Amerika Serikat Uji Coba Vaksin Corona

Amerika Serikat Uji Coba Vaksin Corona

sahmitra.com  —  Di negara Amerika Serikat, mereka mulai menguji coba klinis vaksin corona pada hari ini, Senin (16/03/2020) pada kalangan yang terbatas. Penguji cobaan itu akan dilakukan di Seattle.

Pihak yang mendanai uji coba tersebut ialah National Institude of Health (NIH) mengatakan bahwa pengujian akan dilakukan dengan hanya melibatkan sekitar 45 orang sukarekawan yang muda dan masih sehat. Lalu mereka disuntikkan dosis vaksin virus corona yang berbeda.

Nantinya, peserta yang akan bicara mengenai bagaimana proses dilalui secara anonim karena langkah tersebut yang belum diumumkan secara publik.

Pejabat kesehatan AS mengatakan bahwa butuh waktu sekitaran satu tahunan ataupun 18 bulan untuk memvalidasi uji coba vaksin itu

Vaksin yang sudah dikembangkan oleh NIH ini diklaim tidak akan memberikan efek samping yang sangat mengkhawatirkan. Di samping itu pula, para sukarelawan yang dipastikan tidak terinfeksi suntikan yang mengandung virus itu sendiri.
“Bahkan jika di tes di tahap awal yang berjalan baik, anda berbicara soal waktu satu tahun ataupun setengah tahun sebelum vaksin benar-benar siap digunakan,” ujar Dr. Anthony Fauci, Direktur NIH.
Anthony mengatakan bahwa butuh studi lanjutan untuk mengetahui apakah vaksin benar-benar bisa melindungi orang yang terinfeksi dan tak bahayakan masyarakat.
Dari sejauh ini belum adanya perawatan yang terbukti dapat menyembuhkan virus corona ini. Ilmuwan di China yang sempat menguji coba kombinasi obat HIV yang dikembangkan untuk infeksi ebola berguna menyembuhkan orang yang terinfeksi corona.
Selain di China, Pusat Medis Nebraska University juga menguji beberapa penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang sudah kembali dari Jepang.
Beberapa penelitian yang bahkan mengembangkan vaksin sementara seperti, suntikan untuk menjaga daya tahan tubuh yang bisa melindungi diri selama satu atau dua bulan.
Sejauh ini, virus corona yang tercatat sudah menginfeksi  165.969 orang diseluruh dunia. Sekitar 75.910 orang yang sudah dinyatakan sembuh sementara 6.475 diantaranya itu dilaporkan meninggal dunia.
Bayi Baru Lahir Terinfeksi Corona di Inggris

Bayi Baru Lahir Terinfeksi Corona di Inggris

sahmitra.com  —  Di Inggris, ada kasus yang melibatkan seorang bayi yang baru lahir telah dikonfirmasi terinfeksi virus corona. Ia menjadi korban virus corona yang termuda di Inggris.

Sebelum ia dilahirkan, ibu dari bayi tersebut telah dibawa ke rumah sakit di kawasan utara London beberapa hari lalu karena berdasarkan laporan kesehatan, bahwa sang Ibu mengidap penyakit pneumonia kemudian dikonfirmasi terinfeksi corona.

Sang Ibu dinyatakan positif corona setelah beberapa saat melahirkan kemudian beberapa menit pasca selesai lahir sang bayi juga langsung menjalani uji medis corona.

Hal itu juga dikonfirmasi oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS). Mereka menyatakan semua pegawai dan suster rumah sakit yang menangani sang ibu dan anak saat ini sedang mengisolasi diri demi mencegahnya penyebaran corona.

