2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sahmitra — Para arkeolog di Italia baru-baru ini menermukan dua jasad pria korban letusan Gunung Vesuvius sekitar 2.000 tahun lalu di kota Pompeii Romawi kuno. Kedua jasad tersebut diyakini sebagai tuan dan budaknya yang mencoba melarikan diri dari letusan gunung berapi tersebut.

Dua jasad tersebut ditemukan para arkeolog dalam posisi bersebelahan di sebuah ruang bawah tanah di villa sebagaimana dilansir dari New York Post. Pengumuman temuan dua jasad tersebut diumumkan otoritas arkeologi Italia pada Sabtu (21/11/2020).

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Para arkeolog percaya bahwa kedua jasad itu sebenarnya lolos daru hujan abu awal. Namun, keduanya meninggal keesokan harinya karena terkubur material vulkanik dari ledakan kedua Gunung Vesuvius yang dahsyat.

Sementara itu, villa tersebut terletak di pinggiran Pompeii dan telah luluh lantak akibat ledakan kedua dari Gunung Vesuvius pada 78 Masehi. Di dekat villa tersebut terdapat kandang. Pada 2017, di kandang itu, para arkeolog menemukan tiga mayat kuda yang masih terikat.

Dilansir dari Associated Press, dilihat dari tulang tengkorak dan giginya, salah satu jasad pria tersebut diperkirakan berumur 18 hingga 25 tahun ketika tewas. Para arkeolog beranggapan jika dia adalah budak yang melakukan kerja kasar karena dilihat dari tulang belakangnya yang cukup terkompresi.

2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya
2 Jasad Penduduk Pompeii Ditemukan, Diyakini Sebagai Tuan dan Budaknya

Sedangkan jasad pria kedua kemungkinan berusia antara 30 hingga 40 tahun ketika tewas. Jasad ini tampaknya memiliki mantel di bahu kirinya selain tunik. Direktur Jenderal Arkeologi Kementerian Kebudayaan Italia, Massimo Osanna, mengatakan Kedua jasad itu ditemukan di ruang samping di sepanjang koridor bawah tanah, atau lorong.

Ruang bawah tanah tersebut pada zaman Romawi kuno dikenal sebagai cryptoporticus.

“Para korban mungkin mencari perlindungan di cryptoporticus, di ruang bawah tanah ini, di mana mereka pikir mereka lebih terlindungi,” kata Osanna.

Berdasarkan kesan lipatan kain yang tertinggal di lapisan abu, jasad pria yang lebih muda itu tampak mengenakan tunik pendek berlipit, kemungkinan dari wol.

Selamat Ulang Tahun Joe Biden, Presiden Tertua Dalam Sejarah AS

Selamat Ulang Tahun Joe Biden, Presiden Tertua Dalam Sejarah AS

Sahmitra — Presiden AS terpilih, Joe Biden merayakan ulang tahun ke-78 pada Jumat (20/11/2020). Menyadur The Guardian, Joe adalah presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat mengalahkan Donald Trump dan Ronald Reagan.

Sebelum Joe Biden, presiden sebelumnya, Donald Trump yang berusia 70 tahun adalah presiden paling sepuh yang pernah memimpin Gedung Putih.

Sebelum Trump ada Ronald Reagan yang berusia 69 tahun ketika ia terpilih sebagai Presiden AS. Usia Reagen yang menginjak 73 tahun saat terpilih kembali menjadi presiden tak termasuk hitungan.

Sementara itu, Presiden AS termuda ditujukan pada John F Kennedy, yang berusia 43 tahun pada saat pelantikannya. JFK berusia 46 tahun saat dibunuh tanggal 22 November 1963.

Sedangkan yang termuda untuk menjabat sebagai presiden, setelah pembunuhan William McKinley pada tahun 1901, adalah Theodore Roosevelt pada usia 42.

Joe Biden di balik kemudi Chevrolet Corvette Stingray 1967 [Instagram: joebiden].

