Paman Chen si pelari marathon yang viral karena berlari sambil merokok

Paman Chen si pelari marathon yang viral karena berlari sambil merokok

SAHMITRA – Baru-baru ini internet memiliki satu lagi sosok unik yang beritanya sedang beredar luas di seluruh dunia. Adalah Uncle Chen atau paman Chen, dengan nama itu dia dikenal. Dia menarik perhatian publik karena berhasil menyelesaikan lari marathon sepanjang 42km dalam kurun waktu 3 jam 28 menit dan dia melakukannya sambil tidak berhenti merokok. Ketika sampai di garis finish dia tercatat menempati urutan ke 574 dari total pelari yang diperkirakan sekitar 1,500 pelari.

Pria berusia 50 tahun yang berasal dari Guangzhou ini viral karena foto-foto dan videonya yang tengah berlari sambil merokok beredar luas di situs media sosial terbesar di negara Tiongkok yakni Weibo. Dalam salah satu video yang beredar, terlihat paman Chen yang mengenakan T-shirt oranye dan celana pendek tengah berlari dengan sebatang rokok yang menyala menjuntai dari salah satu sudut mulutnya. Dia terlihat tenang dan tampak tidak mengalami kesulitan bernafas saat berlari.

Ternyata di Xin’Anjiang Marathon yang berlangsung awal bulan November 2022 bukanlah kompetisi lari marathon pertama yang paman Chen ikuti. Paman Chen telah memiliki riwayat mengikuti beberapa kompetisi lari marathon yang dia lakukan sambil merokok sebelumnya. Dan oleh karena itulah dia kemudian dikenal sebagai ‘Smoking Brother’ diantara kalangan pelari lainnya di Tiongkok.

Pada tahun 2018 di Guangzhou Marathon dengan catatan waktu 3 jam 36 menit dan kemudian pada tahun 2019 di Xiamen Marathon dia berhasil menyelesaikan kompetisi dengan catatan 3 jam 32 menit. Dan yang terkini tahun 2022 di Xin’anjiang Marathon dia mencatat 3 jam 28 menit. Meski tidak banyak, namun melihat catatan waktu Paman Chen terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan selain marathon, Paman Chen juga pernah mengikuti ultra-marathon sepanjang 50km yang berlangsung selama 12 jam.

Situs berita Tiongkok, Sohu melaporkan bahwa Chen pernah bercanda dengan mengatakan bahwa rokok membantunya mengatasi kelelahan, dan dia berlari dengan satu rokok di mulutnya sehingga dia dapat dengan mudah menarik napas dan terus berlari. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan hemoglobin, kapasitas total paru-paru dan merangsang penurunan berat badan, yang diinginkan untuk meningkatkan performa dalam olahraga.

Namun hal tersebut bukan penelitian yang patut dan baik untuk dicontoh karena dengan alasan apapun merokok adalah kebiasaan buruk yang mematikan. Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan kita — kanker paru-paru adalah contoh utamanya.

Perokok aktif maupun pasif besar resikonya terhadap stroke, kanker paru-paru, dan penyakit jantung koroner pada orang dewasa, dan sindrom kematian bayi mendadak, infeksi saluran pernapasan akut, penyakit telinga tengah, asma berat, dan masalah pernapasan pada anak-anak. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS, orang yang tidak merokok tetapi terpapar asap rokok memiliki peningkatan risiko 25 hingga 30 persen terkena penyakit jantung dan 20 hingga 30 per persen lebih berisiko terkena stroke.

Banyak warganet Tiongkok yang menanggapi viralnya Paman Chen ini dari sisi negatif. Beberapa berfikir berita tentang Paman Chen ini merupakan salah satu bukti kebobrokan moral manusia jaman sekarang karena sesuatu yang buruk atau negatif seharusnya tidak perlu menjadi viral. Ada yang mengatakan Paman Chen adalah contoh yang sangat buruk. Dan ada juga yang menuduh Paman Chen melakukan kecurangan karena merokok sambil berlari sama dengan praktek doping.

 

Misteri di balik kematian satu keluarga di Jakarta Barat yang diduga penganut aliran sesat

Misteri di balik kematian satu keluarga di Jakarta Barat yang diduga penganut aliran sesat

SAHMITRA – Sebanyak empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sebuah rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11). Rudyanto Gunawan (71) dan istrinya K. Margaretha Gunawan (68) ditemukan meninggal di dua kamar berbeda. Sementara anaknya yakni Dian Febbyana (42) ditemukan di lantai, dan iparnya yakni Budyanto Gunawan (69) ditemukan di sofa.

Penemuan satu keluarga yang tewas ini berawal ketika ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban, Kamis lalu sekitar pukul 18.00. Ketua RT pun melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kalideres soal temuan bau busuk itu. Bersama dengan polisi, ketua RT akhirnya memaksa masuk ke dalam rumah tersebut dan menemukan mayat-mayat korban. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tempat kejadian perkara (TKP)

Dari hasil autopsi sementara menunjukan bahwa tidak ditemukannya sisa makanan dalam lambung mereka, serta otot-otot korban mengecil karena kekurangan cairan atau dehidrasi. Temuan-temuan tersebut memicu dugaan bahwa mereka mati karena kelaparan. Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan rumah keluarga itu tinggal di kompleks yang tergolong berada. Oleh karena itu kecil kemungkinan bahwa mereka sampai kekurangan makanan hingga kelaparan. Tidak ada indikasi keracunan makanan atau minuman. Atau pun indikasi kekerasan atau penganiayaan pada mayat. Dan waktu kematian yang berbeda-beda makin membuatnya terdengar seperti ada sebuah misteri besar dibalik kasus ini.

