2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sahmitra — Para arkeolog di Italia baru-baru ini menermukan dua jasad pria korban letusan Gunung Vesuvius sekitar 2.000 tahun lalu di kota Pompeii Romawi kuno. Kedua jasad tersebut diyakini sebagai tuan dan budaknya yang mencoba melarikan diri dari letusan gunung berapi tersebut.

Dua jasad tersebut ditemukan para arkeolog dalam posisi bersebelahan di sebuah ruang bawah tanah di villa sebagaimana dilansir dari New York Post. Pengumuman temuan dua jasad tersebut diumumkan otoritas arkeologi Italia pada Sabtu (21/11/2020).

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Para arkeolog percaya bahwa kedua jasad itu sebenarnya lolos daru hujan abu awal. Namun, keduanya meninggal keesokan harinya karena terkubur material vulkanik dari ledakan kedua Gunung Vesuvius yang dahsyat.

Sementara itu, villa tersebut terletak di pinggiran Pompeii dan telah luluh lantak akibat ledakan kedua dari Gunung Vesuvius pada 78 Masehi. Di dekat villa tersebut terdapat kandang. Pada 2017, di kandang itu, para arkeolog menemukan tiga mayat kuda yang masih terikat.

Dilansir dari Associated Press, dilihat dari tulang tengkorak dan giginya, salah satu jasad pria tersebut diperkirakan berumur 18 hingga 25 tahun ketika tewas. Para arkeolog beranggapan jika dia adalah budak yang melakukan kerja kasar karena dilihat dari tulang belakangnya yang cukup terkompresi.

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sedangkan jasad pria kedua kemungkinan berusia antara 30 hingga 40 tahun ketika tewas. Jasad ini tampaknya memiliki mantel di bahu kirinya selain tunik. Direktur Jenderal Arkeologi Kementerian Kebudayaan Italia, Massimo Osanna, mengatakan Kedua jasad itu ditemukan di ruang samping di sepanjang koridor bawah tanah, atau lorong.

Ruang bawah tanah tersebut pada zaman Romawi kuno dikenal sebagai cryptoporticus.

“Para korban mungkin mencari perlindungan di cryptoporticus, di ruang bawah tanah ini, di mana mereka pikir mereka lebih terlindungi,” kata Osanna.

Berdasarkan kesan lipatan kain yang tertinggal di lapisan abu, jasad pria yang lebih muda itu tampak mengenakan tunik pendek berlipit, kemungkinan dari wol.

Gadis 13 Tahun Dipaksa Menikah dengan Petani 43 Tahun

Gadis 13 Tahun Dipaksa Menikah dengan Petani 43 Tahun

Sahmitra — Seorang gadis di Filipina yang baru berusia 13 tahun dipaksa menikah dengan pria berusia 48 tahun dan harus menjaga anak dari pernikahan sebelumnya.

Menyadur World of Buzz, gadis remaja tersebut setelah menikah harus menjaga anak-anak pria tersebut dari pernikahan sebelumnya, yang kebanyakan sebaya dengan gadis itu.

Menurut Harian Metro, remaja tersebut dipaksa menikah dengan seorang petani bernama Abdukrzak Ampatuan, di sebuah kota di Mamasapano, Maguindanao, Filipina.

Upacara pernikahan berlangsung pada 22 Oktober yang sejak itu menjadi viral di media sosial yang kemudian mengundang beragam komentar.

Kabarnya, gadis itu dikatakan sebagai istri kelima dan melangsungkan upacara pernikahan secara Islami. Abdulrzak mengatakan dia tidak menyesal menikahi remaja seusia putranya, dan berencana memiliki anak dengan istri barunya saat dia berusia 20 tahun.

“Saya sangat senang bertemu dengannya dan bisa menghabiskan sisa hidup saya bersamanya,” katanya. “Dia akan merawat anakku.” sambungnya.

Abdulrzak menambahkan bahwa meski mereka belum siap memiliki anak, dia akan membiarkan istrinya untuk menyelesaikan studinya.

Pernikahan seperti ini diperbolehkan di tempat-tempat tertentu di Filipina, terutama di provinsi Mindanao yang mayoritas penduduknya Muslim, selama anak tersebut telah mencapai pubertas.

Data dari United Nations Children’s Fund (UNICEF) menunjukkan bahwa negara tersebut memiliki jumlah pengantin anak tertinggi ke-12 di dunia dengan 726.000.

