Casino88 Online Slot99 Sbobet Slot Sbobet888 Joker1888 88bet Slot39 7mmbet Slot388 Joker138 Joker888

Berita Menarik Dan Unik Dari Dalam Dan Luar Negeri

Mancanegara

Telantarkan ibu kandung hingga meninggal, anak perempuan dan pacarnya dipenjara 30 bulan

SAHMITRA – Pasangan di Inggris dijatuhi hukuman penjara selama 30 bulan setelah mengaku bersalah atas tuduhan kekejaman terhadap seseorang yang berada di bawah perawatan mereka. Natasha Pammant, 24 tahun dan pasangannya Liam Leach, 26, membiarkan ibunya, 58 tahun yang menderita beberapa masalah kesehatan, duduk di kursi di dalam rumahnya di Leeds selama setahun penuh. Kondisi menyedihkan wanita tersebut baru diketahui ketika seorang tetangga yang khawatir menelepon layanan sosial untuk meminta bantuan.

Ketika pekerja sosial datang dan memasuki rumah, mereka menemukan perempuan yang bertubuh teramat kurus tersebut berbaring di kursi yang basah kuyup oleh air seni. Pekerja sosial mengatakan rumah tersebut berbau sangat tidak enak dan lalat beterbangan disekitar perempuan tersebut. Pakaian yang dikenakannya berlumuran kotoran manusia. Dan ditemukan Ulkulus Dekubitus atau luka akibat tekanan yang berkepanjangan pada kulit, bahkan ada luka yang sampai ke tulang yang bisa berakibat fatal.

Paramedis yang datang segera setelah dipanggil harus memandikan perempuan malang itu agar dia bisa ‘terlepas’ dari kursi sebelum bisa dipindahkan ke ambulans. Perempuan tersebut sempat bertanya kepada paramedis apakah mereka mempunyai makanan untuknya. Dia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Natasha dan Liam tiba di rumah tidak lama setelah paramedis dan langsung ditangkap.

Pakar medis memastikan bahwa kondisi wanita tersebut disebabkan oleh tidak diberi makan dengan benar dan tidak dipindahkan dari tempat duduknya selama sekitar empat bulan. Rumah itu digambarkan dipenuhi botol-botol alkohol kosong dan puntung rokok, dengan kotoran berserakan, makanan busuk dan kecoak yang berkeliaran dengan bebas.

Jaksa Catherine Silverton mengatakan kepada Pengadilan Leeds Crown bahwa perempuan  tersebut mengalami masalah kesehatan mental dan fisik – asma, COPD, depresi, kecemasan, pengabaian dan malnutrisi. Ketika dimintai keterangannya oleh Kepolisian, Natasha mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan untuk mengatasinya kondisi ibunya dan mengakui bahwa rumahnya “menjijikkan”. Sementara Leach mengatakan ibu pacarnya itu malas dan sudah tidak punya semangat untuk hidup.

Terdapat saksi yang mengatakan pernah mendengar Natasha berkata kepada ibunya bahwa dia berharap ibunya itu mati. Dan bahwa Natasha mengurus perempuan itu  juga menginginkan uang dari tunjangan pengasuh yang dia terima.