Vaksin Merah Putih Akan Mulai Diproduksi 2022

Vaksin Merah Putih Akan Mulai Diproduksi 2022

Sahmitra — Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Erick Thohir, berharap vaksin Merah Putih dapat mulai diproduksi pada tahun 2022.

“Dari informasi yang didapatkan insya Allah kalau bisa uji klinis I sampai dengan III vaksin Merah Putih bisa berjalan pada tahun depan, sehingga pada tahun 2022 kita bisa mulai memproduksi vaksin Merah Putih,” ujar Erick Thohir, pada Sabtu (12/09/2020).

Pemilik Grup Mahaka tersebut berujar, kehadiran vaksin Covid-19 Merah Putih agar Indonesia tidak bergantung pada vaksin-vaksin yang diproduksi dari produsen luar negeri.

“Jadi tidak mungkin kita bergantung kepada vaksin-vaksin yang merupakan hasil kerja sama dengan produsen luar negeri,” kata Erick.

Selain itu, dia juga mengatakan tidak kalah pentingnya sejak awal Bio Farma bersama dengan Lembaga Eijkman, Balitbangkes Kementerian Kesehatan di mana Indonesia mengharapkan nantinya tersedia vaksin Merah Putih.

Selain dengan lembaga-lembaga tersebut, pemerintah tentunya juga membuka kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi terkait pengembangan vaksin Covid-19 di dalam negeri.

“Karena memang kalau kita melihat vaksin itu pada saat ini untuk pembentukan antibodi dalam melawan virus Covid-19 membutuhkan waktu enam bulan sampai dengan dua tahun menurut studi yang didapatkan,” ujar Erick.

Kemungkinan vaksin Merah Putih diberikan lebih dari satu kali ke satu individu. Jika penduduk Indonesia berjumlah sekitar 270 juta orang pada saat ini misalkan, maka vaksin yang harus diberikan berarti minimal 540 juta vaksin.

Ia akan mengusulkan kepada pemerintah dan DPR dua tipe program vaksinasi virus corona atau Covid-19. Erick mengatakan bahwa usulan program vaksinasi tersebut terdiri dari program vaksin bantuan pemerintah dan program vaksin mandiri yang dibiayai sendiri oleh masyarakat.

“Kami mengusulkan kepada pemerintah dan DPR RI bahwa terdapat dua tipe program vaksinasi yakni vaksin bantuan pemerintah untuk program vaksinasi massal di bawah TNI-Polri bekerjasama dengan Kemendiknas,” kata Erick.

“Bahkan kemarin juga dengan Kementerian Kesehatan dan PMI semua kita libatkan,” ujar lagi.

Ia berujar, khusus dengan Kemendiknas turut dilibatkan karena ada 40 ribu calon perawat dan 12 ribu calon dokter yang bisa diharapkan turun bersama membantu vaksinasi ini. Di luar data tersebut, ada sekitar 1,5 juta dokter, perawat dan bidan yang siap membantu imunisasi massal ini.

Pendanaan vaksin corona bantuan pemerintah berasal dari APBN, dengan menggunakan data BPJS Kesehatan sesuai angka Penerima Bantuan Iuran (PBI) di mana terdapat 93 juta masyarakat yang membutuhkan.

“Kita juga sangat mengharapkan masyarakat yang memiliki uang bisa membantu keuangan negara dengan melakukan vaksinasi mandiri alias tidak gratis,” kata Erick.

Masih Muda Terobsesi Oplas, Penampilan Remaja Ini Jadi Susah Dikenali

Masih Muda Terobsesi Oplas, Penampilan Remaja Ini Jadi Susah Dikenali

Sahmitra — Prosedur operasi plastik merupakan sesuatu yang biasanya dilakukan ketika sudah dewasa. Wajar, ada batasan umur di mana seseorang boleh melakukan prosedur oplas.

Meski begitu, tidak sedikit remaja yang bercita-cita untuk melakukan operasi plastik begitu menginjak umur dewasa. Salah satunya adalah wanita bernama Amber May ini.