Lima belas persen anak perempuan di Filipina menikah sebelum ulang tahun ke-18 dan dua persen menikah sebelum berusia 15 tahun.

Filipina juga merupakan satu-satunya negara di dunia yang melarang perceraian sehingga membuat rentan anak-anak perempuan di sana.

Sadis, Pria Ini Sobek Perut Istri untuk Melihat Jenis Kelamin Bayinya

Sadis, Pria Ini Sobek Perut Istri untuk Melihat Jenis Kelamin Bayinya

Sahmitra — Seorang pria di India tega menyobek perut istrinya yang tengah hamil dengan alasan penasaran jenis kelamin sang jabang bayi. Menyadur Times of India, pada Sabtu (14/11) pria ini menginginkan anak laki-laki karena sudah memiliki lima anak perempuan.

Sang istri, Anita Devi ditinggalkan dalam genangan darah setelah suaminya yang bernama Pannalal membelah perutnya.

Sebelum menyerang Anita, Pannalal dikabarkan mendatangi pendeta dan mendapat ramalan bahwa istrinya mengandung anak perempuan. Keluarga Anita lantas melaporkan Pannalal ke polisi atas percobaan pembunuhan.

Anita yang mengalami pendarahan hebat dibawa ke rumah sakit distrik di Bareilly tapi kondisinya semakin memburuk. Saudara laki-lakinya membawa Anita ke rumah sakit swasta tapi ditolak karena tak sanggup memberi RS 4 lakh untuk memulai perawatan.

Anita lalu dilarikan ke rumah sakit Safdarjung Delhi dan langsung mendapat penanganan berupa operasi untuk menyelamatkan nyawa ibu dn bayi dalam kandungan.

Polisi mengatakan bahwa Pannalal berniat menggugurkan kandungan istrinya karena terhasut perkataan pendeta tentang jenis kelamin sang bayi namun Anita ngotot mempertahankan kehamilannya.

“Kakak iparku sering memukul adikku karena melahirkan lima anak perempuan. Orangtua kami sudah campur tangan, tapi kami tak ernah menyangka dia mengambil langkah kejam seperti ini,” ujar kakak Anita.

Ia mengatakan, melihat adiknya berlumuran darah dan dengan bantuan polisi, Anita bisa mendapatkan perawatan.

“Ketika saya sampai, saya melihat drah dimana-mana. Perut Anita diiris dan dia mengaku suaminya yang melakukan ini semua. Saya membawanya ke rumah sakit dengan bantuan polisi. Beruntung nyawanya tertolong dan sudah dapat perawatan di RS Safdarjung,” ungkapnya.

Dua Kali Ikan Asal Indonesia ke China Positif Corona, Apa yang Terjadi?

Dua Kali Ikan Asal Indonesia ke China Positif Corona, Apa yang Terjadi?

SAHMITRA — Hari Selasa (10/11), Bea Cukai China mengumumkan penangguhan impor ikan beku dari salah satu perusahaan ekspor Indonesia selama satu minggu setelah mendeteksi adanya virus corona dalam sampel produknya.

Dalam penyataannya, Administrasi Umum Kepabeanan China menulis “asam nukleat SARS-CoV 2” telah terdeteksi di satu sampel ikan bawal beku yang diimpor dari China.

Sesuai dengan aturan otoritas kepabeanan di China, pemasok makanan beku yang sampel produknya dites positif corona akan ditangguhkan selama seminggu.

Diketahui dari pernyataan tersebut perusahaan yang mengekspor adalah PT. Anugrah Laut Indonesia dengan nomor registrasi CR 821-16.

ABC Indonesia telah menghubungi perusahaan ekspor ikan dengan nama PT. Anugrah Laut Indonesia yang berlokasi di Jawa Timur.

“Kami belum dapat informasi atau kabar apapun soal [penangguhan] itu, jadi saya nggak bisa memberikan tanggapan apa-apa,” kata Ahmad Marzuki, salah satu staf PT. Anugrah Laut Indonesia yang menjawab telepon ABC Indonesia.

“Saya belum pernah melihat laporan di mana mereka misalnya dari swab itu kemudian mereka kultur, terus mereka bisa membuktikan masih ada virus yang mampu menginfeksi dalam skenario lab,” tutur Ines.

Yugi mengatakan Kadin terus memastikan agar protokol kesehatan dilakukan dengan benar, karena jika tidak akan sama seperti “bunuh diri” bagi produk yang dieskpor ke luar negeri.

