Terinfeksi Covid-19, ASI Ibu Ini Berubah Warna Jadi Hijau Neon

Sahmitra — Seorang ibu menemukan ASI miliknya berubah warna menjadi hijau neon ketika ia dan bayinya didagnosa terinfeksi Covid-19.

Anna Cortez (23 tahun) dari Monterrey, Meksiko, mengatakan warna ASI-nya perlahan kembali ke warna normal tak lama setelah dia berjuang melawan Covid-19 dan dites negatif.

Melansir Mirror pada Kamis (12/2/2021), seorang dokter anak yang juga konsultan laktasi meyakinkan ia bahwa ASI itu aman, karena perubahan warna bisa dipicu oleh antiboddi alami yang melawan infeksi virus dan untuk melindungi bayinya, Mikayla yang saat itu berusia 4 bulan.

Para pakar berpendapat bahwa warna hijau dapat disebabkan karena ibu bayi melakukan diet. Namun, Cortez mengatakan bahwa tidak ada yang berubah terhadap pola makannya dan dulu ASI-nya selalu putih, meski makan banyak sayuran.

“Saya berbicara dengan dokter anak putri saya, yang juga seorang konsultan laktasi dan dia mengatakan hal itu biasa terjadi, saat ibunya sakit atau bayinya sakit karena pilek atau perut, ASI ibu akan berubah warna dan beradaptasi dengan antibodi,” terangnya.

“Alasan mengapa hal itu sangat mencolok dalam kasus ini adalah karena virusnya sangat kuat,” ujarnya.

Ketika dinyatakan positif Covid-19, Cortez diberitahu oleh dokter anaknya bahwa dia dapat tetap menyusui, karena itu yang terbaik untuk putri yang baru 4 bulan dan akan memberikan semua nutrisi yang dia butuhkan.

“Jika, dia (bayinya) sakit, (kandungan) ASI akan melawannya,” ujarnya mengulangi kata dokter.

Menurut informasi yang ia dapat dari dokter, bahwa “tubuh Anda tahu apa yang dilakukannya dan jika ia mengubah sesuatu di dalam ASI Anda, karena itulah yang dibutuhkan tubuh Anda.”

Pakar kesehatan Inggris yang dilansir dari Mirror, mengatakan ibu yang terinfeksi Covid-19 harus terus menyusui karena itu berguna untuk melindungi bayinya.

Sebuah studi menunjukkan bahwa virus tidak dapat masuk ke dalam ASI, kata para pakar. Sementara itu, di Inggris para ibu yang sedang menyusui anak dapat menerima vaksin apa pun yang saat ini dizinkan untuk digunakan, jika mereka memenuhi persyaratan kelompok prioritas.

Courtez dan putrinya, Mikayla yang baru 4 bulan saat itu, terinfeksi virus corona pada Januari.

Bayi Mikayla mengalami batuk dan demam, kemudian sembuh hanya dalam beberapa hari. Sedangkan ibu 23 tahun itu mengalami gejala, seperti pilek serta kehilangan indera perasa dan penciumannya.

ASI Courtez berwarna putih ketika dia memompa ASI 4 hari sebelum mengalami gejala virus corona. Pada waktu memompa ASI berikutnya, dia telah terinfeksi Covid-19 dan warna ASI-nya berubah.