Saat ini belum dapat dipastikan dengan benar bahwa bayi yang terinfeksi itu memang sudah terinfeksi dalam kandungan atau setelah dilahirkan. Bayi tersebut yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sementara si Ibu sudah dipindah ke rumah sakit spesialis.
“Keselamatan pasien dan pekerja adalah prioritas kami. Sehingga, mengikuti petunjuk dari organisasi Kesehatan Publik Inggris, kami yang setiap harinya membersihkan area tempat merawat pasien dan pegawai yang berinteraksi disarankan untuk mengisolasi dirinya,” tulis Rumah Sakit North.
Terpisah dari Kepala Petugas Medis Inggris, Profesor Chris Whity yang menghimbau bahwa perempuan hamil tak perlu mengkhawatirkan corona. Pemerintah Inggris saat ini menyatakan bahwa tak adanya bukti klinis yang mengindikasikan virus itu dapat ditularkan melalui ASI.
Sekarang ini Inggris masuk menjadi 10 besar negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia. Saat ini Inggris memiliki 1.143 kasus dengan 21 orang yang meninggal dunia serta 19 orang yang sudah sembuh.
Cara Membandingkan Wabah SARS, MERS, dan Covid-19

Cara Membandingkan Wabah SARS, MERS, dan Covid-19

sahmitra.com  —  Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menaikkan status virus corona sebagai pandemi karena penyebarannya yang secara universal. Lain dari itu, ada tiga kriteria umum yaitu virus dapat menyebabkan kematian atau penyakit, penularan dari orang ke orang, dan penyebaran ke seluruh dunia.

Penyebaran virus ini kerap dikaitkan dengan virus SARS. Jika diperhitungkan, tingkat kematian akibat dari SARS yang penyebarannya justru lebih tinggi dibandingkan dengan virus corona. Namun, jumlah pasien yang meninggal akibat SARS jauh lebih rendah dibanding covid-19.

Selain SARS, MERS-Cov juga masuk kedalam kategori, lantaran dengan cepat dan aktif menyebarnya.

Lalu, bagaimana cara membedakan masing-masing penyakit? Mari, kita bahas satu per satu.

SARS

Pertama kali, SARS di identifikasi pada tahun 2002 di China Selatan. Dalam hitungan bulan, SARS yang sudah menyebar ke 37 negara di negara. Secara umum, orang yang didiagnosa mengidapnya penyakit ini akan merasakan demam tinggi lebih dari 38°C dan pasien yang akan merasakan gejala seperti sakit kepala, gangguan pernafasan dan seluruh tubuh akan merasakan sakit.

Sekitar 10% sampai 20% pasien divonis SARS akan mengalami diare. Dalam hitungan tempo dua hingga tujuh hari, pasien SARS akan alami batuk kering dan pneumonia.

Virus ini diduga berasal dari kotoran-kotoran kelelawar kemudian terkena kontak dengan manusia. SARS yang disebut paling mudah menular melalui batuk atau bersin dan juga bisa mengkontaminasi permukaan atau benda sehingga orang yang meyentuhnya kemungkinan akan tertular.

WHO yang melaporkan sejumlah kasus positif SARS mencapai 8.437 orang dengan 813 yang meninggal. Tingkat kematian masih terhitung rendah yakni 9,63 persen. Sedangkan korban yang meninggal terbanyak tercatat di China dan Hong Kong.

Butuh waktu sekitar delapan bulan virus SARS menyebar ke pasien yang lain. Sementara pada tingkat kematiannya dibutuhkannya waktu 8,5 bulan. Menurut dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, sejak 2004 laporan tentang infeksi SARS sudah tidak ada lagi.

MERS

Mers yang dikenal dengan sindrom pernafasan Timur Tengah, pada tahun 2012 pernyebarannya dilaporkan di Arab Saudi. Sama halnya dengan SARS, MERS juga menjadi penyakit penafasan yang disebabkan oleh virus corona.

MERS menyebar ke 27 negara di Eropa, Afrika, Asia dan Amerika Utara ketika pasien pertama kali dinyatakan positif terinfeksi. MERS juga merupakan virus zoonis yang ditular antar hewan dan manusia. Ilmuwan yang meyakini bahwa MERS kemungkinan besar berpindah dari kelelawar ke unta sebelum menular ke manusia.

Lihat juga:

PENYEBAB MOTOR MOGOK SETELAH DICUCI

WHO mengatakan bahwa infeksi MERS ini terjadi terutama dari kontan jarak dekat dari orang ke orang. Meskipun angka penyebaran dan korban meninggalnya lebih kecil, tapi tingkat kematian akibat MERS sangat tinggi yaitu mencapai 34,45 persen.

