Waspada! Covid-19 varian OMICRON sudah masuk ke Indonesia

SAHMITRA – Pada konfrensi pers yang digelar pada hari Kamis, 16 Desember 2021, mentri kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa telah ditemukan satu kasus Covid-19 varian terbaru Omricon di Indonesia. pasien tersebut adalah seorang petugas kebersihan di Wisma Atlet.

Mutasi terbaru yang berpotensi lebih menular ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan sekitar awal bulan Desember dan sejak itu mulai terdeteksi di beberapa negara lainnya, seperti Belanda, Inggris dan Portugal.

Ditemukannya kasus pertama varian Omicron di tanah air berawal ketika pada 8 Desember 2021, dilakukan pemeriksaan sampel rutin tim yang bertugas di Wisma Atlet. Dari hasil tes PCR para petugas, tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian ketiga sampel tersebut diproses lebih lanjut oleh Kemenkes untuk dilakukan tes Whole Genome Sequencing (WGS).

Dari hasil tes WGS yang keluar pada tanggal 15 Desember, dinyatakan 1 pasien berinisial N terkonfirmasi positif Omicron, sementara dua lainnya bukan Omicron. Ketiga pasien tersebut adalah OTG, tidak mengalami demam ataupun batuk.

Menurut laporan mingguan yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Seikat (CDC), melaporkan bahwa pada pasien kasus Omicron di Amerika Serikat 89% men geluhkan gejala batuk, 65% mengalami efek samping mudah Lelah, 59% mengalami pilek atau hidung tersumbat.

CDC juga melaporkan golongan umur yang terjangkit oleh Omicron ini 58% usia produktif yakni 18-39 tahun, 23% usia 40-64 tahun, 9% 65 tahun keatas dan 9% 18 tahun kebawah. Dan belum ada catatan pasian Omicron yang meninggal dunia dan persentase yang sampai harus dirawat di rumah sakit juga rendah, yakni 2% saja.

Namun, meskipun varian Omicron ini ‘terkesan’ tidak ganas, namun semua orang diharapkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan mematuhi peraturan yang berlaku. Segera melakukan vaksinasi, bagi yang belum melakukan.

Berita terbaru kasus Omicron di tanah air per tanggal 18 Desember kemarin bertambah menjadi 3 orang. Setelah ditemukan pada WNI yang baru kembali dari perjalanan luar negeri. Kedua WNI tersebut, berinisial IKWJ, berjenis kelamin laki-laki, berusia  42 tahun yang beru kembali dari Amerika Selatan. Dan pasien lainnya yang berinisial M berusia 50 tahun, baru kembali dari Inggris. Saat ini keduanya tengah menjalani karantina di Wisma Atlet.

Temuan ini menunjukkan bahwa pemerintah sangat serius dalam menangani jalur dan mencegah penularan virus Covid-19 yang berasal dari luar negeri. Semua pihak, baik itu pemerintahan dan masyarakat umum diharapkan untuk sama-sama menjaga dan patuh pada peraturan demi menekan penularan virus ini dan demi kelangsungan hidup bersama.

Semoga kedepannya tidak ditemukan lagi kasus-kasus seperti yang dilakukan selebgram berinisial RV, yang terbukti kabur dari ketentuan menjalani karantina sepulangnya ke tanah air dari luar negeri dengan bantuan petugas. Pemerintah perlu menindak dengan tegas para pelanggar sesuai dengan pelanggaran yang telah diperbuat demi keselamatan masyarakat banyak.