Melansir Daily Star, Amber May adalah presenter TV sekaligus model untuk situs dewasa OnlyFans. Amber May kini berusia 22 tahun, tapi dirinya sudah melakukan prosedur kecantikan sejak umur 18 tahun.

Amber rupanya terobsesi untuk memiliki tampilan seksi dan seperti boneka. Saat berusia 18 tahun, Amber mulai melakukan suntik filler.

Begitu Amber menginjak 19 tahun, dirinya melakukan operasi plastik pertama di payudara. Remaja ini mengubah ukuran payudaranya dari 34C menjadi 34F, yaitu ukuran terbesar yang bisa dilakukan lewat operasi.

Beberapa minggu setelah operasi payudara, Amber kembali membuat janji dengan dokter bedah plastik. Perempuan ini mengaku dirinya ketagihan dan sudah menghabiskan 38.000 poundsterling atau Rp 729 juta.

Remaja Ketagihan Oplas (instagram.com/ambermayy__)

“Aku pertama melakukan operasi untuk payudara di umur 19, dibiayai oleh hasil kerjaku di kelab selama 5 hari setiap minggu.”

“Aku selalu ingin payudara besar dan palsu, tapi aku melakukan operasi di Inggris dan mereka hanya mengizinkan ukuran 34F. Jadi 12 minggu setelah operasi pertama, aku menghubungi dokter di Belgia yang melakukan implan ukuran XL,” tambahnya.

Obsesi Amber bermula saat dirinya melihat wanita-wanita lain di Instagram yang memiliki ukuran payudara besar.

Berkat operasi di Belgia tersebut, ukuran payudara Amber May mencapai 36K. Namun, wanita 22 tahun ini masih belum puas. Tahun depan, Amber berniat kembali melakukan oplas di Belgia.

Selain operasi payudara, Amber juga sudah melakukan implan bokong, operasi hidung, serta filler bibir, pipi, dagu, dan rahang.

Berkat operasi yang dilakukannya, Amber menjadi terkenal dan mendapat puluhan ribu pengikut di Instagram. Amber May juga memutuskan untuk menjadi bintang dewasa.

Remaja Ketagihan Oplas (instagram.com/ambermayy__)

Hal ini mendorong Amber untuk meneruskan obsesinya pada operasi plastik. Padahal, penampilan Amber May saat ini tampak berbeda dengan dulu dan sulit dikenali.

“Aku tidak pernah berencana melakukan operasi berkali-kali, tapi sekarang aku mencintainya dan ini membuatku ketagihan.”

“Aku akan pergi ke Turki minggu depan untuk operasi hidung kedua, sedot lemak, dan aku akan melakukan implan bokong di Februari nanti,” tambahnya.

Viral Atas Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend "Sekolah Kematian"

Viral Atas Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend “Sekolah Kematian”

Sahmitra — Sekolah merupakan sarana guru memberikan ilmu kepada muridnya, sebagai pertukaran informasi dan didikan kepada muridnya, tetapi ada yang berbeda dengan sekolah yang satu ini. Sekolah ini memberikan pengalaman kematian kepada muridnya, sehingga kelak mereka lebih menghargai hidupnya.

Selama ini, negara Korea Selatan dikenal dengan K-Pop dan K-Drama yang membuat banyak orang tergila-gila. Selain itu, Negeri Gingseng ini juga diklaim sebagai penghasil wanita tercantik di dunia. Tampaknya tak ada yang kurang dengan kehidupan disana. Terlihat sempurna dan bersinar.

Viral Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend "Sekolah Kematian"
Viral Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend “Sekolah Kematian”

Namun siapa sangka, ternyata negara Korea Selatan tak lepas dari kasus bunuh diri. Bahkan kasus bunuh diri disana cukup tinggi. Menurut kementrian Kesehatan Korea Selatan, sebanyak 24,3 orang dari 100.000 penduduk Korea melakukan bunuh diri. Jika di rata-rata, 35 orang bunuh diri setiap harinya.