Tidak hanya pihak kepolisian yang dibuat kebingungan, namun hampir setiap orang yang mengikuti berita ini. Menurut tetangga sekitar keluarga ini dikenal tertutup dan tidak bergaul. Bahkan Jumantik atau juru pemantau jentik yang hendak mendatangi rumah keluarga tersebut ditolak dan tidak diizinkan untuk masuk kedalam rumah mereka.

Tidak hanya di lingkungan sekitar rumah, ditengah-tengah keluarga besar mereka sendiri, keempat korban terkesan mengasingkan diri dari anggota keluarga yang lain. Hal tersebut diungkapkan oleh adik kandung Margaretha Gunawan, Ris Astuti (64) yang sempat datang ke Mapolres Kalideres, dan mengaku terakhir berkomunikasi dengan kakaknya adalah lima tahun yang lalu.

Temuan demi temuan yang terkuak perihal keluarga tersebut lalu memicu dugaan yang belakangan tersebar bahwa keempat orang itu menganut sebuah aliran sesat. Ada yang mengatakan mereka penganut Apokaliptik dan ada juga yang mengaitkan dengan ritual Shantara.

Apa itu Apokaliptik dan ritual Shantara? Banyak agama memiliki skenario “akhir zaman”. Ini adalah pengakuan bahwa kehidupan seperti yang sedang kita jalani sekarang ini tidak akan bertahan selamanya. Seringkali ada harapan akan sesuatu yang baru datang dari penghancuran yang lama. Keyakinan bahwa akan ada kiamat suatu saat nanti dan harus ada upaya tindak lanjutnya, ini berada di dalam pemahaman umum tentang kepercayaan apokaliptik. Dan salah satu wujud dari upaya tindak lanjut yang dimaksud adalah bunuh diri masal.

Sementara Shantara adalah sebuah ritual dari agama minoritas Jain di India. Shantara merupakan ritual berpuasa hingga mati. Penganut kepercayaan Jainisme yang melaksanakan ritual Santhara diharuskan membuat sumpah untuk berpuasa. Mereka harus berhenti makan dan minum serta melepaskan segala bentuk hal yang bersifat duniawi hingga meninggal. Penganut jainisme percaya, jika Santhara dapat membersihkan diri dari karma buruk dan mencapai ‘Moksha’ , Moksha adalah pembebasan dari siklus duniawi kematian dan reinkarnasi.

Anjing hadiah dari Kim Jong Un jadi penyebab konflik mantan Presiden dan Presiden Korea Selatan yang baru

Anjing hadiah dari Kim Jong Un jadi penyebab konflik mantan Presiden dan Presiden Korea Selatan yang baru

SAHMITRA – Dua ekor anjing Pungsan, jenis anjing pemburu yang diyakini merupakan anjing asli dari negara Korea Utara yang diberikan sebagai hadiah persahabatan dari penguasa Korea Utara, Kim Jong Un pada mantan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in usai KTT perdamaian mereka di ibu kota Korea Utara, Pyongyang pada September 2018, kini tengah menjadi bahan pemberitaan hangat.

Mantan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in merasa ‘dipaksa’ untuk mengembalikan anjing pemberian Kim Jong Un tersebut ke negara karena ada keberatan dari pihak pemerintahan yang sekarang dipimpin oleh penerusnya, Yoon Suk-yeol.

Dua ekor anjing Pungsan putih, satu jantan bernama Songkang dan betina bernama Gomi, kemudian melahirkan tujuh ekor anak anjing selama periode kepemimpinan Moon. Dan ketika Moon turun dari kursi kepresidenan pada Mei 2022 lalu, beliau membawa pulang bersamanya Songkang dan Gomi beserta salah satu dari anak mereka.

Di bawah Undang-Undang Catatan Kepresidenan, secara hukum anjing-anjing itu adalah milik negara untuk dikembalikan ke Arsip Kepresidenan, tetapi kesepakatan telah ditandatangani untuk mempercayakan ketiga anjing itu ke Moon pada hari terakhir masa jabatannya. Berikut dengan perjanjian yang berisi pernyataan dukungan pemerintah untuk menyediakan biaya pemeliharaan anjing sebesar 2,5 juta won ($1.800) per bulan.

Tetapi pihak Moon mengatakan perjanjian itu tidak dilaksanakan karena adanya keberatan dari kantor kepresidenan yang baru, Yoon Suk-yeol yang tampaknya bersikap negatif dalam hal mempercayakan pemeliharaan anjing Pungsan tersebut kepada mantan presiden Moon. Akibatnya Moon terpaksa ‘merelakan’ mereka karena pemerintahan Presiden Yoon Suk Yeol menolak untuk menutupi biaya makanan hewan dan perawatan hewan. Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan mengatakan bahwa anjing-anjing itu telah dikembalikan ke pemerintah dan bahwa anjing-anjing pemberian Kim Jong Un tersebut sedang diperiksa di rumah sakit hewan di kota Daegu.

Melalui postingan di Facebook, kantor pihak Moon menyayangkan tindakan yang diambil oleh pihak kantor kepresidenan Yoon.

“Akan ada kekecewaan dan penyesalan karena mereka adalah hewan pendamping (Moon) dan sudah memiliki keterikatan, tetapi tidak ada cara untuk menolak penghentian kepercayaan.”

