Trapp Family, keluarga paling tinggi di dunia. Yang terpendek 191 cm.

SAHMITRA – Keluarga Trapp yang menetap di Esko, Minnesota, Amerika Serikat adalah sebuah keluarga yang terdiri dari lima anggota keluarga yakni Scott, Krissy, Savanna, Molly, dan Adam. Yang membuat keluarga ini istimewa adalah karena pada 6 Desember 2020, Guinsess World Records mengkonfirmasi keluarga ini sebagai keluarga tertinggi di dunia dengan tinggi rata-rata 203,29 cm.

Tinggi badan anggota keluarga Trapp adalah:

  • Kristine Trapp, ibu: 191,2 cm
  • Scott Trapp, ayah: 202,7 cm
  • Savanna Trapp, putri: 203,6cm
  • Molly Steede, putri: 197.26cm
  • Adam Trapp, putra: 221.71cm

Tinggi gabungan keluarga itu sama dengan panjang setengah lapangan tenis.

Pada bulan Desember 2020 lalu, Adam, putra bungsu keluarga Trapp mendorong Savanna, putri tertua untuk menghubungi Guinness World Records. Keluarga Trapp lalu mengunjungi Dr. Anna Sudoh, seorang dokter ortopedi di Essentia Health, untuk melakukan pengukuran tinggi badan.

Setiap anggota keluarga harus diukur tiga kali sepanjang hari, dalam posisi berdiri dan berbaring. Setelah memenuhi semua kriteria, Guinness World Records lalu memberi gelar keluarga paling tinggi kepada keluarga Trapps dan mereka sangat senang mengetahui berita tersebut.

Scott dan Kristine mengatakan bahwa tinggi badan menurun dalam keluarga mereka, tetapi anak-anak mereka jauh lebih tinggi daripada anggota keluarga besar lainnya. Namun, keluarga besar menghargai tinggi badan keluarga Trapps. Karena mereka pikir itu berguna untuk proyek rumah tangga. Mereka tidak pernah membutuhkan tangga.

Dan tidak mengherankan, anak-anak keluarga Trapp menjadi idaman dan incaran pelatih olahraga seperti bola basket atau bola voli. Pelatih bola voli Molly misalnya yang kerap kali mengatakan bahwa tinggi badan tidak dapat dilatih. Hanya ada dua hal; kau tinggi atau tidak tinggi.

Savanna direkrut oleh UCLA untuk bermain basket Divisi I, Molly bermain voli di perguruan tinggi, dan Adam adalah pemain basket bintang di sekolah menengah. Namun tidak sekedar mengandalkan keuntungan memiliki tinggi badan diatas rata-rata, mereka juga memiliki etos kerja keras yang mendorong mereka untuk menjadi sukses di bidang masing-masing.

Setiap anggota keluarga Trapp mengalami situasi unik karena tinggi badan mereka. Namun yang paling umum dan sering dialami oleh mereka adalah tidak sengaja membenturkan kepala mereka di pintu, kipas langit-langit, dan lampu. Dan juga mereka sepakat mereka kerap kesulitan untuk menemukan pakaian, terutama celana dan sepatu yang pas.

Menjadi lebih tinggi dari hampir semua orang yang mereka temui, membuat keluarga itu menarik perhatian ke mana pun mereka pergi. Keluarga Trapp sudah terbiasa dengan komentar dan tatapan yang sering mereka dapatkan di tempat umum. Mereka belajar untuk menerima karunia genetika mereka dengan bijak dan menggunakan tinggi badan mereka sebagai cara untuk terlibat dalam percakapan dan membagikan pengetahuan dengan orang lain.

Seperti Savanna yang berharap bahwa dengan gelar Guinness World Records yang keluarganya terima dapat memberikan pesan kepada banyak orang, terutama orang-orang yang memiliki keunikan atau merasa berbeda, bahwa ada sukacita dan kebebasan dalam menerima siapa Anda sebenarnya dan manfaatkan apa yang Anda punya. Bahwa setiap orang adalah unik, tidak ada orang lain seperti Anda dan itu luar biasa.