Butuh waktu satu tahun sejak pertama kali kasus MERS diungkap sampai bisa menginfeksi kurang lebih 203 orang. Sementara angka kematian MERS dalam setahun sudah mencapai 106 orang. Jadi, jika diklarifikasikan berdasarkan pada usia, angka kematian akibat terinfeksi MERS yang relatif beragam. Namun, resiko kematiannya yang tinggi yakni mencapai 52,7% beresiko tinggi, diatas 80 tahun atas.

Covid-19 (Virus Corona)

Dari struktur virus corona baru yang serupa dengan virus SARS, cenderung tidak terlalu mematikan. Adanya sekitar 10% orang yang terinfeksi kemungkinannya akan mengalami kematian.

Jika SARS membutuhkan waktu enam bulan untuk dinyatakan sebagai epidemi, penyebaran Covid-19 yang justru lebih cepat hanya dalam hitungan satu bulan setengah.

Covid-19 ini pertama kali dilaporkan di Wuhan, China akhir tahun 2019 lalu. Kelelawar dan tranggiling, hewan yang diduga sebagai sumber penyebaran virus ini. Dibandingkan dengan SARS ataupun MERS, penyebaran Covid-19 ini jauh lebih cepat.

Virus ini dikatakan sangat mudah menular dan dalam tempo waktu yang singkat sudah ada 26 negara dunia di luar China. Masuk bulan kedua penyebarannya virus ini telah menginfeksi kurang lebih 126.061 orang di lebih dari 100 orang negara didunia. Pasien yang berusia diatas 80 tahun ini memiliki resiko kematian 21,9% lebih tinggi dibanding kelompok usia lainnya.

Istri Perdana Menteri Kanada Positif Virus Corona

sahmitra.com — Setelah ditemukan lebih jauh, Istri Perdana Menteri (Justin Trudeau) di Kanada, Sophie Gregoire telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dia sudah menjalani tes virus corona pada Kamis kemarin (12/03/2020).

Kantor Perdana Menteri Kanada mengatakan bahwa saat ini kondisi Sophie masih tetap stabil. Dia hanya sedang mengalami gejala ringan dan sedang menjalani isolasi.

Justin, seorang Perdana Menteri Kanada tidak ada laporan mengenai gejala terpaparnya virus corona, namun dia tetap akan diisolasi selama 2 minggu. Karena tak menunjukkan gejala virus corona, dirinya diizinkan melanjutkan tugasnya seperti biasanya.
Justin juga mengumumkan mengisolasi dirinya sendiri setelah istrinya menjalani tes virus corona. Sophie yang menjadi suspect virus corona setelah mengalami adanya gejala flu ringan.
Gejala yang dialami Sophie itu juga mencakup adanya demam. Kemudian dia mengikuti saran dari media untuk menjalani test. Meskipun gejalanya telah mereda sejak pulang dari Inggris, tetapi sebagai tindakan pencegahannya Justin memutuskan bekerja dari rumah.
Justin juga membatalkan adanya pertemuan dengan para pemimpin provinsi dan wilayah Kanada di Ottawa.
Adapun laporan terakhirnya, bahwa virus corona telah menginfeksi sebanyak 127.070 orang di lebih dari 115 negara. Virus itu yang menewaskan 4.687 orang. Di Kanada sejauh ini dilaporkan hampir 150 kasus di enam provinsi dan orang meninggal.
Korban Tewas Corona Naik 36% di Italia

Korban Tewas Corona Naik 36% di Italia

sahmitra.com — Peningkatan terinfeksinya virus corona ini naik 36% yang berarti 631 orang dari jumlah awalnya yang 168 orang.  Itu merupakan peningkatan yang cepat dan terbesar, sejak data penyebaran wabah dicatat pada 21 Februari 2020.

Total jumlah kasus positif corona (Covid-19) di Italia yang meningkat menjadi 10.149 dari total sebelumnya 9.172, memiliki peningkatan 10,7%.