Di tengah fenomena yang cukup memprihatinkan ini, ada trend baru yang tengah berkembang di negeri asal negeri ginseng tersebut. Trend tersebut yakni Sekolah Kematian. Sesuai dengan namanya, sekolah tersebut ingin memberikan pengalaman kematian kepada para siswa.

Viral Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend "Sekolah Kematian"
Viral Atas Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend “Sekolah Kematian”

Mereka berusaha memberitahu bagaimana rasanya meninggal dunia kepada para muridnya. Sehingga, bagi mereka yang mengalami depresi atau tertekan, maka akan berpikir ulang untuk bunuh diri.

Di sekolah kematian Seoul Hyowon Healing Center, para murid diminta untuk membuat wasiat terakhir. Kemudian, mereka bakal dimasukkan ke dalam peti mati dan dikunci serta pura-pura hendak dikuburkan.

Viral Atas Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend "Sekolah Kematian"
Viral Atas Kasus Bunuh Diri, Korea Selatan Bikin Trend “Sekolah Kematian”

Kendati banyak yang menganggap hal ini aneh, namun sekolah tersebut justru menjadi lahan bisnis baru. Ada banyak murid yang beramai-ramai ingin merasakan pengalaman kematian ini. Di dalam peti mati, para murid juga dibiarkan merenungi masalah mereka masing-masing. Kemudian, saat mereka bangkit dari peti mati, maka para siswa akan merasa lebih segar dan terbebas dari masalah hidup mereka.

“Kamu sekarang sudah tahu seperti apa rasanya meninggal dunia. Kamu masih hidup dan kamu harus berjuang!” kata Kepala Pusat Terapi Jeong Yong-mum.

Nah, bagi kalian yang sedang despresi dan ingin mengakhiri hidup, coba dipikir-pikir lagi. Hidup kalian lebih berharga lho!

Di Balik Senyuman Isabella Guzman saat Diadili di Kasus Pembunuhan

Di Balik Senyuman Isabella Guzman saat Diadili di Kasus Pembunuhan

Sahmitra — Isabella Guzman yang pernah diadili karena membunuh ibu kandungnya mendadak viral di media sosial. Video dirinya tersenyum saat disidang, ramai beredar. Namun, di balik senyum manisnya itu, Guzman mengidap gangguan jiwa.

Seperti dilansir CNN, pada 5 September 2013, gadis asal negara bagian Colorado, Amerika Serikat itu menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama. Guzman dituduh menikam ibunya 79 kali di wajah dan leher di kamar mandi rumah mereka.

Gadis bernama lengkap Isabella Yun-Mi Guzman (18) itu ditahan tanpa jaminan di Penjara Arapahoe pada 28 Agustus 2013 karena menikam ibunya, Yun-Mi Hoy (47) hingga tewas.

Ayah tiri remaja itu, Ryan Hoy, mengatakan kepada pihak berwenang bahwa Guzman dan ibunya sudah sering bertengkar, tetapi Guzman meludahi wajah ibunya dan menjadi “lebih mengancam dan tidak menghormati ibunya” di hari-hari menjelang pembunuhan. Demikian menurut surat pernyataan penangkapan.

Hoy mengatakan kepada polisi bahwa istrinya menunjukkan kepadanya sebuah email yang diduga dikirim Guzman padanya di pagi hari pembunuhan tersebut, yang berisi kata-kata, “Kamu akan membayar.”

E-mail itu mendorong Yun-Mi Hoy untuk menelepon polisi hari itu juga dan meminta mereka untuk datang ke rumahnya karena putrinya mengancam akan menyakitinya.

Setelah berbicara dengan Yun-Mi Hoy dan Guzman, petugas polisi yang datang merespon memutuskan ada “masalah keluarga yang sedang berlangsung di antara mereka dan tampaknya sudah diselesaikan,” demikian menurut dokumen pengadilan.

Ryan Hoy memberi tahu pihak berwenang bahwa setelah petugas polisi pergi, Guzman pergi ke kamar tidurnya dan tetap di sana sepanjang malam sementara ibunya kembali bekerja.

