen juga mendapat informasi bahwa Dalcin adalah seorang agen real estat di Beach City Brokers.

Setelah itu, perusahaan real estat tersebut dengan cepat memecat Dalcin dan membuat dan membuat pengumuman di Facebook.

“Kami mengetahui video yang beredar di media sosial yang melibatkan agen baru yang baru-baru ini kami rekrut,” bunyi pernyataan Beach City Brokers.

“Mike Dalcin telah diberhentikan sebagai agen dari kantor kami dan dia tidak lagi menjadi agen di perusahaan kami,” imbuh pernyataan itu.

“Beach City Brokers berkeras dan akan selalu mempertahankan standar integritas dan etika yang tinggi dan tidak akan menoleransi rasialisme atau perilaku tidak profesional lainnya,” tutur Beach City Brokers.

Melalui Twitter, korban mengatakan bahwa dia melaporkan insiden tersebut kepada LA Police Department (LAPD).