Ada sebanyak 877 orang juga berada diruang perawatan intensif, dari yang sebelumnya berjumlah 733 orang.

Sementara pada maskapai “easyJet” yang akan membatalkan semua penerbangan yang sudah dijadwalkan dari dan menuju Italia ini berkisar pada tanggal 10 Maret dan 3 April, setelah seluruh negara di Italia ditutup sampai pada bulan depan untuk mencegah wabah itu makin berkembang.

“Tak lupa kami juga akan mengoperasikan penerbangan para penumpang yang bepergian penting seperti pengecekan kesehatan, pekerjaan penting ataupun alasan repatriasi dari dan menuju Italia,” papar easyJet.
Maskapai penerbangan itu akan menyarankan konsumennya dengan berbagai pilihan lewat e-mail dan SMS, termasuk pengembalian dana dan pemesanan ulang.
Sejumlah 3.600 orang di Korut Dipulangkan karena Negatif Corona

Sejumlah 3.600 orang di Korut Dipulangkan karena Negatif Corona

sahmitra.com — Korea Utara (Korut) melaporkan telah memulangkan kurang lebih 3.600 orang yang sebelumnya menjalani karantina karena adanya virus corona.

Pyongyang, memberlakukan pembatasan dan menutup perbatasan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Dikutip dari AFP, Minggu (08/03), Korea Utara mengkarantinakan sekitar 3.650 orang di provinsi Kangwon dan Chagang, mereka juga telah dipulangkan pada Kamis (05/03), seperti yang dilaporkan radio pemerintah Korea Utara menurut dari Kantor berita Korea Selatan, Yonhap.

Lihat juga:   Misteri : “Lagu Nina Bobo”

Pemerintah setempat juga sudah mengumumkan 221 dari 380 orang asing berada dibawah penanganan dan pengawasan medis telah dikeluarkan dari ruang isolasi corona pada Jumat (06/03).

Sejak endemi di Wuhan, virus corona telah menjangkiti lebih dari 105 ribu orang di 95 negara. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dibulan lalu bahkan memberikan sinyal “situasi serius” ketika virus corona masuk ke negaranya pada beberapa waktu terakhir.
Korea Utara sampai melarang turis masuk ke negaranya dan menangguhkan kereta api serta juga menutup penerbangan internasional dari dan ke Korut.

Virus Corona ini telah menimbulkan kekhawatiran di banyak negara karena kesamaan genetik dengan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan hampir 650 orang di seluruh daratan China dan Hong Kong disepanjang tahun 2002 sampai pada 2003.

Sebagian besar turis mancanegara yang berwisata ke Korea Utara adalah penduduk China sendiri, dan jumlah mereka yang naik secara signifikan di tahun lalu karena hubungan diantara Beijing dan Pyongyang yang sedang menghangat, menghasilkan pendapatan besar bagi negara yang terisolasi itu.

Indonesia Hadir Dark Mode WhatsApp

Indonesia Hadir Dark Mode WhatsApp

sahmitra — WhatsApp kini telah mengumumkan ketersediaan fitur terbarunya, yakni mode gelap atau dark mode pada aplikasinya. Namun, banyak juga dari pengguna WhatsApp di Indonesia yang belum mendapatkan update atau fitur dark mode tersebut.

WhatsApp memang sudah menyebutkan penyebaran fitur akan dilakukan bertahap. Hari ini, Kamis (05/03/2020), fitur dark mode WhatsApp yang akhirnya menyambangi Indonesia. Setelah dipantau di laman Google Play Store dan Apple App Store, Kamis (05/03/2020) pagi ini, WhatsApp sudah mendapatkan pembaruan. Dalam keterangan aplikasi yang disebutkan bahwa salah satu fitur teranyar dalam pembaruan tersebut adalah dark mode.

BACA JUGA :

PASOKAN BAHAN BAKU OTOMOTIF TERANCAM

Untuk versi Android, WhatsApp yang sudah punya pilihan tema antarmuka serba gelap adalah versi 2.20.64, sementara untuk iOS sendiri dengan versi 2.20.30. Adapun dark mode merupakan fitur yang ditunggu-tunggu oleh pengguna WhatsApp sejak lama. Karena, selain tampilan gelap dipercaya buat layar ponsel tidak memakan daya yang berlebihan.