Ingin Buang Air Kecil, Tak Lama Penisnya Digigit Ular Piton

Ingin Buang Air Kecil, Tak Lama Penisnya Digigit Ular Piton

Sahmitra — Penis seorang remaja di Thailand dilaporkan digigit ular piton sepanjang 1,2 meter yang bersembunyi di dalam toilet tempatnya duduk. Semua berawal ketika Siraphop Masukarat hendak buang hajat pada Selasa malam waktu setempat (08/09/2020) lalu, ketika merasakan kemaluannya sakit.

Remaja berusia 18 tahun itu kemudian menunduk ke bawah, dan melihat seekor ular piton tengah menggigit bagian ujung penis. Siraphop mengaku langsung terkejut dan berteriak dalam insiden yang terjadi di Nonthaburi, sekitar 20 km dari ibu kota Thailand Bangkok.

Dilaporkan The Sun, pada Rabu (09/09/2020) kemarin, dia segera dilarikan ke Rumah Sakit Bang Yai sehingga luka di kemaluannya bisa segera diobati. Siraphop mengungkapkan, dia awalnya langsung duduk di toilet ketika dia langsng merasakan rasa perih di bagian alat kelaminnya.

Ingin Buang Air Kecil, Tak Lama Penisnya Digigit Ular Piton
Ingin Buang Air Kecil, Tak Lama Penisnya Digigit Ular Piton

“Segera saya melihat ke bawah dan menyaksikan ada ular tergantung. Kemudian darah pun terciprat ke mana-mana,” papar Siraphop.

Dia menuturkan bahwa meski hewan melata itu mempunyai ukuran yang terbilang kecil, namun gigitannya sangat kuat dan menyakitkan. Segera setelah penisnya digigit, pawang hewan didatangkan ke rumah dua lantai untuk mencari hewan itu dan segera menangkapnya. Ular piton tersebut dilaporkan segera dimasukkan ke dalam karung sebelum dilepaskan lagi ke alam liar.

“Saya berharap penis saya kembali pulih,” kata Siraphop.

Ibunya, Sutapath, mengaku terkejut dan tidak tahu bagaimana bisa piton tersebut masuk ke dalam rumahnya, dan bersembunyi di kloset. Dia menuturkan yang bisa dia syukuri saat ini adalah fakta bahwa ular yang menggigit anaknya tergolong hewan tidak berbisa.

“Jika yang menggigitnya adalah kobra, jelas dia bakal mati. Tentu sekarang dia bakal ketakutan setiap kali hendak ke toilet,” paparnya.

Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!

Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!

Sahmitra.com — Banyak yang mengatakan bahwa pernyataan “Cinta sejati tidak memandang fisik” hanyalah bualan semata. Faktanya, hal yang demikian memang sering terjadi. Beberapa kali kisah pernikahan di mana salah satu mempelai dianggap memiliki kekurangan seperti disabilitas maupun berusia jauh lebih tua memang sering terjadi.

Sebagaimana kisah cinta sepasang pengantin baru asal Samosir ini. Pernikahan ini menjadi viral setelah salah satu sahabat mereka membagikan momen bahagia kedua pengantin itu di media sosial Facebook. Sortalina Derita Situmorang (37) dan Liston Sipahutar (37) merupakan mempelai yang pernikahannya dihujani pujian dari para warganet

Dikutip dari Kumparan, pada (03/09/2020) lalu, Sortalina tampak sangat bahagia bersanding dengan pujaan hatinya yang terlihat mengenakan jas dengan dasi berwarna biru. Sedangkan Sortalia tampak anggun dengan pakaian Batak yang dilengkapi kain ulos. Ia juga memandang ke arah kamera sambil memegang bunga.

Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!
Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!

Sortalina yang memiliki kekurangan fisik pada bagian wajah tersebut merupakan wanita asal Desa Garoga, Kecamatan Simando, Kabupaten Samosir. Sedangkan Liston adalah warga Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara yang memang sedang merantau di Samosir.

