China Hancurkan Bendungan demi Cegah Banjir Besar

sahmitra.com — Pemerintah China memutuskan menghancurkan sebuah bendungan di provinsi Anhui pada Senin (20/7) kemarin untuk menurunkan ketinggian air sungai dan menghindari banjir.

Seperti dilansir AFP, pada Selasa (21/07/2020), bendungan sungai Chu terpaksa dihancurkan karena ketinggian air sudah melebihi batas maksimal dan bisa menyebabkan banjir lebih luas. Sebelum proses penghancuran, pemerintah setempat terlebih dulu melakukan evakuasi penduduk.

“Akibat arus dari hulu yang sangat deras, ketinggian air sungai Chu yang merupakan anak sungai Yangtze, berubah dari tenang menjadi deras,” demikian isi laporan media massa China, Global Times.

Menurut Global Times, dengan menghancurkan bendungan itu diharapkan bisa menurunkan ketinggian air sungai sebanyak 70 sentimeter. Air dari bendungan itu lantas dialirkan ke dua saluran alternatif yang sudah disediakan.

Curah hujan yang tinggi di China sejak awal Juli membuat sejumlah sungai dan danau meluap menyebabkan banjir. Dilaporkan sampai saat ini ada 144 penduduk yang meninggal atau hilang akibat banjir.

Di provinsi Anhui dilaporkan ada 35 sungai dan danau yang meluap, termasuk sungai Yangtze dan Huaihe. Seperti dilaporkan kantor berita Xinhua, sepanjang akhir pekan Bendungan Tiga Ngarai juga terpaksa melepaskan air yang ditampung karena ketinggiannya terus meningkat.

Dilaporkan curah hujan di China pada Juli ini adalah yang tertinggi dalam hampir enam dasawarsa. Sebanyak 24 juta penduduk di sepanjang aliran sungai Yangtze dilaporkan terdampak banjir.