Selain itu, tampilan antarmuka hitam yang juga bisa mengurangi ketegangan mata di lingkungan yang rendah akan cahaya. Nah, bagi yang ingin merasakan sensasi dari dark mode dalam aplikasi WhatsApp, bisa langsung memperbaharui aplikasi chattingan ini dengan mengunjungi tautan yang tertuju untuk Android ataupun iOS.

Lalu, bagaimana cara mengaktifkan dark mode WhatsApp setelah mengupdate pembaruan, anda langsung dapat mengaktifkan fitur melalui menu pengaturan, yang tepatnya di menu “Setting > Chats > dan Theme”.

Pada menu “Theme”, klik pilihan “Dark”, lalu klik tombol “OK” untuk mengaktifkan fitur dark mode. Beberapa detik kemudian, WhatsApp yang akan berubah tampilan menjadi warna serba hitam. Selain diaktifkan lewat aplikasi, pengguna yang sistem operasi perangkatnya sudah Android 10 atu iOS 13 juga bisa mengaktifkan mode gelap.

Cara RI Tangani Virus Corona

sahmitra.com — sejumlah negara yang telah melewati virus corona lebih awal dari Indonesia, namun adanya penanganan di Korsel dan Singapura yang dianggap mampu meredam penyebaran virus corona.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi secara resmi menginformasikan tentang virus corona atau covid-19 yang sudah masuk kedalam negeri. Ada dua orang yang positif terinfeksi virus itu.

Kasus corona yang terjadi di Indonesia dibilang baru dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang terlebih dahulu memiliki pasien infeksi ini dengan jumlahnya yang puluhan sampai ratusan. Tidak heran ada juga negara layaknya Australia yang sempat meragukan bahwa laporan tentang Indonesia yang terbebas corona.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan klaim Indonesia terkait belum adanya data soal infeksi virus corona merupakan salah satu fungsi dari kemampuan mereka untuk menguji.

Pengumuman kasus pertama corona di Indonesia yang menuai kepanikan, warga langsung menyerbu toko-toko memborong barang kebutuhan hingga harga masker yang melambung tinggi.

Adanya kekhawatiran pemerintah yang tak siap menghadapi virus mematikan di tengah korban jiwa diseluruh dunia yang menyentuh 3.000 orang.

Sejumlah negara seperti di China, Korsel, Iran, dan Singapura yang tercatat memiliki kasus corona lebih dahulu dibanding dengan Indonesia. Namun, sistem penanggulangannya di Korsel dan Singapura itu dianggap mampu meredam penyebarannya.

Korea Selatan bahkan sempat menjadi negara pelopor yag menerapkan sistem pemeriksaan corona via drive-through demi mempermudah masyarakat guna memeriksakan diri.

Berbagai cara negara-negara dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

Indonesia

Setelah diumumkan oleh Jokowi, warga Depok yang positif corona, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang langsung menetapkan siaga 1 serta membentuk tim satgas.

Kementerian Kesehatan telesuri aktivitas dan siapa-siapa saja yang menjalin kontak dengan kedua pasien positif virus corona itu. Pemerintah yang akan menanggulangi biaya infeksi virus corona.

Selain anggaran Kemenkes, biaya penanggulangan juga dibebankan pada pemerintah daerah atau sumber dana-dana lain yang sah.

Jokowi yang mengatakan pemerintah telah menyiapkan 100 rumah sakit yang dilengkapi dengan ruang isolasi virus corona dengan adanya standar WHO.

Pemerintah yang mengklaim memiliki tim-tim gabungan TNI/Polri sipil untuk hadapi resiko nya penyebaran virus corona. Di Indonesia sudah dikabarkan tengah mempersiapkan crisis center penanganan infeksi mematikan itu.