Sortalina mengaku pernikahannya dengan sang suami diadakan di Gereja GKPI Unjur, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Ternyata keduanya sempat berpacaran selama dua bulan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.

“Pernikahan saya tanggal 1 bulan 9 (kemarin),” ujar Sortalina, sebagaimana dikutip dari Kumparan pada Rabu (2/9).

Menurut pengakuannya, sahabatnya yang telah membagikan potret pernikahannya dengan sang suami di media sosial facebook. Bahkan, sebelumnya ia tidak tahu sama sekali jika foto-foto pernikahannya menjadi viral.

Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!
Inilah Cinta Tak Selalu Memandang Fisik, Pernikahan Viral Sortalina!

Mengenai permulaan kisah cinta yang dijalani, Sortalina enggan untuk berkomentar banyak. Ia terlihat malu-malu dan tidak ingin membagikannya pada khalayak umum.

“Enggak usahlah ditanya-tanya, itukan rahasia kami, (mau) kami jumpa di persimpangan, kami jumpa di persegi empat itu rahasia kami,” ujarnya.

Terkait luka yang ada di wajahnya, Sortalina juga enggan untuk memberitahukan secara rinci. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warganet yang telah mendoakan dan mendukung pernikahannya. Ia berharap doa itu akan menjadi kekuatan untuk mampu membuat hubungannya dengan sang suami langgeng sampai akhir hayat.

“Terima kasih. Intinya doakanlah agar kami bahagia. Doakan sehat-sehat, agar selamat dan dapat rezeki,” pungkasnya.

Semoga bahagia..
Amin…

Kekuatan Cinta…!

Posted by Pecinta Budaya BATAK on Tuesday, September 1, 2020

Hanya Berduaan di Ambulans, Gadis Pasien Covid-19 Diperkosa Sopir di Tempat Sepi

Hanya Berduaan di Ambulans, Gadis Pasien Covid-19 Diperkosa Sopir di Tempat Sepi

Sahmitra — Seorang gadis pasien virus corona berusia 20 tahun diperkosa sopir ambulans saat diantar ke rumah sakit rujukan Covid-19. Insiden ini terjadi Pandalam, negara bagian Kerala, India, pada Sabtu (05/09/2020). Polisi lalu menangkap terdakwa bernama Noufal V (25) yang berasal dari Kayamkulam, sedangkan operator swasta ambulans Kaniv 108 langsung memecatnya.

Kepala polisi distrik Pathanamthitta, KG Simon, mengatakan gadis itu dijemput dari kediaman pamannya di Vadakkedathukavu ke rumah sakit.

“Dia dijemput dari rumah sekitar jam 10 malam lalu diantar ke CFLTC Adoor, tempat Noufal menjemput seorang wanita tua.”

“Dia melakukan kejahatan di tempat sepi dekat Aranmula setelah mengantar wanita tua itu ke CFLTC Kozhencherry.”

Di India, CFLTC adalah singkatan untuk rumah sakit rujukan Covid-19 dari kepanjangan Covid First Line Treatment Centers. Korban melaporkan perbuatan bejat si sopir saat tiba di CFLTC Pandalam, lokasi tujuannya.

Dilansir dari Times of India, pada Senin (07/09/2020), pengawas polisi berkata terdakwa sudah hampir setahun bekerja dengan operator ambulans. Sebelumnya ia juga didakwa karena hendak membunuh di kasus penyerangan Alappuzha.

Partai oposisi India United Democratic Front (UDF) dan Bharatiya Janata Party (BJP) partai yang berkuasa saat ini menyerukan penyelidikan kasus ini.

“Gadis itu diantar sendirian dengan ambulans bersama pelakunya… Polisi sekarang mengatakan dia memiliki latar belakang kriminal; kenapa ini tidak dipikirkan sebelum dia ditunjuk?”, keluh pemimpin oposisi Ramesh Chennithala.

Sementara itu kepala negara bagian Kerala dari partai BJP K Surendran mengatakan, insiden itu menyoroti kesalahan pemerintah.