Meskipun mencatat sejarah sebagai presiden tertua, Joe Biden memiliki kesehatan yang prima dan dinyatakan sehat, kuat, bugar untuk menjalankan tugas kepresidenan.

Berdasarkan penilaian medis terbarunya yang dirilis pada Desember 2019, Joe Biden dianggap ideal sebagai pemimpin negara, kepala eksekutif dan panglima tertinggi.

“Dia terdaftar dengan tinggi 5 kaki 11 inci, berat 178 pon, dan memiliki tekanan darah 128/84 pada saat itu. Dia menderita dua aneurisma otak pada tahun 1988. Pada tahun 2009, dia mengalami fibrilasi atrium episodik. Biden tidak merokok atau minum alkohol dan berolahraga lima hari seminggu,” jelas dokternya.

Pakar ilmu politik di Universitas Rutgers, Ross Baker mengatakan Joe Biden harus membangun kredibilitas bahwa dia secara fisik dan mental siap untuk pekerjaan itu.

Menurut Baker, usia Joe Biden lebih menekankan pada kualitas pilihan stafnya. Sebagai contoh, ia memilih Kamala Harris yang 20 tahun lebih muda sebagai Wakil Presiden yang diterjemahkan sebagai pengakuan diam-diam atas usianya.

Biden sendiri menggambarkan perannya sebagai ‘transisi’ untuk masa depan partai Demokrat.

Sebuah kandidat vaksin non-aktif Covid-19 buatan China telah diklaim aman dan dapat ditoleransi, serta mampu menghasilkan respons imun yang cepat.

Studi Sebut Vaksin Covid-19 Buatan China Hasilkan Respons Imun yang Cepat

Sahmitra — Sebuah kandidat vaksin non-aktif Covid-19 buatan China telah diklaim aman dan dapat ditoleransi, serta mampu menghasilkan respons imun yang cepat.

Hal itu dilaporkan dalam sejumlah temuan dari uji klinis tahap awal dan menengah yang dipublikasikan di jurnal The Lancet Infectious Diseases.

Melansir Xinhua, meski level antibodi yang dihasilkan oleh vaksin itu lebih rendah dibandingkan level pada orang yang sembuh dari Covid-19, namun vaksin itu mampu melindungi manusia dari infeksi corona.

Vaksin tersebut, yang dinamai CoronaVac, dikembangkan oleh produsen biofarmasi China, Sinovac Biotech. Vaksin itu diuji melalui uji klinis tahap 1 dan tahap 2 secara acak, double-blind dan plasebo terkontrol yang melibatkan lebih dari 700 orang dewasa sehat berusia 18 hingga 59 tahun.

Vaksinasi dilakukan dengan dua dosis yang diberikan dalam rentang waktu 14 hari. Salah satu penulis temuan itu, Zhu Fengcai mengatakan, “Kandidat vaksin itu terbukti efektif, yang menjadikannya cocok untuk penggunaan darurat di tengah pandemi.”

Dia menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi durasi respons imun yang dihasilkan oleh vaksinasi tersebut. Saat ini, kandidat vaksin itu sedang menjalani uji klinis tahap 3 untuk mengonfirmasi keefektifannya.

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Sahmitra — Vatikan meluncurkan penyelidikan terkait insiden akun Instagram resmi Paus Fransiskus nge-like foto model seksi Brasil yang bertelanjang dada. Dilansir dari laman New York Post, pada Kamis (19/11/2020) para pejabat sedang menyelidiki bagaimana foto yang dibagikan oleh seseorang bisa terjadi.

Menurut Catholic News Agency, pihak Vatikan akan melakukan penyelidikan tentang orisinal tangkapan gambar yang memperlihatkan akun Paus nge-like postingan model seksi tersebut.

Terungkap bahwa akun Instagram resmi Paus Fransiskus memberikan ‘like’ pada foto seksi model bikini Natalia Garibotto pada 13 November, bersama 143.000 penggemar lainnya.

