Pria paling jorok sedunia meninggal dunia sebulan setelah akhirnya memutuskan untuk mandi

SAHMITRA – Amou Haji dari Dejgah, Iran yang pernah disebut-sebut sebagai pria paling kotor sedunia karena tidak pernah mandi selama hampir 70 tahun, pada bulan Oktober 2022 meninggal dunia di usianya ke-94 tahun. Menurut kabar yang beredar, dia meninggal tidak lama atau tepatnya satu bulan setelah beberapa orang berhasil meyakinkannya untuk mandi dengan mengatakan padanya bahwa kondisinya dapat mengakibatkan nasib buruk atau membuatnya kehilangan nyawanya.

Selain tidak pernah mandi sejak tahun 1950an, Haji juga dikenal akan gaya hidupnya yang jauh dari kata higienis. Seperti, menu makanannya pada umumnya adalah roadkill mentah. Roadkill adalah sebutan untuk binatang yang mati terlindas kendaraan. Dia pernah mengatakan bahwa makanan yang paling dia sukai adalah daging landak busuk. Dia juga minum dari genangan air dan hobinya adalah merokok dari pipa yang berisikan kotoran hewan kering.

Bukan berarti Haji tidak memiliki akses ke makanan yang bersih dan sehat, dia hanya tidak menyukai mereka. Buktinya, dia akan marah setiap ada warga yang datang membawakannya masakan rumahan dan air bersih. Dan beberapa orang juga sering membagikan rokok padanya. Tapi dia hanya akan menghisap rokok tersebut apabila dia kehabisan atau tidak dapat menemukan kotoran hewan kering disekitarnya.

Ajaibnya, untuk seseorang yang tidak pernah mandi selama hampir 70 tahun, Haji ternyata sehat-sehat saja sepanjang hidupnya. Seorang profesor parasitologi dari sekolah kesehatan masyarakat di Teheran bernama Dr. Gholamreza Mowlavi pernah melakukan beberapa tes pada Haji untuk mengetahui apakah dia memiliki penyakit yang perlu diobati. Hasilnya? Setelah menguji segala sesuatu mulai dari hepatitis hingga AIDS, Mowlavi menyimpulkan bahwa Haji dalam keadaan sehat. Faktanya, dia hanya menderita satu penyakit, yakni trichinosis, infeksi parasit yang disebabkan oleh makan daging mentah atau setengah matang. Hasil tes Haji tampaknya tidak menunjukkan gejala yang mengancam jiwa. Dr. Mowlavi juga mencatat bahwa Haji kemungkinan memiliki sistem kekebalan yang sangat kuat, yang membuatnya mampu bertahan hidup hingga 94 tahun, meski dengan gaya hidupnya yang sedemikian rupa.

Penyebab kematian Haji dengan cepat menjadi bahan perdebatan di media sosial, pasalnya Haji meninggal tidak lama setelah dia menyerah dan akhirnya mau mandi setelah diyakinkan oleh orang-orang. Sebelumnya sudah dua kali orang-orang berupaya untuk membuatnya mandi. Pada satu kesempatan, sekelompok pemuda setempat mencoba membawanya untuk mandi tetapi dia melarikan diri, dan pada kesempatan kedua orang-orang dari desa memasukkannya ke dalam mobil untuk mengantarnya ke sungai, tetapi dia membuka pintu dan melarikan diri.

Beberapa orang percaya bahwa Haji takut air, ada beberapa yang mengatakan bahwa Haji mengalami trauma berat dan memutuskan untuk hidup terisolasi karena pernah ditolak cintanya oleh seorang gadis di masa remajanya. Sementara beberapa yang lain percaya bahwa Haji memiliki kepercayaan bahwa kebersihan menyebabkan penyakit dan menghindari mandi adalah alasan dia berhasil hidup sampai usia 94 tahun tanpa masalah kesehatan yang berarti.