“Kami menuntut pengunduran diri Menteri Kesehatan,” ujarnya dikutip dari Times of India.

Petugas medis distrik Pathanamthitta AL Sheeja menerangkan, perawat pemerintah menemani pasien di ambulans hanya jika kondisinya serius karena layanan tersebut dikelola oleh perusahaan swasta.

“Sesuai peraturan, teknisi medis darurat (EMT) harus ada di ambulans, tetapi dalam kasus ini hanya pengemudi yang ada. Kami tidak tahu kenapa EMT itu tidak ada,” ujarnya.

Korban pemerkosaan adalah salah satu dari 148 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di distrik itu pada Sabtu (5/9/2020). Sheeja melanjutkan, ibu dan saudara perempuan korban dinyatakan positif virus corona tiga hari sebelumnya, dan si gadis dipindah ke kediaman pamannya setelah mereka dirawat di CFLTC Pandalam.

“Ada keterlambatan dalam melacaknya saat kami pertama kali ke kediamannya di Pandalam,” kata Sheeja saat menjelaskan mengapa ambulans dikirim malam hari untuk menjemputnya.

Menteri Kesehatan India KK Shailaja mengatakan, tindakan tegas akan diambil terhadap terdakwa. Dia berkata, Noufal dipekerjakan berdasarkan pengalaman masa lalunya di layanan ambulans di Alappuzha selama 2014-2015.

Indonesia Diminta Intropeksi Diri, Akibat Ditolak 59 Negara

Indonesia Diminta Intropeksi Diri, Akibat Ditolak 59 Negara

Sahmitra — Sikap 59 negara yang melarang warga negara Indonesia (WNI) masuk ke negaranya akibat Pandemi Covid-19 dinilai harus menjadi bahan instrospeksi bagi pemerintah Indonesia.

Apalagi, larangan tersebut yang diberlakukan karena angka kasus positif penularan virus Corona (Covid-19) di Indonesia tinggi.

“Penutupan WNI ke 59 negara tersebut merupakan momen kita untuk introspeksi terhadap penanggulangan pandemi Covid-19 di dalam negeri, yang belum menunjukan penurunan grafik dari kasus positif Covid-19,” ujar Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan, pada Rabu (09/09/2020).

Namun, lanjut dia, bagaimanapun reaksi 59 negara itu juga harus dijadikan alat untuk mempersatukan Indonesia sebagai bangsa.

“Karena kita sekarang sedang menghadapi masalah Pandemi Covid-19, yang mana akan mempengaruhi harkat dan martabat bangsa kita di mata dunia,” katanya.

Farhan menilai Indonesia harus menghormati keputusan itu sebagai bentuk kedaulatan 59 negara tersebut.

“Tapi pada saat bersamaan diplomasi harus tetap terjaga karena kita masih memerlukan hubungan luar negeri yang baik,” kata Politikus Partai Nasdem ini.

Maka, lanjut dia, pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) harus melakukan diplomasi yang intensif dengan 59 negara tersebut.

“Karena kita juga masih punya kepentingan strategis bagi WNI yang harus masuk ke negara-negara itu, baik kepentingan bisnis, pemerintahan dan pendidikan,” tutur mantan presenter sekaligus penyiar radio itu.

Seperti diketahui, sebanyak 59 negara memberlakukan pembatasan izin masuk warga negara asing, termasuk dari Indonesia. Di antaranya Malaysia, Arab Saudi dan Jepang. Pembatasan izin masuk itu untuk mencegah penularan virus Covid-19 yang saat ini masih melanda banyak negara di dunia.

Korban Meninggal Masjid Meledak di Bangladesh Bertambah

Korban Meninggal Masjid Meledak di Bangladesh Bertambah

Sahmitra — Korban meninggal dalam peristiwa ledakan akibat kebocoran pipa gas di sebuah masjid di distrik Narayanganj, Bangladesh, bertambah menjadi 24 orang.