Foto yang di-like tersebut menunjukkan model berusia 27 tahun tersebut berdiri di loker sekolah dengan setumpuk buku pelajaran, sambil mengenakan kaos cropped putih dan rok mini merah.

Heboh Instagram Paus Nge-like Foto Model Seksi, Vatikan Langsung Bergerak

Model tersebut mengatakan bahwa akun Franciscus yang diverifikasi termasuk di antara ribuan yang nge-like foto dirinya pada 5 Oktober.

“Ibuku mungkin membenci foto pantatku tapi Paus mengetuk dua kali,” katanya kepada blog Barstool Sports, yang juga mengaku telah melihat segel persetujuan kepausan sebelum dihapus.

“Setidaknya saya akan masuk surga,” canda Garibotto kepada 124.000 pengikut Twitternya.

Sumber mengatakan kepada Catholic News Agency bahwa penyelidikan internal sedang dilakukan setelah ‘like‘ itu dihapus pada 14 November, setelah CNA meminta komentar dari kantor pers Vatikan.

Menurut CNA, Akun media sosial Paus dikelola oleh sebuah tim. Warganet juga menuntut pihak pengelola untuk lebih berhati-hati dan menghapus like tersebut.

Bulan lalu Paus mendukung persatuan sipil sesama jenis yang kemudian membuat heboh dan dikatakan pertama kali dalam sejarah seorang Paus mengatakan hal tersebut.

Pada sebuah film dokumenter, Paus Fransiskus mengatakan bahwa kaum homoseksual adalah “anak-anak Tuhan dan berhak berada dalam sebuah keluarga”.

“Apa yang harus kita buat adalah undang-undang serikat sipil. Dengan cara itu mereka dilindungi undang-undang. Saya membela diri untuk itu.”ujar Paus dalam film yang disutradarai Francesco.

Dan di awal tahun dia memperingatkan para pengikutnya bahwa bergosip adalah wabah yang lebih buruk daripada virus corona.

Saat ia berpidato di depan orang banyak di Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa bergosip dapat memecah belah Gereja Katolik.

Kondisi Warga Asal Indonesia Saat Australia Selatan Lockdown Ketat

Kondisi Warga Asal Indonesia Saat Australia Selatan Lockdown Ketat

Sahmitra — Pemerintah negara bagian Australia Selatan menerapkan lockdown paling ketat yang pernah dilakukan terkait pandemi COVID-19 terhitung sejak hari Kamis (19/11/2020).

Menteri Utama (Premier) Australia Selatan Steven Marshall menetapkan lockdown akan berlaku selama enam hari sebagai “rem” untuk menghentikan gelombang kedua penyebaran virus corona yang bermula dari klaster di wilayah Adelaide utara.

Hanya supermarket, penjual minuman, layanan kesehatan, pompa bensin serta tempat penitipan anak dan sekolah bagi keluarga pekerja esensial yang kini diperbolehkan buka.

Warga dilarang keluar rumah dan hanya satu orang dari setiap rumah tangga yang boleh pergi belanja.

Lockdown yang diterapkan Australia Selatan lebih ketat daripada yang berlaku selama berbulan-bulan di Melbourne, namun penggunaan masker hanya dianjurkan, tidak diwajibkan seperti di Melbourne.

Supermarket di Adelaide diperbolehkan buka selama 24 jam pada hari biasa dan sampai jam 9 malam pada akhir pekan selama 14 hari ke depan.

Pihak berwenang telah melakukan tes COVID-19 (secara gratis) kepada lebih dari 20 ribu warga dalam 48 jam terakhir.

Premier Steven Marshall mengatakan meski tak ditemukan adanya kasus baru pada hari pertama lockdown, namun diperkirakan sekitar 1.000 warga Australia Selatan kini menjadi orang tanpa gejala.

Pejabat Tertinggi Bidang Medis Australia Selatan Professor Nicola Spurrier secara terpisah menjelaskan ada 23 kasus aktif dari klaster tersebut, di samping 17 kasus lainnya.