Indonesia yang belum memiliki aturan-aturan khusus terhadap kedatangan warga asing terutama dari negara yang terinfeksi corona. Pemerintah hanya memperketat pintu-pintu masuk bandara diberbagai daerah. Kepala Staff Presiden Moeldoko yang menyebut pemerintah akan membatasi warga negara asing yang datang dan masuk.

Kementerian Luar Negeri menuturkan pembatasan masuk bagi warga asing yang harus terlebih dahulu dirunding dengan seluruh instansi terkait. Selebihnya, adanya jajaran pemerintah yang mengajak masyarakat untuk lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan serta kebersihan. Pemerintah menghimbau warga yang merasakan gejala Covid-19 agar tidak takut memeriksa diri ke rumah sakit.

China

Virus Corona yang mulai merebak di Wuhan, China. Sebulan setelah virus corona muncul dan mulai memakan banyaknya korban, China yang memutuskan mengisolasi kota Wuhan, Provinsi Hubei, yang menjadi sumber dari penyebaran Covid-19.

Ketika virus yang kian menyebar, China langsung mengisolasi beberapa kota lainnya di Hubei. Pemerintah juga langsung membangun dua rumah sakit yang khusus dipenuhi untuk menangani virus yang berbahaya itu, yakni RS Huoshenshan dan RS Leishenshan.

RS Huoshenshan yang dibangun hanya dalam waktu 10 hari. Padahalnya, RS itu dibangun diatas lahan 25 ribu meter persegi atau setengah dari luas Lapangan Benteng Jakarta.

Hingga saat ini, kasus virus corona yang ada di China sudah mencapai 80.303 orang dengan jumlah kematian yang sudah mencapai 2.946 jiwa.

Meskipun begitu, jumlah kasus dengan infeksi corona di China yang sudah dilaporkan semakin menurun dan sudah dinyatakan ratusan pasien yang dinyatakan sembuh.

Korea Selatan

Beda dengan negara lain, Korea Selatan (Korsel) yang berupaya menerapkan cara yang inovatif dan mempermudah agar mau memeriksakan diri ke rumah sakit demi mengantisipasi persebaran corona.

Dalam hal ini, Korsel yang menjadi negara dengan kasus corona terbanyak setelah China. Pada harini, Korea Selatan mempunyai 4.812 kasus dengan 28 kematian.

Kemenkes Korsel membuat aplikasi wajib digunakan warga Korsel terutama pada turis asing. Aplikasi itu yang dipakai untuk mengharuskan turis mengisi layaknya diari terkait aktivitas mereka pada setiap harinya selama ada di Negeri Ginseng.

Korsel juga menanggung beberapa biaya pemeriksaan virus corona bagi setiap warga dan warga asing yang tak kecuali imigran ilegal.

Singapura

Singapura yang menjadi negara dengan kasus corona yang terbanyak di Asia Tenggara, yakni 108 kasus. Meskipun banyak warga yang terpapar, namun belum ada pasien yang dilaporkan meninggal di Singapura.

WHO yang memuji cara efektif pemerintah Singapurauntuk mengedukasi masyarakat demi menyetop penyebaran virus corona tersebut. Singapura yang dinilai teliti menelusuri jejak interaksi setiap pasien corona dengan warga lain yang demi meredam resiko penularannya. Singapura yang turut melacak aktivitas paseien corona sebelum diketahui positif terjangkitnya Covid-19, yang termasuk melacak riwayat kemana mereka pergi.

Iran

Sudah termasuk kedalam kasus virus corona terbanyak di Timur Tengah yakni 1.501 kasus. Bahkan negara tersebut yang memiliki angka kematian akibat corona tertinggi setelah di China yakni 66 jiwa.

Sedikitnya juga delapan pejabat Iran yang dilaporkan terinfeksi virus corona, termasuk Wakil Presiden Masoumeh Ebtekar. Anggota badan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammad Mirmohammadi yang dinyatakan telah meninggal dunia setelah infeksi virus corona. Kasus virus corona yang terus meningkat di Iran, namun pemerintah tidak menerapkan karantina.

