Casino88 Online Slot99 Sbobet Slot Sbobet888 Joker1888 88bet Slot39 7mmbet Slot388 Joker138 Joker888

Para pencuri toilet emas pada tahun 2019 lalu akhirnya didakwa

SAHMITRA – Kempat pria yang diduga mencuri toilet berlapis emas 18 karat seharga $ 5.950 juta yang berada di istana Belenheim, Britania Raya pada tahun 2019 akhirnya dibawa ke pengadilan pada 6 November 2023. Mereka, yang berusia 35-39 tahun, dituduh melakukan perampokan dan konspirasi untuk mentransfer properti kriminal.

Toilet emas tesebut adalah sebuah karya seni berjudul “Amerika” ciptaan seniman konseptual asal Italia Maurizio Cattelan. Calttelan mengatakan karya seninya itu dimaksudkan sebagai sindiran tajam tentang kesenjangan berlebihan antara si kaya dan si miskin. “Amerika” adalah bagian dari instalasi seni di Istana Blenheim, dekat kota Oxford.

Toilet emas tersebut pertama kali dipasang pada tahun 2016 dan berfungsi penuh dan tersedia bagi para tamu di Istana Blenheim dan Museum Guggenheim. Sebelum dicuri, pengunjung dapat melakukan reservasi untuk menggunakannya selama tiga menit. Museum Guggenheim mencatat lebih dari 100.000 orang mengantri untuk menggunakan toilet tersebut.

Pada 14 September 2019 toilet emas itu dicuri sekitar pukul 5 pagi waktu setempat. Kepolisian Inggris menangkap tujuh orang yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian karya seni berharga tersebut. Dalam kurun waktu empat tahun sejak toilet berlapis emas 18 karat itu dicuri, keberadaan toilet itu tidak pernah diketahui. Pada tahun 2021, Polisi Lembah Thames, pasukan yang menyelidiki pencurian tersebut, menyatakan bahwa untuk menemukan toilet itu adalah sebuah  “tantangan”. Mereka bahkan yakin toilet emas itu sudah dilebur. Bahkan ada spekulasi yang beredar bahwa Cattelan lah yang telah mencuri toilet tersebut dan menyembunyikanya di lokasi yang dirahasiakan, namun Cattelan dengan keras membantah klaim tersebut.

Dari tujuh pria yang ditangkap, akhirnya hanya empat pria yang dibawa ke pengadilan. Mereka adalah James Sheen, 39, dan Michael Jones, 38, masing-masing didakwa dengan satu dakwaan perampokan, sementara Fred Doe, 35, dan Bora Guccuk 39, masing-masing didakwa dengan satu dakwaan konspirasi untuk mentransfer properti kriminal. Keempat pria tersebut dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Oxford pada 28 November.