Pasutri Bulan Madu Kelihatan Telanjang dari Luar, Hotel Bintang 5 Dipolisikan

Sahmitra — Sepasang suami istri yang sedang berbulan madu mengadukan sebuah hotel bintang 5 ke polisi, karena menganggap kaca saunanya tembus pandang bisa dilihat dari luar.

Hotel bintang 5 itu adalah Grand Josun Jeju di resor Jeju, Korea Selatan. Selain bagian dalam sauna, bilik shower juga disebut pasutri itu bisa dilihat dari luar.

Polisi setempat pada Rabu (17/2/2021) mengatakan, mereka menerima pengaduan tanggal 13 Februari. Korea Times mewartakan, hotel yang terletak di Kompleks Wisata Jungmun di Pulau Jeju itu dibuka pada 8 Januari.

Insiden itu menjadi viral usai seorang pria membuat utas online bahwa dia dan istrinya yang menginap untuk bulan madu, mendapati sauna yang berada di lantai dua tidak seprivat yang mereka tahu.

Klaim pasutri itu sempat dibantah oleh pihak hotel yang menyatakan, sudah melapisi jendela dengan kaca film sehingga bisa melihat pemandangan tanpa terlihat dari luar pada siang hari. Pasutri itu juga menuding hotel menurunkan kaca filmya saat malam tiba.

“Saat jalan-jalan di sekitar hotel pada hari terakhir kami menginap, kami menemukan interiornya terlihat dari luar.”

“Kami bahkan bisa melihat tulisan termometer di dalam sauna,” tulis pria yang tak disebut namanya itu.

“Ada sejumlah tamu lain yang menggunakan fasilitas itu termasuk anak-anak,” lanjutnya.

Pihak hotel menjelaskan bahwa stafnya tidak membuka tirai karena kesalahan, tetapi pria itu menyebutnya sebagai alasan mengada-ada. Si suami lalu menuduh hotel berbohong tentang kaca film, karena dia dan istrinya tidak menemukannya di jendela bilik shower dan kamar mandi.

“Saya dan istri sekarang menjalani psikoterapi karena kami sangat terkejut setelah menyadari kami mandi di kamar mandi yang terlihat dari luar.”

Perseteruan memanas setelah hotel turut melaporkan pasutri itu ke polisi dengan alasan mengganggu bisnis, dan pasutri tadi menyebut hotel tidak memberitahu tamu lain tentang kejadian tersebut. Namun setelah ketegangan memuncak, pihak hotel mengakui ada kesalahan saat operasional.

“Selama ini kami menggunakan tirai secara fleksibel sesuai waktu dan cuaca, tetapi (terkait kejadian tadi) kami telah mengubah kebijakan menurunkan tirai kapan pun,” kata seorang direksi di Josun Hotels & Resorts, Selasa (16/2/2021).

Ia menambahkan, penyelidikannya bekerja sama dengan polisi belum menemukan kerusakan apa pun.