Namun pihak Yoon menanggapi pernyataan keberatan tersebut dengan menyalahkan pihak Moon yang mengatakan tidak pernah menghalangi Moon untuk memiliki hewan-hewan peliharaan itu dan bahwa perihal tunjangan sedang dalam proses diskusi dengan pihak Moon.

Mantan presiden Moon adalah seorang pecinta hewan peliharaan. Beliau dan istrinya, Kim Jung-sook, memiliki beberapa anjing dan kucing, termasuk anjing liar, di Gedung Biru kepresidenan  ketika masih menjabat sebagai Presiden Korea Selatan. Beliau jugalah yang mengusulkan dan mengadakan rapat dengan para perdana menterinya untuk menyusun undang-undang yang melarang konsumsi daging anjing di negara tersebut.

Di Korea Selatan beberapa masyarakatnya masih ada yang mengkonsumsi daging anjing yang biasa disantap saat musim panas, baik dipanggang maupun dikuah, yang disebut bosintang dan diyakini oleh sebagian orang bermanfaat bagi kesehatan terutama saat cuaca panas. Restoran yang berspesialisasi dalam hidangan tersebut memang sudah langka dan pelanggan mereka kebanyakan orang-orang tua. Namun kini hampir empat dari lima warga Korea Selatan percaya bahwa penyembelihan dan penjualan daging anjing atau kucing harus dilarang dan mengkonsumsi daging hewan-hewan tersebut harus dikategorikan sebagai tindak kejahatan yang berpotensi ganjaran hukuman.

 

Pria paling jorok sedunia meninggal dunia sebulan setelah akhirnya memutuskan untuk mandi

Pria paling jorok sedunia meninggal dunia sebulan setelah akhirnya memutuskan untuk mandi

SAHMITRA – Amou Haji dari Dejgah, Iran yang pernah disebut-sebut sebagai pria paling kotor sedunia karena tidak pernah mandi selama hampir 70 tahun, pada bulan Oktober 2022 meninggal dunia di usianya ke-94 tahun. Menurut kabar yang beredar, dia meninggal tidak lama atau tepatnya satu bulan setelah beberapa orang berhasil meyakinkannya untuk mandi dengan mengatakan padanya bahwa kondisinya dapat mengakibatkan nasib buruk atau membuatnya kehilangan nyawanya.

Selain tidak pernah mandi sejak tahun 1950an, Haji juga dikenal akan gaya hidupnya yang jauh dari kata higienis. Seperti, menu makanannya pada umumnya adalah roadkill mentah. Roadkill adalah sebutan untuk binatang yang mati terlindas kendaraan. Dia pernah mengatakan bahwa makanan yang paling dia sukai adalah daging landak busuk. Dia juga minum dari genangan air dan hobinya adalah merokok dari pipa yang berisikan kotoran hewan kering.

Bukan berarti Haji tidak memiliki akses ke makanan yang bersih dan sehat, dia hanya tidak menyukai mereka. Buktinya, dia akan marah setiap ada warga yang datang membawakannya masakan rumahan dan air bersih. Dan beberapa orang juga sering membagikan rokok padanya. Tapi dia hanya akan menghisap rokok tersebut apabila dia kehabisan atau tidak dapat menemukan kotoran hewan kering disekitarnya.

Ajaibnya, untuk seseorang yang tidak pernah mandi selama hampir 70 tahun, Haji ternyata sehat-sehat saja sepanjang hidupnya. Seorang profesor parasitologi dari sekolah kesehatan masyarakat di Teheran bernama Dr. Gholamreza Mowlavi pernah melakukan beberapa tes pada Haji untuk mengetahui apakah dia memiliki penyakit yang perlu diobati. Hasilnya? Setelah menguji segala sesuatu mulai dari hepatitis hingga AIDS, Mowlavi menyimpulkan bahwa Haji dalam keadaan sehat. Faktanya, dia hanya menderita satu penyakit, yakni trichinosis, infeksi parasit yang disebabkan oleh makan daging mentah atau setengah matang. Hasil tes Haji tampaknya tidak menunjukkan gejala yang mengancam jiwa. Dr. Mowlavi juga mencatat bahwa Haji kemungkinan memiliki sistem kekebalan yang sangat kuat, yang membuatnya mampu bertahan hidup hingga 94 tahun, meski dengan gaya hidupnya yang sedemikian rupa.

Penyebab kematian Haji dengan cepat menjadi bahan perdebatan di media sosial, pasalnya Haji meninggal tidak lama setelah dia menyerah dan akhirnya mau mandi setelah diyakinkan oleh orang-orang. Sebelumnya sudah dua kali orang-orang berupaya untuk membuatnya mandi. Pada satu kesempatan, sekelompok pemuda setempat mencoba membawanya untuk mandi tetapi dia melarikan diri, dan pada kesempatan kedua orang-orang dari desa memasukkannya ke dalam mobil untuk mengantarnya ke sungai, tetapi dia membuka pintu dan melarikan diri.

Beberapa orang percaya bahwa Haji takut air, ada beberapa yang mengatakan bahwa Haji mengalami trauma berat dan memutuskan untuk hidup terisolasi karena pernah ditolak cintanya oleh seorang gadis di masa remajanya. Sementara beberapa yang lain percaya bahwa Haji memiliki kepercayaan bahwa kebersihan menyebabkan penyakit dan menghindari mandi adalah alasan dia berhasil hidup sampai usia 94 tahun tanpa masalah kesehatan yang berarti.