“Setiap kita mau ekspor ke luar negeri, semua negara minta sertifikat kesehatan dan syarat-syaratnya [untuk dipenuhi] dan di dalam negeri pun sudah minta sertifikasi sebelum bisa keluar.”

“Kalau tidak dilakukan maka kita tidak bisa jual produknya dan pelaku usaha yang dirugikan, jadi mereka akan bunuh diri kalau tidak mengikuti sertifikat yang disyaratkan penerima barang ekspor dari kita,” tambahnya.

Ekspor ikan beku ke China turun selama pandemi

Dari pengamatan Kadin, Yugi mengatakan ekspor ikan dan udang beku ke China jumlahnya cukup signifikan bagi neraca ekspor hasil laut dari Indonesia.

“Permintaan ke China selalu tinggi, walau posisi ekspor sekarang lebih banyak ke Amerika Serikat yang tertinggi sekitar 40 persen, baru China sekitar 20-an persen,” ujar Yugi.

“Sekarang karena COVID-19 secara rata-rata ekspor ikan dan udang beku dari Indonesia ke China berkurang,” katanya.

Marzuki dari PT. Anugrah Laut Indonesia juga mengatakan pandemi permintaan ikan beku dari China telah turun drastis.

“Permintaan dari China sendiri sudah turun sampai 80 persen sejak beberapa bulan [karena] COVID.”

Selain Indonesia, perusahaan dari Brasil, Ekuador, dan Rusia juga menghadapi penangguhan satu minggu pada sebulan terakhir setelah produk mereka dinyatakan positif terpapar virus corona.

Tampak Kurang Ramah, Putin Tangkis Serangan Trump terhadap Biden

Tampak Kurang Ramah, Putin Tangkis Serangan Trump terhadap Biden

SAHMITRA — Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa dia tidak melihat adanya kejahatan dalam hubungan bisnis masa lalu antara anak calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden, Hunter Biden, dengan Ukraina atau Rusia.

Pernyataan itu dikeluarkan Putin pada Minggu (25/10/2020) sebagaimana dilansir dari Reuters. Komentar Putin tersebut menandai ketidaksepakatannya atas serangan capres Petahana Partai Republik Donald Trump terhadap Biden.

Putin menanggapi komentar yang dikeluarkan oleh Trump dalam debat capres terakhir yang digelar pekan lalu menjelang pemilihan umum AS pada 3 November.

Dalam debat tersebut, Trump menuduh bahwa Joe Biden dan Hunter Biden terlibat dalam praktik tidak etis di Ukraina. Sementara itu, tidak ada bukti yang terverifikasi untuk mendukung tuduhan tersebut dan Joe Biden menyebut tuduhan tersebut adalah palsu.

Putin mengatakan Rusia akan bekerja dengan setiap pemimpin AS, sambil mencatat apa yang dia sebut sebagai “retorika tajam anti-Rusia” dari Joe Biden. Pemimpin Rusia tersebut sempat memuji Trump di masa lalu karena Trump menginginkan hubungan yang lebih baik antara Washington dengan Moskwa.

Putin tampak kurang ramah terhadap Trump dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi Pemerintah Rusia pada Minggu tersebut. Para analis berpendapat bahwa langkah Putin tersebut merupakan upaya untuk mencoba menjilat kubu Biden.

Pasalnya, Putin sempat-sempatnya meluangkan waktu untuk menangkis serangan Trump yang ditujukan terhadap Biden, di mana serangan tersebut adalah masalah dalam negeri AS.

“Ya, di Ukraina dia ( Hunter Biden) memiliki atau mungkin masih memiliki bisnis, saya tidak tahu. Itu bukan urusan kami. Ini menyangkut AS dan Ukraina,” kata Putin. 

“Tapi ya dia punya setidaknya satu perusahaan, yang secara praktis dia pimpin, dan menilai dari semua yang dia hasilkan dengan baik. Saya tidak melihat ada yang kriminal tentang ini, setidaknya kita tidak tahu apa-apa tentang ini (menjadi kriminal),” kata Putin.

Putin juga bereaksi dengan kejengkelan ketika ditanya tentang komentar yang dibuat Trump tentang hubungan Putin dengan mantan walikota Moskwa, dan dugaan pembayaran yang dilakukan kepada Hunter Biden oleh janda mantan walikota.