Ia menjelaskan ada 3.200 orang yang kini menjalani karantina.

Warga asal Indonesia siap jalani lockdown

Lantas bagaimana kondisi warga asal Indonesia di sana saat ini?

“Kami sangat well-informed mengenai perkembangan yang terjadi. Jadi tidak kaget,” ujar Elvia R. Shauki, dosen pada Universitas Australia Selatan (UniSA).

“Saya katakan kepada mahasiswa untuk tidak melakukan panic buy karena supermarket masih tetap buka,” katanya kepada Farid M. Ibrahim dari ABC Indonesia.

Seorang warga Indonesia lainnya Deni Gare yang sudah tinggal selama 12 tahun di Adelaide sekarang bekerja sebagai pegawai negeri di salah satu kantor pemerintahan negara bagian Australia Selatan.

Dia mengatakan kali ini untuk pertama kalinya dia akan bekerja dari rumah.

“Saat lockdown bulan Maret lalu, saya harus tetap masuk kerja karena pekerjaan saya di kantor tidak bisa dibawa pulang,” katanya.

Setelah mendapat kabar bahwa mereka sekarang harus bekerja dari rumah, Deni sudah mempersiapkan diri sejak tadi malam.

“Laptop kantor saya bawa pulang. Pagi ini saya sudah melakukan dua rapat secara online, dan saya sudah buat Microsoft Teams untuk mempermudah komunikasi dengan tim kerja saya,” tambahnya.

Menurut Deni, dia beberapa kali mendengarkan dan menonton YouTube dari beberapa kalangan umat Kristiani yang memperkirakan kemungkinan terjadinya penularan COVID-19 gelombang kedua antara bulan Oktober sampai Maret 2021.

“Karena itu saya sudah siap dengan bahan-bahan makanan, daging beku, tisu, sejak sebelum Oktober,” kata Deni lagi.

Meski demikian, Deni mengaku kunjungannya ke fisioterapis setiap Selasa dan Kamis semuanya dibatalkan selama enam hari ke depan.

“Suami saya juga sebenarnya ulang tahun hari ini dan kita rencana pesta ulang tahun hari Sabtu. Tapi karena lockdown, pesta kita ajukan semalam. Setelah pulang kerja saya beli pizza dan kue ulang tahun,” ujarnya.

“Banyak orang yang beli pizza, jadi menurut penjualnya waktu tunggu yang biasanya 30 menit, sekarang jadi satu jam,” kata Deni Gare.

Seorang Wanita Muslim Dibakar karena Tolak Nikahi Pria Hindu, Publik Murka

Seorang Wanita Muslim Dibakar karena Tolak Nikahi Pria Hindu, Publik Murka

Sahmitra — Pemimpin politik dan aktivis hak perempuan di India untuk menuntut keadilan bagi seorang wanita Muslim, yang diduga dibakar oleh seorang pria Hindu di provinsi timur Bihar, India.

Menyadur laman Al Jazeera, pada Kamis (19/11/2020) seorang perempuan bernama Gulnaz Khatoon, dibakar di desanya di Rasoolpur pada 30 Oktober karena menolak untuk menikah dengan seorang pria beda agama. Dia meninggal karena luka bakarnya pada hari Minggu.

Keluarga wanita tersebut menuduh polisi menunda mengambil tindakan terhadap terdakwa, yang diidentifikasi sebagai Satish Kumar Rai, Chandan, dan Vinod Rai.

Khatoon dibawa ke rumah sakit setempat dengan kondisi tubuhnya mengalami 75 persen luka bakar. Dia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Patna Medical College, rumah sakit terbesar di provinsi itu, tempat dia meninggal.

Korban bertunangan dengan pria lain dan upacara pernikahan dijadwalkan akan diadakan dalam empat bulan, kata keluarganya.

