Sedih! Tak Tahu Majikan Meninggal, Anjing Ini Setia Menunggu di Rumah Sakit hingga 3 Bulan

Kisah mirip Hachiko, banyak orang sudah tak asing lagi dengan nama anjing tersebut. Anjing jantan tersebut dikenal sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikannya.

Setelah majikannya meninggal, Hachiko terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo. Atas kesetiaannya itu, Hachiko sampai dibuatkan patung peringatan di kota kelahirannya, tepat di depan Stasiun Odate.

Namun siapa menyangka, jika sifat setia dari anjing Hachiko juga dimiliki anjing-anjing lain, seperti anjing yang satu ini. Baru-baru ini viral di media sosial mengenai kisah seekor anjing yang setia menunggu majikannya yang tengah menjalani perawatan akibat Virus Corona.

Dilansir Oriental Daily, Liputan6.com melaporkan bahwa kisah kesetiaan anjing yang viral itu dimulai pada awal Februari 2020 lalu. Seorang pria di Wuhan, China sedang menjalani perawatan akibat terpapar Virus Corona. Tak ingin ditinggal sendiri, anjing milik pria itu juga mengikuti dan menunggu majikannya didepan rumah sakit setiap harinya.

BACA JUGA : Ledakan Besar di Matahari? Ada Apa Ya?

Namun, rupanya penantian anjing itu menjadi penantian yang tak berujung. Pasalnya sang pemilik anjing tersebut meninggal akibat terpapar Virus Corona yang dideritanya. Sang anjing yang tak pernah mengetahui kabar duka itu terus menunggu majikan di depan rumah sakit sampai berbulan-bulan.

Hingga pada bulan April 2020, salah seorang penjaga toko memutuskan untuk merawat anjing tersebut. Bukan hanya memberikan makan saja, sang penjaga toko juga memberikannya nama ‘Xiao Bao’ yang artinya ‘Harta Karun Kecil’.

Seiring berjalannya waktu, penjaga toko pun menjadi semakin akrab dengan anjing itu. Ia bahkan membawa Xiao Bao turut serta ke toko tempatnya bekerja. Sang pemilik toko juga mengatakan, jika Xiao Bao turut membantunya menjaga toko saat ia pergi.

BACA JUGA : Wanita Hamil Mengonsumsi Kopi? Apakah Boleh?

Sudah lama, saat sang penjaga toko memang punya rencana untuk mengadopsi anjing tersebut dan membawanya. Namun, Xiao Bao menolak untuk meninggalkan rumah sakit. Anjing setia ini selalu berusaha untuk kembali ke rumah sakit menunggu pemilik aslinya.

Namun karena ada sejumlah alasan keamanan dan kenyamanan pasien, anjing itu tidak bisa terus tinggal di toko yang terletak didepan rumah sakit. Akhirnya penjaga toko pun menghubungi Asosiasi Perlindungan Hewan Kecil di Wuhan. Ia juga berharap jika Xiao Bao bisa menemukan pemilik baru yang baik.

Saat hendak dibawa staf asosiasi, Xiao Bao sempat merasa ketakutan. Akan tetapi setelah kurang lebih setengah jam diajak bermain bersama, Xiao Bao mulai tenang dan berhasil dibawa oleh Asosiasi Perlindungan Hewan dan meninggalkan rumah sakit.