Putin mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang keberadaan hubungan komersial antara Hunter Biden dan wanita itu. Joe Biden mengatakan tuduhan tentang putranya tidak benar.

Sejumlah badan intelijen AS menyimpulkan bahwa Rusia berusaha ikut campur dalam pemilu AS 2016 untuk mendukung Trump, sebuah tuduhan yang dibantah Moskwa. Rusialga menepis tuduhan badan intelijen AS bahwa Moskwa mencoba ikut campur dalam pemilu tahun ini juga.

Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di Abu Dhabi, UEA

Presiden Joko Widodo Jadi Nama Jalan di Abu Dhabi, UEA

Sahmitra — Nama Presiden Indonesia Joko Widodo dijadikan nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Peresmian nama jalan itu berlangsung hari Senin.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dalam keterangan di Facebook mengatakan upacara peresmian jalan Presiden Joko Widodo atau President Joko Widodo Street berlangsung pukul 16.45 waktu setempat.

Peresmian dilakukan anggota sekaligus Chairman of Abu Dhabi Executive Office Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Penamaan jalan Presiden Joko Widodo ini menunjukkan hubungan bilateral kedua negara yang semakin hangat.

Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA, Husin Bagis, menghadiri upacara tersebut. Dubes Husin Bagis berharap penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi semakin memperkokoh dan meningkatkan sisi positif hubungan bilateral Indonesia-*abisUEA.

Penamaan jalan tersebut juga merupakan wujud penghormatan Pemerintah UEA kepada Presiden Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral kedua negara.

Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama yang membelah Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor perwakilan diplomatik.

Nama jalan Presiden Joko Widodo menggantikan Al Ma’arid Street. Jalan tersebut menghubungkan Jalan Rabdan dengan Tunb Al Kubra.

Bukan sekali ini tokoh Indonesia dijadikan nama jalan di luar negeri. Di Rabata, Maroko, terdapat Jalan Soekarno, nama presiden pertama Indonesia. Di Amsterdam, Belanda, terdapat Jalan Raden Adjeng Kartini, nama pahlawan nasional yang juga tokoh emansipasi perempuan.

Sebuah pesta pernikahan di pedesaan Maine, Amerika Serikat ( AS), berujung maut setelah menjadi superspreader virus corona yang menyebabkan 7 orang tewas dan 177 lainnya terinfeksi.

Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Sahmitra — Sebuah pesta pernikahan di pedesaan Maine, Amerika Serikat ( AS), berujung maut setelah menjadi superspreader virus corona yang menyebabkan 7 orang tewas dan 177 lainnya terinfeksi.

Pernikahan pada awal Agustus itu dihadiri 65 orang, melanggar batas resmi 50 orang yang diizinkan berkumpul di sebuah pertemuan. Seremoni di gereja dilanjutkan dengan resepsi di Big Moose Inn, keduanya berlokasi di Millinocket kota kecil di AS yang hanya berpopulasi 4.000 penduduk.

Sepuluh hari kemudian 24 orang yang terkait dengan pernikahan itu dinyatakan positif Covid-19, lalu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Maine membuka penyelidikan.

Direktur lokal CDC Nirav Shah pada Kamis (17/9/2020) mengungkap jumlah korban terbaru di acara tersebut, menambahkan bahwa 7 orang yang meninggal tidak menghadiri pernikahan itu.

Pelacak kontak lalu menghubungkan pernikahan itu dengan beberapa hotspots virus corona di seluruh negara bagian AS, termasuk lebih dari 80 kasus di penjara yang berjarak 370 kilometer, yang salah satu penjaganya datang ke pernikahan.

Dugaan 10 kasus lainnya ditemukan di sebuah gereja Baptis di daerah yang sama, sementara 39 kasus dan 6 kematian ditemukan di panti jompo sejauh 160 km dari Millinocket.

“Ketika kami mendengar tentang wabah… semua orang benar-benar berlindung,” kata Cody McEwen kepala dewan kota.

“Begitu wabah itu menyebar, kami menutup kota lagi,” sambungnya dikutip dari AFP.

Bukan kasus pertama

Beberapa warga geram pada penyelenggara acara, termasuk kedai minum yang lisensinya ditangguhkan sementara.

“Saya rasa mereka tidak harus mengadakan pernikahan. Saya pikir itu seharusnya dibatasi seperti yang diwajibkan,” ucap Nina Obrikis anggota gereja Baptis tempat seremoni diadakan.

