Casino88 Online Slot99 Sbobet Slot Sbobet888 Joker1888 88bet Slot39 7mmbet Slot388 Joker138 Joker888

Berita Menarik Dan Unik Dari Dalam Dan Luar Negeri

BeritaMancanegara

Nenek berusia 100 tahun pengidap demensia dipenggal oleh cucu sendiri

SAHMITRA – Pria German berusia 37 tahun menjadi tersangka pembunuhan seorang perempuan berusia 100 tahun yang merupakan neneknya sendiri yang menderita demensia. Mayat sang nenek yang terpenggal diatas kursi rodanya ditemukan di dalam sebuah apartemen di kota Jerman.

Amalie G, seorang pensiunan petani, ditemukan tewas dipenggal oleh Arhur B, cucunya yang pengangguran dengan menggunakan kapak. Artur ditangkap setelah menelepon polisi untuk mengakui perbuatannya. Amalie dipukul sebanyak 16 kali dengan kapak. Dia berusaha menyelamatkan dirinya dengan menggunakan penyedot debu tanpa kabel namun meninggal ketika serangan yang diluncurkan cucunya itu melukai sumsum tulang belakangnya.

Setelah ditangkap, Artur mengklaim bahwa dia merasa kewalahan merawat neneknya yang menderita demensia. Namun menurut keterangan kerabatnya, Amalie sering mengeluh bahwa Arthur telah mencuri darinya. Anggota keluarga juga mengatakan bahwa Arthur seringkali menganggur dan punya banyak masalah keuangan. Oleh sebab itu banyak anggota keluarga yang sengaja menjaga jarak darinya.

Keterangan keluarga Amalie didukung oleh tetangga terdekatnya yang mengatakan bahwa Amalie berkata Arthur pernah berusaha masuk ke apartemennya melalui balkon untuk mencuri uang. Artur menjaga neneknya secara berkala tetapi mereka sering bertengkar dengan suara keras yang dapat terdengar oleh tetangga. Sempat beredar spekulasi, tragedi tersebut merupakan puncak dari pertikaian soal uang yang berujung pada pertengkaran dan berakhir dengan pembunuhan.

Artur yang ternyata memiliki masalah psikologis dikatakan menelepon polisi untuk mengatakan dia telah memenggal kepala neneknya dan petugas menemukan kapak di TKP. Jaksa penuntut umum menyebut Artur B tidak memiliki catatan kriminal. Pria tersebut diketahui polisi hanya karena kejahatan ringan dan tidak ada satupun catatan tindakan kekerasan.