Menteri Iran Terinfeksi Virus Corona

sahmitra.com – Yang di adakan konferensi pers pada 24 Februari 2020 menunjukkan juru bicara pemerintah Ali Rabiei (sebelah kanan) dan Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi.

Sehari setelah pers berakhir, Harirchi mengumumkan dia yang terkena virus corona, dia berkeringat dan terlihat sangat tidak nyaman. Iraj Harirchi sebagai wakil menteri kesehatan serta kepala satuan dalam suatu organisasi untuk memberantas penyebaran virus corona asal China.

Dia berjanji bahwa pemerintah Iran akan berjuang melawan Covid-19 dan bisa dikendalikan. Ada juga seorang anggota parlemen asal Teheran, terkena virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu. Rival Arab Saudi dan Israel di Timur Tengah ini telah melaporkan 16 korban meninggal dan 95 orang yang terinfeksi corona.

LIHAT JUGA :

“Rumah Kentang” : Bandung,Indonesia

Jumlah yang semakin meningkat membuat Iran menjadi negara kematian tertinggi di luar China, sejak wabah yang muncul Desember 2019. Teheran dengan tegas membantah klaim bahwa ada 50 orang korban yang meninggal di kota Suci Qom, yang dibantah oleh Ahmad Amirabadi Farahani.

Ahmad yang merupakan seorang politisi berasal dari kota Suci Syiah, dan juga merupakan penyebaran virus yang diyakini dari Pasar Seafood Huanan. Kepala Universitas Sains Medis Qom, mengungkapkan kekhawatiran jika virus tersebut menyebar ke seluruh kota. Dia menuturkan fakta bahwa pemerintah pusat melarang dirinya untuk membagikan informasi tentang virus corona.

Dalam berpidato, Presiden Hassan Rouhani yang mencoba meyakini publik bahwa mereka akan memerangi dan mengalahkan Covid-19.