Sejumlah beberapa ahli kesehatan Canada yang bahkan memprediksi jumlah kasus corona di Iran yang melebihi banyaknya dari apa yang diungkapkan pemerintahan Presiden Hassan Rouhani.

Dalam langkah sejauh ini, Rouhani mengatakan bahwa pemerintah yang belum berencana mengisolasi kota Qom yang menjadi sumber persebaran corona di Iran.

Kepada pejabat-pejabat kesehatan yang ada di Iran, Rouhani menuturkan bahwa pemerintah yang akan melanjutkan kebijakan “isolasi individual”.

Kereta Api Tabrak Bus di Pakistan

sahmitra.com — Terjadi kecelakaan antara kereta api dan bus di Provinsi Sindh, Pakistan pada Jumat 28 Februari 2020. Sedikitnya 18 orang yang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Insiden itu terjadi saat Pakistan Express (Kereta Api) dari Karachi ke Lahore menabrak bus, yang sedang menuju ke Sargodha di Provinsi Punjab.

“Kurang lebih ada 18 orang telah tewas dan ada 55 orang lainnya yang terluka,” kata Wakil Komisaris di Sukkur, Rana Adeel pada Sabtu (29/02/2020).

Dia menambahkan jumlah korban yang tewas akan meningkat karena adanya beberapa dari mereka yang terluka dengan keadaan yang cukup kritis.

Pejabat kereta api Pakistan, Tariq Kolachi, menginformasikan bahwa jumlah tewas dan mengatakan operasi penyelamatan sedang dilangsungkan tetapi mengalami kesulitan karena adanya kondisi yang gelap.

Kolachi yang mengatakan kecelakaan itu terjadi di persimpangan kereta api yang tak memiliki palang, dan bus yang ditabrak itu tebelah menjadi dua karena kekuatan kereta api yang menabraknya.

Kecelakaan kereta api sudah sering terjadi di Pakistan, mewarisi ribuan kilometernya lintasan, kereta api juga bekas dari kekuatan kolonial Inggris.

Kereta api yang telah mengalami penurunan selama empat puluh tahun karena adanya korupsi, salah urus dan penurunan investasinya.

BACA JUGA : Ritual dan Mitos : Tradisi Pernikahan India

Selain itu, admin juga menyediakan informasi mengenai ritual dan mitos tradisi pernikahan di India. Penasaran kan? Nih admin bocorin sedikit tentang tradisi penikahannya yang harus menggunakan Henna/Mahendi di tangannya, untuk lebih lanjut boleh di klik link nya yah 🙂

Botol Minuman Bekas Dihargai Seribu Agar Masyarakat Daur Ulang

Botol Minuman Bekas Dihargai Seribu Agar Masyarakat Daur Ulang

sahmitra.com – Dimulai pada tahun 2023, setiap warga di negara bagian Victioria yang bisa mendapatkan 10 sen dolar Australia dari setiap kemasan per botol yang didaur ulang. Pratikkan ini sudah dilakukan di negara-negara bagian yang lain.

Setiap botol minuman Australia, yang terdapat tulisan botol bisa dikembalikan ke tempat daur ulang serta setiap kaleng yang dihargai sekitar Rp 1.000,-

Di negara bagian Victoria ini dengan ibukota nya Melbourne yang akan menjadi negara bagian terakhir di Australia akan menerapkan, mengurangi pembuangan sampah sambil mendorong warga untuk belajar mendaur ulang.

“Kita yang akan menerapkan skema dari pembelian kaleng minuman di Victoria,” tulis Kepala Negara Bagian Victoria, Premir Daniel Andrews.

“Ini bertujuan untuk mengurangi sampah.”

Ketika membawa kemasan minuman ke tempat pendaur ulangan, maka warga akan mendapat 10 sen untuk setiap minuman.

“Merupakan satu bgagian untuk membuat perubahan yang besar dalam industri daur ulang di negara bagian,” lanjutnya.

Unggahan di Facebook, Menteri Energi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Victoria yang mengatakan skema akan dimulainya peraturan pada tahun 2023, setelah pemilihan umum negara bagian tahun 2022.

BACA JUGA :

Mae Nak atau Nak Phra Khanong