Satish Kumar Rai kemudian datang dan memaksa Gulnaz untuk menikah dengannya, kata keluarga korban, namun menolak karena berbeda agama.

Rai kemudian marah atas penolakannya tersebut dan menghubungi teman-temannya untuk merencakanan pembunuhannya, kata keluarga itu.

Menurut keterangan video korban sebelum ia meninggal, dia mengaku diculik oleh tiga orang laki-laki yang semuanya warga desa Rasoolpur dan mereka menganiayanya.

Ketika dia melawan dan mengancam akan memberi tahu ibunya tentang mengenai tindakannya, Rai dan teman-temannya marah dan langsung menuangkan minyak tanah padanya kemudian membakarnya.

Inspektur Polisi Distrik (SP) Vaishali Gaurav Mangla mengatakan para tersangka melarikan diri dan tiga tim polisi telah dibentuk untuk menangkap mereka.

“Penyelidikan dalam kasus ini sedang berlangsung dan para tersangka akan segera ditangkap,” kata Mangla.

Kepala kantor polisi setempat telah diskors karena kelalaian dalam menangani kasus tersebut.

Berbicara kepada Anadolu Agency, adik perempuan Khatoon Gulshan Parveen mengatakan para pembunuh melarikan diri dari tempat kejadian segera setelah penduduk desa berkumpul setelah mendengar teriakannya.

“Terdakwa telah menguntit dan melakukan pelecehan seksual terhadap saudara perempuan saya selama tiga-empat bulan terakhir dan menekannya untuk menikah dengan Satish Rai. Mereka membunuhnya karena dia menolak,” katanya.

Keluarga demo

Ayah korban, Mukhtar, meninggal pada tahun 2017. Keluarga dari lima saudara perempuan dan empat saudara laki-laki bertahan hidup dengan gaji ibu Shaimuna Khatoon dan saudara laki-laki Istkar Ahmed. Mereka bekerja sebagai penjahit dan putranya menjual pakaian.

Keluarga korban telah mengadu kepada orang tua terdakwa tentang pelecehan tersebut. Tetapi mereka tidak melakukan apa pun.

“Setelah pernikahannya gagal, Satish Rai mulai melecehkannya lebih jauh dan menekannya untuk menikah dengannya. Namun, dia mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa menikah dengannya. Marah atas penolakannya, dia mengancam akan membunuhnya,” kata Istkar, saudara laki-laki korban.

Setelah kematian Khatoon pada hari Minggu, keluarganya menggelar demonstrasi di alun-alun kota untuk meminta hukuman.

“Kami menginginkan Keadilan. Sudah 17 hari tetapi hampir tidak ada kemajuan. Kami komplain tapi tidak dipertimbangkan. Kami tidak berdaya, tidak ada yang membantu kami,” kata Shaimuna Khatoon, ibu korban, kepada Anadolu Agency.

Banyak organisasi hak-hak perempuan menuntut penangkapan segera terhadap tersangka dan kompensasi 2 juta rupee (Rp 383 juta) kepada keluarga korban, selain melakukan penyelidikan dan pengadilan yang adil.

#JusticeForGulnaz

#JusticeForGulnaz sempat menjadi trending topic di Twitter pada hari Senin ketika orang-orang menyatakan kesedihannya atas keterlambatan penanganan kasus terhadap para pelaku.

Pimpinan utama oposisi partai Kongres India Rahul Gandhi menyerang pemerintah dan mengaitkannya dengan kesalahan aturan dan gagasan palsu tentang pemerintahan yang baik.

“Kejahatan siapa yang lebih berbahaya. Mereka yang melakukan tindakan tidak manusiawi ini? Atau mereka yang menyembunyikannya demi perolehan elektoral untuk meletakkan dasar dari pemerintahannya yang salah atas kesalahan aturan ini?” tulis Gandhi di akun Twitternya.

Asaduddin Owaisi, seorang pemimpin Muslim terkemuka juga ikut menyerukan tindakan segera oleh pihak berwenang terhadap terdakwa.