Seperti dilansir Associated Press, pada Senin (07/09/2020), salah satu korban meninggal adalah seorang bocah lelaki berusia tujuh tahun. Dia salat bersama sang ayah ketika peristiwa itu terjadi.

Dalam laporan awal disebutkan ada 16 orang meninggal akibat kejadian tersebut.

Menurut saksi, ledakan terjadi ketika jemaah sedang menunaikan salat Isya pada Jumat (4/9) lalu. Saat rakaat terakhir, api meletup dan membakar seluruh jemaah.

Sebanyak 37 orang yang mengalami luka bakar dilarikan ke rumah sakit umum daerah di ibu kota Dhaka. Kemudian, karena luka yang terlampau parah, 24 orang di antaranya meninggal.

Dokter yang menangani para korban menyatakan para pasien itu dalam kondisi kritis karena luka bakar yang dialami mencapai 90 persen.

Dari hasil penyelidikan, enam pengatur suhu ruangan juga ikut meledak akibat kejadian itu.

Penyelidik menduga kebocoran pipa gas di bawah tanah lantas terperangkap di dalam masjid. Gas itu terjebak karena seluruh jendela dan ventilasi masjid ditutup akibat penggunaan pengatur suhu ruangan.

Ekspetasi Dapat Perawan, Suami Tolak ML Karena Ada Sayatan di Perut Istri

Ekspetasi Dapat Perawan, Suami Tolak ML Karena Ada Sayatan di Perut Istri

Sahmitra.com — Malam pertama sepasang pengantin gagal karena sang suami mengira istri barunya itu sudah tidak perawan. Sebab ada luka sayatan di perut bawah istrinya. Li Wei pun marah dan menuduh istrinya sudah berselingkuh.

Mereka berasal dari sebuah pedesaan di China. Mereka menikah di sebuah rumah yang baru yang dibangun sang suami.

Rencananya di rumah tersebut lah ia akan dan melaksanakan momen malam pertama setelah resmi menjadi suami-istri.

Akan tetapi begitu membuka baju milik sang istri dirinya, ia malah mendapati adanya suatu keanehan di perut istrinya tersebut.

Seperti ada sebuah bekas luka horizontal yang terletak di perut bagian bawah. Melihat hal ini dia lantas menuduh istrinya itu pernah melakukan sebuah operasi caesar.

Li menuduh istrinya menipunya, bahwa dia pernah memiliki anak, bukan seorang perawan seperti yang dikatakannya.

Walaupun saat itu sang istri menjelaskan jika hal tersebut merupakan bekas luka operasi usus buntu yang dialaminya sang suami justru tidak percaya.

Karena setelah operasi pertama dia mengalami infeksi, jadi harus menjalani operasi kedua, untuk menanganinya.

Karena pria tersebut hanya mengetahui jika bekas luka usus buntu membujur atau miring ke satu sisi. Berpikir istrinya pernah selingkuh, dia meninggalkan istrinya, bahkan dia juga menamparnya sebanyak dua kali.

Hingga kemudian ia mendapat telepon dari sang istri agar mendapatkan rekaman medis dari pihak rumah sakit dan juga adanya pemeriksaan jika istrinya itu belum pernah melahirkan.

Setelah mendapat semua bukti tersebut, ia kemudian ingin meminta maaf pada istrinya dia menyesal telah memperlakukan istrinya seperti itu.

Akan tetapi nasi telah menjadi bubur bukannya bisa meminta maaf, dirinya malah diusir oleh ayah mertua serta pernikahan yang baru dijalankan ini terancam mengalami perceraian.

Kisah percintaan mereka sudah sejak lama. Keduanya telah setahun berkenalan melalui seorang mak comblang.

Akan tetapi karena adanya masalah keuangan yang dialami oleh keluarga membuat mereka harus menunda pernikahan tersebut.

Sehingga Li memutuskan untuk bekerja dan mencari uang kemudian menggunakan uangnya untuk menikah.

Agar bisa mengumpulkan uang dirinya memilih untuk bekerja di tempat yang jauh sehingga keduanya ini harus menjalani hubungan LDR.