 

 

Perempuan Korea Selatan ditangkap terkait kasus penemuan mayat di Selandia Baru tahun 2018

Perempuan Korea Selatan ditangkap terkait kasus penemuan mayat di Selandia Baru tahun 2018

SAHMITRA – Seorang perempuan berusia 42 tahun, warga negara Selandia Baru kelahiran Korea Selatan ditangkap kepolisian Ulsan, Korea Selatan. Perempuan tersebut ditangkap atas tuduhan pembunuhan kedua anaknya yang pada saat itu berusia tujuh dan sepuluh tahun, yang jasadnya ditemukan dalam koper di Selandia Baru pada Agustus 2018.

Jasad dua orang anak kecil Asia tersebut ditemukan setelah sebuah keluarga membeli sebuah mobil bekas berikut barang-barang yang ada didalamnya, termasuk koper yang digunakan untuk menyimpan jasad anak-anak, di sebuah lelang barang bekas atau yang ditinggalkan di dekat Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Namun pihak berwenang telah menegaskan bahwa keluarga yang menemukan mayat-mayat itu tidak ada kaitannya dengan pembunuhan itu, dan mereka telah diberi dukungan untuk membantu mengatasi trauma tersebut.

Kepolisian Selandia Baru telah menempatkan tersangka dalam daftar pencarian orang atas tuduhan telah membunuh dua anaknya. Tersangka ditemukan tiba di Korea Selatan setelah kejahatan dan bersembunyi sejak itu. Akan tetapi karena jasad anak-anak itu telah tersimpan selama beberapa tahun, itu yang memperumit penyelidikan. Inspektur Detektif Tofilau Fa’ama-nuia Vaaelua yang mengepalai penyelidikan atas kasus ini mengatakan bahwa kasus itu adalah penyelidikan yang penuh tantangan dan menyedihkan.

Kepolisian Selandia Baru yang selama ini berkerjasama dengan kepolisian Korea Selatan akhirnya berhasil menangkap tersangka di sebuah apartemen di Ulsan pada September lalu. Badan Kepolisian Nasional Seoul mengkonfirmasi penangkapan tersebut setelah pengintaian dengan petunjuk tentang keberadaannya dan rekaman CCTV. Melansir Kantor Berita Yonhap Korea Selatan, tersangka mulai tinggal di apartemen seorang kenalannya di Ulsan pada 2022, setelah sebelumnya tinggal di Seoul.

Tersangka yang belum diidentifikasi oleh polisi di Korea Selatan atau Selandia Baru, dibawa keluar dari kantor polisi Ulsan oleh penyelidik berpakaian preman, menutupi kepalanya dengan mantel cokelat besar. Tersangka yang mengenakan celana jins robek dan sandal, yang ketika ditanya oleh media lokal apakah dia akan mengakui pembunuhan itu menjawab dengan berulang kali mengatakan bahwa dirinya bukanlah pelakunya.

Untuk saat ini, tersangka tetap berada di Korea Selatan dan tengah menghadapi peninjauan di Pengadilan Tinggi Seoul mengenai apakah dia harus diekstradisi ke Selandia Baru. Review itu harus dilakukan dalam dua bulan ke depan.

 

69 anak di Gambia meninggal dunia akibat sirup obat batuk buatan India

69 anak di Gambia meninggal dunia akibat sirup obat batuk buatan India

SAHMITRA – Pada 5 Oktober lalu, World Health Organization (WHO) mengeluarkan peringatan kesehatan secara global setelah menemukan empat obat batuk dan pilek yang menjadi penyebab kematian 66 anak di Republik Gambia pada bulan Juli, Agustus dan September 2022.

Lalu beberapa hari kemudian, tepatnya pada 8 Oktober, Menteri kesehatan negara kecil di Afrika Barat tersebut mengumumkan  pada bahwa tiga anak lagi telah meninggal, menjadikan total kematian menjadi 69 anak.

Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup yang terkait dengan kematian, semuanya diproduksi oleh pembuat obat India, Maiden Pharmaceuticals Ltd yang berbasis di New Delhi. Sirup tersebut berpotensi mengakibatkan Cedera Ginjal Akut (AKI) pada anak-anak yang menjadi korban. AKI adalah suatu kondisi saat ginjal tiba-tiba tidak dapat menyaring limbah dari darah. Gagal ginjal akut berkembang pesat selama beberapa jam atau hari dan dapat berakibat fatal. Kondisi ini paling umum terjadi pada mereka yang sakit kritis dan sudah dirawat di rumah sakit.

Melansir BBC News, beberapa orang tua yang terpaksa kehilangan anak-anak mereka mengatakan bahwa anak-anak mereka berhenti buang air kecil setelah diberi sirup obat batuk pilek buatan India tersebut. Ketika kondisi mereka memburuk, upaya untuk menyelamatkan hidup mereka tidak membuahkan hasil.

Pejabat kesehatan Gambia dan pekerja Palang Merah sekararang melakukan sidak dari pintu ke pintu rumah warga, juga ke apotek dan pasar, untuk mencari sirup serta obat-obatan lainnya yang mencurigakan. Lebih dari 16.000 produk telah ditemukan sejauh ini dan telah disita untuk dihancurkan. Dan Presiden Gambia, Adama Barrow juga telah memberi wewenang kepada Badan Pengawas Obat, melalui Kementerian Kesehatan, untuk menangguhkan izin apotek dan importir yang dicurigai. Peninjauan ulang seluruh protokol perizinan obat dan medis juga akan segera dilaksanakan oleh pemerintah.

