Setelah 12 Hari, Jenazah Gadis Kecil Ditemukan di Dalam Lemari

Sahmitra — Gadis berusia 9 tahun asal Afrika Selatan meninggal dan mayatnya ditemukan di dalam lemari di sebuah gubuk. Awalnya, Boipelo Sesele dinyatakan menghilang saat bermain dengan anak-anak lain pada 1 September di provinsi Free State, Afrika Selatan.

Saksi mata mengatakan Sesele terakhir kali terlihat berbicara dengan seorang pria jangkung sebelum pergi bersamanya ke toko makanan. Sejak saat itu, tidak pernah terlihat lagi sebagaimana dilansir dari Mirror, pada Minggu (14/09/2020).

Orang tua Selese bingung mencari keberadaan putrinya hinga berhari-hari kemudian. Pada Sabtu (12/09/2020) anak-anak mengeluh tentang bau busuk yang tercium dari sebuah gubuk yang terletak tidak jauh dari rumah korban. Warga setempat lantas pergi ke gubuk tersebut untuk menyelidikinya. Karena gubuknya terkunci, warga lantas mendobraknya dan mencium bau busuk tersebut berasal dari sebuah lemari.

Ketika lemari dibuka, warga kaget karena melihat mayat Selese dan lantas menelepon polisi. Juru bicara polisi Brigadir Sam Makhele mengatakan pemilik gubuk datang setelah polisi tiba di lokasi. Dia menambahkan pemilik gubuk itu langsung diamuk oleh massa.

“Polisi mencoba turun tangan, tapi juga diserang,” kata Makhele.

Pemilik gubuk, yang juga dijadikan tersangka, akhirnya berhasil dibawa ke tempat aman setelah diamuk massa. Namun dia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian karena lukanya sangat parah. Tokoh masyarakat setempat, Thebe, mengatakan kepada SABC News kalau anak-anak itu melaporkan mencium bau busuk pada Sabtu sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Ketika membuka pintu gubuk, dia mengatakan bagian dalamnya sangat berantakan dan sangat kotor. Thebe mengatakan warga lantas membuka lemari dan mendapati jenazah Sesele di dalamnya.

“Dia membusuk. Itu menghancurkan saya,” tambah Thebe.