“Kekejaman yang luar biasa. Doa untuk korban & keluarganya. Orang-orang ini ‘menghukum’ dia karena menolak penganiayaan. Sudah 15 HARI & masih belum ada tindakan. Pria seperti Satish semakin berani dengan fakta bahwa tidak pernah ada tindakan apa pun. @NitishKumar, di mana kebijakan “tegas terhadap kejahatan” Anda sekarang?” tulisnya sembari menyebut kepala menteri negara bagian Nitish Kumar.

Kumar mengambil alih jabatan menteri minggu ini untuk masa jabatan keempat berturut-turut setelah partainya Janata Dal United memenangkan pemilihan daerah bekerja sama dengan Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP).

Gadis 13 Tahun Dipaksa Menikah dengan Petani 43 Tahun

Gadis 13 Tahun Dipaksa Menikah dengan Petani 43 Tahun

Sahmitra — Seorang gadis di Filipina yang baru berusia 13 tahun dipaksa menikah dengan pria berusia 48 tahun dan harus menjaga anak dari pernikahan sebelumnya.

Menyadur World of Buzz, gadis remaja tersebut setelah menikah harus menjaga anak-anak pria tersebut dari pernikahan sebelumnya, yang kebanyakan sebaya dengan gadis itu.

Menurut Harian Metro, remaja tersebut dipaksa menikah dengan seorang petani bernama Abdukrzak Ampatuan, di sebuah kota di Mamasapano, Maguindanao, Filipina.

Upacara pernikahan berlangsung pada 22 Oktober yang sejak itu menjadi viral di media sosial yang kemudian mengundang beragam komentar.

Kabarnya, gadis itu dikatakan sebagai istri kelima dan melangsungkan upacara pernikahan secara Islami. Abdulrzak mengatakan dia tidak menyesal menikahi remaja seusia putranya, dan berencana memiliki anak dengan istri barunya saat dia berusia 20 tahun.

“Saya sangat senang bertemu dengannya dan bisa menghabiskan sisa hidup saya bersamanya,” katanya. “Dia akan merawat anakku.” sambungnya.

Abdulrzak menambahkan bahwa meski mereka belum siap memiliki anak, dia akan membiarkan istrinya untuk menyelesaikan studinya.

Pernikahan seperti ini diperbolehkan di tempat-tempat tertentu di Filipina, terutama di provinsi Mindanao yang mayoritas penduduknya Muslim, selama anak tersebut telah mencapai pubertas.

Data dari United Nations Children’s Fund (UNICEF) menunjukkan bahwa negara tersebut memiliki jumlah pengantin anak tertinggi ke-12 di dunia dengan 726.000.

Lima belas persen anak perempuan di Filipina menikah sebelum ulang tahun ke-18 dan dua persen menikah sebelum berusia 15 tahun.

Filipina juga merupakan satu-satunya negara di dunia yang melarang perceraian sehingga membuat rentan anak-anak perempuan di sana.

Kaum rebahan' atau orang-orang yang berdisiplin berdiam di dalam rumah, bermalas-malasan seperti rakun, sebagai pahalawan sebenarnya pada era pandemi covid-19.

Kaum Rebahan Dinilai sebagai Pahlawan Sejati Perangi Pandemi Covid-19

SAHMITRA ‘Kaum rebahan’ atau orang-orang yang berdisiplin berdiam di dalam rumah, bermalas-malasan seperti rakun, sebagai pahalawan sebenarnya pada era pandemi covid-19.

Hal itu merupakan kesimpulan pemerintah federal Jerman. Bahkan, hal tersebut menjadi materi iklan terbaru pemerintah.

Pemerintah federal Jerman pada Sabtu (14/11/2020) merilis video online yang memberikan pujian terhadap pahlawan tak terduga yang membantu negara melawan pandemi virus corona, yakni para pecinta leyeh-leyeh.