Saat ini Menteri Kesehatan dan Direktur Eksekutif Badan Pengawas Obat (MCA),  yang bertanggung jawab atas regulasi kualitas, keamanan, impor, pembuatan, dan distribusi obat-obatan di Gambia tengah berada di kursi panas dan menjadi sorotan warga karena dianggap sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab atas hilangnya nyawa hampir 70 anak kecil.

Demi balikan sama mantan pacar wanita ini mengaku diculik penjahat dan disiksa

Demi balikan sama mantan pacar wanita ini mengaku diculik penjahat dan disiksa

SAHMITRA – Pada November 2016, Sherri Papini, seorang ibu dua anak, mengaku telah menjadi korban penculikan dengan kekerasan saat dia lari pagi di lingkungan sekitar rumahnya di Redding, California. Dia ditemukan 22 hari kemudian tengah berjalan di sisi jalan 240 km dari rumahnya dengan kedua tangan dibelenggu dan pengekang mulut,  tampaknya dia juga telah dipukuli.

Suaminya di kala itu, Keith Papini, melaporkan menghilangnya Sherri malam itu juga ke polisi, setelah dia pulang dari bekerja dan tidak menemukan Sherri  di rumah dan tidak menjemput anak-anak mereka dari tempat penitipan anak. Laporan menghilangnya Sherri, ibu dua anak ini melibatkan pencarian multi-negara selama tiga minggu lamanya. Keluarga membuat penggalangan dana di GoFundMe untuk membantu pencarian Sherri. Dan bahkan seorang donatur misterius awalnya menawarkan tebusan $50k yang kemudian dilipat gandakan menjadi $100k agar Sherri bisa ditemukan dalam keadaan hidup. Tetapi tawaran itu ditarik sehari sebelum polisi menemukan Papini.

Setelah kembali di pagi hari Thanksgiving, Sherri mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia melarikan diri dari penculiknya, yang adalah dua wanita Hispanik yang memaksanya masuk ke dalam SUV dengan menodongan senjata padanya. Dia menambahkan bahwa kedua pelaku penculikannya hanya berbicara dalam bahasa Spanyol dan memainkan musik mariachi sementara mereka menyiksanya.

Kembalinya Sherri ke rumah disambut dengan suka cita oleh keluarganya. Dan tidak lama kemudian mereka  pindah ke lokasi yang tidak diketahui karena Sherri merasa terlalu berat dan traumatis untuk tinggal di lingkungan itu.

Sampai pada musim semi tahun 2017, penyelidik mulai mengumpulkan bukti dan temuan-temuan  yang menunjukkan bahwa penculikan yang terjadi pada Sherri tersebut tidak pernah terjadi. Menurut dokumen dakwaan, DNA yang ditemukan pada pakaian Papini ketika dia ditemukan bukan milik penculiknya yang dia katakan berjenis kelamin perempuan, melainkan DNA milik seorang laki-laki.

Sherri akhirnya ditangkap pada 3 Maret 2022, atas kesaksian palsu peristiwa penculikannya pada tahun 2016 lalu. Dia dituduh telah berbohong kepada agen federal dan menipu dewan kompensasi korban negara sebesar $30k. Pihak berwenang mengatakan Papini tidak menghilang, melainkan dia kabur ke rumah mantan kekasihnya di Orange County dan tinggal disana bersamanya selama 22 hari tersebut.

Dari penyelidikan ditemukan bahwa DNA yang ditemukan dari pakaian Sherri cocok dengan DNA yang ditemukan dari botol es teh yang diambil dari tempat sampah mantan pacarnya. Polisi mengatakan mereka juga sempat mewawancarai dengan sepupu mantan pacar Sherri, yang mengatakan mereka melihat Papini di rumah.

Saat diwawancarai penyidik, mantan pacarnya itu mengaku membantu Sherri “melarikan diri” karena Sherri mengaku diperlakukan tidak baik oleh suaminya. Setelah 22 hari bersama, Sherri memberi tahu mantan pacarnya itu bahwa dia merindukan anak-anaknya dan ingin pulang. Lalu mereka membuat skema bersama. Dia mengatakan kepada detektif bahwa Sherri memukul dan membakar dirinya sendiri untuk membuat luka-lukanya. Sherri juga juga memotong rambutnya dan sengaja makan sedikit agar terlihat lebih kurus.  Mantan pacarnya itu lalu mengatakan dia menurunkannya di sisi jalan di mana dia kemudian ditemukan.

Pada April 2022, Sherri  secara resmi mengaku bersalah dan mengakui klaim penculikannya adalah tipuan. Dia mengaku bersalah atas tuduhan berbohong kepada petugas federal dan penipuan surat. Hakim Distrik Senior AS William Shubb memberikan hukuman 18 bulan untuk Sherri. Dia diharuskan membayar ganti rugi lebih dari $300.000.  Tak hanya itu, tidak lama setelah mengaku bersalah, suaminya juga mengajukan gugatan cerai.

Hakim mengatakan dia mempertimbangkan keseriusan pelanggaran dan banyaknya orang yang terkena dampak. Sherri telah merugikan petugas penegak hukum yang mencarinya. Semua waktu dan sumber daya yang seharusnya dapat digunakan untuk menyelidiki kejahatan yang sebenarnya dan melindungi warga sipil telah terbuang percuma. Belum lagi, yang Sherri lakukan juga telah merugikan komunitas yang mempercayainya selama empat tahun dan cerita karangannya itu membuat orang-orang hidup dalam ketakutan. Tuduhannya juga mencederai dan memberikan citra buruk pada komunitas minoritas Hispanik.

