Seram! Wanita AS Temukan Kepala Manusia Saat Jogging

sahmitra.com — Seorang wanita di Florida, Amerika Serikat (AS) mendapatkan temuan yang mengejutkan saat sedang jogging. Wanita ini menemukan kepala manusia yang sudah membusuk di pinggi jalanan.

Seperti yang dilansir oleh CNN, pada Rabu (08/07/2020), temuan yang mengerikan ini  didapat pada Selasa (07/07/2020) waktu setempat oleh seorang wanita yang sedang jogging di kawasan St Petersburg, Florida. Wanita ini melaporkan bahwa temuan itu kepada polisi, yang kini melakukan pencarian lanjutan di area hutan dekat lokasi temuan.

Potongan kepala manusia itu ditemukan di pinggir jalanan setempat, tepatnya dekat perempatan 38th Avenue South dan 31St Street South. Kepolisian setempat juga meminta bantuan publik dalam penyelidikan kasus ini, yang dipimpin detektif kasus pembunuhan.

“Kami meminta publik untuk memberitahu kami jika mereka melihat sesuatu yang mencurigakan,” ucap petugas informasi publik pada Kepolisian St Petersburg, Yolanda Fernandez, kepada CNN. “Kami memiliki beberapa informasi yang masuk dan kami sedang melacaknya,” imbuhnya.

Karena kondisi kepala manusia itu yang telah membusuk, polisi tidak dapat menentukan usia, jenis kelamin ataupun etnisnya.

Kepolisian meyakini bahwa insiden itu terjadi dalam 48 jam terakhir, karena wanita yang menemukan kepala manusia itu menuturkan dirinya sempat jogging dilokasi yang sama pada Minggu (05/07/2020) dan tak ada melihat sesuatu yang aneg.

Kepala manusia tersebut ditemukan di area penuh rumput dibawah jalan layang setempat pada Selasa (07/07/2020) pagi sekitaran pukul 07.00 waktu setempat. Polisi menyatakan bahwa tak ada rekaman CCTV di dekat lokasi tersebut.

Pemeriksaan dari medis setempat akan melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu waktu kematian dan berapa lama kepala manusia tersebut berada di lokasi kejadian. Fernandez yang menyatakan bahwa polisi yang sudah meyakini korban tak meninggal di lokasi temuan.

“Tidak ada lokasi kejahatan aktif,” sebut Fernandez.

Departemen Kepolisian St Petersburg yang juga saat ini sedang memeriksa daftar orang hilang, namun proses identifikasi ini sulit dilakukan tanpa mengetahui usia ataupun jenis kelamin korban.