Mesir Temukan Peti Mati Kuno Lagi, Diklaim Temuan Terbesar 2021

Sahmitra — Mesir kembali mengumumkan penemuan “harta karun” di makam kuno di Saqqara, Mesir, pada Sabtu (16/1/2021). Pengumuman itu disampaikan oleh Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Mesir sebagaimana dilansir dari CGTN.

Temuan itu didapatkan oleh tim arekolog yang dipimpin oleh ahli Mesir Kuno Zahi Hawass setelah melakukan penelitian di situs itu.  Temuan itu juga diklaim sebagai temuan terbesar pada 2021.

Kementerian tersebut mengatakan, pihaknya menemukan lebih dari 50 peti mati kuno alias sarkofagus yang terbuat dari kayu.

Mereka juga menemukan kuil pemakaman kuno di situs tersebut.  Ke-50 sarkofagus kayu tersebut ditemukan di 52 lubang pemakaman dengan kedalaman yang bervariasi antara 10 meter hingga 12 meter.

Hawass yang mengatakan bahwa kuil pemakaman Ratu Naert, istri Raja Teti, dan tiga gudang yang terbuat dari batu bata juga ditemukan di situs tersebut.

Saqqara merupakan wilayah yang terdapat lebih dari 12 piramida, biara kuno, dan situs pemakaman hewan.

Kota tersebut dianggap sebagai kompleks makam kuno yang luas di dekat Ibu Kota Mesir kuno, Memphis, dan merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Tahun lalu, Mesir juga mengumumkan penemuan lebih dari 100 sarkofagus dalam keadaan utuh dan dianggap sebagai temuan terbesar sepanjang 2020.

Sarkofagus tersebut ditemukan di samping patung dewa zaman Mesir kuno. Temuan itu diyakini berasal dari lebih dari 2.500 tahun dari Periode Akhir dan periode Ptolemeus Mesir kuno.

Ketika mengumumkan temuan sarkofagus pada 2020, Menteri Purbakala dan Pariwisata Mesir Khaled al-Anani meramalkan bahwa Saqqara belum mengungkap semua isinya.

Dan ramalan itu terbukti di tahun ini dengan ditemukannya lebih dari 50 sarkofagus kayu dan sejumlah temuan lainnya.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, Hawass mengatakan bahwa temuan terbaru itu dapat memberikan penjelasan baru tentang sejarah Saqqara selama Kerajaan Baru.

Kerajaan Baru di Mesir kuno diperkirakan eksis antara abad ke-16 sebelum Masehi (SM) hingga abad ke-11 SM.

Penemuan itu dilakukan di dekat piramida tempat Raja Teti, firaun pertama dari Dinasti Keenam Kerajaan Lama, dimakamkan.

Mesir berharap temuan arkeologi itu juga akan memacu pariwisata, sektor yang telah mengalami banyak guncangan, dari revolusi Mesir pada 2011 hingga pandemi virus corona saat ini.

Selain itu, pihak berwenang di Mesir mengatakan, mereka berharap dapat meresmikan museum terbaru mereka, Museum Agung Mesir, di dataran tinggi Giza, tempat Piramida Giza yang terkenal.