 

Habis mabuk pria ini terbangun di dalam peti dan dijadikan kurban manusia untuk dewi bumi

Habis mabuk pria ini terbangun di dalam peti dan dijadikan kurban manusia untuk dewi bumi

SAHMITRA – Penduduk asli Andes, yakni orang-orang dari tujuh  negara di Amerika Selatan: Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, Bolivia, Chili, dan Argentina sejak dulu kala hingga kini  percaya kepada Pachamama. Pachamama dalam mitologi Inca adalah dewi “Ibu Bumi” dan dewi kesuburan yang dipercaya menopang kehidupan di bumi ini.

Pachamama memiliki hari ibadah khusus yang disebut Martes de challa (Selasa Challa) yang dirayakan sepanjang bulan Agustus. Pada hari ini, orang-orang mengubur makanan, melempar permen, dan membakar dupa untuk berterima kasih kepada Pachamama atas panen mereka. Dan ada juga yang melaksanakan ritual kuno yang dipimpin oleh pendeta tradisional, yang dikenal sebagai yatiris. Pada ritual kuno ini orang-orang menyiapkan kurban persembahan, biasanya babi atau kadang janin llama, untuk membawa keberuntungan atau niat baik.

Victor Hugo Mica Alvarez, seorang pria berusia 30 tahun adalah salah satu dari banyak orang yang turun ke jalan-jalan di kota  El Alto, Bolivia untuk merayakan pembukaan festival Pachamama. Rupanya dia merayakan malam itu dengan minum terlalu banyak alkohol. Ketika dia terbangun karena ingin buang air kecil, dia mendapati dirinya sudah berada di dalam peti mati dan terkubur hidup-hidup di dalam tanah. Dengan ketakutan dia berusaha mengluarkan dirinya sendiri dari peti itu. Dan setelah berhasil dia baru mengetahui bahwa dia sudah berada di kota Achacachi, sekitar 50 mil dari tempat dia tidak sadarkan diri di kota El Alto, Bolivia.

Setelah berhasil keluar dari peti, Victor lalu pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Namun pihak kepolisian menolak untuk mempercayai kisahnya dan mengatakan bahwa dia hanya terlalu mabuk lalu menyuruhnya pulang.

Dengan wajah dan sekujur tubuh yang masih ditutupi oleh kotoran dari tanah dan lumpur, dia berbicara dengan awak media yang ditemuinya dia depan kantor polisi.

“Tadi malam kami pergi minum dan berdansa. Dan setelah itu saya tidak ingat apa-apa lagi. Satu-satunya hal yang saya ingat adalah saya pikir saya berada di tempat tidur saya, saya ingin bangun untuk buang air kecil dan saya tidak bisa bergerak.

“Saya memecahkan gelas yang ada di dalam peti dan dengan cara itu saya bisa keluar. Ketika saya memecahkan kaca, kotoran mulai masuk. Mereka telah mengubur saya dan ingin menggunakan saya sebagai sullu.”

Sullu adalah korban persembahan kepada Pachamama. Victor mengklaim bahwa dia telah dijadikan pengorbanan manusia, yang dia yakini dilakukan oleh orang-orang yang masih percaya pada ritual gaya kuno untuk memuaskan Pachamama.

 

 

Alasan dan perjanjian cerai paling aneh dan konyol yang pernah ada

Alasan dan perjanjian cerai paling aneh dan konyol yang pernah ada

SAHMITRA – Pernikahan adalah salah satu institusi sosial paling tua yang telah ada selama ribuan tahun. Namun dalam dekade terakhir, di banyak negara pernikahan menjadi sesatu yang kurang umum. Data menunjukkan bahwa orang-orang yang lambat menikah atau memilih untuk tidak menikah jumlahnya semakin meningkat dan semakin banyak juga pasangan yang memilih untuk hidup dan memiliki anak bersama tanpa adanya status atau ikatan pernkahan.

Di awal abad ke-20, perubahan sosial dan ekonomi menjadi penyebab atau yang mempengaruhi turunnya tingkat pernikahan. Perubahan sosial dan ekonomi juga ternyata ikut mempengaruhi kenaikan tajam pada angka perceraian sepanjang tahun 1970-an dan 1980-an. Perubahan atau peningkatan tingkat perceraian sebagian besar dipengaruihi oleh perubahan harapan dalam pernikahan saat wanita memasuki dunia kerja, masa-masa dimana wanita mulai mendapatkan hak untuk memiliki dan memilih pekerjaan atau karir.

Namun belakangan ini alasan perceraian yang paling terkenal mungkin adalah “perbedaan yang tidak dapat didamaikan”, yang berarti tidak ada pihak yang harus membuktikan bahwa pasangan mereka yang harus disalahkan atas rusaknya hubungan. Tapi tidak sedikit juga perceraian terjadi akibat perkara atau alasan yang cukup konyol dan terkadang tidak masuk akal. Berikut adalah beberapa alasan perceraian konyol dan tidak masuk akal tersebut.