Iklan berjudul “#specialheroes – Together against corona,” yang berdurasi 1,35 menit itu mengajak orang-orang di Jerman untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mereka yang senang bermasalan di rumah.

Seorang pengguna Twitter bahkan mengunggah versi terjemahan bahasa Inggris dari iklan tersebut. Video pendek itu dimulai dengan cerita seorang lelaki tua yang mengenang “jasa”-nya kepada bangsa, ketika ia masih muda dan menjadi mahasiswa “di musim dingin tahun 2020, saat seluruh perhatian tertuju pada kaum muda kala itu.”

“Saya baru saja berusia 22 tahun dan sedang belajar teknik,” ujar narator, “ketika gelombang kedua corona menghantam.”

“Di usia itu, kamu ingin berpesta, belajar, berkenalan dengan orang-orang, pergi minum-minum dengan teman-teman … Namun takdir punya rencana berbeda untuk kami,” lanjutnya.

Adegan kemudian beralih ke masa saat narator masih muda, diiringi musik dramatis.

“Tiba-tiba nasib negeri ini ada di tangan kami,” katanya.

“Jadi, kami mengerahkan semua keberanian kami dan melakukan apa yang diharapkan dari kami, satu-satunya hal yang benar.”

“Kami tidak melakukan apa-apa. Sama sekali tidak ada. Malas seperti rakun,” katanya dengan nada serius.

“Siang dan malam, kami tetap diam di rumah dan berjuang melawan penyebaran virus corona,” lanjutnya.

“Pahlawan” yang dimaksud di video itu terlihat berbaring di sofa sambil membawa pizza.

“Sofa kami adalah garda depan dan kesabaran kami adalah senjata kami,” lanjutnya.

Iklan tersebut diakhiri dengan narator yang mengatakan, “Mengenang ke belakang, ini adalah takdir kami … Inilah cara kami menjadi pahlawan.”

Sebuah pesan pemerintah di akhir video kemudian tertulis: ”Kamu juga bisa menjadi pahlawan dengan tinggal di rumah.”

Jerman pertimbangkan aturan lebih ketat

Sebelumnya pada akhir Oktober, Kanselir Angela Merkel mengatakan kurangnya kedisiplinan membuat Jerman kembali menghadapi situasi sulit pandemi COVID-19.

Jerman telah melaporkan 775.556 kasus COVID-19 dengan 12.378 kematian. Jerman kini sedang memberlakukan lockdown parsial selama sebulan, dengan menutup restoran, bar, dan pusat kebugaran, serta membatasi jumlah pertemuan di tempat umum dan di rumah.

Kini, pemerintah federal dan negara bagian sedang mempertimbangkan pembatasan COVID-19 yang lebih ketat, seperti mengurangi jumlah pertemuan orang di ruang pribadi dan mengenakan masker menjadi aturan wajib bagi siswa sekolah.

Pada hari Senin (16/11/2020) kemarin, Merkel dan 16 kepala negara bagian akan membahas potensi aturan baru melalui konferensi video.

Dari draf yang dilihat berbagai media, kemungkinan orang-orang akan didesak untuk tak berpesta atau merayakan apapun hingga Natal. Keluarga juga harus membatasi pertemuan pribadi di lingkup rumah tangga mereka sendiri dan keluarga dari rumah tangga lainnya.

Seorang Pencuri di Restoran Masih Sempat Membuat Pizza Sebelum Bawa Kabur Mobil

Seorang Pencuri di Restoran Masih Sempat Membuat Pizza Sebelum Bawa Kabur Mobil

SAHMITRA — Seorang pencuri di Amerika Serikat (AS) membobol restoran pizza dan sempat membuat pizza sebelum akhirnya mencuri mobil. Dilansir dari New York Post, Senin (16/11/2020), pihak berwenang mengatakan kejadian itu terekam oleh CCTV restoran. Polisi menjelaskan bahwa tersangka pencurian tersebut diidentifikasi identitasnya sebagai Oscar Sanchez (25).

