Pria Ini Palsukan Penculikannya Sebagai Alasan Tidak Pergi Bekerja

Sahmitra — Seorang pria di Amerika Serikat ( AS) berusaha meliburkan diri dari pekerjaannya dengan memalsukan penculikannya sendiri.

Pria bernama Brandon Soules (19) tersebut bahkan sampai mengikat pergelangan tangannya, menyumbat mulutnya, dan mengarang cerita mengenai uang dalam jumlah besar di gurun.

Polisi awalnya menerima laporan via telepon tentang seorang pria yang terluka di daerah dekat rel kereta api di Coolidge, Arizona, AS, pada 10 Februari.

Penelepon itu melaporkan bahwa pria itu hilang kesadaran. Sesampainya di lokasi, Polisi awalnya menemukan Soules dalam keadaan terikat dan dengan mulut tersumbat.

Sebuah foto dari Departemen Kepolisian Coolidge menunjukkan seorang pria dengan kondisi tangan terikat saat berbaring miring di tanah. Soules dibawa ke rumah sakit untuk dia dievaluasi dan diwawancarai oleh polisi sebagaimana dilansir New York Times.

Soules mengatakan kepada polisi bahwa ketika dia pulang bekerja, tiba-tiba saja ada dua pria bertopeng menculiknya di dekat kendaraannya dan memukul bagian belakang kepalanya lalu membuatnya pingsan.

Orang-orang itu, menurut Soules, membawanya dengan kendaraan sebelum mereka meninggalkannya begitu saja.

Menurut Departemen Kepolisian Coolidge, dia memberi tahu penyelidik bahwa dia telah diculik karena ayahnya menyembunyikan sejumlah besar uang di gurun.

Selama berhari-hari, para detektif mencoba menyelidiki kasus tersebut termasuk meninjau video pengawasan di daerah tersebut dan mewawancarai orang-orang yang Soules sebutkan.

Catatan rumah sakit menunjukkan bahwa Soules tidak mengalami gegar otak atau cedera di kepalanya. Akhirnya, dan setelah berulang kali mengonfrontasi Soules, para detektif menyimpulkan bahwa Soules mengarang ceritanya.

Mereka juga memutuskan bahwa cerita mengenai uang dalam jumlah besar itu juga palsu. Setelah itu, Soules ditangkap pada 17 Februari dan mengaku telah mengarang cerita penculikan.

Dia ditangkap atas tuduhan pelaporan palsu kepada penegak hukum. Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa Soules mengarang ceritanya demi bisa meliburkan diri dari pekerjaannya di toko ban.

Soules bekerja di toko ban bernama Tire Factory di mana dia memasang ban dan berkendara di sekitar area tersebut untuk mengambil suku cadang untuk toko tersebut, kata polisi.

Seorang manajer toko menolak berkomentar tentang penangkapan tersebut. Menurut profil Facebook Soules, dia tidak lagi bekerja di sana.