  •  Pembawa sial

Seorang pria Saudi yang menceraikan istrinya hanya dua hari setelah pernikahan mereka karena dia percaya istrinya membawa nasib buruk. Pria itu memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya karena serangkaian peristiwa malang terjadi selama bulan madu pasangan itu.  Anda akan bertanya peristiwa malang macam apa? Pria itu menyebutkan peristiwa seperti tirai runtuh ketika mereka memasuki suite hotel mereka dan seorang pelayan restoran tersandung setelah dia menyajikan makan malam untuk mereka. Pria itu juga menjelaskan bahwa setelah dia menceraikan istrinya, dia minta wanita itu untuk menyimpan mas kawin dan semua hadiah yang dia berikan padanya karena dia takut wanita itu akan mengutuknya kalau dia melakukan yang sebaliknya.

  • Salah dukung

Seorang wanita Saudi menceraikan suaminya setelah suaminya memukulinya karena dia menyoraki pemain sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo selama pertandingan sepak bola. Insiden itu terjadi selama pertandingan El Classico antara Real Madrid dan Barcelona. Tidak suka karena sang istri dengan bersemangat mendukung tim lawan, sang suami pun naik pitam dan kemudian memukuli sang istri hingga babak belur. Segera setelah penyerangan itu, sang istri kembali ke rumah orang tuanya dan mengajukan gugatan cerai.

  • Terlalu.. terlalu..

Wanita Nigeria mengajukan gugatan cerai setelah hanya satu minggu menikah karena dia tidak bisa menangani ukuran penis suaminya. Tapi wanita ini tidak menyerah dengan begitu saja. Dia tetap berusaha untuk menangani ‘masalah’ yang dialaminya dengan meminta wejangan dan obat dari ibunya. Namun tetap tidak berhasil dan dia mengatakan becinta dengan suaminya adala pengalaman paling buruk.

  • Sungguh tak sanggup

Seorang pria India menceraikan istrinya karena  ternyata istrinya memiliki dorongan seks yang berlebihan. Dia pun menuduh bahwa istrinya tersebut sering memaksanya untuk melakukan apa yang dia gambarkan sebagai “seks yang tidak wajar,” dan bahwa ketika dia mencoba melawan, istrinya akan menyiksanya dengan berbagai cara, termasuk memaksanya menggunakan narkoba dan meminum alkohol.

Dan setelah pernikahan yang gagal, selanjutnya adalah proses negosiasi siapa yang berhak mendapatkan apa dan mengapa, yang merupakan salah satu bagian dari proses perceraian pada umumnya. Dan sebaik apapun pasangan yang hendak bercerai berharap proses ini bisa berlanjut, argumen dan konfrontasi dalam memutuskan klausal atau poin-poin penting dalam perjanjian cerai adalah hal-hal yang tidak dapat terhindari. Berikut ini adalah beberapa perjanjian cerai paling aneh yang pernah ada.

  • Istri baru superstar

Sebelum Marc Anthony menikahi Jennifer Lopez pada tahun 2004, ia menikah dengan aktris dan mantan ratu kecantikan Dayanara Torres. Ketika Torres dan Anthony bercerai, Torres dilaporkan harus menandatangani perjanjian untuk tidak pernah berbicara buruk tentang Lopez atau dia bisa menghadapi tuntutan hukum.

  • Bagi dua

Membagi rumah menjadi dua biasanya berarti menjualnya dan membagi uangnya 50/50, bukan? Yah, bukan untuk pasangan di Kamboja ini. Mereka benar-benar menggergaji sebuah rumah menjadi dua setelah mengakhiri pernikahan 18 tahun mereka.

  • Gali kubur

Sepasang suami istri di Australia bercerai dan sang istri memenangkan lahan pertanian keluarga. Terdengar tidak ada yang aneh dengan pengaturan ini. Tapi kemudian sang istri ingin calon mantan suaminya itu menggali kuburan orang tuanya dari properti yang akan menjadi miliknya nanti.

  • Kembalikan anggota tubuhku

Seorang wanita di Inggris pernah mendonasikan salah satu ginjalnya untuk menyelamatkan nyawa suaminya. Sang suami yang selamat, empat tahun kemudian menceraikannya. Sebagai perjanjian pernikahan mereka, wanita ini menginginkan ginjalnya dikembalikan.

 

 

 

Pak Polisi yang kamu lakukan itu jahat. 4 polisi yang ternyata menjadi pembunuh

Pak Polisi yang kamu lakukan itu jahat. 4 polisi yang ternyata menjadi pembunuh

SAHMITRA – Ditengah-tengah proses pengusutan kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan perwira tinggi Polri dengan pangkat Inspektur Jendral Polisi, Ferdy Sambo, yang dipenuhi oleh intrik dan polemik bak drama Korea. Dengan ditetapkannya Ferdy Sambo yang merupakan sarjana hukum, sarjana ilmu kepolisian dan magister hukum sebagai tersangka.

Meskipun kita semua ingin percaya bahwa aparat penegak hukum adalah orang baik yang selalu dan akan melakukan apa pun yang mereka bisa untuk melayani dan melindungi masyarakat, namun selalu saja terjadi sejumlah kasus yang menunjukkan hal yang sebaliknya. Di bawah ini adalah beberapa contoh petugas polisi yang juga ternyata adalah penjahat kejam.

1. Christopher Dorner
Pada tahun 2008 Christopher Dorner diberhentikan dari Departemen Kepolisian Los Angeles setelah mengajukan laporan yang menuduh petugas lain yang telah melakukan penangkapan ekstrem dan tidak perlu. Merasa pemecatannya tidak adil, Dorner mengajukan banding tetapi pengadilan Dorner dinyatakan tidak kredibel dalam tuduhannya.