Suara Sanchez ditangkap pada Rabu (11/11/2020) pekan lalu karena dituduh melakukan pencurian di restoran pizza Big Slice Pizza di Fullerton, California, AS.

Departemen Kepolisian Fullerton mengunggah video pencurian tersebut ke halaman Facebook mereka pada Jumat (13/11/2020) pekan lalu.

Dalam video tersebut, tampak tersangka sempat membuat pizza untuk dirinya sendiri selama melakukan aksi kejahatannya. Dengan sarung tangan, tersangka tampak sedang meregangkan adonan pizza.

“Sebelum dia mencuri mobil pengiriman untuk pergi, dia tidak bisa menahan keinginannya dan membuat pizza!” tulis Departemen Kepolisian Fullerton dalam unggahannya tersebut.

“(Polisi Fullerton) mengidentifikasi, menemukan, dan menangkap tersangka. Tak perlu dikatakan, penjara tidak menyajikan makanan favoritnya,” sambung kepolisian.

Selain dituduh mencuri mobil milik restoran pizza, Sanchez juga dituduh mencuri uang tunai dan tablet dari restoran pizza. Dia didakwa oleh jaksa dengan dugaan pencurian besar, pencurian mobil, perampokan tingkat dua, kepemilikan alat perampok, dan kejahatan lainnya, The Orange County Register melaporkan.

Pesawat Jet Menabrak Beruang saat Lakukan Pendaratan

Pesawat Jet Menabrak Beruang saat Lakukan Pendaratan

SAHMITRA — Sebuah pesawat jet Alaska Airlines menabrak beruang coklat saat mendarat pada Sabtu malam, (14/11/2020) waktu setempat di Yakutat, Alaska.

Hewan tersebut pun tewas dan menyebabkan beberapa kerusakan pada pesawat. Meskipun begitu, tidak ada seorang pun di pesawat yang terluka.

“Anggota awak bandara telah mengosongkan landasan sekitar 10 menit sebelum penerbangan 66 diharapkan mendarat,” kata Sam Dapcevich, petugas informasi publik untuk Departemen Perhubungan negara bagian, dilansir laman Stuff, pada Selasa (17/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa para kru tidak melihat tanda-tanda satwa liar selama pemeriksaan, tetapi saat pesawat mulai melambat setelah mendarat, pilot melihat dua beruang melintasi landasan pacu.

“Kapten merasakan benturan di sisi kiri setelah beruang lewat di bawah pesawat,” kata pernyataan dari Alaska Airlines.

Menurut Dapcevich, Boeing 737-700 menabrak dan membunuh seekor beruang coklat, tetapi anaknya, yang diperkirakan berusia sekitar dua tahun, tidak terluka.

“Pilot melihat beruang sekitar 20 kaki (6.1m) tergeletak dari tengah landasan pacu, saat pesawat meluncur ke tempat parkir sebelum pukul 18.30,” menurut Alaska Airlines.

Tak satu pun penumpang atau awak pesawat terluka. Belum jelas berapa banyak penumpang dalam penerbangan tersebut. Pesawat itu berangkat pertama dari Cordova dan dijadwalkan berhenti di Juneau.

Penutup mesin kiri pesawat rusak dan pesawat tetap berada di Yakutat hingga Minggu (15/11/2020).

Anggota kru di Bandara Yakutat membersihkan bangkai beruang dari landasan pacu.

Penumpang yang terbang dari Yakutat dijemput dengan penerbangan 107 Sabtu malam dan diterbangkan ke Anchorage.

Bandara Yakutat sebagian tertutup oleh pagar. Dapcevich mengatakan, karyawan menjalani pelatihan bahaya satwa liar tahunan dan menggunakan kembang api atau kendaraan untuk menggiring hewan jauh dari daerah tersebut bila diperlukan.

“Hari sudah gelap ketika pesawat mendarat, dan kru mengikuti prosedur normal memeriksa landasan pacu pada hari Sabtu itu,” ujar Dapcevich.