Virus Corona Tak Mungkin Hilang dalam Waktu Dekat

sahmitra.com — Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa masyarakat global kemungkinan besar tidak dapat memberantas pandemi virus corona (Covid-19) dalam waktu yang dekat.

“Dalam situasi kita saat ini, sangat tidak mungkin bahwa kita dapat memberantas atau menghilangkan virus ini. Ada lingkungan tertentu hal itu [bebas Covid-19] bisa terjadi – di negara kepulauan dan tempat lain-, namun bahkan mereka berisiko [kasus] impor lagi,” kata Direktur Eksekutif Program Kesehatan Darurat WHO, Dr. Mike Ryan, dalam jumpa pers di Jenewa pada Jumat (10/7/2020).

Ryan juga mengatakan beberapa negara kemungkinan akan berhasil mencapai dan mempertahankan nihil kasus Virus Corona. Namun, resiko penularan corona dari luar negeri akan tetap ada.

“Selalu ada risiko kemunculan kasus baru. Penularan terjadi bisa kasus tunggal, sporadis, yang mungkin masih dapat dengan mudah diisolasi. Tapi pola yang lebih mengkhawatirkan adalah kasus penularan corona dalam kelompok besar di mana banyak orang berkumpul,” ujar Ryan seperti dikutip CNN.

WHO yang juga turut mengingatkan potensi gelombang baru penularan Virus Coorna meski trend kasus yang sudah menurun di sejumlah kawasan dan negara.

Baru-baru ini juga ada organisasi dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang juga mengkonfimasikan penyebaran Virus Corona bisa terjadi melalui udara ataupun airborne sejauh dua meter.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah sebuah publikasi yang ditandatangani oleh 239 ilmuwan yang mendesak WHO untuk lebih terbuka soal penyebaran virus yang mungkin berasal dari tetesan cairan yang mengambang di udara.

Meskipun begitu, WHO belum dengan resmi mengeluarkan pernyataan bahwa virus serupa SARS itu telah menginfeksi lebih dari 12,6 juta orang di seluruh dunia ini, dapat tertular melalui udara.

Selain itu, WHO juga menuturkan masih terus mempelajari semua temuan para ilmuwan yang mengatakan bahwa Virus Corona (Covid-19) bisa menyebar melalui udara.

Kepala Urusan Teknis WHO, Maria Van Kerkhove yang mengatakan bahwa pihaknya masih terus mempelajari penemuan baru tentang karakter Virus Corona tersebut.