“Kita tidak bisa ke mana-mana atau melakukan apa pun,” keluhnya.

Gubernur Maine Janet Mills pada Kamis (17/9/2020) mengeluarkan peringatan kepada 1,3 juta penduduk negara bagian tersebut. Gejolak seperti itu “terancam merusak kemajuan yang kami dapat dengan cepat.”

” Covid-19 tidak berada di sisi lain pagar, itu di halaman kami,” terangnya beranalogi.

 Sejak dimulainya pandemi awal tahun ini, kasus-kasus superspreader banyak dilaporkan di seluruh dunia. Pertama di AS adalah konferensi bioteknologi di Boston pada Februari yang dihadiri sekitat 175 orang, dan pemakaman di Georgia yang membuat lebih dari 100 orang tertular.

Kemudian dalam beberapa pekan terakhir kelompok infeksi seperti itu muncul di kampus-kampus, yang membuat mahasiswa kembali dipulangkan. Universitas Oneonta di utara negara bagian New York misalnya, memiliki lebih dari 670 kasus Covid-19 dalam sebulan.

Kebakaran California Meluas, 312 Ribu Hektare Lahan Hangus

Sahmitra.com — Kebakaran di California, Amerika Serikat yang dimulai sejak sepekan lalu terus meluas hingga menghanguskan sekitar 312 ribu hektare hutan dan lahan.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan pada Jumat (21/8) bahwa sebagian besar kebakaran terjadi di daerah tidak berpenghuni.

Meski begitu setelah satu minggu, kebakaran terbesar ke-10 dalam sejarah negara bagian itu baru dapat diatasi tujuh persen. Pihak berwenang mengatakan setidaknya ada lima kematian yang dikaitkan dengan kebakaran kali ini.

Petugas pemadam kebakaran menyebut 12 ribu sambaran petir telah menyulut sebanyak 560 kebakaran, yang diperparah dengan suhu tinggi di musim panas.

Sementara itu, sebanyak 119 ribu orang telah dievakuasi. Namun proses evakuasi juga terhambat, karena banyak warga yang ragu untuk tinggal di pusat evakuasi karena ancaman virus corona.

Beberapa warga di Sant Mateo dan Santa Cruz, karenanya, terlihat memilih untuk tidur di trailer di tempat parkir atau di sepanjang pantai.

Wisatawan yang datang ke wilayah itu juga diminta untuk pergi agar lebih banyak akomodasi untuk warga yang terdampak kebakaran.

Di sisi lain, koordinasi antara Newsom dan Presiden AS Donald Trump tetap berjalan meski keduanya memiliki catatan hubungan buruk di masa lalu.

Pada Konvensi Nasional Demokrat misalnya, Newsom menyebut Trump akan menarik dana dari negara bagian itu karena kebakaran yang diakibatkan pengelolaan hutan yang buruk.

“Tidak ada satu pun panggilan telepon saya kepada presiden yang tidak segera dia respons, dan hampir di setiap kesempatan ia menanggapinya dengan baik, terkait dengan kebakaran hutan ini. Dia mungkin membuat pernyataan di depan umum, tetapi hubungan kerja secara pribadi sangat efektif,” kata Newsom, seperti dikutip AFP.

Bocoran Rekaman Kakak Donald Trump, Sang Adik Disebut Kejam

SaKakak Presiden AS Donald Trump, Maryanne Trump (Barry), menyebut bahwa sang adik kejam. Hal itu ia ungkapkan dalam percakapan bersama keponakannya, Mary Trump, yang secara diam-diam direkam.

Rekaman dan transkrip percakapan selama 15 jam pada 2018 dan 2019 diketahui setelah diperoleh Washington Post dari Mary. Diketahui, Mary kerap mengkritik Trump dan menyatakan dukungan pada Joe Biden dalam Pilpres Amerika Serikat (AS).

Dalam rekaman tersebut, Barry mengatakan bahwa Donald seorang pembohong. Selama ini, Barry belum pernah membicarakan perselisihan dengan Trump, namun rekaman ini justru mengungkap keretakan hubungan mereka dimulai pada 1980.

Kala itu, Barry yang bekerja sebagai jaksa wilayah New Jersey merasa dimanfaatkan oleh Trump. Ia mengklaim Trump kerap mengambil kesempatan untuk mendapatkan pengakuan atas kesuksesannya.