Pada tanggal 1 Februari 2013, pembunuhan balas dendam Dorner dimulai dengan pembunuhan pasangan di dalam kendaraan mereka, termasuk putri kapten LAPD Randal Quan yang bertindak sebagai pembelanya dalam persidangan atas tuduhannya. Dalam manifesto Facebook-nya, Dorner mengakui bahwa dia mengincar putri Quan dan tunangannya karena dia merasa Quan melakukan pekerjaan yang tidak cukup baik untuk membelanya. Polisi akhirnya memulai pemburuan terhadap Dorner dan juga menetapkannya sebagai teroris domestik. Pada hari-hari berikutnya, Dorner membunuh Petugas Michael Crain dan melukai rekannya saat mereka sedang berpatroli.

Pembunuhan balas dendam Dorner berakhir pada 12 Februari setelah terjadi aksi baku tembak di mana seporang deputi ditembak dan dibunuh. Saat petugas mencoba memancing Dorner keluar dengan gas air mata, mereka mendengar suara tembakan dari dalam. Ketika tubuh Dorner diangkat, penyebab resmi kematiannya adalah luka tembakan yang dilakukan sendiri di kepala.

2. Zeng Kaigui
Di Tiongkok, uang tunai adalah bentuk mata uang yang paling banyak diterima sehingga tidak jarang orang di sana menarik uang dalam jumlah besar dari bank. Pembunuh berantai Zeng Kaigui memanfaatkan fakta ini dan menggunakannya untuk menargetkan korbannya, menembak mereka dan kemudian mencuri uang mereka.

Sebagai seorang perwira polisi di Tentara Pembebasan Rakyat, Kaigui adalah seorang ahli pengawasan. Pelatihannya di kepolisian kemungkinan besar yang membantunya menghindari petugas polisi lainnya ketika mereka mulai menyadari dan mencurigainya sebagai dalang pencurian dan pembunuhannya pada tahun 2004. Dia akhirnya diidentifikasi pada tahun 2012 setelah menembak seorang pria di luar sebuah bank di Nanjing dan menghasilkan $30.000. Menyadari dia bisa menjadi orang yang bertanggung jawab atas serangkaian kejahatan serupa, polisi mengerahkan 13.000 petugas dan dua helikopter untuk menemukan Kaigui. Sayangnya, dia tidak pernah terlacak hingga kini dan dipercayai masih menebar teror ditengah masyarakat.

3. David Stephen Middleton
Setelah David Stephen Middleton berhenti dari pekerjaannya di Departemen Kepolisian Miami, dia memulai pekerjaan baru sebagai pemasang kabel. Profesi barunya memungkinkan dia untuk dengan mudah memangsa korban yang tidak curiga dan dengan sukarela mengundangnya ke rumah mereka.

Pada tahun 1995, ketika tubuh Katherine Elizabeth Powell ditemukan terikat di tempat sampah Nevada, karena kelalaiannya sendiri, Middleton langsung menjadi tersangka utama karena dia pernah melakukan panggilan ke rumah Powell hanya beberapa hari sebelum dia membunuh wanita tersebut. Lagi-lagi oleh kebodohannya sendiri, Middleton makin memberatkan dirinya karena dia ketahuan telah menggunakan kartu kredit Powell untuk membeli beberapa peralatan stereo. Tetapi hal yang paling meyakinkan polisi adalah bahwa mayat Powell dibungkus dengan kantong sampah kuning yang sangat spesifik yang tidak dijual di banyak toko. Setelah mengeluarkan surat perintah penangkapan Middleton, polisi menemukan kantong sampah, peralatan stereo, dan barang bukti lainnya di loker penyimpanan yang disewa oleh Middleton.

Kemudian, Middleton juga ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan keduanya setelah mayat Thelma Devila ditemukan dengan cara yang sama seperti Powell. Selimut milik Davila ditemukan di loker penyimpanan Middleton, bersama dengan rambut yang secara positif diidentifikasi sebagai milik Davila.

Setelah penangkapan dan persidangannya pada tahun 1996, Middleton dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pembunuhan dan dijatuhi hukuman mati. Bahkan ketika dia berada di penjara, mayat-mayat perempuan lainnya ditemukan dan diyakini Middleton adalah pelakunya.

4. Norbert Poehlke

Pada bulan Maret 1984, putri Petugas Norbert Poehlke meninggal karena kanker dan meninggalkan hutang biaya perawatan sekitar $400.000. Poehlke yang mulai putus asa berjuang untuk menafkahi orang yang dicintainya, akhirnya gelap mata hingga menggunakan metode kriminal untuk menyelesaikan masalahnya.

Polisi mulai memperhatikan pola perampokan bank yang terjadi di Jerman Barat. Perampok akan menghancurkan jendela kasir dengan palu godam, meminta uang, dan kemudian melarikan diri dengan kendaraan curian. Pemilik kendaraan yang melarikan diri kemudian ditembak di tempat daerah dekat bank. Pola ini berulang setidaknya tiga kali, yang memberi kesan kepada polisi bahwa mereka sedang berhadapan dengan seorang pembunuh berantai.

Setelah perampokan yang gagal, polisi mengidentifikasi pistol yang digunakan perampok tersebut adalah Walter P5, yang merupakan senjata standar kepolisian. Penemuan tersebut membawa penyelidik menemukan seragam polisi milik Poehlke di loker stasiun kereta api. Tapi Poehlke menyadari polisi mengejarnya dan, tragisnya, sebelum mereka bisa menghubunginya untuk diinterogasi, dia menembak dan membunuh istri dan dua putranya sebelum mengarahkan pistol ke dirinya sendiri.