Sampo Kutu Terbakar, Remaja 16 Tahun Menderita Luka Mengerikan

Sahmitra — Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun di Inggris menderita luka bakar mengerikan tingkat tiga setelah sampo kutu rambut yang dia gunakan terbakar.

Aleema Alisaat ini adalah mahasiswi penuh waktu di sebuah perguruan tinggi. Empat tahun lalu, sebuah kecelakaan aneh mengubah hidupnya selamanya. Sebelum kecelakaan itu, paras Aleema cantik.

Setelah pulang ke rumahnya di Bradford dari sekolah berasrama pada bulan Desember 2016, Aleema menyadari bahwa dia telah terkena kutu rambut dan memutuskan untuk menggunakan “Full Marks Solution”, sampo obat untuk membunuh kutu di rambutnya.

Tetapi setelah mengaplikasikan produk ke rambutnya, dia memutuskan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah dan pergi ke dapur tempat ibunya memasak.

Aleema yang saat itu baru berusia 12 tahun tidak menyadari bahwa sampo kutu rambut sangat mudah terbakar dan akibatnya seluruh kepalanya terbakar.

“Saya pergi ke dapur untuk pergi ke tempat sampah dan ketika saya berjalan melewatinya, rambut saya terbakar karena obatnya sangat mudah terbakar,” katanya.

“Saya panik dan menjadi shock dan satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan adalah, ‘Saya akan mati’,” ujarnya pada Senin (19/10/2020).

“Saya koma selama dua bulan jadi tidak ada reaksi langsung. Itu perlahan-lahan meningkatkan jumlah waktu saya terjaga,” paparnya.

Saat seluruh kepala Aleema dilalap api, keluarganya yang panik memanggil ambulans. Dia tiba di rumah sakit hanya 10 menit setelah kejadian.

Namun, luka-lukanya sudah parah, dengan dokter menempatkan Aleema dalam keadaan koma. Dia koma selama dua bulan saat berjuang untuk hidup di unit pera watan intensif.

Aleema menderita luka bakar tingkat tiga hingga 55 persen di sekujur tubuhnya termasuk wajah, kepala, lengan, dada, paha, perut, punggung, dan tangan.

Dia juga kehilangan tujuh jari dan saat ini hanya bisa menggerakkan dua jarinya.

Aleema mengalami proses pemulihan yang panjang dan menyakitkan selama bertahun-tahun, dengan operasi cangkok kulit, pakaian khusus, dan obat-obatan untuk membantunya beradaptasi dengan kehidupan setelah kecelakaannya.

“Pemulihan saya sangat sulit dan masih berlangsung,” katanya.

“Setiap hari, saya harus melakukan nebulisers, humidifiers, pressure garments, splints, (memakai) krim, obat-obatan dan banyak lagi.”

“Saya sudah menjalani ratusan operasi sebelumnya dan semoga akan lebih banyak di masa depan.”

Dengan segala tantangan yang ada, Aleema bersyukur atas keadaan tersebut dan mengatakan bahwa kecelakaan tersebut telah membuat dirinya mencintai dirinya dari dalam dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih percaya diri.

“Di satu sisi, saya sekarang senang ini terjadi. Itu membuat saya menjadi orang yang lebih baik. Cinta diri dan kepercayaan diri saya meningkat pesat,” katanya.

“Ini mengubah hidup saya menjadi lebih baik. Saya jauh lebih kuat, lebih berani, dan percaya diri daripada sebelumnya.”

Dia juga memuji staf di rumah sakit tempat dia menerima perawatan spesialis selama bertahun-tahun, Rumah Sakit Anak Birmingham, Rumah Sakit Anak Sheffield dan Rumah Sakit Anak Pinderfields.

“Secara internal, saya baik-baik saja,” katanya.

“Saya juga diberi tahu bahwa rambut saya tidak akan tumbuh kembali tetapi secara ajaib rambut saya tumbuh kembali. Saya masih bisa menjalani kehidupan yang sepenuhnya normal. Saya bisa mengemudi dan melakukan aktivitas sehari-hari.”

Aleema sejak itu memulai halaman TikTok-nya sendiri @aleemaxali di mana dia mem-posting tutorial make-up ke basis penggemar yang berkembang lebih dari 250.000 follower.

Dia telah memperoleh jutaan tampilan di klipnya, dengan salah satu video riasnya mengumpulkan 15,8 juta tampilan. Di dalamnya dia menunjukkan bagaimana dia mengaplikasikan concealer, eyeshadow dan highlight, menerima pujian dan dukungan dari para follower-nya.

Aleema sejak itu meluncurkan halaman GoFundMe untuk mengumpulkan uang guna operasi cangkok kulit di hidung dan bibirnya.