Fakta-fakta sungai Aare di Swiss, tempat peristirahatan terakhir putra Gubernur JaBar, Ridwan Kamil

SAHMITRA – Sungai Aare di kota Bern Swiss belakangan ini menjadi bahan pembicaraan banyak netizen Indonesia lantaran menjadi lokasi hilangnya Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang merupakan putra dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang sering dipanggil dengan sapaan akrab Kang Emil.

Eril dinyatakan hilang pada hari Kamis (26/5/2022) pukul 10.00 waktu Swiss saat sedang berenang di sungai Aare. Saat itu Eril bersama adiknya Zara dan seorang temannya. Sungai Aare merupakan salah satu destinasi liburan populer di kalangan wisatawan dan kerap digunakan untuk berenang terutama saat musim panas. Dengan segala metode Tim SAR Swiss dikerahkan untuk menemukan Eril sejak hari Kamis naas tersebut, namun hingga ini belum juga ditemukan. Akhirnya Jumat (3/6/2022) Keluarga Ridwan Kamil meyakini Eril telah meninggal dan mengajak warga melaksanakan sholat ghaib.

Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai sungai Aare di Bern, Swiss.

  1. Sungai terpanjang di Swiss

Dengan panjang 288 kilometer, Aare adalah sungai terpanjang di Swiss. Sepanjang rutenya, sungai ini melalui banyak desa dan kota dengan berbagai lanskap yang mengesankan.

  1. Warisan budaya Swiss

Sejak 2017, berenang di sungai Aare telah masuk dalam daftar tradisi hidup UNESCO. Kantor Kebudayaan Federal Swiss memutuskan kegiatan mana yang diklasifikasikan sebagai “tradisi hidup”. Daftar tersebut mencerminkan keragaman budaya Swiss dan telah secara aktif dipertahankan sejak 2012.

  1. Kualitas air luar biasa

Jika Anda secara tidak sengaja menelan air saat berenang di sungai Aare, Anda tidak perlu khawatir karena sungai Aare memiliki kualitas air yang sangat baik. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sampel air, yang menempatkan sungai Aare dalam kategori “kualitas sangat baik” UE pada tahun 2016.

  1. Suhu sungai Aare

Pada 4 Agustus 2018, Sungai Aare memecahkan rekornya sendiri. Pasalnya, saat itu suhu air di sana naik di atas rekor sebelumnya 23,5 °C dan merupakan level tertinggi sejak 1970.

Pada 14 September 2016, suhu Sungai Aare telah mencapai 20°C, yang merupakan suhu hangat terpanjang di tahun 2016. Sedikit mundur, pada tahun 2007, suhu air Sungai Aare tidak pernah naik di atas 18,63°C, yang berarti berenang di sungai sangat menyegarkan tahun itu.

Konon, suhu air dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti suhu udara, laju pelepasan, intensitas sinar matahari, dan angin di atas Danau Thun. Pengukuran suhu ini dilakukan oleh BAFU (Federal Office for the Environment).

  1. Rekor dunia Rafting

Tidak hanya digunakan untuk berenang, pada tahun 2012, sungai Aare dipenuhi oleh 1.268 orang secara bersamaan mengarungi sungai Aare dengan perahu karet, dari Kiesen ke Eichholz. Jumlah total peserta melebihi rekor tahun sebelumnya yaitu 54 orang.

  1. “Zibeleschwümme”

Sejak 1986, SLRG (Swiss Lifesaving Society) telah menyelenggarakan “Zibeleschwümme” (Renang Bawang) tradisional pada hari Minggu keempat bulan November. Acara tradisional ini melibatkan sekitar 100 perenang berpakaian warna-warni berenang di suhu air di sungai Aare yang sedingin es mencapai maksimum 6 °C. Setelah berenang , para perenang menghangatkan diri dengan teh panas dan sup.

  1. Penggerak kereta gantung Marzilibhan

Dengan panjang hanya 105 meter, “Marzilibhan” adalah kereta api kabel umum terpendek di Swiss. Diluncurkan pada tahun 1885, dan ditenagai oleh air sampai tahun 1973. Di stasiun puncak, satu tangki di bawah kabin diisi dengan air dari aliran kota. Karena beratnya, kereta yang menuju ke bawah menarik kereta yang menunggu di bawah, bersama dengan penumpangnya. Saat ini, listrik menggerakkan kereta gantung hingga ketinggian 31 meter.