“Semua itu kepalsuan. Itu kepalsuan dan kekejaman. Donald itu kejam,” kata Barry kepada Mary berdasarkan transkrip dan rekaman, pada Minggu (23/8).

Hal lain yang juga menjadi perhatian dalam rekaman tersebut adalah ketika Trump membayar seseorang untuk mengikuti tes SAT.

Tuduhan ini juga terdapat dalam buku yang ditulis Mary bertajuk Too Much and Never Enough: How My Family Created The World’s Most Dangerous Man.

“Dia pergi ke Fordham selama satu tahun (sebenarnya dua tahun) dan kemudian dia masuk ke Universitas Pennsylvania karena meminta seseorang untuk mengikuti ujian,” kata Barry.

Mary membalas, “Tidak mungkin! dia meminta seseorang untuk mengikuti ujian masuk (universitas)?.”

Barry menjawab, “SAT atau apa pun itu.. Itulah yang saya yakini. Bahkan saya ingat namanya, orang itu adalah Joe Shapiro.”

The Post juga menuliskan bahwa Mary pernah mengatakan bukan Joe Shapiro yang datang ke Universitas Pennsylvania bersama Trump. Sampai saat ini orang tersebut belum muncul.

Juru bicara Mary, Chris Bastardi, mengatakan bahwa ia mulai merekam percakapan dengan Barry pada 2018. Hal itu dilakukan setelah anggota keluarga berbohong mengenai nilai harta keluarga dua dekade sebelumnya saat perdebatan hukum soal warisan, yang mana Mary mendapat jauh lebih sedikit dari yang diharapkan.

“Mary menyadari anggota keluarganya berbohong dalam pernyataan sebelumnya. Sebagai antisipasi hal yang berkaitan dengan penyelesaian perkara, ia merasa perlu untuk merekam percakapan demi melindungi diri,” kata Bastardi.

Kemudian pada Sabtu (22/8) malam kemarin, Gedung Putih merilis pernyataan Trump. Namun, dalam pernyataan itu Trump tidak menyinggung pembahasan dalam rekaman percakapan secara spesifik.

“Saya rindu saudara saya, dan saya akan terus bekerja keras untuk rakyat AS. Tidak semua orang setuju, tapi hasilnya jelas. Negara kita akan segera menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” kata Trump merujuk saudaranya yang meninggal awal bulan ini, Robert Trump.

Pada Juli lalu, sebelum buku yang ditulis Mary dirilis, Gedung Putih membantah tuduhan Trump membayar orang untuk mengikuti SAT. Menurutnya, tuduhan itu sangat salah dan tidak masuk akal.

Rekaman percakapan sendiri dirilis setelah Konvensi Nasional Demokrat, di mana Demokrat dan sejumlah tokoh Republik fokus melakukan pembingkaian karakter dan moral pada Pilpres 2020.

Mereka ingin menampilkan Trump sebagai orang yang tak layak menjadi presiden, sedangkan Biden ditampilkan lebih baik.

Diduga Stres Terjebak di Thailand, Turis Ukraina Bunuh Diri

Diduga Stres Terjebak di Thailand, Turis Ukraina Bunuh Diri

Sahmitra.com — Seorang wisatawan asal Ukraina, Tomak Myokola (49), dilaporkan tewas bunuh diri di Surat Thani, Thailand, karena diduga frustasi tidak bisa kembali ke negaranya akibat pembatasan penerbangan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Seperti dilansir AsiaOne, Selasa (04/08/2020), insiden itu terjadi pada 30 Juli lalu. Myokola dilaporkan bunuh diri dengan cara melompat dari atap sebuah bangunan hotel yang tidak digunakan.

Menurut kepolisian setempat, mereka menemukan sebuah tas ransel berwarna cokelat, sebuah jaket berwarga abu-abu dan dua kaleng bir yang sudah kosong di atap bangunan itu.

Di dalam tas itu polisi menemukan kunci kamar hotel, sebungkus saus dan kunci sepeda motor.

Polisi menduga Myokola stres akibat tidak bisa pulang ke Ukraina. Sebelum terjun dia diduga menenggak dua kaleng bir.

Menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, kasus positif virus corona di Thailand sampai saat ini tercatat mencapai 3.321 orang. Dari jumlah itu sebanyak 3.142 orang dinyatakan sembuh dan 58 pasien meninggal.

Thailand juga perlahan melonggarkan pembatasan kegiatan, tetapi masih memperketat kedatangan dari luar negeri.